Informasi penting
Australia: Info Negara Tujuan

SUKA DUKA KULIAH DI SYDNEY - KISAH MAHASISWA INDONESIA

4321
 “Ingin merubah mentalitas manja? pergilah ke luar negeri. Karena hanya dengan merasakan langsung lewat kehidupan sehari-hari baru bisa dirasakan efeknya. Banyak yang beranggapan hidup di negara maju itu "nyaman" dan "gampang". Tetapi kenyataannya semua itu tidak datang dengan gratis. Ada pengorbanan untuk itu.”


Apakah yang kamu bayangkan sewaktu membicarakan tentang kuliah ke luar negeri? ke negara maju? Apakah itu kampus yang indah, lingkungan yang nyaman, kesulitan mengejar pelajaran, kesepian karena susah berteman?Tentunya setiap orang mempunyai gambaran yang berbeda-beda.  

 

Ini adalah SYDNEY berdasarkan cerita teman-teman dari Indonesia yang telah kuliah dan tinggal di sana:

 

PS. Jangan lupa membaca tips & trick untuk survive di Sydney di bagian akhir

 

1. Multi Budaya

sumber foto: konsultanpendidikan.com

 

Sydney – kota terbesar di Australia dengan 4.5 juta penduduk, adalah kota yang multi budaya. Selain warga Australia, Sydney diramaikan oleh pendatang dari berbagai negara. Jadi, disini kamu benar-benar bisa menambah wawasan, melihat perbedaan budaya, kebiasaan, karakter, sudut pandang, cara berpikir dan lain sebagainya. Ini sangat berguna untuk membantumu belajar soft skill menyesuaikan diri dengan perbedaan, yang akan selalu ditemukan dimana saja, terutama sewaktu memasuki dunia kerja dan terjun ke masyarakat.

 

Di Sydney, kamu akan menemukan berbagai hal, dari yang mengesankan, unik hingga nyentrik. Bagaimana merespon? It’s up to you!

Mesin atm LGBT di Sydney

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Karena Sydney adalah kota multibudaya, kamu bisa menemukan banyak sekali varian makanan di sini, baik itu masakan Asia, Eropa, bahkan Mediterania.

 

Budaya yang beragam juga mempengaruhi gaya hidup. Kamu bisa memilih paket hemat fast food di jalan...

 

 

 atau menikmati fine dining di restoran kelas atas...

 

 

Bahkan, anjing kesayanganmu juga bisa nyantai & ngemil cantik di CAFE FOR DOGS

Baca lebih lanjut...Kebudayaan di Australia

 

 

2. Pemandangan & Hiburan

Aktif di instagram? Di Sydney, kamu tidak akan pernah kekurangan instagram-able moments or pictures. Sydney dan sekitarnya memiliki pemandangan yang indah, baik itu pemandangan kota maupun alam dan, bahkan orang. Contohnya:

bebukitan di luar kota

 

new year's eve di Sydney

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Butuh hiburan untuk melepas stress? Sydney menawarkan banyak tempat wisata dan atraksi menarik. Baca 5 hal menarik untuk dilakukan di Australia dan 5 tempat yang harus dikunjungi di Australia, dan Top 10 ‘Wajib dilakukan’ di Sydney.

 

 

3. Cuaca yang bersahabat

Sydney memiliki iklim cerah bertipe Mediterania sepanjang tahun, dengan lebih dari 340 hari cerah per tahun. Musim panas terasa hangat hingga terik dan musim dinginnya ringan, dengan curah hujan yang tersebar cukup merata sepanjang tahun.

