Informasi penting
Study abroad: Info Jurusan

8 Jurusan S2 yang Menerima Mahasiswa Lulusan S1 Beda Jurusan

17455

Untuk jaga-jaga saja, seandainya Anda merasa ingin berganti pekerjaan di bidang yang cukup berbeda dengan yang Anda lakukan sekarang tanpa kualifikasi yang cukup, mungkin Anda akan merasa bahwa hal tersebut cukup mustahil. Nah, mari lanjut membaca untuk melihat daftar progdi S2 yang tidak membutuhkan kualifikasi S1 ataupun pengalaman kerja yang linear.

 

Tentu saja, Anda masih perlu memiliki kualifikasi S1 dong, karena tanpa itu Anda pasti akan kesulitan meyakinkan universitas yang Anda tuju akan tujuan dan motivasi Anda, karena saya sarankan beberapa hal berikut:

 

Coba penuhilah persyaratan kualifikasi yang diinginkan oleh program S2 yang Anda incar. Tentu untuk mewujudkan in, Anda mungkin perlu rehat selama beberapa bulan atau bahkan 1 tahun, tergantung dari lamanya waktu yang Anda akan butuhkan.

 

Bergabunglah dalam kegiatan sukarelawan—apabila memang mungkin (meski hanya selama 2-3 jam setiap minggu)—yang berhubungan dengan bidang yang ingin Anda tekuni nantinya. Menunjukkan bahwa Anda memiliki pengalaman yang relevan akan membantu Anda dalam menuliskan Personal Statement dan dalam Wawancara S2 Anda nanti.

 

 

Dalam Personal Statement, Anda dapat mengekspresikan hasrat dan keinginan Anda akan bidang yang hendak Anda tekuni ini. Bisa jadi karena suatu pernyataan yang Anda dapatkan, atau pengalaman langsung di bidang tersebut, kejadian yang telah mengubah hidup Anda, dsb.

 

Hal tersebut menunjukkan bahwa Anda mau meluangkan waktu di bidang tersebut, misalnya saja melalui kerja sukarela Anda, merupakan sesuatu yang sangatlah bagus, karena dengan demikian Anda memiliki pengalaman konkrit yang dapat Anda bagikan.

 

Nah, apabila yang satu ini sudah beres, Anda sekarang dapat mengecek program-program S2 mana saja yang lebih fleksibel dalam hal menerima mahasiswa baru tanpa memerlukan kualifikasi S1 yang linear:

 

1. Magister Arsitektur (M.Arch.)

 

 

Banyak program arsitektur di tingkat Magister, termasuk diantaranya yang ditawarkan oleh University of Washington di Seattle, dan University of Pennsylvania, menerima kandidat dengan kualifikasi Sarjana yang tidak linear dengan bidang Arsitektur. Bahkan University of Colorado-Denver menyatakan bahwa separuh dari mahasiswanya yang mengambil jurusan Arsitektur di tingkat Magister memiliki latar belakang S1 yang berbeda.

 

Lama program Magister Arsitektur biasanya adalah 3 tahun untuk mereka yang memiliki kualifikasi S1 yang tidak linear, sementara mereka dengan kualifikasi S1 di bidang yang sama hanya perlu menempuh selama 2 tahun.

(Klik di sini untuk melihat progdi S2 Arsitektur di universitas lainnya)

 

2. Magister Bisnis (MBA)

 

 

Banyak program MBA, termasuk diantaranya yang ditawarkan oleh USC Marshall School of Business, menerima kandidat dengan kualifikasi akademis dan pengalaman kerja yang bervariasi. Di Pepperdine University di California, 66% mahasiswa MBA-nya berasal dari program non-bisnis. Kebanyakan program akan mengharapkan Anda untuk memiliki setidaknya pengalaman kerja yang relevan selama 2 tahun sebelumnya.

 

Sekolah-sekolah top seperti Kellogg School of Management, Northwestern University di Evanston, akan menuntut para kandidatnya untuk menempuh setidaknya 16 sks mata kuliah yang relevan dan mereka tidak menawarkan kuliah online.

(Klik di sini untuk melihat progdi S2 MBA di universitas lainnya)

 

3. Magister Counseling Psychology

 

Program-program setipe biasanya tidak terlalu memerlukan kualifikasi S1 yang linear, tapi mereka akan meminta para kandidatnya untuk menempuh 12-15 sks mata kuliah yang relevan (kurang lebih sebanyak 4-5 mata kuliah S1 di bidang psikologi) sebelum mendaftar. Daftar mata kuliah yang diperlukan biasanya berbeda-beda, tergantung pada spesifikasi yang diinginkan.

(Klik di sini untuk melihat daftar universitas yang menawarkan progdi S2 Counseling Psychology)

 

4. Magister di Bidang Human Resources

Program magister serupa di University of Rhode Island menyatakan bahwa kandidat dengan kualifikasi S1 di bidang apapun dapat mendaftar. Program Magister di Jurusan Human Resources and Labor Relations di Michigan State University menyatakan bahwa kualifikasi S1 yang dimiliki oleh para pendaftar bukanlah faktor penentu penerimaan kandidat tersebut, namun mereka meminta para kandidat untuk menempuh 3 mata kuliah wajib (di bidang ekonomi mikro, behavioural science, dan statistik) sebelumnya. Para kandidat yang memiliki pengalaman kerja yang relevan selama 3 tahun atau lebih juga dapat mendaftar tanpa perlu menyerahkan hasil tes GRE atau GMAT.

