Informasi penting
Study abroad: Kehidupan Pelajar

10 Kesalahan Mahasiswa Baru dalam Menjadwalkan Kelas Mereka

465

Ditulis oleh Emily Southey

 

Berapa pun usiamu, mengatur jadwal bisa menjadi suatu mimpi buruk tersendiri, tapi ini merupakan mimpi buruk setiap mahasiswa baru. Sebisa mungkin cobalah hindari melakukan kesalahan yang sama yang cukup sering dilakukan oleh para mahasiswa baru saat mengatur jadwal kuliah mereka di semester-semester awal.

 

1. Mengambil kelas pagi di hari Senin pukul 7 atau 8

Kemungkinan besar, kamu akan terlalu lelah untuk benar-benar fokus mengikuti kelas ini dan justru mungkin akan membolos. Lagipula hari Senin biasanya tidak akan ada terlalu banyak kegiatan di kampus jadi kamu justru akan membutuhkan waktu ekstra di pagi hari di hari Senin untuk mengulas kembali bacaan-bacaan dan tugas-tugas kuliahmu.

 

2. Mengambil kelas sore di hari Jumat

Banyak mahasiswa yang mengantisipasi akhir pekan yang sudah dekat, dan Jumat malam biasanya dipenuhi dengan banyak kemeriahan. Karenanya kamu bisa-bisa malah akan membolos juga.

 

3. Tidak menjadwalkan waktu istirahat yang cukup untuk makan siang

Harus menghadiri suatu kuliah selagi lapar bukanlah kombinasi yang bagus. Setelah beberapa saat, kamu bahkan tidak akan bisa berkonsentrasi mendengarkan dosenmu—di kepalamu hanya ada satu hal: Makanan. Pastikan kamu memiliki setidaknya 30 menit untuk makan. Kalau menurutmu ini tidak mungkin, pastikan kamu telah menyiapkan bekal sebelum berangkat kuliah ya.

 

4. Mengambil kelas di lokasi kampus yang jauh

Banyak mahasiswa yang seringkali mendaftar untuk suatu mata kuliah tanpa terlebih dahulu mengecek lokasinya. Banyak universitas yang memiliki beberapa kampus di lokasi berbeda, dan meski kamu mungkin berpikir semua kelas-kelas akan otomatis berada di kampus utama, ada baiknya untuk kamu mengecek kembali, pastikan jauh-jauh hari sebelum perkuliahan dimulai. Kalau tidak, kamu bisa-bisa malah membuang-buang waktu untuk pergi dari satu kampus ke kampus lainnya.

 

5. Mengambil kelas di gedung yang bersebelahan dengan tempat shopping

Ini seringkali merupakan masalah yang terjadi dengan universitas di kota-kota besar, terutama kalau kampus-kampusnya cukup tersebar di sekeliling kota. Secara teoritis, berdekatan dengan mall seharusnya merupakan suatu kenyamanan karena kamu jadi dapat berbelanja dan membeli kebutuhanmu sebelum atau sesudah perkuliahan. Namun pada akhirnya bisa-bisa kamu malah akan membolos kuliah dan justru berbelanja. Carilah kelas yang agak jauh dari hingar-bingar kota tersebut.

 

6. Mengambil kelas yang berjarak lebih dari waktu perjalanan selama 15 menit dengan berjalan kaki

Ini seringkali merupakan masalah yang sering terjadi bagi mereka yang tinggal di tempat-tempat bersuhu dingin. Saat musim dingin tiba, jalanan ke kampus akan terasa lebih jauh. Kamu akan berkata, “Aku nggak mau sakit nantinya,” atau “Toh hanya ada satu kelas saja hari ini,” demi membolos. Jangan terjebak ya! Pastikan kamu tinggal sedekat mungkin dengan kampusmu agar kamu tidak tergoda untuk membolos. Kalau memang perlu, belilah tiket untuk transportasi umum yang ada dan pastikan kamu memiliki sarung tangan yang hangat.

 

7. Mendaftar terlalu banyak perkuliahan

Pastikan kamu tidak mencoba untuk mendaftar terlalu banyak kelas—terutama di tahun pertamamu. Ini justru merupakan masa-masa untuk bersantai, melakukan survey akan lingkungan sekitarmu, dan mengambil perkuliahan yang berbeda-beda. Tahun pertamamu seringkali tidak seberat tahun-tahun berikutnya, dan memang seharusnya demikian, karena inilah masa transisimu untuk memasuki perkuliahan.

 

8. Mendaftar terlalu sedikit kelas-kelas

Perlu diingat juga kalau kamu justru mengambil terlalu sedikit kelas-kelas, nantinya kamu harus mengejar ketinggalanmu di tahun-tahun berikutnya, di saat perkuliahanmu justru akan menjadi semakin sulit. Dan jangan lupa juga kalau di beberapa universitas, kalau kamu mengambil kelas terlalu sedikit, statusmu bisa berubah menjadi mahasiswa paruh waktu atau part-time, dan terkadang ini akan memberikan batasan-batasan tertentu (misalnya kamu tidak bisa bergabung dengan tim olahraga di universitas).

 

9. Memilih mata kuliah berdasarkan pilihan teman-temanmu

Pastikanlah kamu mengambil kelas-kelas yang memang kamu sukai dan minati. Jangan pernah mengkhawatirkan kelas-kelas apa yang akan diambil teman-temanmu. Kamu akan bertemu juga orang-orang baru di kelas-kelasmu. Lagipula, sekelas dengan teman-temanmu bisa membuat kompetisi di dalam kelas menjadi semakin intens.

 

10. Mendaftar kelas tanpa mengecek dosennya terlebih dahulu

Dosen bisa menjadi faktor penentu di kelas. Tentu saja, hanya karena ada satu mahasiswa yang tidak menyukai satu professor tertentu, tidak berarti kamu pun tidak akan menyukai beliau. Namun ada baiknya mengecek reputasi dosen tersebut secara umum untuk mendapatkan gambaran terlebih dahulu mengenai beliau, misalnya bagaimana cara beliau mengajar, tugas-tugas semacam apa yang biasanya beliau berikan di dalam kelas, berapa banyak bacaan yang diperlukan di kelas tersebut, dan apakah mereka sulit dihubungi kalau-kalau kamu ingin berkonsultasi dengan mereka.

 

(Sumber: https://gradeslam.org/blog/10-scheduling-mistakes-all-college-freshman-make?utm_source=gs-end&utm_medium=post&utm_content=10-scheduling-mistakes-all-college-freshman-make&utm_campaign=blog)

Mencari jurusan

Pilih negara
Sarjana
TENTANG PENULIS

Dian Wijayanti adalah penulis dan editor Hotcourses Indonesia. Ia juga berprofesi sebagai tutor privat Bahasa Inggris dan penerjemah freelance. Dian baru saja dipilih sebagai salah satu kandidat di the Graduate School of Asia Pacific di Waseda University Jepang. Ia juga memiliki pengalaman bekerja di konsultan pendidikan di Indonesia yang bertanggung jawab membantu mahasiswa Indonesia meneruskan pendidikan mereka ke luar negeri, dan sekarang ia ikut membantu dalam proyek Beasiswa untuk Mahasiswa/i Kebidanan yang berbasis di Australia.