Informasi penting
Study abroad: Before you leave

Tips Menghadapi tes Writing di IELTS

968

Berapa banyak kata yang harus aku tulis di tes IELTS?

Ini adalah salah satu pertanyaan yang paling sering dilontarkan oleh murid-muridku, dan mendengar berbagai macam opini yang berbeda mengenai hal ini sangatlah menarik.

 

Sayangnya beberapa saran yang diberikan terkadang sangatlah buruk. Dua jawaban terburuk adalah ‘Kamu nggak perlu menulis 250 kata di bagian 2 tes Writing. Kalau ada kekurangan sekitar 10% dari total yang diminta itu tidak apa-apa,’ dan ‘Kamu harus menulis sebanyak mungkin untuk mendapatkan nilai yang bagus.’

Dua pernyataan ini tidaklah benar dan justru akan membuatmu kehilangan poin.

 

Apa yang akan terjadi kalau aku menulis kurang dari batasan minimum yang diminta?

 

Inilah satu-satunya saran yang harus kamu dengarkan—kalau kamu mau merespon dengan seharusnya, kamu perlu menulis setidaknya 250 kata di bagian ke-2 dan setidaknya 150 kata di bagian pertama.

Kalau kamu menulis kurang dari ketentuan tersebut, kamu akan kehilangan poin di kategori ‘Task Achievement,’ karena kamu belumlah menjawab dengan seharusnya.

 

Para pemeriksa tes IELTS harus benar-benar menghitung jumlah kata yang kamu tulis karena alasan tersebut. Akan sangat disayangkan, bukan, kalau ada peserta yang menulis jawaban yang sangatlah bagus namun ternyata hanya menulis sebanyak 249 kata di bagian ke-2? Sayangnya, ini berarti nilai mereka akan dikurangi.

 

Haruskah aku menulis lebih banyak kata agar mendapat nilai bagus?

 

Tentu saja tidak! Ini justru merupakan ide yang buruk karena alasan-alasan berikut:

 

Pertama-tama, kamu perlu mengatur waktu yang ada untuk menjawab kedua pertanyaan di bagian Writing. Pengaturan waktu adalah hal yang terpenting dalam menghadapi tes IELTS. Kalau kamu menghabiskan terlalu banyak waktu di salah satu bagian saja, kamu akan mengorbankan nilaimu di bagian yang lain.

 

Kedua, kamu akan cenderung membuat kesalahan lebih banyak dalam hal grammar kalau kamu terus menulis lebih banyak dari seharusnya, dan ini justru akan mengurangi nilaimu juga.

 

 

Akhir kata, jawabanmu justru akan dievaluasi berdasarkan kualitas dan bukan kuantitas. Fokuslah dengan memberikan jawaban yang terbaik, bukannya jawaban terpanjang. Jangan lupa kamu perlu membagi waktu untuk merencanakan dan mengecek jawabanmu, dan juga untuk menuliskannya.

 

Berapa banyak kata yang harus kutulis?

 

Di dalam tes IELTS, kamu tak mungkin memiliki waktu cukup untuk menghitung semua kata yang kamu tulis. Karenanya aku menyarankan kamu menulis sekitar 10% lebih banyak.

Dengan kata lain, targetkanlah untuk menulis sekitar 160-170 kata di bagian 1 dan 270-280 kata di bagian 2. Kalau kamu menargetkan ini, kemungkinan kamu dapat mencapai target minimum yang ditentukan.

 

Bagaimana caranya agar kita tahu ada berapa banyak kata yang telah kita tulis?

 

Seperti yang telah ditulis di atas, kamu tidak mungkin memiliki waktu yang cukup untuk menghitung jumlah total kata yang kamu tulis, namun ada cari lain untuk mencari tahu. Aku menyarankan muridku untuk mengunduh lembar jawab bagian writing yang digunakan di tes IELTS dan meminta mereka berlatih menggunakan lembaran ini. Semua lembar jawab berukuran sama, karenanya kamu dapat mencari tahu kira-kira berapa lembar yang akan kamu butuhkan untuk mencapai target minimum yang ditentukan.

 

Berlatih dengan lembar jawab yang resmi juga akan membuatmu merasa lebih familiar dengan tes IELTS dan kamu tidak akan merasa terkejut lagi nanti di waktu tes.

 

Apakah semua kata dihitung dengan cara yang sama?

Sayangnya tidak. Kata-kata yang disambung seperti misalnya ‘First-class’ atau ‘State-of-the-art’ termasuk satu kata saja. Singkatan semacam ‘I’ll’ atau ‘we’re’ juga dihitung sebagai satu kata (dan biasanya memang kamu tidak disarankan untuk menyingkat kata seperti ini dalam esai akademis).

 

Kata-kata seperti ‘a,’ ‘an,’ dan ‘the’ selalu dihitung.

 

Tanda baca tidaklah masuk dalam penghitungan.

 

Bisakah aku mengkopi kata-kata dari pertanyaannya?

Kamu dapat mengkopi satu-dua kata, namun kamu tidak dapat mengkopi semua bagian dari pertanyaan, dan tidak disarankan untuk mengkopi keseluruhan kalimat dari pertanyaan.

Mengulang pertanyaan yang ada berarti para pemeriksa justru akan mengurangi kata-kata ini dari total penghitungan kata dan karenanya ini sama saja dengan tidak menulis. Kamu akan dievaluasi berdasarkan kemampuanmu untuk membuat parafrase menggunakan sinonim kata, jadi cobalah untuk menguasai skill tersebut dan kamu dapat menghindari mengkopi kata-kata.

 

Contoh pertanyaan: Successful sports professionals can earn a great deal more money than people in other important professions.

 

Contoh parafrase: It is possible for successful athletes to make a lot more money than people working in other important jobs.

 

Nah, seperti yang kamu lihat di contoh di atas, aku mengulang kata-kata ‘successful,’ ‘money,’ dan ‘important,’ tapi aku mengganti sisa kata-katanya menggunakan sinonim.


Bisakah aku mengulang kalimat?

 

Kembali akan aku tekankan bahwa mengulang-ulang kata yang sama dengan tidak menulis karena para examiner tidak akan menghitung kata tersebut.

Beberapa murid terkadang mencoba untuk mengulangi kata-kata yang sama kalau mereka kehabisan waktu. Namun mencoba menulis sesuatu yang baru selalu jauh lebih baik dibanding mengulang kata-kata yang sama.

 

(Sumber: http://ieltsadvantage.com/2015/03/23/how-many-words-ielts-exam/?utm_content=buffer66060&utm_medium=social&utm_source=facebook.com&utm_campaign=buffer)

Mencari jurusan

Pilih negara
JenjangPendidikan*
TENTANG PENULIS

Dian Wijayanti adalah penulis dan editor Hotcourses Indonesia. Ia juga berprofesi sebagai tutor privat Bahasa Inggris dan penerjemah freelance. Dian baru saja dipilih sebagai salah satu kandidat di the Graduate School of Asia Pacific di Waseda University Jepang. Ia juga memiliki pengalaman bekerja di konsultan pendidikan di Indonesia yang bertanggung jawab membantu mahasiswa Indonesia meneruskan pendidikan mereka ke luar negeri, dan sekarang ia ikut membantu dalam proyek Beasiswa untuk Mahasiswa/i Kebidanan yang berbasis di Australia.