Informasi penting
Study abroad: Info Jurusan

5 HAL SERU YANG HANYA DIALAMI MAHASISWA KEDOKTERAN!!

789

 

Apakah kamu merasa kagum sewaktu melihat dokter-dokter di film, baik dari film Barat hingga drama Korea yang semua berpenampilan keren dan intelek? Dan berpikir ingin menjadi salah satu dari mereka? Well, itu bukan ide yang buruk, karena lulusan kedokteran memang punya prospek yang cukup bagus. Jika kamu punya ‘passion’ & dedikasi yang kuat, then go for it!

 

 

Supaya kamu lebih punya pegangan, yuk kita intip apa saja sih yang dialami dan dihadapi oleh anak-anak jurusan kedokteran?

 

 

1. Baca, riset, praktikum

 

Yang pasti harus rajin dan teliti membaca, juga kuat menghafal. Karena ada banyak teori yang perlu dipelajari, plus perkembangan yang tidak pernah ada hentinya di dunia kedokteran (penyakit baru, virus baru, teknik pengobatan baru, dll). Selain itu untuk riset, kamu juga harus banyak membaca dari berbagai sumber, baik itu buku, artikel, jurnal, dan materi lainnya.

 

 

Setelah membaca teori, teori tersebut akan diuji sewaktu praktikum. Untuk riset dan praktikum ada teknik tersendiri yang harus dipelajari. Di luar teknik, juga perlu soft skills seperti kerjasama tim, kepemimpinan, berpikir kritis, dan lain sebagainya. Jadi intinya, otak tidak pernah berhenti berputar. Terdengar berat? Sebenarnya tidak jika kamu memiliki ‘passion’ dalam kedokteran. Rasa ingin tahumu akan membuat semua bacaan,riset dan praktikum terasa menarik.

 

 

Jika kamu bukan tipe yang suka membaca, apalagi sampai ke detil-detilnya dan harus menganalisa angka dan data, sebaiknya pikir-pikir dulu deh.

 

 

 

2. Uji nyali

 

 

Selain belajar teori, mahasiswa kedokteran juga melakukan praktek, baik di klinik atau di rumah sakit. Jadi mereka menangani pasien benaran, yang berarti melihat darah, mayat, melakukan pembedahan adalah hal lumrah, termasuk jaga malam di rumah sakit.

 

 

Tuntutan profesi ini membuat mahasiswa kedokteran harus menjaga stamina, supaya mereka tetap bisa berkonsentrasi di setiap kondisi, termasuk bekerja pada saat ‘shift malam’.

 

 

 

3. Sabar menghadapi pasien

 

Kesabaran yang tinggi dan kemampuan berkomunikasi wajib dimiliki seorang dokter. Baik itu dalam menanggapi keluhan pasien (yang terkadang tidak bisa menyampaikan keadaan penyakit dengan baik), atau sewaktu dikomplain dan disalahkan oleh pasien atau keluarga pasien.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Jadi seorang dokter perlu punya kemampuan ‘iron man’, yaitu kuat menghadapi tekanan, terutama tekanan mental.

 

Selain itu, dokter juga harus bisa memotivasi pasien. Terutama pasien yang cenderung pesimis. Dokter perlu dengan sabar membujuk mereka, membuat mereka yakin akan sembuh, nurut dengan perintah dokter dan mau bekerjasama menjalani penanganan medis dengan baik.

 

 

 

 

4. Kepuasan pasien adalah prestasi

 

 

Bagi seorang dokter, kesembuhan dan kepuasan pasien memberikan rasa kepuasan tersendiri. Rasa capek dan lelah pasti akan langsung terbayarkan begitu mendengar ucapan terima kasih dari pasien, dan apalagi dijadikan dokter keluarga.

 

 

 

5. Berprestise

 

 

Profesi dokter mempunyai pamor tersendiri, yaitu mapan, intelek dan terhormat. Hal yang sama juga dimiliki oleh para mahasiswa kedokteran yang merupakan para calon dokter. So, jangan heran kalau sainganmu yang jurusan kedokteran masuk dalam daftar ‘Calon Mantu Favorit’.

 

 

Bagaimana? siap kuliah kedokteran? Kalau begitu jangan tunda lagi, segera cari program sarjana atau pascasarjana yang cocok buat kamu di sini:

 

Mencari jurusan

Pilih negara
JenjangPendidikan*
TENTANG PENULIS