Informasi penting
Study abroad: Before you leave

15+ PERTANYAAN BEASISWA YANG WAJIB KAMU JAWAB

20906

Saya telah mengumpulkan pertanyaan-pertanyaan yang paling sering ditanyakan seputar esai dan wawancara beasiswa. Daftar pertanyaan-pertanyaan ini sangat penting untuk kamu yang sedang mempersiapkan esai atau latihan interview beasiswa master (S2)/doktoral, student exchange program (pertukaran pelajar), sampai leadership course (program kepemimpinan).

 

Secara pribadi, meluangkan waktu untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan ini membantu saya merefleksikan tentang tujuan dan rencana saya, serta bagaimana hal-hal telah saya lakukan memiliki makna dan dampak untuk masyarakat luas. Indah membuat daftar ini berdasarkan pengalaman dan ulasan banyak beasiswa master, program pertukaran pelajar, sampai program penuh master.

 

 

PERTANYAAN-PERTANYAAN PENTING WAWANCARA/ESAI BEASISWA

Untuk menempatkan pertanyaan-pertanyaan ini dalam konteks, khususnya untuk komponen akademik, saya memakai studi kasus lulusan S1 Ilmu Hubungan Internasional UI yang mendaftar beasiswa MSc Development Administration and Planning di University College London (UCL) Inggris, saat ini berada di posisi 7 universitas terbaik QS World University Ranking dan urutan ke 2 untuk jurusan Built Environment di the world in QS University Ranking. Kasus ini menarik karena pendaftar beasiswa mengambil jurusan yang berbeda. Tentu saja ini bisa disesuaikan dengan konteks teman-teman.

 

 

 

Selain itu, catatan penting, pertanyaan di bawah ini paling sering ditemukan di merit-based scholarships, yaitu beasiswa berdasarkan pencapaian akademik. Jadi, bukan latar belakang kebutuhan ekonomi. Jadi, kalau beasiswa ini yang sedang kamu daftar, sebaiknya kamu baca sampai selesai:

 

1. Mengapa kamu mendaftar program beasiswa ini?
2. Mengapa kamu memilih UCL (sesuaikan dengan universitas yang kamu daftar)?
3. Mengapa program Development Planning, bukan Hubungan Internasional? Apakah latar belakang kamu cukup untuk ekspektasi akademik program tersebut? (atau contoh lain, kenapa memilih program MBA?)
4. Mengapa S2? Bagaimana karir kamu sekarang berkaitan dengan kebutuhan untuk S2?
5. Mengapa riset yang diajukan tentang Jakarta urban development, sementara kota-kota lain di Indonesia juga memerlukan pembangunan? Mengapa urban, bukan rural development, sementara sebagian besar Indonesia masih rural?
6. Mengapa memilih Inggris? Bukan Australia, Singapura (sebut negara relevan lainnya) yang lebih bagus untuk bidang yang kamu geluti?
7. Bagaimana rencana perkuliahan kamu?
8. Bagaimana rencana karir kamu? Dan mengapa memilih hal tersebut? padahal kan…dll..
9. Bagaimana rencana karir/akademik/personal kamu untuk 10 tahun ke depan? Bagaimana kaitannya dengan peran kamu saat ini?
10. Bagaimana latar belakang/pengalaman/keahlian/network kamu relevan dengan misi beasiswa ini?
11. Mengapa kami harus memilih kamu?
12. Bagaimana jika kamu gagal dalam program ini?
13. Apa dampak yang bisa kamu berikan setelah program ini? Bagaimana tolak ukurnya?
14. Apa kegagalan dan kesuksesan terbesar bagi kamu? Bagaimana kamu mengatasinya?
15. Bagaimana kamu menghadapi culture shock? Atau misalnya, mahasiswa/dosen luar negeri yang bersikap tidak acuh dengan mahasiswa Indonesia? Atau makanan dan iklim yang sangat berbeda?
16. Bagaimana kamu bisa bersaing kalau Bahasa Inggris (dan bahasa lokal negara tersebut) skornya masih rendah?
17. Dan masih banyak lagi……

 

Daftar ini tidak eksklusif, juga belum lengkap. Artinya, tidak semua pertanyaan akan ditanyakan serta merta pada suatu esai ataupun wawancara, juga pertanyaan ini masih terus berkembang sesuai dengan latar belakang pendaftar dan sponsor (pemberi beasiswa). Pikirkan beberapa pertanyaan contohnya:

 

  • “Sepertinya kamu ambisius, apakah tidak khawatir dilarang bekerja oleh suami/orang tua setelah lulus S2/S3?”
  • “Bagaimana rencana keuangan kamu membawa pasangan dan anak sementara kami tidak memberikan tunjangan tersebut?”

 

Bila kamu telah memikirkan pertanyaan-pertanyaan ini, berlatihlah dan minta feedback dari teman-teman yang kamu percaya, colega, dan bahkan professor yang berkenan untuk membantu kamu. Bagikan artikel ini ke teman-teman kamu untuk memeriksa kembali dan memberi feedback.

 

KESALAHAN PALING SERING SAAT SELEKSI BEASISWA

Kebanyakan kesalahan dari esai/wawancara/pendaftaran secara umum adalah kita hanya mendeskripsikan prestasi kita, program sukarela/magang/posisi kepemimpinan apa yang telah kita capai di masa lalu. Coba sekarang ganti dengan:

  • Mengapa prestasi/pencapaian tersebut bermakna?
  • Apa dampaknya terhadap masyarakat
  • Apa pengaruh prestasi/pencapaian tersebut terhadap dirimu sendiri dan keputusan kamu saat ini dan masa depan

 

MENGAPA PERTANYAAN DI ATAS PENTING?

Karena dari situlah reviewer (panitia penyeleksi beasiswa) akan melihat karakter, pencapaian, dan memutuskan apakah kita layak untuk mendapat investasi dari program mereka. Mereka adalah pihak yang memiliki anggaran dan mereka membiayai program tersebut atas dasar tujuan atau misi tertentu yang lebih besar. Kalau teman-teman ada komentar atau pertanyaan, silahkan bertanya langsung pada Indah Gilang. 

Mencari jurusan

Pilih negara
JenjangPendidikan*
TENTANG PENULIS

Indah Gilang Pusparani adalah penulis tamu di Hotcourses Indonesia. Dia telah menyelesaikan program S2 di Inggris. Selain telah menyelesaikan S2, Indah juga memiliki pengalaman pertukaran pelajar, konferensi, dan menjadi sukarelawan di luar negeri (Amerika Serikat, Eropa, Afrika dan Asia Pasifik). Ia juga gemar menulis, terutama topik-topik seputar kuliah di luar negeri dan panduan beasiswa dengan wawasan pribadi. Jangan lupa kunjungi blog Indah di www.indahgilang.com.