Informasi penting
Study abroad: Before you leave

Pemanasan Bahasa Inggris 24 Jam Sebelum tes IELTS

1357

Apa sih yang dilakukan para penyanyi, atlit, dan aktor sebelum mereka pentas? Pemanasan. Kenapa perlu pemanasan? Agar pementasan mereka pun bertambah bagus. Untuk mempersiapkan dirimu menghadapi tes IELTS, kamu pun perlu pemanasan.

Kalau seorang pemain sepak bola mulai bermain di lapangan tanpa pemanasan dan berlatih dengan bola sepak, besar kemungkinan mereka akan menghadapi pertandingan dengan buruk dan bahkan mungkin mengalami cedera. Sama halnya dengan para kandidat yang menghadapi tes IELTS tanpa persiapan yang cukup.

 

Aku cukup sering mendapati hal ini terjadi di tes IELTS. Kalau pengaturan otakmu masih menggunakan Bahasa ibumu, tidaklah mudah untuk langsung berganti ke Bahasa Inggris dalam hitungan detik. Rata-rata orang membutuhkan sekitar 10-15 menit pemanasan agar kemudian dapat ‘pentas’ di dalam Bahasa asing. Karenanya ada banyak kandidat dengan kualitas yang sebenarnya bagus langsung menghadapi tes speaking dan writing, padahal mereka telah lama tidak menggunakan Bahasa Inggris, dan akhirnya mendapatkan hasil yang kurang memuaskan.

 

Solusinya adalah dengan berhenti menggunakan Bahasa ibumu setidaknya selama 24 jam sebelum tes. Kamu tak perlu non-stop berlatih mengerjakan simulasi tes, tapi tempatkanlah dirimu di tengah-tengah lingkungan yang menggunakan Bahasa Inggris secara eksklusif. Pastikan keluarga dan teman-temanmu paham akan situasimu, kalau tidak mungkin mereka akan berpikir kamu sedikit gila.

Ada beberapa hal yang dapat kamu lakukan selama setidaknya 24 jam sebelum menghadapi tes:

  • Listening: Mendengarkan podcasts, radio, lagu-lagu, siaran televisi, film, video YouTube, dan simulasi tes IELTS.
  • Reading: Membaca berita-berita, blog, majalah, novel, dan simulasi tes IELTS.
  • Speaking: Carilah teman-teman di internet, mengobrol-lah dengan teman-teman sekelasmu, carilah grup IELTS di facebook dan chattinglah dengan mereka; carilah para ekspatriat di kotamu, dan ajaklah mereka membantumu melakukan simulasi dengan menanyakan pertanyaan-pertanyaan yang sering ditanyakan di tes IELTS.
  • Writing: Tulislah artikel di blog, atau mengkomentari isi blog atau berita-berita di internet, berlatihlah dengan simulasi tes IELTS, carilah contoh-contoh jawaban untuk soal-soal writing yang ada dan bandingkanlah dengan jawaban yang telah kamu tulis, atau isilah jurnalmu.

Saat kamu sampai di test centre, mengobrol-lah dengan para kandidat atau para staf yang ada menggunakan Bahasa Inggris.

Ini akan membuatmu merasa lebih nyaman dan akan membuat otakmu otomatis mulai berpikir menggunakan Bahasa Inggris. Kamu akan merasakan perbedaannya ketika kamu kemudian mulai mengerjakan tes IELTS di hari H.

 

(Sumber: http://ieltsadvantage.com/2015/03/29/24-hour-english-warm-up/?utm_content=buffer6279e&utm_medium=social&utm_source=facebook.com&utm_campaign=buffer)

Mencari jurusan

Pilih negara
JenjangPendidikan*
TENTANG PENULIS

Dian Wijayanti adalah penulis dan editor Hotcourses Indonesia. Ia juga berprofesi sebagai tutor privat Bahasa Inggris dan penerjemah freelance. Dian baru saja dipilih sebagai salah satu kandidat di the Graduate School of Asia Pacific di Waseda University Jepang. Ia juga memiliki pengalaman bekerja di konsultan pendidikan di Indonesia yang bertanggung jawab membantu mahasiswa Indonesia meneruskan pendidikan mereka ke luar negeri, dan sekarang ia ikut membantu dalam proyek Beasiswa untuk Mahasiswa/i Kebidanan yang berbasis di Australia.