Informasi penting
Study abroad: Once you arrive

6 Peraturan yang Perlu Diperhatikan Mahasiswa Baru

286

Ditulis oleh Emily Southey

 

Menjadi murid baru di unversitas merupakan sesuatu yang menyenangkan—mungkin saja, kamu merasa, seperti apa yang dinyanyikan oleh Taylor Swift: “happy, free, confused, and lonely at the same time.” Ini sangatlah umum. Coba tengok 6 hal berikut untuk mengendalikan kebingungan dan rasa stresmu.

 

 

Memilih kelas berdasarkan dosen yang mengajar

Dosen yang kamu pilih—termasuk kelas-kelas yang beliau ajar—bisa menjadi faktor penentu yang sangat berpengaruh. Dosen yang cocok dapat membuatmu menyukai mata pelajaran yang bahkan mungkin tidak pernah kamu dengar sebelumnya, dan ini bisa membantumu dalam memilih jurusan. Kamu akan lebih menikmati perkuliahan tersebut, dan apabila kamu memang cocok dengan dosenmu sendiri, kemungkinanmu untuk mencari beliau untuk berdiskusi lebih lanjut mengenai pelajaran tersebut pun akan menjadi lebih besar, dan ini tentu bisa meningkatkan kinerjamu di dalam kelas.

Jangan lupa juga bahwa tiap-tiap dosen biasanya memiliki gaya pengajaran yang berbeda-beda dan mereka akan mengatur mata kuliah yang mereka ajar secara berbeda-beda. Beberapa dosen lebih suka mengajar dengan powerpoints, beberapa lainnya tidak, beberapa akan merekam perkuliahan mereka, dan beberapa lainnya tidak, dan beberapa juga akan lebih menyukai kelas yang dipenuhi dengan diskusi. Pastikan kamu mengecek semua ini sebelum akhirnya memilih kelas.

 

Pastikan CV kamu up-to-date

Meski mungkin ini terasa cukup berat untuk dilakukan di tahun pertamamu, atau bahkan semester pertamamu, namun mencoba mendapatkan kerja paruh waktu ataupun kesempatan magang selagi berkuliah bisa menjadi sesuatu yang sangat berguna nantinya lho! Nah, untuk mencapai tujuan ini, kamu perlu terus mengupdate CV-mu. Ini tidak hanya mengacu kepada pengalaman pribadi, kerja sukarela, dan juga kerja formal yang telah kamu miliki, tapi juga memformat CV-mu sesuai dengan trend yang ada pada saat itu. Ada beberapa sumber-sumber online yang bisa kamu jadikan referensi tentunya, namun kamu juga bisa mencoba mengecek bagian perencanaan karir di universitasmu karena banyak yang pasti memiliki pekerja yang memang tugasnya adalah membantu para mahasiswa untuk membuat CV pertama mereka, dan bahkan mungkin universitasmu akan mengadakan lokakarya sesekali mengenai pembuatan CV yang baik. Nah, jangan lupa ikut mengupdate profil LinkedIn-mu ya! Pokoknya jangan remehkan pengaruh dari networking! Kamu nggak akan pernah tahu kapan ini bisa menjadi manfaat di hari depan nanti!

 

Jangan beli buku-buku pelajaran atau handout di toko

Seringkali ini sangatlah mahal. Kamu akan terkejut melihat harga yang ada di toko. Untungnya, apabila dosenmu mengharuskan kamu memiliki buku Intro to Psychology seharga 2 juta rupiah demi lulus mata kuliah beliau, seringkali akan ada alternatif yang tersedia. Cobalah mencari buku-buku diskon di Amazon (meskipun kamu juga perlu selalu mengecek tanggal pengiriman dan estimasi lama pengiriman ya, karena terkadang ini bisa berbulan-bulan lamanya). Dan pastikan juga kamu ikut mengecek halaman Facebook universitasmu yang mungkin melelang buku-buku bekas. Kalau kamu banyak mengambil mata kuliah dasar di tahun pertamamu, bisa dipastikan ada banyak seniormu yang sudah pernah mengambil mata kuliah tersebut dan kemungkinan mereka akan berusaha menjual buku-buku mereka juga. Dan jangan lupa mencari informasi akan ketersediaan buku tersebut dari perpustakaan terdekat dan banyaknya kopian yang mereka miliki—tentu seberapa sering kamu akan memerlukan buku ini juga merupakan bahan pertimbangan.

 

Mencari Tutor yang Cocok

Kemungkinan terburuk yang dapat terjadi sewaktu kuliah adalah tertinggal pelajaran di semester-semester awal karena biasanya justru dari situlah segala sesuatunya akan bertambah sulit. Cobalah cari tutor-tutor online atau jasa tutor yang ditawarkan di universitasmu. Manapun yang kamu pillih, adanya pembelajaran merupakan cara untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang ada.

 

Belilah penyumbat telinga

Ini merupakan kebutuhan primer apabila kita tinggal di asrama atau semacamnya. Penyumbat telinga sangatlah berguna baik sehubungan dengan istirahat maupun belajar. Entah apakah teman sekamarmu sedang berbicara di telepon dengan sangat keras, atau mungkin ada pesta yang sedang berlangsung di aula atau di lorong-lorong asrama, saat kamu tinggal di asrama kamu akan menghadapi lautan manusia dan juga kebisingan dari berbagai penjuru, dan terkadang kamu hanya ingin ketenangan di dalam kamarmu untuk belajar ataupun beristirahat, ya kan? Jadi daripada harus kabur ke luar, lebih baik kamu mempersiapkan penyumbat telinga atau headphone besar untuk menghalangi semua gangguan suara tersebut!

 

Berteman dengan teman-teman sekelasmu

Berteman dengan baik dapat memberikan dua manfaat berguna: 1. Memaksakan dirimu untuk bertemu setidaknya satu orang baru setiap tahun dan berteman dengan mereka, yang merupakan aktivitas paling dominan di tahun pertama. Lagipula, kamu memiliki kesamaan dengan teman-teman sekelasmu biasanya, karena kalian memiliki mata kuliah yang serupa; 2. Mereka dapat membantumu belajar, dan juga sebaliknya. Memiliki kenalan di dalam kelas berarti kamu memiliki teman belajar sewaktu sebelum tes nanti, dan kamu dapat meminjam catatan mereka kalau kamu tidak bisa datang ke kelas di hari-hari tertentu (semua orang melakukannya kok!).

 

(Sumber: https://gradeslam.org/blog/6-rules-for-all-firstyears-to-live-by?utm_source=blog-post&utm_medium=post&utm_content=6-rules-for-all-firstyears-to-live-by&utm_campaign=blog-self)

Mencari jurusan

Pilih negara
Sarjana
TENTANG PENULIS

Dian Wijayanti adalah penulis dan editor Hotcourses Indonesia. Ia juga berprofesi sebagai tutor privat Bahasa Inggris dan penerjemah freelance. Dian baru saja dipilih sebagai salah satu kandidat di the Graduate School of Asia Pacific di Waseda University Jepang. Ia juga memiliki pengalaman bekerja di konsultan pendidikan di Indonesia yang bertanggung jawab membantu mahasiswa Indonesia meneruskan pendidikan mereka ke luar negeri, dan sekarang ia ikut membantu dalam proyek Beasiswa untuk Mahasiswa/i Kebidanan yang berbasis di Australia.