Informasi penting
Study abroad: Pendaftaran Universitas

Kuliah di Harvard dan UC Berkeley Dengan Beasiswa LPDP Luar Negeri

7397

Amerika Serikat saat ini menjadi pemegang kendali dunia dalam banyak bidang, terutama Ekonomi, politik, militer, teknologi, dan gaya hidup masyarakat di penjuru dunia hampir dipengaruhi oleh Amerika. 

Sumber: berkuliah.com

 

Kuliah di negara ini bisa menjadi pengalaman yang luar biasa bagi mahasiswa international, termasuk mahasiswa Indonesia. Salah satu dari mahasiswa Indonesia yang beruntung karena bisa kuliah di Amerika Serikat, terutama di universitas bergengsi, yaitu Harvard University dan UC Berkeley, adalah Risa Santoso. Ikuti kisah perjalanan Risa berikut ini!
 

Agar bisa lebih mengenal, bisakah diceritakan mengenai profil diri kamu? Selain itu, apa alasan yang membuat kamu memilih Amerika sebagai tujuan studi?

 
Nama saya Risa Santoso. Perjalanan pendidikan saya sampai SMA saya jalani di Surabaya, kemudian saat menempuh studi S1 di UC Berkeley dengan jurusan Ekonomi dan minor Education Mei 2014 ini, dan baru masuk di S2 di Harvard University, di jurusan Education.
Alasan ke Amerika, dari dulu saya memang berkeinginan untuk menimba ilmu di luar negeri. Amerika menjadi pilihan saya karena banyaknya inovasi yang dimulai dari negeri ini. Dengan belajar di Amerika, saya berharap MENDAPATKAN inspirasi dan pengalaman positif yang dapat saya terapkan di Indonesia.
 
 

 

Ceritain dong, Risa, tentang kelebihan dan keunikan dari Harvard dan UC Berkeley secara singkat?

 
Secara geografis, Harvard memiliki iklim yang lebih ekstrim dan dingin karena terletak di pantai timur (East Coast), sedangkan UCB beriklim sejuk karena berada di pantai barat (West Coast
Sedangkan dari sisi sistem belajar mengajar, Harvard adalah universitas swasta sehingga biaya kuliahnya jaih lebih mahal, dan juga lebih eksklusif. Harvard didirikan pada tahun 1636, itulah kenapa universitas ini menjadi universitas tertua di Amerika Serikat. Untuk S1 saya di UCB, universitas ini dimiliki oleh pemerintah. 
Namun kedua universitas sama-sama memberikan suasana yang kondusif untuk mendukung kegiatan belajar-mengajar.
 
 

Bagaimana  dengan sistem perkuliahan di dua kampus tersebut?

 
Sistem perkuliahan di Amerika Serikat terdiri dari 2 sistem, yaitu:
- sistem quarter
- sistem semester
Harvard dan UC Berkeley menjalankan sistem semester. Setiap tahunnya, ada kelas Spring, Fall dan Summer. Spring dan Fall biasanya 4 bulan (september-desember/febuari-mei), Summer sekitar 2 bulan, tergantung kelas-kelasnya.
Untuk Fall dan Spring, biaya perkuliahannya sama (tidak tergantung berapa SKS), tetapi biaya kelas summer biasanya tergantung SKS (sekitar $400/SKS di UC Berkeley). Menariknya, di Harvard ada kelas-kelas J-term, kelas 3 minggu yang jadwalnya lebih padat dibandingkan dengan semester lainnya (biasa dianggap sebagai kelas modul - 1/2 kelas), yang semuanya bebas biaya.
 
 

 

 

Kemudian, bagiamana dengan fasilitas di kedua universitas tersebut? Fasilitas seperti administrasi, laboratorium, perpustakaan, olahraga dan lain lain?

 
UC dan Harvard sama-sama memiliki fasilitas yang hebat. Sebagai universitas publik peringkat 1 di dunia, UC Berkeley memiliki lebih dari 30 perpustakaan (4 perpustakaan besar, 24 perpustakaan spesialis, dan 9 perpustakaan gabungan). Saya sendiri baru sempat pergi ke 7 dari bermacam-macam perpustakaan itu.
Untuk Harvard University, karena sekolah ini sudah berdiri lebih dari 375 tahun, tidak heran bila universitas ini adalah institusi privat yang memiliki koleksi perpustakaan paling besar di dunia. Ada total 73 perpustakaan milik Harvard University yang tersebar di kota Cambridge.
Fasilitas Olahraga UC Berkeley cukup lengkap. Dengan $10 per semester, murid-murid dapat mengikuti kelas-kelas yang ditawarkan (seperti kick-boxing, yoga, zumba, dll), dan MENDAPAT akses tak terbatas untuk fasilitas mereka. Untuk Harvard University, karena kampusnya tersebar di kota Cambridge, ada beberapa fasilitas olahraga. Namun, harganya berbeda-beda menurut program yang dimasuki oleh para siswa. Sama dengan UC Berkeley, berbagai kelas olahraga juga ditawarkan untuk meningkatkan kesehatan para murid.
Kedua fasilitas lab UC Berkeley dan Harvard University sangat lengkap. Ada lab untuk robotik bagi yang mempunyai mata kuliah teknik, juga berbagai lab untuk peneliti. Sayangnya, mata kuliah yang saya ambil tidak memerlukan jam lab, karena itu susah untuk benar-benar menceritakan kehebatan fasilitas lab di kedua unviersitas ini. 
 
