Informasi penting
Study abroad: Info Negara Tujuan

Manakah universitas paling inovatif di dunia?

383

Ditulis oleh Donald Armbrecht, seorang penulis lepas waktu dan produser di media sosial.

 

Meranking inovasi atau dobrakan-dobrakan baru bukanlah hal yang mudah, namun Times Higher Education telah menetapkan suatu standar berdasarkan pada kualitas dari rekanan universitas dengan perusahaan. Rekanan semacam ini semakin meningkat seiring berjalannya waktu—mencapai 10% di tahun pengajaran 2013/14 ketika universitas mencari lebih banyak cara untuk mengedepankan penelitian, dan mencari pelabuhan untuk ide-ide baru, serta untuk menambah pemasukan.

 

 

Survei milik Times meranking universitas berdasarkan empat faktor: Banyaknya karya tulis yang dihasilkan bersama dengan perusahaan rekanan, jumlah publikasi yang dikutip oleh paten-paten yang ada, jumlah pemasukan dari penelitian bersama dengan perusahaan, dan banyaknya pemasukan penelitian dari perusahaan. Yang menarik adalah, nama-nama teratas yang muncul seringkali tidak muncul di peringkat lainnya yang ada—mereka yang memiliki dobrakan-dobrakan ini seringkali lebih ahli di bidang yang lebih spesifik daripada area bidang yang lebih beragam dan luas.

 

Universitas dari Cina, Amerika Serikat, Rusia, dan Jerman memimpin peringkat yang ada. Universitas Southwest Petroleum di Cina memiliki persentase tertinggi dalam bidang karya tulis yang dipublikasikan bersama dengan perusahaan. Scripps Research Institute (penelitian biomedis di Amerika Serikat) menghasilkan karya tulis terbanyak yang dikutip di dalam paten-paten yang ada. Ludwig Maximilian University of Munich memiliki proporsi pendapatan penelitian terbesar dari perusahaan, sementara Siberian State University of Geosystems and Technologies memiliki persentase pendapatan terbesar dari perusahaan rekanan mereka.

 

 

Namun rekanan yang telah berjalan ini bukanlah tanpa tantangan, dan universitas berusahan untuk mengembangkan peraturan-peraturan untuk menjamin adanya keterbukaan, kemandirian, dan juga pengimplementasian yang terbaik. Eindhoven University of Technology di Belanda tidak akan mengadakan penelitian apapun dengan perusahaan apabila hasilnya kemudian tidak dapat dipublikasikan. Duke University di Amerika Serikat tidak akan menjalankan penelitian apabila hasilnya berujung pada kepemilikan pribadi dari properti intelektual oleh perusahaan.

 

 

 

(Sumber: https://www.weforum.org/agenda/2015/08/which-is-the-most-innovative-university-in-the-world/)

Mencari jurusan

Pilih negara
JenjangPendidikan*
TENTANG PENULIS

Dian Wijayanti adalah penulis dan editor Hotcourses Indonesia. Ia juga berprofesi sebagai tutor privat Bahasa Inggris dan penerjemah freelance. Dian baru saja dipilih sebagai salah satu kandidat di the Graduate School of Asia Pacific di Waseda University Jepang. Ia juga memiliki pengalaman bekerja di konsultan pendidikan di Indonesia yang bertanggung jawab membantu mahasiswa Indonesia meneruskan pendidikan mereka ke luar negeri, dan sekarang ia ikut membantu dalam proyek Beasiswa untuk Mahasiswa/i Kebidanan yang berbasis di Australia.