Informasi penting
Study abroad: Pendaftaran Universitas

Mempersiapkan diri untuk wawancara masuk universitas

115371

Diminta untuk menghadiri wawancara oleh pihak penerimaan mahasiswa universitas berarti Anda sudah selangkah lebih maju menuju perkuliahan. Begitu mendengarkan kata wawancara, kebanyakan orang akan merasa gugup dan gelisah. Tetapi rasa tersebut bisa dikurangi jika kita mengenal lebih dekat tentang prosedur wawancara. Kami harap artikel di bawah ini bisa membantu Anda dalam mempersiapkan diri untuk menghadiri wawancara masuk universitas...

 

Seperti apa sih wawancara itu?

Wawancara diadakan dengan tujuan untuk mengenal lebih jauh calon mahasiswa. Jika Anda diminta untuk menghadiri wawancara, berarti pihak universitas tertarik dengan personal statement yang Anda tulis, dan langkah selanjutnya adalah untuk mengenal Anda lebih jauh.

Wawancara bisa berupa percakapan yang ringan, hingga diskusi mengenai topik, ataupun mengadakan debat dengan topik yang sesuai dengan jurusan pilihan Anda.

 

Apa tujuan wawancara?

Sebenarnya wawancara itu diadakan untuk mengenal pola pikiran Anda. Jadi jangan khawatir jika Anda merasa telah menjawab dengan tidak benar. Pihak universitas hanya ingin mengetahui apa yang telah Anda pelajari hingga sekarang, dan ingin mengenal bagaimana Anda merespon terhadap pertanyaan-pertanyaan mereka. Jadi jangan sungkan untuk mengungkapkan pemikiran dan ide Anda apa adanya.

Terkadang pihak universitas akan sengaja mengajukan pertanyaan yang aneh, yang tidak pernah Anda duga sebelumnya. Tujuannya adalah ingin menilai seberapa cepat dan bagaimana cara Anda menanggapi pertanyaan mereka. Jika menghadapi pertanyaan seperti itu, jawablah dengan santai dan sesuai dengan apa yang Anda pikirkan. Tetaplah ingat bahwa yang ingin dinilai oleh pihak universitas adalah bagaimana cara Anda merespon keadaan tak terduga. Pihak universitas tahu dengan jelas bahwa Anda datang untuk belajar dan bukannya sudah tahu segalanya. Mereka hanya ingin menilai keahlian berkomunikasi Anda dan keahlian Anda dalam mengatasi tekanan. Anda tidak perlu langsung menjawab pertanyaan, Anda boleh berpikir sejenak sebelum memberikan jawaban.

 

Apa yang saya lakukan saat wawancara?

Anda tidak perlu selalu setuju dengan ide yang dikemukakan oleh juri wawancara Anda. Anda boleh memberikan argumen jika perlu. Yang penting selama wawancara, jagalah ketenangan pikiran Anda dan berusaha untuk tetap santai dan rileks.

Seperti apa pun wawancara yang Anda hadapi, ingatlah bahwa wawancara itu bersifat interaktif. Jadi sebelum menghadiri wawancara, persiapkanlah pertanyaan yang ingin Anda ajukan kepada pihak universitas, dan pastikanlah jawaban dari pertanyaan Anda tidak tersedia di prospektus atau situs universitas.

 

Apa yang dicari pewawancara?

Yang paling ingin dilihat oleh pihak universitas saat wawancara adalah antusiasme Anda terhadap jurusan pilihan Anda. Pertanyaan yang ditanyakan bisa saja mengulang dari pertanyaan yang diajukan di personal statement, seperti apa alasan Anda untuk memilih jurusan yang bersangkutan. Selain itu, mereka juga ingin mengetahui seberapa Anda mengenal jurusan pilihan Anda dan pemikiran Anda terhadap karir Anda kedepan. Sebaiknya Anda mencari berita terbaru yang bersangkutan dengan bidang jurusan Anda. Ada kemungkinan berita ini akan diangkat menjadi topik diskusi saat wawancara.

 

Apa yang ditanya saat wawancara?

Untuk mempersiapkan diri dengan lebih baik, ada baiknya Anda menanyakan pengalaman wawancara para mahasiswa di universitas pilihan Anda. Jika Anda berkesempatan untuk mengunjungi acara open day, Anda bisa menanyakan secara langsung kepada mereka. Jika tidak, Anda tetap bisa mengakses blog mahasiswa universitas pilihan Anda dan menanyakan pengalaman mereka.

 

Apa yang perlu saya persiapkan sebelum wawancara?

Sebelum menghadiri wawancara, pelajarilah dan ingatlah isi personal statement Anda. Hindari memberikan jawaban yang berbeda atau bahkan bertolak belakang dengan personal statement Anda.

Berpakaianlah yang rapi untuk menghadiri wawancara dan pastikan Anda hadir tepat waktu. Bahasa tubuh juga penting pada saat wawancara, jangan takut untuk melakukan kontak mata dengan juri wawancara. Perhatikan juga nada bicara Anda, jawablah dengan tegas dan percaya diri.

Biarkanlah pihak juri wawancara yang memimpin saat kapan berjabat tangan, duduk, atau memulai pembicaraan.

Mencari jurusan

Pilih negara
JenjangPendidikan*
TENTANG PENULIS