 

Iklim di Sydney, seperti dijelaskan di atas cukup bersahabat, karena tidak ada musim panas yang terlalu panas, atau musim dingin yang terlalu dingin. Tidak heran warga-warga di sana senang berjalan santai:

 

 

BBQ:

 

main ke pantai (sambil ‘cuci mata’):

 

atau ambil foto outdoor yang keren seperti ini:

 

 

4. Integrated Education

Sydney adalah kota terbesar di Australia, yang menjalin hubungan erat dengan Asia, serta menikmati jaringan luas secara global. Disini terdapat banyak perusahaan ternama secara internasional yang bekerjasama dengan universitas, seperti turut memberi masukan terhadap penyusunan kurikulum dan menawarkan kesempatan magang supaya universitas menghasilkan lulusan yang siap kerja. Selain itu mereka juga hadir dalam pekan karir universitas, dan merekrut mahasiswa internasional. Jadi selama mau memanfaatkan waktu untuk membangun koneksi (misalnya lewat eks-kul, part time, magang, yang penting get-involved deh!) dan bukannya jadi mahasiswa kupu-kupu (kuliah pulang kuliah pulang), prospek kerja di Sydney setelah kelulusan cukup menjanjikan.

 

Selain itu, universitas Australia juga sangat mendukung entrepreneurship (kewirausahaan). Di universitas terdapat layanan gratis untuk membina karir dan jiwa wirausahan mahasiswa. Contohnya:

 

Klik gambar untuk pelajari lebih lanjut

 

 

 

 

NEXT...

TIPS & INFO PENTING untuk survive di SYDNEY:

 

MENGHEMAT BIAYA HIDUP

Sydney menawarkan segudang kelebihan bagi seorang mahasiswa internasional. Sayangnya, biaya hidup di sana termasuk tinggi. Yang mengambil porsi paling banyak dari pengeluaran (selain biaya kuliah) adalah makan dan tempat tinggal. Tetapi ada kok cara untuk ngirit dan solusi untuk mencari pemasukan (Sumber: Kompasiana.com):

 

1. Masak sendiri

Jika kamu punya masalah ‘perut Indonesia’ atau tidak bisa makan tanpa nasi, kamu bisa memesan makanan di restoran take away yang gampang dijumpai (hampir di setiap jalan), kemudian makan dengan nasi di rumah. Pastikan kamu sudah belajar cara masak nasi sebelum berangkat yah...

 

Masak sendiri di rumah atau flat bisa menghemat porsi pengeluaran secara signifikan. Apalagi jika masak bersama teman-teman satu flat. Bahan makanan dapat dibeli dengan mudah di supermarket atau pasar.

 

2. Akomodasi

Sewa flat adalah pilihan paling murah karena bisa bagi biaya sewa dengan teman (2-4 orang, boleh lebih asal tidak diketahui pemilik flat). Satu flat di kota Sydney sekitar $1,200 per minggu, yang agak jauhan dari kota sekitar $500-1,000 per minggu.

 

Flat di luar kota Sydney bisa jauh lebih murah (sekitar $250-$500 per minggu). Selama dekat dengan jalur kereta, sebenarnya tidak merepotkan karena harga tiket mingguan kereta relatif amat murah untuk mahasiswa. 

 

Yang menjadi alasan mengapa banyak yang memilih untuk tinggal di pusat kota adalah karena dekat dengan kampus dan lebih banyak lowongan kerja part-time di kota.


 

KERJA PART-TIME DI SYDNEY

 

Gaji & jam kerja:

Di Sydney memberlakukan grading system untuk gaji. Pekerjaan yang tidak membutuhkan banyak pengalaman masuk dalam grade 1 atau 2, dan gajinya adalah sekitar AUD$16-$20/jam.

 

Mahasiswa internasional tidak boleh bekerja lebih dari 20 jam per minggu sewaktu kuliah berjalan, tetapi boleh bekerja tanpa batas sewaktu liburan. 1 hari boleh bekerja selama 4-7 jam.

 

Lowongan kerja:

Lowongan yang paling populer dan banyak menawarkan lowongan adalah industri perhotelan (baik itu hotel, restoran atau kafe). Industri ini juga memberikan jam kerja yang fleksibel. Contoh pekerjaan yang bisa diambil di lowongan ini adalah seperti housekeeping, food & beverage, bell-boy, porter.

 

Selama kondisi fisik memungkinkan (karena harus ngangkat koper), Porter adalah kerjaan dengan pemasukan yang menjanjikan. Terutama jika di hotel bintang 4 atau 5, tips yang diberikan bisa melebihi gaji seminggu. Dan tips juga tidak dikenakan pajak, jadi merupakan pemasukan bersih.

