Informasi penting
Study abroad: Once you arrive

8 Tips Agar Tidak Terlihat Seperti Mahasiswa Baru

223

Ditulis oleh Emily Southey

 

Tentu nggak ada yang salah ya terlihat seperti anak baru, namun biasanya menjadi anak ingusan bisa menjadi sangat mencolok tanpa harus berkata apa-apa. Coba hindarilah ejekan-ejekan terkait dengan status sebagai mahasiswa baru (meski memang semua itu hanya candaan sih) dengan mengikuti 8 langkah berikut:

 

1. Nggak perlu mengenakan tali di sekitar lehermu dengan kartu pelajarmu ya

Memang melakukan ini merupakan sesuatu yang menggoda karena resiko menghilangkan kartu ini sangatlah tinggi, termasuk juga kunci kamar asramamu, tapi simpanlah semua ini di dalam dompetmu saja. Melakukan ini tentu saja akan memberitahu semua orang statusmu sebagai mahasiswa baru.

 

2. Jangan mengenakan piyamamu kemana-mana

Lagi-lagi ini memang menggoda. Piyama itu memang nyaman, ya nggak? Namun kalau kita tinggal di asrama, kita akan seringkali mengenakan piyama kemana-mana (terutama jika kafetaria berada di gedung yang sama. Namun jangan lupa, piyama itu hanya untuk di kamar tidur saja. Jangan kenakan di tempat umum ya.

 

3. Jangan mengenakan kaos dari masa orientasimu setelah masa orientasi berakhir

Perlengkapan untuk orientasi hanyalah untuk masa orientasi saja. Tidak ada lagi yang mengenakan kaos orientasi kecuali mereka masihlah kuliah di tahun pertama (dan seringkali mereka tinggal di asrama). Ada banyak cara para senior untuk mengenali mahasiswa tingkat pertama, dan kamu nggak perlu mempermudahnya dengan mengenakan kaos orientasimu.

 

4. Menghafalkan peta kampus

Pernahkah kamu melihat seorang mahasiswa/i berdiri di tengah-tengah kampus dan memegang peta raksasa dan terlihat sangatalh bingung? Pastinya. Tentu saja kita semua mengerti bahwa kamu berada di tempat baru, jadi tersesat sesekali itu wajar-wajar saja. Cobalah untuk menghafalkannya sebelum perkuliahan dimulai, atau lakukanlah penghafalanmu di akhir pekan, jadi ketika kamu justru dikelilingi oleh banyak mahasiswa/i, kamu justru akan terlihat pede berjalan pasti menuju tempat yang kamu tuju.

 

5. Berjalan sendirian ke kelas

Biasanya semakin muda usiamu, semakin besar kemungkinan kamu akan berjalan di dalam kawanan besar (dan bukan sekadar dengan 2-3 orang saja, tapi sampai 6-7 orang). Kita tahu kamu mungkin akan merasa lebih aman saat berkeliling dengan banyak orang, namun saat kamu berjalan-jalan dengan sekawanan orang banyak, kita akan langsung tahu bahwa kamu masihlah baru di area tersebut (seringkali demikian).

 

6. Aktif terlibat di dalam kegiatan klub

Aktif terlibat dalam banyak kegiatan merupakan sarana yang sempurnah untuk mengenal universitasmu lebih dalam dan bertemu orang-orang di luar asramamu (perangkap yang seringkali menjebak anak baru). Ini sangatlah penting terutama kalau kamu memang masih belum menemukan teman yang cocok. Di dalam kegiatan klub, kamu akan dengan mudah bertemu dengan orang-orang dengan kesukaan yang sama. Ditambah lagi, banyak mahasiswa tingkat pertama yang seringkali terlalu takut untuk bergabung dan enggan untuk bergabung sampai di tahun kedua atau ketiga mereka. Jadilah yang terdepan dan kenalilah universitasmu lebih dalam lagi, dan kamu akan terlihat lebih unggul dibandingkan teman-teman seangkatanmu.

 

7. Berkelana keluar kampus

Kamu bisa saja berkuliah di sebuah kota besar ataupun kecil, namun di luar kampusmu ada dunia yang sangatlah luas! Mengapa harus terkungkung di dalam kampus saja? Kenalilah kota tempat tinggalmu. Sesekali cobalah naik kereta atau bus di luar kotamu dan jelajahilah area baru.

 

8. Berdirilah tegak dan percayalah pada dirimu sendiri!

Kamu sedang menjalani tahun pertamamu! Meski kita memang suka menggodamu, namun kamu merupakan bagian penting dari universitas, dan banyak orang yang berharap mereka memiliki semangat sebesar yang kamu miliki saat memulai perkuliahan. Nikmatilah tahun pertamamu dan juga tiap menit yang ada.

 

(Sumber: https://gradeslam.org/blog/8-tips-to-avoid-looking-like-a-freshman?utm_source=gs-end&utm_medium=post&utm_content=8-tips-to-avoid-looking-like-a-freshman&utm_campaign=blog)

Mencari jurusan

Pilih negara
JenjangPendidikan*
TENTANG PENULIS

Dian Wijayanti adalah penulis dan editor Hotcourses Indonesia. Ia juga berprofesi sebagai tutor privat Bahasa Inggris dan penerjemah freelance. Dian baru saja dipilih sebagai salah satu kandidat di the Graduate School of Asia Pacific di Waseda University Jepang. Ia juga memiliki pengalaman bekerja di konsultan pendidikan di Indonesia yang bertanggung jawab membantu mahasiswa Indonesia meneruskan pendidikan mereka ke luar negeri, dan sekarang ia ikut membantu dalam proyek Beasiswa untuk Mahasiswa/i Kebidanan yang berbasis di Australia.