Informasi penting
Study abroad: Before you leave

10 Jurusan Engineering yang Paling Dicari

1177

Pasar kerja semakin ketat sekarang, padahal biaya pendidikan pun terus meningkat. Menghadapi realita ini, orang-orang yang berencana untuk melanjutkan studi mereka perlu lebih selektif lagi dalam memilih jenjang karir untuk ditapaki. Ini berlaku juga untuk para pemuda/i yang baru saja, atau hendak memulai kuliah mereka dan juga para dewasa muda yang hendak kembali bersekolah untuk meningkatkan prospek karir mereka.

 

Secara keseluruhan, gelar-gelar yang paling dicari oleh banyak perusahaan sekarang ini adalah yang mempersiapkan para murid dengan keterampilan teknis di lapangan nantinya. Mereka yang memiliki gelar di bidang Seni Liberal, atau Liberal Arts, mungkin akan mengalami persaingan ketat atau bahkan prospek yang lebih lesu, namun dengan gelar engineering saat ini, banyak lowongan kerja yang justru akan menanti mereka. Karenanya, kita perlu mengecek jurusan apa saja yang akan memiliki prospek karir dengan gaji terbesar.

 

1. Petroleum Engineering

Gaji awalnya saja yang hampir mencapai enam digit dalam dollar Amerika, membuat jurusan yang satu ini paling menggoda. Gaji karyawan level menengah untuk bidang petroleum engineer sekitar $163,000 atau setidaknya Rp 2.139.375.000,- yang lebih dari cukup untuk para engineer membangun kehidupan yang nyaman bagi mereka sendiri, jauh di atas standar kehidupan rata-rata kebanyakan orang. Ini merupakan pekerjaan dengan prospek yang sangat baik hanya dengan berinvestasi di pendidikan selama 4 tahun.

 

Karena petroleum atau minyak bumi merupakan kebutuhan primer yang merupakan sumber tenaga, mulai dari kendaraan sampai dengan sistem penghangat ataupun pendingin, prospek karir di bidang ini kemungkinan akan terus meningkat. Orang-orang dengan gelar di bidang petroleum engineering seringkali bekerja di perusahaan-perusahaan yang berkutat dalam minyak dan gas bumi.

 

2. Chemical Engineering

Jurusan Engineering kedua di dalam daftar ini adalah jurusan teknis lainnya. Kisaran gaji bagi para chemical engineer dimulai dari sekitar $50,000 atau sekitar Rp 656.250.000,- dan saat mereka naik jabatan, gaji mereka akan terus naik. Mereka yang menyukai Kimia mungkin akan menyukai mengambil jurusan ini, yang merupakan sisi praktis dari bidang Kimia.

 

Rincian kerja seorang Chemical Engineers bervariasi, mulai dari mengembangkan teknologi dan proses terbaru untuk mengawasi prosedur keamanan untuk perusahaan ataupun pemerintah. Prospek karirnya pun kemungkinan masih akan terus menanjak.

 

3. Nuclear Engineering

Meskipun energy nuklir tidaklah sering didiskusikan sebanyak petroleum, ini tetap merupakan bidang yang memerlukan banyak sekali kerja dan penelitian. Para nuclear engineer dapat melakukan penelitian untuk mengembangkan teknologi berbasis nuklir baik untuk kepentingan umum maupun swasta.

 

Mereka bisa juga mengawasi pengoperasian suatu proyek untuk menjamin prosedur keamanan yang ada. Bahkan mungkin juga mereka akan mengembangkan teknologi yang dapat digunakan di bidang medis. Kisaran gaji untuk seorang nuclear engineer adalah $100,000 atau sekitar Rp 1.312.500.000,-

 

4. Electrical Engineering

Ini masih juga merupakan bidang yang cukup dicari, dan gaji profesi ini mencapai 5 digit di tahap awal, yang akan terus meningkat mencapai 6 digit saat mengalami kenaikan pangkat. Kalau dikurskan ke Rupiah tentu saja ini melebih 6 digit semua ya. Bidang ini mencakup banyak sekali jenis kerja dan juga perusahaan, karena listrik dan peralatan elektronik merupakan hal yang penting yang menyalakan banyak sekali peralatan dan proses listrik.

 

Beberapa spesialisasi dari profesi electrical engineer bisa mencakup gaya elektromagnet, pengintegrasian sirkuit, komputer digital dan pemrosesan sinyal. Banyak dari mereka yang bekerja untuk perusahaan yang memproduksi teknologi atau sistem yang digunakan di dunia bisnis.

 

5. Computer Engineering

Computer Engineering merupakan bidang yang mengkombinasikan aspek-aspek ilmu komputer dan elektronika. Karenanya, orang-orang yang mempelajari bidang ini seringkali perlu mengambil mata kuliah yang serupa dengan mereka yang juga mengambil jurusan electrical engineering ataupun ilmu komputer atau computer science.