 

Bagaimana skema untuk MEMBAYAR biaya SPP?

Mereka memberikan statement keuangan setiap semester, UANG kuliah dan asuransi dibayar per semester, sedang tempat tinggal dan yang lain ditagihkan per bulan. Seperti dijelaskan di no. 3, untuk uang per semester fix, tetapi kelas summer dibayar per-unit.
 
 

Bagaimana teman-teman kamu yang dari lokal Amerika, seperti karakter dan kebiasaan belajar mereka?

Teman-teman asal Amerika biasanya cukup bersahabat dan mau membantu mahasiswa dari luar negeri bila mengalami kesulitan. Mereka juga sangat rajin dan niat bersekolah.
Teman-teman di UC Berkeley dan Harvard  tidak hanya berasal dari Amerika. Ada anak dari segala penjuru dunia yang menuntut ilmu di Amerika, mereka berlatar belakang budaya yang berbeda-beda. Hal ini juga sangat berguna bagi para mahasiswa untuk saling mengenalkan negara mereka masing-masing kepada teman-temannya.
Di sela-sela waktu belajar banyak yang dapat dilakukan. Bisa ikut aktifitas organisasi pelajar, bekerja paruh waktu, atau jalan-jalan. Untuk waktu-waktu khusus, biasanya ada acara seperti Halloween Party, atau ikut merayakan hari besar Amerika. Kadang ada acara-acara juga seperti piknik, memetik apel, dan makan pie bersama. Banyak acara-acara seperti ini yang dilakukan oleh organisasi pelajar, jadi ikut berpartisipasi dalam satu organisasi sangat berguna untuk menambah teman.
 
 

Apakah kamu merasa sulit beradaptasi atau menghadapi kesulitas dengan studi kamu saat baru memulai? Jika iya, apakah itu dan bagaimana cara kamu mengatasinya?

 
Masalah untuk mahasiswa baru, apalagi yang berasal dari mancanegara biasanya akan selalu ada, misalnya pemilihan mata pelajaran dan kegiatan ekskul apa yang perlu diambil. Dan kalau rajin bertanya dengan teman-teman dan berkonsultasi dengan pembimbing, maka semuanya akan dapat diatasi.
 
 

Risa kuliah di sana dengan beasiswa atau dengan biaya sendiri? Bisa diceritakan prosesnya?

S1 saya dibiayai orang tua sambil bekerja paruh waktu, sedang S2 saya dibiayai oleh beasiswa LPDP. Mendaftar LPDP sangat mudah, kita bisa langsung mengakses LPDP lewat internet dan melihat persyaratan apa yang harus dipenuhi. Setelah melengkapi semua persyaratan, kita langsung dapat mengisi formulir PENDAFTARAN online. Bila diterima, dalam waktu dekat kita akan dihubungi oleh pihak LPDP untuk langkah selanjutnya.
 
 

Untuk biaya hidup sehari-hari, bagaimana kamu mencukupi kebutuhan sehari-hari di Amerika? Seperti biaya makan, akomodasi, transportasi dll? Bagaimana strategi kamu untuk berhemat?

 
Saat pertama datang di Amerika, saya masih awam bagaimana menjalani hidup yang efisien, tetapi setelah beberapa lama di sini,  banyak sekali yang bisa dilakukan. Misalnya, untuk membeli kebutuhan perabotan rumah dan perlengkapannya, kita bisa membeli dari teman-teman yang kebetulan akan lulus sehingga mereka tidak memerlukan barang-barangnya lagi, misalnya furniture, pemanas air, penyedot debu, atau barang lainnya, kita bisa membeli dari mereka dengan harga yang sangat murah, atau kadang mereka malah mau memberikan dengan cuma-cuma. Untuk itu, kita bisa masuk ke laman Facebook yang memang diperuntukkan untuk menjual dan membeli barang-barang dari mahasiswa yang telah lulus tersebut.
 
 

Menurut kamu, di area mana sajakah yang aman dan nyaman untuk dijadikan tempat tinggal?

Sangat relatif, tentu saja dekat dengan sekolah menjadikan resiko kita di jalan lebih kecil bila ada kuliah malam. Saya lebih menyukai tinggal dengan teman-teman dengan menyewa apartmen yang dekat dengan sekolah, daripada di asrama yang biasanya sangat kurang privasi sehingga sulit untuk belajar.
 

Apa kamu punya tips khusus, seperti gimana supaya generasi muda Indonesia bisa berhasil dan bersaing dengan mahasiswa internasional lainnya sampai setelah menyelesaikan studi mereka?

Jangan mudah putus asa, percaya diri bahwa murid dari Indonesia tidak kalah dengan murid mancanegara. Rajin-rajinlah berkonsultasi, baik dengan teman maupun dengan dosen. Dan yang paling penting adalah kemampuan dan penguasaan bahasa Inggris harus mencukupi.
 

Dengan membaca kisah dari Risa Santoso, semoga kamu lebih merasa termotivasi untuk bisa kuliah di negara tujuan & universitas impian kamu, serta di jurusan yang kamu sukai! Ingin mengikuti jejak Risa? Mulai kuliah kamu dengan panduan lengkap dan gratis dari Hotcourses Indonesia.

Sumber: berkuliah.com

 

Mencari jurusan

Pilih negara
JenjangPendidikan*
TENTANG PENULIS

Hotcourses Indonesia menyediakan informasi dan membantu proses melamar kuliah di luar negeri.