Informasi penting
Study abroad: Pendaftaran Universitas

Langkah-langkah kuliah gratis di Jerman

185898

Baru-baru ini, BBC melaporkan bahwa Jerman telah menghapus biaya kuliah sama sekali untuk mahasiswa internasional. Mahasiswa Jerman dan Internasional membayar biaya yang sama untuk sertifikat/ijazah untuk memperoleh gelar dari universitas Jerman.

 

Sementara, tujuan negara populer lainnya, seperti Inggris, Amerika Serikat, dan Australia, masih mengenakan biaya untuk mahasiswa internasional. Selain itu, Jerman juga menyediakan layanan bantuan keuangan secara penuh selama kuliah, melalui berbagai program beasiswa dan pinjaman lainnya.

 

 

DAAD Scholarships

Salah satu beasiswa favorit mahasiswa Indonesia adalah DAAD (The German Academic Exchange Service). Organisasi ini memiliki beberapa cabang di negara-negara tertentu, termasuk Indonesia. DAAD menyediakan bantuan keuangan ke mahasiswa internasional di seluruh sebanyak hampir 120,000 mahasiswa yang memenuhi persyaratannya.

Baca juga:

Pengumuman 9 Beasiswa ke Jerman

 

INFO PENTING!!!

1) Negara-negara lainnya yang menawarkan kuliah gratis di Eropa 

di sini

2) Universitas-universitas di Jerman yang menawarkan bantuan keuangan

di sini

3) Panduan Pendaftaran Universitas di Eropa, Australia & Asia

di sini

4) 5 Universitas terbaik di Jerman untuk Jurusan Teknik

di sini

5) Biaya hidup di Jerman (secara umum)

 di sini

6) Mengapa kuliah di Jerman

 di sini

 

 

Persyaratan Kuliah di Jerman

Secara umum, persyaratan untuk kuliah di Jerman adalah sebagai berikut:

Visa dan Residence Permit

Sebagai mahasiswa internasional, kamu membutuhkan visa untuk datang ke Jerman, dan visa ini tergantung pada negara asal dan berapa lama kamu berencana tinggal di Jerman. Untuk informasi lengkap persyaratan visa, silahkan hubungi Kedutaan Jerman di Indonesia.

Baca juga:

Mengajukan visa ke Jerman

 

Bukti sumber keuangan atau bantuan keuangan/beasiswa

Sebelum kamu memulai kuliah, kamu harus bisa memberikan bukti bahwa kamu memiliki uang yang cukup untuk membiayai hidup kamu di Jerman. Kebanyakan, para pendaftar harus membuktikan bahwa mereka memiliki uang sebanyak 8,000 euro di rekening bank untuk 1 tahun.

 

Kualifikasi Penerimaan Universitas

Bila kamu ingin kuliah di Jerman, kamu perlu mendapat “Hochschulzugangsberechtigung” – atau “Kualifikasi Penerimaan Universitas”. Ini adalah ijazah selesai lulus SMA yang akan memenuhi persyaratan untuk kuliah di universias.

 

Kemampuan bahasa Jerman

Banyak program yang memerlukan pengetahuan dasar bahasa Jerman sebagai persyaratan masuk di universitas di Jerman. Akan tetapi, kamu tidak perlu bisa berbahasa Jerman bila kamu ingin kuliah di program gelar internasional.

 

Asuransi Kesehatan

Kamu akan memerlukan asuransi kesehatan untuk kuliah di negara ini. Yang harus kamu lakukan adalah menunjukkan bukti asuransi kesehatan ketika kamu diterima dan melamar residence permit.

 

Aptitude Test (Tes bakat dan kecerdasan)

Dengan Test for Foreign Students (TestAS), kamu bisa menilai diri sendiri secara realistis tentang apakah kamu akan bisa menyelesaikan program/jurusan yang kamu ambil dengan sukses. Tes ini terdiri dari tiga bagian, yaitu:

  • Tes bahasa “onScreen”
  • The Core Test
  • “Subject-specific test modules” (modul tes subyek tertentu)

 

 

Langkah-langkah kuliah di Jerman

Jerman memiliki banyak pilihan universitas. Universitas-universitas tersebut menawarkan kualitas yang sangat bagus. Seperti halnya memilih pakaian, dengan pilihan yang banyak, tentunya sangat sulit untuk menentukan, universitas mana yang tepat untuk kamu.