 

Namun kerja para computer engineer akan lebih banyak berfokus dalam pengembangan piranti lunak dan keras dari komputer. Mereka bisa juga menciptakan desain komputer terbaru atau mikroprosesornya. Karenanya mereka seringkali bekerja di perusahaan yang memproduksi komputer dan juga yang bergantung pada teknologi untuk memproduksi produk-produk mereka.

 

6. Aerospace Engineering

Aerospace Engineering, yang juga dikenal dulunya sebagai aeronautical engineering, juga merupakan jurusan penuh prospek untuk para mahasiswa/i yang berkutat di bidang teknik. Bidang ini banyak berfokus di penelitian, desain dan pengujian pesawat luar angkasa dan pesawat lainnya.

 

Secara umum, jurusan ini terbagi dalam dua spesialisasi. Yang satu berurusan dengan pesawat terbang, dan satunya lagi dengan pesawat luar angkasa. Ini merupakan bidang yang tentunya akan terus berkembang di masa depan, karena ini merupakan teknologi yang penting untuk banyak-banyak industri, mulai dari industri transporasi sampai dengan militer.

 

7. Materials Science and Engineering

Ini merupakan bidang yang kurang terkenal apabila dibandingkan dengan cabang engineering lainnya, namun sebenarnya ini masihlah bidang engineering yang penting yang mencakup bidang kimia dan fisika. Bidang materials science and engineering mempelajari bahan dan keuntungan sebuah materi, terutama yang cukup umum digunakan di industri, seperti logam, plastik, tekstil, karet, gelas, dan juga komposit.

 

Para materials engineer dapat terlibat dalam forensic engineering yang seringkali berurusan dengan penyebab teknis dari kegagalan sebuah produk. Karena ini merupakan sesuatu yang penting bagi perusahaan demi menghindari tuntutan akan kasus kegagalan semacam ini, material engineer menjadi salah satu profesi yang banyak dicari.

 

8. Mechanical Engineering

Mechanical engineer berurusan dengan beberapa dari produk dan teknologi di dunia yang cukup umum digunakan. Ini mencakup juga peralatan medis, sistem penghangat dan pendingin, senjata, robot, sistem transportasi dan masih banyak lagi. Profesi ini seringkali berurusan dengan mendesain dan menguji banyak-banyak perkakas dan perangkat.

 

Mechanical engineer biasanya mengimplementasikan sistem mekanis dan penghangat ke berbagai sistem dan peralatan. Ini merupakan bidang yang muncul sejak adanya revolusi industri lebih dari 200 tahun yang lalu dan terus berkembang sampai ke masa sekarang.

 

9. Industrial Engineering

Industial engineering merupakan salah satu spesialisasi dalam bidang engineering yang berurusan tidak hanya dengan teknologi namun juga dengan orang-orang dan organisasi yang terlibat di dalamnya. Bidang ini berfokus pada penemun sistem yang paling efisien dan paling menguntungkan, serta proses terbaik yang dapat diemplementasikan ke dalam bisnis dan perusahaan lain.

 

Industrial engineering menggabungkan beberapa ilmu berbeda, termasuk juga ilmu manajemen, ergonomi, safety engineering, dan berbagai macam ilmu sosial lainnya. Ini merupakan gelar yang dapat mempersiapkan para lulusannya untuk jenjang karir yang berbeda-beda, termasuk juga kesehatan, keuangan, dan bidang lainnya yang ingin mengoptimalkan pengoperasian mereka.

Bidang ini mencakup pengimplementasian prinsip-prinsip engineering ke dalam perangkat lunak, yang telah berevolusi dalam waktu yang sangatlah singkat. Software engineers mengembangkan dan memperbaiki perangkat lunak untuk banyak tujuan berbeda.

 

Meskipun jurusan ini berada di peringkat ke-10, kisaran gaji di tingkat awal dan tingkat menengah tidaklah jauh berbeda dengan gelar engineering lainnya di dalam daftar ini—mulai dari sekitar $50,000 atau Rp 656.125.000,- sampai dengan $90,000 atau Rp1.181.025.000,-

 

(Sumber: http://www.affordable-online-colleges.net/top-10-valuable-engineering-degrees-employers/)

Mencari jurusan

Pilih negara
JenjangPendidikan*
TENTANG PENULIS

Dian Wijayanti adalah penulis dan editor Hotcourses Indonesia. Ia juga berprofesi sebagai tutor privat Bahasa Inggris dan penerjemah freelance. Dian baru saja dipilih sebagai salah satu kandidat di the Graduate School of Asia Pacific di Waseda University Jepang. Ia juga memiliki pengalaman bekerja di konsultan pendidikan di Indonesia yang bertanggung jawab membantu mahasiswa Indonesia meneruskan pendidikan mereka ke luar negeri, dan sekarang ia ikut membantu dalam proyek Beasiswa untuk Mahasiswa/i Kebidanan yang berbasis di Australia.