Informasi penting
Study abroad: Info Jurusan

Mari Intip Apa yang Terjadi di Belakang Layar Melalui Lensa Seorang Desainer Kostum!

371

Apa itu Costume Design?

Topeng sederhana yang dikenakan oleh orang-orang Yunani di zaman kuno mungkin adalah salah satu contoh jenis kostum yang paling tua. Dengan semakin kompleksnya proses produksi pementasan drama dan karakter, desain kostum pun menjadi semakin rumit pula.

 
Misalnya saja, sebelum abad ke-17, wanita dulu tidak diperbolehkan untuk ikut berakting dalam pementasan drama. Karenanya, kostum-kostum yang dikenakan zaman itu perlu dimodifikasi sedemikian rupa agar para anak laki-laki dan pria dewasa yang berperan sebagai wanita terlihat meyakinkan di atas panggung
 
Nah, di masa sekarang, seni mendesain kostum meliputsertakan pembuatan kostum dan juga pernak-pernik yang akan dikenakan oleh para pemain panggung di sebuah drama ataupun film. Biasanya kostum selalu dibuat untuk menyesuaikan kepribadian dan peran seorang karakter yang ada. Kostum yang realistis juga harus dibuat agar pas dan sesuai dengan era dan latar waktu sebuah pementasan. Contohnya, apabila sebuah drama mengambil latar waktu di tahun 1800-an, maka kostum para pemain pun harus sesuai dengan tipikal baju yang dikenakan pada masa itu.
 

Apa Saja yang Dikenakan oleh Seorang Desainer Kostum?

Tak terpisahkan dari penata rias dan penata rambut, para desainer kostum bertanggung jawab mempermak dan mentransformasi para pemain yang berkibkat di ranah seni pertunjukkan.
 
Para desainer kostum adalah para profesional yang bertugas mendesain dan membuat kostum untuk para pemain di sebuah pementasan drama atau pun film. Selain itu, mereka juga harus menyediakan properti dan pernak-pernik kostum yang penting untuk para pemain, misalnya saja rambut palsu atau aksesoris lainnya.
 
Sebelum para desainer kostum memulai mendesain dan menjahit untuk sebuah pementasan, mereka perlu membaca naskah terlebih dahulu untuk membantu mereka mendapatkan inspirasi dan ide akan penampilan seorang karakter di pementasan yang ada. Apabila naskah tersebut mengambil latar waktu di zaman dahulu, maka mereka pun perlu melakukan riset yang ekstensif agar mereka dapat menciptakan tata rias dan busana yang sesuai dengan karakter tersebut. Desainer pun akan bekerja sama dengan kru produksi yang lain, termasuk diantaranya penulis naskah, sutradara, produser, teknisi pencahayaan, juga penata rias dan penata rambut.
 
Setelah mendiskusikan konsep-konsep kostum beserta dengan kemungkinan-kemungkinan yang ada, termasuk juga keterbatasan budget, dengan kru yang lain, para desainer biasanya akan mulai menggambar desain mereka. Begitu desain mereka disetujui, mereka akan mulai menjahit dan membuat kostum.
 
Beberapa desainer mungkin dapat membuat kebanyakan kostum yang diperlukan dengan bahan-bahan yang sudah ada, namun ada kalanya mereka mungkin harus menjahit potongan-potongan baju dari nol.
 
Meski kedengarannya tidak terlalu jauh berbeda, mendesain kostum untuk drama teater dan untuk film memerlukan teknik yang berbeda. Misalnya saja, karena para pemain drama di atas panggung biasanya perlu berganti kostum dalam waktu yang cukup singkat, para desainer perlu mendesain dan memodifikasi kostum yang tidak susah untuk dikenakan dan ditanggalkan. Di pihak lain, ini bukanlah sesuatu yang perlu dikhawatirkan oleh para desainer kostum di sebuah produksi film.
 

Dimana Para Desainer Kostum Biasanya Bekerja?

 
Biasanya mereka yang memiliki kualifikasi di bidang costume design dapat bergabung dalam sebuah pementasan drama atau sendratari. Perusahaan produksi perfilman juga terkadang mempekerjakan desainer kostum secara penuh-waktu, yang berarti para desainer yang bekerja untuk perusahaan tersebut akan mendesain kostum secara ekslusif untuk teater atau perusahaan tempat mereka bekerja.
 
Desainer kostum juga dapat memilih untuk bekerja sebagai pekerja lepas atau freelancer, yang berarti mereka dapat bekerja untuk teater atau studio manapun yang mau mempekerjakan mereka untuk jangka waktu tertentu.
 

Apa saja Kompetensi dan Kualifikasi yang Diperlukan Dalam Ranah Karir Costume Design?

 

 
 
Tentunya, karena seringkali mereka perlu membuat sendiri kostum-kostum yang telah mereka desain, desainer kostum perlu memiliki kemampuan menjahit yang sangat bagus. Mereka harus mengerti bagaimana cara membuat dan menggunakan kain yang ada, dan juga harus bisa mengapresiasi fashion.
 
Setidaknya Anda akan perlu kualifikasi sarjana di bidang costume design apabila Anda ingin meniti jalan karir yang sukses. Beberapa desainer kostum kadang juga memutuskan untuk menempu dan memperoleh kualifikasi di bidang fashion design dan teater.
 

Gaji Rata-rata Desainer Kostum

 
Meski Bureau of Labor Statistics tidak memiliki informasi gaji yang cukup spesifik untuk profesi yang satu ini, bidang karir ini berada dalam industri fashion design. Gaji rata-rata seorang fashion designer sebanyak Rp 794.306.287,-/tahunnya.
 
Namun para desainer kostum yang memang telah terbukti bakat dan kemampuannya seringkali dapat menuntut upah yang lebih tinggi, terutama mereka yang bekerja sebagai pekerja lepas. Misalnya saja, di tahun 2010, beberapa desainer kostum menghasilkan lebih dari Rp1.319.060,-
 

PROGRAM COSTUME DESIGN POPULER 

 
 

 

 

KLIK DI SINI UNTUK PROGRAM COSTUME DESIGN POPULER LAINNYA! 

 

 

 

 

Mencari jurusan

Pilih negara
Sarjana
TENTANG PENULIS

Dian Wijayanti adalah penulis dan editor Hotcourses Indonesia. Ia juga berprofesi sebagai tutor privat Bahasa Inggris dan penerjemah freelance. Dian baru saja dipilih sebagai salah satu kandidat di the Graduate School of Asia Pacific di Waseda University Jepang. Ia juga memiliki pengalaman bekerja di konsultan pendidikan di Indonesia yang bertanggung jawab membantu mahasiswa Indonesia meneruskan pendidikan mereka ke luar negeri, dan sekarang ia ikut membantu dalam proyek Beasiswa untuk Mahasiswa/i Kebidanan yang berbasis di Australia.