Informasi penting
Study abroad: Before you leave

Tips Menghadapi Reading di IELTS (Bagian 2)

391

Setelah sebelumnya menulis tentang 5 tips untuk menghadapi Reading Section di IELTS, di bawah ini masih ada 5 tips lagi lho, untuk menambah lagi amunisimu dalam menghadapi tes IELTS:

(Cek 5 tips lainnya di sini!)

6. Me-manage waktu itu penting

Menghabiskan terlalu banyak waktu untuk menjawab satu pertanyaan saja akan mengurangi waktu yang tersisa untuk menjawab pertanyaan lainnya, namun kalau kamu mencoba untuk menjawab semuanya terlalu cepat pun, bisa saja kamu justru melewatkan informasi-informasi penting dan akhirnya akan kebingungan sendiri.

 

Aku selalu menyarankan para muridku untuk menyelesaikan satu bagian dalam 20 menit. Dengan demikian, 16-17 menit akan dihabiskan untuk membaca dan menjawab pertanyaan yang ada, serta sekitar 3-4 menit untuk memindahkan dan mengecek jawabanmu.

Beberapa akan menyarankan untuk menghabiskan sekian banyak waktu tertentu di tiap-tiap pertanyaan yang ada, namun menurutku ini bukan saran yang tepat karena satu alasan utama—beberapa pertanyaan akan terasa lebih susah dibandingkan pertanyaan lain, dan karenanya kamu mungkin perlu menghabiskan lebih banyak waktu untuk menjawabnya. Apa yang perlu kamu lakukan adalah memperhatikan waktu yang tersisa dengan seksama  saat kamu berlatih. Kamu akan mulai menganalisa pertanyaan-pertanyaan mana yang akan menghabiskan lebih banyak waktu dan mana yang tidak memerlukan terlalu banyak waktu. Ini akan memberikanmu keyakinan untuk dapat menghabiskan lebih banyak waktu di beberapa pertanyaan yang ada dan bukannya panik saat menghadapi tes.

 

Setiap orang menghabiskan waktu yang berbeda untuk membaca dan menjawab pertanyaan, jadi cobalah kenali strategi yang berguna untukmu, dan berhati-hatilah dengan saran untuk menghabiskan waktu tertentu di tiap-tiap pertanyaan.

 

Coba cek juga artikel-artikel berisi tips-tips untuk membaca kilat di sini:

Cara Meningkatkan Kecepatan Membaca (Bagian 1)

Cara Meningkatkan Kecepatan Membaca (Bagian 2)

Cara Meningkatkan Kecepatan Membaca (Bagian 3)

 

7. Lupakan semua yang telah kamu ketahui mengenai topik yang familiar

 

Jangan lupa bahwa kamu akan diuji berdasarkan pengertianmu akan teks bacaan yang ada saja; karenanya segala sesuatu yang telah kamu ketahui mengenai topik yang bersangkutan tidak seharusnya mempengaruhi jawabanmu.

Aku pernah memiliki seorang murid yang berpikir bahwa ia akan mendapat skor 8 atau 9 di tes reading mereka. Hasil latihan mereka rata-rata memang ada di level tersebut, karenanya aku tidak terlalu mengkhawatirkan mereka sama sekali. Sayangnya, orang ini memiliki gelar di bidang bioteknologi dan kebetulan teks bacaan yang mereka hadapi saat itu meliput topik ini. Dan mereka bukannya membaca teks dengan seksama namun malah menggunakan apa yang telah mereka ketahui mengenai topik tersebut untuk menjawab pertanyaan yang ada. Mereka sangatlah marah ketika mendapat skor yang lebih rendah dan ketika akhirnya kami membicarakan hal ini kami mengetahui apa yang sebenarnya telah terjadi.

 

Pastikan kamu tidak mengulang kesalahan dan sama dan menjawab pertanyaan benar-benar berdasarkan teks bacaan yang ada. Jangan sekadar mengasumsikan berdasarkan apa yang telah kamu tahu.