 

1. Tentukan universitas yang kamu minati

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Ada dua jenis universitas di Jerman, yaitu universitas negeri dan swasta. Dan dari dua universitas tersebut, terbagi lagi menjadi:

  • Applied Science (Ilmu Terapan) dan Colleges of art (perguruan tinggi ilmu seni)
  • Film dan Music

Dari sini, kamu bisa mendapat idea tau bayangan, jenis universitas mana yang sesuai dengan minat dan kemampuan. Kebanyakan mahasiswa memilih universitas negeri, karena semua mahasiswa di universitas negeri Jerman tidak dipungut biaya. Kalaupun ada beberapa biaya administrasi, jumlahnya sangat kecil sekali, bahkan lebih murah dari biaya hidup di Jakarta. Dan dengan biaya administrasi ini, kamu juga mendapat kartu mahasiswa yang membebaskan kamu dari biaya transportasi sehari-hari selama kuliah.

 

2. Cari program studi dan jurusan yang tepat

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Untuk mencari program yang tepat, kamu harus melihat universitas yang kamu minati. Beberapa diantaranya bisa kamu lihat di sini dan di sini.

 

3. Pilih Program Gelar Internasional

Hampir semua universitas di negara ini memiliki program gelar internasional. Mahasiswa internasional harus fokus dengan program internasional ini, karena kalau memilih program biasa, kamu harus memenuhi persyaratan kemampuan bahasa Jerman.

 

4. Periksa persyaratan pendaftaran

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Untuk yang satu ini, kamu harus benar-benar membaca dan memeriksa batas akhir pendaftaran dari universitas yang kamu minati. Sumber yang paling bisa diandalkan adalah situs resmi universitas.

 

 

5. Periksa persyaratan kemampuan bahasa Jerman

Program gelar internasional tidak memerlukan persyaratan ini. Namun, untuk program lainnya, kamu perlu mengambil tes bahasa Jerman.

 

 

6. Tentukan bagaimana membiayai kehidupan kuliah kamu

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Meskipun tidak ada biaya kuliah di universitas-universitas negeri di Jerman, kamu masih harus membayar biaya hidup dan uang Kontribusi per Semester (Einschreibung), yang berjumlah 250 Euro. Kontribusi ini diberikan untuk kantin, asrama, fasilitas olahraga dan administratif lainnya.

 

Selain Kontribusi per Semester, kamu juga harus membayar Asuransi Kesehatan, karena asuransi yang kamu miliki di Indonesia (kalau punya), tidak diakui di Jerman. Penyedia jasa asuransi publik menawarkan kebijakan kepada mahasiswa sekitar 80 Euro/bulan bila kamu masih di bawah 30 tahun, dan belum kuliah selama lebih dari 14 semester. Setelah itu, premi asuransi naik menjadi 160 Euro/bulan.

 

Tentukan bagaimana kamu akan membiayai kehidupan kuliah kamu. Pilihan yang tersedia adalah beasiswa, pinjaman, atau biaya pribadi. Saat kamu kuliah di Jerman, kamu diperbolehkan bekerja paruh waktu 20 jam seminggu. Kalau kuliah dengan biaya pribadi, kamu harus menunjukkan dokumen bukti keuangan.

 

 

7. Melamar Visa

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Setelah diterima oleh universitas yang kamu daftar, kamu harus melamar visa di Indonesia. Kedutaan Jerman ada di Jakarta, jadi kamu harus datang ke Jakarta.

 

8. Cari Akomodasi (tempat tinggal)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Setelah mendapat visa, kamu harus segara menghubungi kantor departemen internasional di universitas tersebut untuk mendapatkan akomodasi yang murah. Banyak mahasiswa internasional yang memilih tinggal di apartemen dengan teman-teman di luar kampus, karena lebih murah.

Mencari jurusan

Pilih negara
Pascasarjana
TENTANG PENULIS

Hotcourses Indonesia menyediakan informasi dan membantu proses melamar kuliah di luar negeri.

Coba lihat...