Informasi penting
Study abroad: Before you leave

5 MENTAL BERBAHAYA PENYEBAB GAGAL BEASISWA

16081

Apakah kamu berniat untuk mendaftar beasiswa? Sebelum melangkah ke tahap selanjutnya, pastikan kamu tidak memiliki 5 mental berbahaya di bawah ini!

 

1. Terlalu banyak bertanya, SEDIKIT MEMBACA

 

“Caranya gimana biar bisa dapat beasiswa?”, pertanyaan ini terdengar familiar?

 

Bertanya itu bagus. Namun sebelum bertanya, sebaiknya melakukan sedikit riset tentang hal yang ingin ditanyakan. Sehingga pertanyaan tersebut menjadi pertanyaan yang bermutu dan bisa memberikan manfaat, tidak hanya untuk diri sendiri, namun juga untuk orang lain.

 

Ketika melihat pengumuman beasiswa, tentunya selalu ada penjelasan tentang prosedur pendaftaran. Jangan membiasakan diri ‘disuapi’, belajarlah mandiri dan fokus membaca pengumuman. Karena salah satu tantangan yang akan kamu hadapi ketika belajar di luar negeri adalah belajar mandiri.

 

Baca juga:

“Mau dapat beasiswa, gimana caranya?” 

Info Beasiswa Penuh S1, S2 & PhD di Luar Negeri 2016

 

 

 

 

2. “Masih banyak waktu kok!” alias MENGGAMPANGKAN

Seperti halnya riset pencarian informasi beasiswa, kamu juga harus melakukan persiapan secara matang dan tersusun rapi. Jangan menunda-nunda. Segera cari dosen yang bersedia untuk memberikan surat rekomendasi beasiswa untuk kamu, minta transkrip atau legalisir dokumen dari pihak yang berwenang.

 

Proses mengumpulkan dokumen tersebut sangatlah menyita waktu. Tidak ada gunanya mengirimkan pendaftaran beasiswa, kalau persyaratan tidak terpenuhi semua. Apalagi kalau sudah lewat batas waktu! Berlangganan newsletter situs-situs yang memberikan informasi beasiswa, dan bacalah newsletternya.

Baca juga:

Etika Menghubungi Dosen

Tips Menulis CV Beasiswa

 

3. Tidak Teliti alias BURU-BURU MAU CEPAT SELESAI

Berdasarkan hasil survey tahun 2011 dari UNESCO, menunjukkan bahwa tingkat membaca masyarakat Indonesia hanya  0,001%. Ini berarti, hanya satu dari 1000 orang Indonesia yang masih ‘mau’ membaca buku secara serius. Jangan menjadi salah satu dari 999 orang Indonesia yang tidak mau serius membaca.

 

Ketika mengisi formulir pendaftaran, baca perintahnya satu-satu. Baca juga apa yang diminta oleh pihak pemberi/sponsor beasiswa, supaya motivation letter kamu memenuhi kriteria pihak panitia dan lolos ke tahapan seleksi selanjutnya.

 

Baca juga:

Panduan Lengkap Mendaftar Beasiswa

Mahasiswa Ini Mendapat Beasiswa ke Amerika Serikat DUA KALI, Ini Kuncinya!

 

4. Kecil hati bahkan sebelum mencoba alias PENAKUT

“Sepertinya sulit, biaya tambahannya banyak!”

“Wah, banyak saingannya!”

“Banyak banget sih syarat-syaratnya”

“Bahasa Inggris dan nilai IP saya pas-pasan nih!”

 

Kalau kamu punya pikiran seperti di atas, sebaiknya menghindari yang namanya mendaftar beasiswa. Orang yang sukses adalah orang yang berani mengambil resiko.

 

Baca Juga:

Mahasiswa Ini Mendapat Beasiswa ke Jepang dengan Nilai Pas-Pasan

Info Magang, Kerja Paruh Waktu, dan Pinjaman Kuliah di Luar Negeri

 

5. Cuma mendaftar 1 atau 2 beasiswa alias SETENGAH-SETENGAH

Aku udah daftar beasiswa Fulbright kok, tapi gak dapet”

“Pendaftaran beasiswa kemarin, seleksi pertama aja gak lolos, ya udah emang gitu nasib saya”

 

Banyak sekali mahasiswa yang akhirnya mendapat beasiswa setelah 2-5 kali mencoba. Bahkan ada yang sampai 15-20 kali! Kalau 1 beasiswa saja kamu sudah menyerah, mana bisa berhasil. Tuhan tidak akan memberikan jalan kepada kamu kalau kamu tidak berusaha semaksimal mungkin.

 

Baca Juga:

Kiat Sukses Mendaftar Beasiswa dengan Ahmad Fuadi – Penulis Novel ‘Negeri 5 Menara’

Kuliah di Harvard University dan UC Berkeley dengan Beasiswa LPDP

Mencari jurusan

Pilih negara
Pascasarjana
TENTANG PENULIS

Nurmianti adalah digital marketing executive dari Hotcourses Indonesia. Dia lulus dari Universitas Negeri Malang, jurusan Sastra Inggris, dengan gelar Sarjana Sastra; serta menerima beasiswa Global UGRAD di Nazareth College of Rochester, NY. Sebelum lulus, Nurmianti mengikuti kegiatan pertukaran pelajar di Inggris dan Amerika Serikat. Setelah menyelesaikan studi S1, Nurmianti juga sempat tinggal di beberapa negara, yaitu Jerman dan Romania. Dan saat ini, dia menetap di Inggris. Karena sering berpindah-pindah, travelling dan mencoba makanan baru menjadi hobinya.

Coba lihat...