Misalnya saja, ketika kamu membaca judul artikel ini mengenai “Tips Menghadapi Reading Section di IELTS,” kamu mungkin telah membuat beberapa asumsi mengenai isi artikel ini dan mungkin kamu bahkan telah mengetahui beberapa tips, namun aku yakin ada pula beberapa yang di luar dugaanmu, dan mungkin bahkan berlawanan dengan apa yang kamu pikir kamu ketahui.

 

8. Berlatihlah perlahan dan dengan cepat

 

Banyak pengajar yang menyarankan murid-muridnya untuk berlatih seakan mereka sedang menghadapi tes. Ini artinya kamu berlatih selama satu jam tanpa bantuan apapun, seperti saat kamu menghadapi tes nantinya. Ini bukanlah saran yang tepat karena beberapa alasan.

 

Dengan berlatih selayaknya menghadapi tes, kamu akan membuat dirimu sendiri tertekan dan kamu tidak memiliki waktu yang cukup untuk merefleksikan cara-cara untuk menjawab beberapa tipe pertanyaan yang ada, menganalisa pola-pola pertanyaan, dan mencari strategi terbaik untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut, termasuk juga mencatat kata-kata sulit di dalam teks dan menganalisa dirimu sendiri mengenai waktu yang telah kamu habiskan untuk menjawab beberapa pertanyaan yang ada.

 

Kamu juga tidak memiliki waktu yang cukup untuk menganalisa kesalahanmu. Kamu harus benar-benar fokus di kesalahanmu dan justru mencari tahu alasannya agar kamu bisa mendapat skor lebih tinggi. Ini adalah proses yang lambat dan harus diprioritaskan.

Saat kamu telah berlatih beberapa kali dengan perlahan, barulah kamu bisa mencoba berlatih selayaknya sedang menghadapi tes.

9. Berhati-hatilah saat memindahkan jawabanmu

 

Di waktu tes kamu akan diminta untuk memindahkan jawabanmu ke lembar jawaban. Kesalahan yang cukup sering terjadi adalah menghabiskan terlalu banyak waktu membaca dan menjawab pertanyaan kemudian menghabiskan terlalu sedikit waktu untuk memindahkan jawabannya. Saat orang berada dalam tekanan, membuat kesalahan yang konyol dan tidak seharusnya dilakukan merupakan sesuatu yang sering terjadi.

Aku biasa menyarankan murid-muridku untuk berlatih dengan lembar jawaban IELTS dan melihat berapa banyak waktu yang mereka habiskan untuk sekadar memindahkan jawaban. Ini akan membuatmu merasa lebih familiar dengan proses pemindahan jawaban dan membuatmu lebih pede di waktu tes.

 

10. Jangan tinggalkan jawaban kosong

Ini mungkin tips yang paling sepele, namun kamu akan terkejut kalau tahu berapa banyak orang yang melakukan ini. Bahkan saat kamu tidak tahu jawabannya, tebaklah. Toh tidak ada penalti ekstra untuk jawaban yang salah, jadi tebak saja. Siapa tahu kamu malah beruntung, dan malah mendapat poin tambahan.

 

(Sumber: http://ieltsadvantage.com/2015/03/20/top-10-ielts-reading-tips/?utm_content=buffer89f5d&utm_medium=social&utm_source=facebook.com&utm_campaign=buffer)

Mencari jurusan

Pilih negara
JenjangPendidikan*
TENTANG PENULIS

Dian Wijayanti adalah penulis dan editor Hotcourses Indonesia. Ia juga berprofesi sebagai tutor privat Bahasa Inggris dan penerjemah freelance. Dian baru saja dipilih sebagai salah satu kandidat di the Graduate School of Asia Pacific di Waseda University Jepang. Ia juga memiliki pengalaman bekerja di konsultan pendidikan di Indonesia yang bertanggung jawab membantu mahasiswa Indonesia meneruskan pendidikan mereka ke luar negeri, dan sekarang ia ikut membantu dalam proyek Beasiswa untuk Mahasiswa/i Kebidanan yang berbasis di Australia.