Informasi penting
Study abroad: Before you leave

10 Kata yang Susah Dilafalkan bahkan Oleh Native Speakers

1124

Mungkin kamu berpikir bahwa semua native speaker tidak mungkin memiliki kesulitan dalam pengucapan mereka, namun ini tidaklah benar.

 

Kamu nggak perlu merasa bersalah saat ada pengucapan Bahasa Inggrismu yang sedikit berbeda; aku sendiri tahu salah satu examiner IELTS yang bahkan kesulitan mengucapkan kata ‘pronunciation’!

 

Sebuah forum yang cukup populer di Reddit mengajukan pertanyaan ke para penggunanya untuk mendaftarkan kata-kata dalam Bahasa Inggris yang sulit untuk diucapkan.

 

Ribuan orang merespon dan berikut adalah 10 kata yang paling populer.

 

Kalau kamu ingin mendengar pengucapan dari tiap kata tersebut menurut versi native speaker, coba cek di howjsay.com dan ketiklah kata yang dimaksud.

 

10. Rural

Biasanya orang-orang Jerman-lah yang memiliki kesulitan mengucapkan kata ini karena kombinasi pelafalan /r/ dan /l/ dalam kata ini, dan bahkan para native speaker pun terkadang mengalami kesulitan.

 

Kata-kata lain dengan kombinasi pelafalan yang serupa pun sama sulitnya untuk diucapkan, apalagi kalau mereka digabungkan dalam satu kalimat, misalnya kata ‘rural jewelry’ atau ‘rural jury.’

 

9. Phenomenon

Fenomena adalah sesuatu yang ada dan dapat dilihat dan dirasakan, atau semacamnya; biasanya mengacu pada sesuatu yang tidak umum dan menarik.

 

Jumlah konsonan dan kombinasi pelafalan /n/ dan /m/ secara berurutan seringkali mempersulit beberapa orang.

 

8. Colonel

Seorang kolonel adalah serdadu dengan pangkat yang tinggi.

Kata-kata seperti inilah yang seringkali membuatku mengasihani mereka yang sedang berusaha belajar Bahasa Inggris. Ini bukanlah Bahasa fonetik, yang artinya ada banyak kata yang terlihat cukup berbeda dari pelafalannya.

 

7. Penguin

Ini adalah kata favoritku karena aku telah berkali-kali salah melafalkannya di sepanjang hidupku dan mengucapkannya ‘Pengwen,’ dan biasanya aku selalu meletakkan penekanan di suku kata kedua. Jangan tanya ya. Bahkan kami para native speakers pun sering salah melafalkan kata-kata.

 

Tapi aku tahu aku bukan satu-satunya; bahkan Benedict Cumberbatch pun memiliki versi pribadinya dalam mengucapkan kata ini.

6. Sixth

Murid-muridku yang berkebangsaan Vietnam akan mengerti perasaan mereka yang memiliki kesulitan dalam melafalkan kata ini dengan benar. Kamu perlu menaruh lidahmu di langit-langit gusimu untuk melafalkan /k/ kemudian memindahkannya diantara gigi-gigimu untuk kemudian mengakhiri kata ini dengan pelafalan /th/; sama kompleksnya dengan bermain tongue twister, misalnya semacam ini: “The sixth sick sheikh’s sixth sheep’s sick.”

 

5. Isthmus

Ini berarti bagian kecil dari sebuah tanah dengan perairan di kedua sisinya yang menggabungkan dua bagian tanah tersebut yang lebih besar.

 

Kebanyakan orang terbata-bata saat berusaha mengucapkan kata ini. Kuncinya adalah dengan mempertahankan posisi lidahmu di belakang gigi-gigimu dan mengucapkan: ‘Is-musss.’

 

4. Anemone

Aku sendiri perlu mengecek kamus sebelumnya. Ada terlalu banyak pelafalan /n/ dan /m/, jadi aku berusaha untuk lebih sering menghindari penggunaan kata ini.

 

Nemo saja kesulitan mengucapkannya!

 

3. Squirrel

Aku sering berdebat dengan beberapa temanku cukup lama mengenai berapa banyak suku kata yang ada di kata ini. Secara teknis, kata ini memiliki dua suku kata, namun aku tidak pernah mengucapkannya dengan 2 suku kata, dan aku juga tidak mau memulai.

Ternyata ini kata yang cukup sulit diucapkan bagi orang-orang Jerman sampai-sampai orang-orang Inggris dulu menggunakan kata ini untuk mengetes orang-orang yang mereka curigai sebagai mata-mata Nazi di waktu Perang Dunia II dulu.

 

2. Choir

Ini adalah contoh lain yang membuktikan betapa konyolnya Bahasa Inggris, kadang-kadang.

 

1. Worcestershire

Kalau kamu ingin mendengar orang-orang Amerika salah mengucapkan sebuah kata, minta saja mereka untuk mengucapkan kata ini.

 

Leicester dan Endiburgh juga masuk ke dalam kategori yang sama.

 

(Sumber: http://ieltsadvantage.com/2015/07/01/10-english-words-even-native-speakers-find-difficult-to-pronounce/?utm_content=buffer7bfb8&utm_medium=social&utm_source=facebook.com&utm_campaign=buffer)

Mencari jurusan

Pilih negara
JenjangPendidikan*
TENTANG PENULIS

Dian Wijayanti adalah penulis dan editor Hotcourses Indonesia. Ia juga berprofesi sebagai tutor privat Bahasa Inggris dan penerjemah freelance. Dian baru saja dipilih sebagai salah satu kandidat di the Graduate School of Asia Pacific di Waseda University Jepang. Ia juga memiliki pengalaman bekerja di konsultan pendidikan di Indonesia yang bertanggung jawab membantu mahasiswa Indonesia meneruskan pendidikan mereka ke luar negeri, dan sekarang ia ikut membantu dalam proyek Beasiswa untuk Mahasiswa/i Kebidanan yang berbasis di Australia.