Informasi penting
KULIAH DI LUAR NEGERI : Pendaftaran Universitas - Wajib dibaca

7 Tips berlatih writing skill untuk tes IELTS

7777
Writing merupakan salah satu komponen dari tes IELTS. Dalam tes IELTS, writing terbagi menjadi 2 soal, yaitu: task 1 yang meminta peserta untuk menuliskan laporan berdasarkan grafik, bagan atau diagram yang diberikan, dan task 2 yang meminta peserta untuk menuliskan essai berdasarkan topik yang diberikan.
 
Berikut ini ada beberapa tips yang bisa Anda pertimbangkan sebelum memulai latihan writing untuk mengikuti tes IELTS:
 
1. Bacalah pertanyaan dengan baik
 
Pertama, bacalah pertanyaan dengan baik, garis bawahi poin penting yang perlu dijelaskan dalam tulisan Anda. Hal ini bisa membantu Anda untuk menjawab dengan relevan dan mencegah Anda menuliskan bahasan yang keluar dari topik.
 
Untuk task 1, Anda perlu menghubungkan tulisan Anda dengan data-data yang bisa Anda dapatkan dari diagram, bagan, ataupun grafik. Gunakanlah data-data atau gambar yang ada untuk mendukung pernyataan Anda.Topik yang kerap muncul dalam task 1 adalah meminta peserta untuk membandingkan data (misalnya: membandingkan populasi dari tahun ke tahun, membandingkan biaya hidup dari negara yang satu dan yang lain) atau menjelaskan diagram yang diberikan (misalnya: menjelaskan cara membangkitkan tenaga listrik dari gelombang laut, menjelaskan bagaimana rumah kaca menyerap cahaya matahari).
 
Untuk task 2, peserta akan diminta untuk menuliskan argumen. Misalnya: Apakah Anda setuju bahwa perkembangan teknologi jaman sekarang berpengaruh buruk terhadap remaja? Untuk pertanyaan seperti ini, Anda perlu menegaskan jawaban Anda (setuju atau tidak) dari awal dan kemudian memberikan alasan yang jelas, dengan didukung oleh contoh-contoh yang relevan (bisa diambil dari pengalaman Anda sendiri).
 
2. Kerjakan task 2 terlebih dahulu
 
Task 2 bernilai 2 kali lipat dari task 1. Oleh karena itu kerjakanlah task 2 terlebih dahulu untuk memastikan Anda menyelesaikannya dengan baik.
 
3. Jangan langsung memulai menulis
 
Setelah membaca soal, jangan langsung mulai menulis. Tetapi buatlah perencanaan terlebih dahulu mengenai bagaimana Anda akan menjawab pertanyaan dan bagaimana Anda akan membagi tulisan Anda dalam paragraf, serta poin apa saja yang perlu Anda masukkan dalam tiap paragraf. Dengan demikian, Anda bisa menulis dengan lebih lancar.
 
4. Ingat akan word limit
 
Jangan menulis lebih sedikit dari word limit yang diberikan. Task 1 meminta peserta untuk menuliskan minimal 150 kata dan task 2 minimal 250 kata. Jika Anda menulis kurang dari word limit yang diberikan, maka nilai Anda akan dikurangi.
 
Tetapi hindari juga menulis terlalu panjang. Ingat akan batas waktu yang diberikan. Yang dinilai adalah kualitas tulisan, bukan kuantitas. Selain itu untuk mendapatkan nilai yang baik, pastikan tulisan Anda selalu relevan dengan topik yang diberikan. Jangan menuliskan argumen atau pernyataan yang tidak diperlukan. Semakin panjang tulisan Anda, semakin besar kemungkinan untuk membuat kesalahan. Tulislah seperlunya dan gunakan waktu yang tersisa untuk memeriksa kembali tulisan Anda.
 
5. Hindari mengulang soal atau kalimat
 
Jika Anda menuliskan soal dalam tulisan Anda, bagian tersebut tidak akan dihitung. Misalnya soal yang diberikan adalah: Machine translation (MT) is slower and less accurate than human translation and there is no immediate or predictable likelihood of machines taking over this role from humans. Do you agree or disagree? Jika Anda menjawab dengan : I agree that Machine translation (MT) is slower and less accurate than human translation, maka bagian yang digaris bawahi tersebut tidak akan dimasukkan dalam word count.
 
6. Perhatikan gaya tulisan
 
IELTS mengharuskan gaya penulisan formal. Gunakanlah “is not” daripada “is’nt”. Hal ini juga akan dinilai. Hindari juga menulis dalam kalimat yang panjang, karena semakin panjang kalimat, semakin besar kemungkinan untuk salah.
 
7. Tips menghemat waktu
 
Seperti yang dijelaskan di poin nomor 3, merencanakan sebelum menulis akan membantu menghemat waktu Anda. Begitu selesai membuat perencanaan, Anda tidak akan bingung mengenai apa yang perlu Anda tulis.
 
Untuk mengetahui apakah Anda telah mencapai target word limit, hitunglah jumlah baris tulisan Anda, bukan kata per kata. Sebelum mengikuti ujian, Anda tentunya sudah sering berlatih bukan? Setiap kali berlatih menulis, hitunglah perkiraan berapa kata yang biasa Anda tuliskan dalam tiap baris. Kemudian kalikan baris tersebut dengan jumlah kata. Dengan demikian Anda bisa mendapatkan perkiraan word count Anda.
 
Untuk writing, sebaiknya Anda mengalokasikan waktu untuk merencanakan tulisan dan memeriksa ulang tulisan Anda.
 
 
Yang penting untuk diingat adalah, kualitas penulisan selalu lebih penting dari kuantitas. Tim penilai tidak akan membaca kata per kata dari tulisan Anda, jadi gunakanlah kalimat yang tegas. Aturlah tulisan Anda dalam paragraf yang teratur, supaya penilai bisa menangkap poin yang Anda sampaikan dengan jelas.
 

 

Mencari jurusan

Pilih negara
JenjangPendidikan*
TENTANG PENULIS