 

Kelebihan dari bekerja di industri ini adalah, selain waktunya yang fleksibel dan mendapatkan tips dari tamu, jika bisa membuktikan kinerja, tanggung jawab dan pelayanan yang baik, biasanya setelah lulus akan ditawarkan pekerjaan tetap, terutama bagi yang lulusan jurusan hospitality.

 

Cara mencari info lowongan:

Perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja biasanya mencetak selebaran, atau memasang pengumuman di dinding informasi (notice board) kampus. 

 

Seek.com adalah situs yang populer jika ingin mencari via internet. Beberapa hotel juga merekrut tenaga-tenaga yang dikenal oleh karyawan. Karyawan akan diberikan bonus jika merekomendasikan temannya untuk posisi lowong yang ditawarkan. Jadi kamu bisa banyak bertanya kepada senior atau orang-orang di sekitar, terutama mereka yang bekerja di bidang perhotelan.  

 

Tips untuk mendapatkan pekerjaan di Sydney: hindari kesan mengemis pekerjaan dan pertahankan sikap profesionalisme.
 


MENTAL & PROFESIONALISME

Banyak mahasiswa Indonesia tidak terbiasa kerja keras apalagi jika harus bekerja di jenis pekerjaan yang sering dianggap rendah di Indonesia seperti cuci piring, pelayan restoran, ngepel, bersihin toilet, bersihin kamar dan sebagainya.  Mental seperti ini harus dihilangkan, karena jika tidak bisa membuat seseorang stress.

 

Untuk membuka pikiran, banyak pekerja di hotel Sydney yang mempunyai latar belakangan pendidikan tinggi, ada yang punya gelar master di tiga disiplin ilmu dan bahkan ada yang lulusan sarjana hukum di negara asal.

 

Tidak sedikit mahasiswa yang nangis ketika menyadari jenis kerjaan yang bisa didapat saat kuliah di Sydney.  Sebuah pekerjaan yang tidak terbayangkan akan dilakukan.  Ada seorang mahasiswi Indonesia yang kerja di toko roti disuruh-suruh untuk ngangkat dagangan roti. Memperlakukan dirinya seperti seorang cowok. Rasanya ingin nangis, begitu ceritanya.  Namun begitulah budaya di Sydney. Kadang laki atau perempuan tidak banyak dibedakan. Tentu saja dengan mempertimbangkan kemampuan fisik masing-masing.

 

Untuk survive di Sydney memang perlu kerja keras, tahan banting, disiplin, tepat waktu, siap mental, tegar dan mandiri. Inilah faktor penting lain yang amat berharga sebagai bekal hidup di masa datang.  Pengalaman tersebut tidak bisa didapat di sembarang tempat. Tidak juga bisa diperoleh di bangku pendidikan.

 

Mungkin terdengar berat, tetapi pada kenyataanya, para mahasiswa Indonesia yang ada di Sydney bisa survive dengan pekerjaannya. Mereka nampak senang-senang saja melakukannya. Bahkan ada yang bangga bisa bekerja karena pengalaman yang diperoleh adalah sesuatu yang baru dan menarik. Ada mahasiswa yang update status di FB dengan mengupload foto-foto hasil ketrampilannya bikin kopi. Bikin kopi memang tidak asal kopi ditaruh di gelas lalu dituangi air panas sebagaimana kita lakukan di Indonesia bikin kopi tubruk. Jauh lebih menarik dan diperlukan ketrampilan khusus.  Maka pantaslah teman tersebut merasa bangga. 

 

Bagaimana? Memutuskan untuk keluar dari Comfort Zone-mu dan memulai petualangan di Sydney? Segera temukan program studi yang cocok sekarang juga:

 

 

Mencari jurusan

Australia
JenjangPendidikan*
TENTANG PENULIS

GRATIS

Ebook 'Kuliah di Australia'

Suka dengan bacaan ini? Kami telah mengumpulkan topik-topik populer tentang kuliah di Australia dalam satu buku digital praktis