 

(Klik di sini untuk melihat progdi S2 di bidang Human Resources Management di universitas lainnya)

 

5. Magister Desain Interior

Program Magister Desain Interior di Pratt Institute di Brooklyn, New York, menerima kandidat dengan kualifikasi S1 yang tidak linear. Mereka kemudian dapat lulus setelah menempuh pendidikan selama 3 tahun, sedangkan mereka dengan kualifikasi yang relevan dapat lulus setelah 2 tahun.

(Klik di sini untuk melihat universitas-universitas lain yang juga menawarkan progdi S2 di bidang Desain Interior)

 

6. Magister Jurnalisme

 

Kalau Anda memang seorang penulis yang ciamik, apapun kualifikasi Sarjana Anda, itu bukanlah suatu masalah. Secara teknis, Anda dapat saja menulis cerita yang sangatlah luar biasa dan mengirimnya ke majalah, kemudian Anda mendapatkan tawaran menulis lagi esoknya, dan pengalaman yang unik ini bisa saja membuat Anda terlihat lebih mencolok dibandingkan dengan kandidat-kandidat penulis lainnya.

 

Contohnya, seseorang dengan kualifikasi di bidang Ilmu Komputer yang berganti haluan menjadi jurnalis dapat menarik perhatian Wired lebih cepat dibandingkan mereka yang tidak melek-komputer). Salah satu contohnya adalah pernyataan dari Columbia University yang menyatakan bahwa program magister Jurnalisme mereka tidak mensyaratkan kualifikasi S1 di bidang tertentu dan tidak mengharuskan para kandidatnya untuk mengambil mata kuliah tertentu sebelum mendaftar.

 

(Klik di sini untuk melihat universitas-universitas lain yang menawarkan progdi S2 di bidang Jurnalisme)

 

7. Magister Keperawatan (MSN)

 

Dulunya Anda bahkan tidak bisa menjadi seorang perawat tanpa kualifikasi S1 di bidang keperawatan. Namun, melihat trend yang ada belakangan ini—dengan adanya generasi baby boomers yang semakin berumur dan banyaknya jumlah perawat yang akan pension—profesi ini diprediksi akan mengalami pertumbuhan sebanyak 26%. Karenanya banyak universitas yang juga beradaptasi dengan perubahan ini, dan beberapa bahkan membuat program akselerasi tingkat magister untuk memenuhi tuntutan jumlah profesi yang semakin meningkat.

 

Sekolah Keperawatan di University of Arizona menawarkan program magister akselerasi keperawatannya—Master’s Entry to the Profession of Nursing (MEPN)—dan mengedepankan prospek bagi para kandidatnya yang berkeinginan untuk beralih profesi ke bidang ini. Kabar baiknya adalah bahwa program ini tidak mengharuskan Anda untuk mengikuti tes GRE, tapi Anda perlu mengambil 8 mata kuliah matrikulasi, termasuk mata kuliah praktek, sebelum Anda mendaftar.

 

Tentu sebelum Anda memutuskan untuk mendaftar, pastikan dulu Anda telah berkonsultasi dengan mereka yang telah memiliki izin sebagai perawat untuk tahu pangsa lulusan dengan kualifikasi S2 di bidang keperawatan.

(Klik di sini untuk melihat universitas-universitas lain yang menawarkan Progdi S2 di bidang Keperawatan)

 

8. Magister Pekerjaan Sosial (MSW —Master’s in Social Work)

 

Program ini biasanya menerima kandidat dengan berbagai macam kualifikasi di bidang yang berbeda-beda, dan banyak yang justru tidak mensyaratkan ketentuan yang spesifik. Ini berarti Anda bahkan dapat mulai mendaftar hari ini. Satu-satunya perbedaan yang ada dengan kandidat lain yang telah memiliki kualifikasi Sarjana di bidang yang linear adalah lama studi—Anda mungkin memerlukan 2 tahun masa belajar sementara mereka dapat lulus setelah 1 tahun.

 

(Klik di sini untuk melihat daftar universitas yang menawarkan progdi S2 di bidang Social Work)

 

Dengan daftar ini, Anda tidak perlu khawatir dengan kualifikasi Sarjana Anda, dan dalam waktu singkat, ditambah dengan beberapa matrikulasi dari program S1, Anda sudah dapat mengganti haluan karir Anda ke ranah jurnalisme, bimbingan konseling, keperawatan, arsitektur, desain interior, editor, dan masih banyak lagi.

 

(Sumber: https://ainsleydiduca.com/2012/08/01/masters-programs-to-change-careers/)

Mencari jurusan

Pilih negara
Pascasarjana
TENTANG PENULIS

Dian Wijayanti adalah penulis dan editor Hotcourses Indonesia. Ia juga berprofesi sebagai tutor privat Bahasa Inggris dan penerjemah freelance. Dian baru saja dipilih sebagai salah satu kandidat di the Graduate School of Asia Pacific di Waseda University Jepang. Ia juga memiliki pengalaman bekerja di konsultan pendidikan di Indonesia yang bertanggung jawab membantu mahasiswa Indonesia meneruskan pendidikan mereka ke luar negeri, dan sekarang ia ikut membantu dalam proyek Beasiswa untuk Mahasiswa/i Kebidanan yang berbasis di Australia.