Informasi penting
Study abroad: Pendaftaran Universitas

14 PERTANYAAN PENTING YANG PERLU KAMU TANYAKAN KEPADA KONSULTAN PENDIDIKAN

323

Mendaftar kuliah ke luar negeri perlu banyak informasi dan waktu. Oleh karena itu tidak sedikit pelajar yang menggunakan jasa konsultan pendidikan untuk membantu pendaftaran ke universitas di luar negeri. Baca juga: 5 kelebihan dari jasa konsultasi kuliah ke luar negeri.

 

Jika kamu juga berencana untuk menggunakan jasa konsultan pendidikan, berikut adalah daftar pertanyaan-pertanyaan penting yang perlu kamu tanyakan, supaya kamu benar-benar terdaftar di program kuliah dan universitas yang tepat untukmu.  

 

1. Kapan saya perlu mulai mendaftar ke universitas?

 

Pada umumnya, akan selalu disarankan kamu mulai merencanakan pendaftaran satu tahun sebelumnya. Karena dengan demikian, kamu punya lebih banyak waktu untuk mengikuti tes masuk, atau mendaftar untuk beasiswa, membeli tiket penerbangan yang lebih murah dan untuk mengajukan visa pelajar.

 

Penting juga untuk kamu tanyakan kepada konsultan kapan batas akhir pendaftaran dari universitas-universitas yang kamu minati. Perlu juga diingat, ada juga jurusan-jurusan tertentu yang hanya menyediakan satu kali gelombang masuk dalam satu tahun.

 

 

2. Konsultan pendidikan tersebut bisa membantu pendaftaran untuk universitas mana saja?

 

Penting untuk kamu tanyakan apakah mereka bisa membantu dan memonitor pendaftaran ke universitas-universitas yang kamu minati.   

 

 

3. Bisakah konsultan pendidikan tersebut menghubungkan kamu dengan para mahasiswa yang telah kuliah di luar negeri?

 

Biasanya konsultan pendidikan bisa menghubungkan kamu dengan mahasiswa (klien terdahulu) mereka yang saat ini sedang berkuliah di luar negeri. Jika kamu merasa perlu untuk bertanya dan meminta masukan dari mereka, kamu bisa mengajukannya ke konsultan pendidikanmu.

 

 

4. Dokumen-dokumen apa saja yang perlu dipersiapkan untuk kuliah ke luar negeri?

 

Ini sangat penting. Karena jika berkas pendaftaranmu tidak lengkap, kamu mungkin tidak bisa mengikuti gelombang masuk yang kamu inginkan.

 

Pada umumnya berikut adalah dokumen-dokumen yang diperlukan adalah sebagai berikut: transkrip nilai, surat rekomendasi, essai, dokumen keuangan dan formulir pengajuan visa pelajar.  

 

 

5. Bagaimana reputasi universitas?

 

Apakah kamu telah melihat peringkat dari universitas yang kamu minati? Karena peringkat kadang cukup penting untuk mahasiswa, untuk mengetahui kualitas dan kredibilitas dari program gelar tersebut, yang bisa mempengaruhi kesiapan dan prospek kerja mahasiswa.

 

 

6. Bagaimana sih cara menentukan untuk kuliah di negara mana?

 

Kamu mungkin bercita-cita untuk kuliah di Amerika, tetapi ketika sedang mengevaluasi data profilmu, konsultan pendidikanmu mungkin menyarankan jika Eropa lebih cocok untukmu.

 

Sewaktu dalam proses menentukan destinasi kuliah, berikut adalah beberapa faktor penting yang dipertimbangkan: kualifikasi akademik kamu, keuangan, jurusan yang kamu inginkan (misalnya kamu ingin program penelitian di Inggris), dan juga prospek kerja (setelah lulus kuliah nanti, seberapa besar peluan kamu untuk bisa menemukan pekerjaan di sana?)

 

 

7. Berapa besar biaya yang perlu saya siapkan untuk kuliah di luar negeri?

 

Jika biaya kuliah sudah tertera di brosur atau situs universitas, dan biaya hidup juga sudah ada kisarannya, jangan lupa menganggarkan lebih untuk kebutuhan darurat. Tanyakanlah kepada konsultan pendidikanmu, kira-kira berapa anggaran yang perlu kamu persiapkan. Tentu saja, kamu juga bisa bertanya tentang apakah kamu bisa kerja sambil kuliah untuk meringankan beban biaya dan pertanyaan lain yang berhubungan dengan keuangan.

 

 

8. Bisakah saya menghemat biaya kuliah?

 

Masih tentang biaya, konsultan pendidikan bisa mencarikan kamu alternatif untuk meringankan biaya kuliah. Baik itu beasiswa, dermasiswa, pinjaman kuliah, atau kerja sambil kuliah. Konsultan biasanya akan memberikan banyak tips untuk menghemat biaya hidup juga, seperti memasak sendiri, dan lain-lain.

 

Kuliah ke luar negeri itu mahal jika kamu memilih destinasi yang tidak sesuai dengan anggaranmu. Tetapi jika kamu bisa menemukan beasiswa, atau pinjaman kuliah, biaya kuliah ke luar negeri tidaklah seberat yang dibayangkan.

 

 

9. Apa persyaratan untuk mendaftar ke universitas yang diminati?

 

Biasanya persyaratan masuk mencakup persyaratan akademik dan bahasa Inggris. Dan untuk program S2 mungkin ada beberapa yang membutuhkan pengalaman kerja. Pendaftaran ke universitas tertentu juga mungkin membutuhkan essai dan surat rekomendasi. Tanyakanlah dengan mendetil kepada konsultan pendidikanmu, supaya kamu bisa mempersiapkan semuanya dengan baik.

 

 

10. Apakah ada ujian yang perlu diikuti?

 

Secara umum ada 2 jenis ujian yang mungkin perlu kamu ikuti supaya dapat mendaftar ke universitas di luar negeri: ujian bahasa Inggris (IELTS/TOEFL dan ujian lain yang sejenis), dan ujian standardisasi (GRE, SAT, GMAT, dll).

 

  

11. Apa yang perlu saya lakukan setelah mengirimkan berkas pendaftaran? Bagaimana jika pendaftaran saya ditolak oleh universitas?

 

Biasanya akan diberitahukan bahwa universitas akan membalas pendaftaranmu dalam misalnya 14 hari kerja. Jika telah lewat masa tersebut dan kamu belum menerima berita, kamu bisa tanyakan ke konsultan pendidikan. Ada juga universitas yang hanya akan membalas jika mereka menerima mahasiswa tersebut.

 

Penting juga untuk menanyakan ke konsultan pendidikanmu, apa yang harus kamu lakukan jika pendaftaranmu ditolak? Biasanya mereka akan menyarankan program kuliah yang serupa dengan pilihanmu.

 

 

12. Kesulitan apa yang mungkin akan saya hadapi sewaktu kuliah di luar negeri?

 

Pertama kali tinggal di lingkungan asing mungkin akan membuatmu merasa bingung dan takut. Beberapa masalah yang mungkin akan kamu hadapi adalah: gegar budaya, kesepian, kangen keluarga. Tetapi ternyata banyak mahasiswa berkata tidak susah untuk mengatasinya, karena ini adalah bagian dari tumbuh dewasa.

 

 

 

13. Akomodasi/tempat tinggal seperti apa yang bisa saya dapatkan?

 

Setiap universitas di luar negeri memiliki tim tersendiri untuk membantu akomodasi mahasiswa internasional. Biasanya mahasiswa internasional tahun pertama dijamin akan diterima di asrama kampus. Jika tidak, kamu bisa menanyakan pilihan akomodasi lain, misalnya tinggal di luar kampus, menyewa apartemen, menyewa kamar atau homestay.

 

 

14. Bisakah saya mendapatkan pekerjaan setelah lulus kuliah?

 

Nah, ini tergantung dari bagaimana kamu memanfaatkan waktu kuliahmu. Jika semasa kuliah kamu sudah mulai membangun koneksi dengan perusahaan, dengan magang misalnya, aktif ke pekan karir dan terlibat dalam proyek, atau kesempatan lainnya, maka tentunya kamu akan lebih mudah menemukan pekerjaan setelah lulus.

 

Di atas hanyalah beberapa contoh dari pertanyaan penting yang perlu kamu tanyakan kepada konsultan pendidikan. Apakah kamu punya pertanyaan lain yang bisa disarankan? Jangan lupa tulis di kolom komentar ya J

 

Jika kamu sedang mencari konsultan yang bisa membantu kamu mendaftar untuk kuliah ke luar negeri, kamu bisa mendaftar di sini secara gratis, dan tinggal tunggu telepon dari kami:

 

 

 

 

Mencari jurusan

Pilih negara
JenjangPendidikan*
TENTANG PENULIS

Wajib dibaca

PERSYARATAN MASUK UMUM UNTUK KULIAH S1 DI LUAR NEGERI

Sudah menemukan jurusan dan universitas pilihan? Selamat! Selanjutnya kamu tinggal mencari informasi mengenai persyaratan masuk dari universitas tersebut. Secara umum, persyaratan masuk terbagi menjadi: persyaratan akademis dan persyaratan kemampuan berbahasa Inggris. Persyaratan masuk bisa saja berbeda-beda antar setiap jurusan, walaupun mereka berada di universitas yang sama. Persyaratan tersebut ditentukan oleh institusi yang bersangkutan untuk memastikan kamu

152094

Mengapa TOEFL dan IELTS penting untuk kuliah ke luar negeri?

Mungkin banyak yang bertanya, kuliah ke luar negeri kan bukan untuk belajar Bahasa Inggris, kenapa sih harus dapat nilai bagus di TOEFL atau IELTS biar bisa diterima di univesitas luar negeri?   Biasanya standar persyaratan masuk untuk diterima masuk ke universitas luar negeri adalah TOEFL dengan skor minimal 550 (paper based) atau IELTS dengan skor minimal 6.0. Nilai minimal yang diminta bisa lebih tinggi lagi jika Anda ingin mengambil

47730