Informasi penting
Korea Selatan: Pendaftaran Universitas

TOPIK – PELUANG UNTUK MENDAPATKAN BEASISWA KOREA

80.3K
share image

Sedang mencari beasiswa untuk kuliah di Korea Selatan? Pasti kamu sudah familiar dengan persyaratan nilai TOPIK (Test of Proficiency in Korean) untuk bisa belajar di negeri ginseng ini. Nah, kali ini tim Hotcourses Indonesia akan membahas seluk-beluk tes yang satu ini agar persiapanmu mengejar beasiswa semakin mantap!

 

 

Apa Yang Dimaksud Dengan TOPIK?

TOPIK adalah ujian untuk para non-penutur asli bahasa Korea yang ditujukan untuk mengukur kemahiran mereka dalam berbahasa Korea. Singkatnya, TOPIK adalah ujian sejenis TOEFL/IELTS untuk bahasa Korea. Selain itu, TOPIK juga bertujuan menetapkan jalur pembelajaran bagi pelajar bahasa Korea dan untuk mempromosikan bahasa Korea. 

 

 

Hasil Nilai TOPIK Bisa Digunakan Untuk Apa Saja?

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, nilai TOPIK diperlukan untuk mendaftar beasiswa kuliah ke Korea Selatan. Namun tes ini juga bisa digunakan untuk tujuan-tujuan berikut:

  • Mendaftar ke universitas-universitas Korea sebagai non-penutur asli bahasa Korea;

  • Melamar pekerjaan di perusahaan dan institusi publik Korea berbagai belahan dunia;

  • Mengurus sertifikasi instruktur bahasa Korea;

  • Mengurus status permanent resident atau visa-visa jenis spesifik lainnya di Korea Selatan;

  • Mengurus imigrasi ke Korea Selatan.

Perlu diingat bahwa nilai TOPIK hanya berlaku dua tahun dari waktu kamu mendapatkan hasil tes.

 

 

 

 

Struktur TOPIK


TOPIK terdiri dari 2 tipe: TOPIK I yang ditujukan untuk pemula (novice) dan TOPIK II untuk tingkat menengah dan atas (intermediate dan advanced).

 

Peserta TOPIK I akan diminta menyelesaikan 70 soal dalam waktu 100 menit. TOPIK I hanya memiliki 1 sesi ujian dan terbagi dalam 2 bagian:

  1. Listening (40 menit) - 30 soal pilihan ganda dengan rentang nilai 0 - 100; 

  2. Reading (60 menit) - 40 soal pilihan ganda dengan rentang nilai 0 -100.

 

Sementara itu, peserta TOPIK II akan diminta menjawab 104 soal dalam waktu 180 menit. Berbeda dengan TOPIK I, TOPIK II dibagi dalam 2 sesi ujian. Saat sesi pertama, peserta akan diminta menyelesaikan 2 bagian:

  1. Listening (60 menit) - 50 soal pilihan ganda dengan rentang nilai 0 - 100;

  2. Writing (50 menit) - 2 soal melengkapi kalimat/menjawab pertanyaan tertulis dan 2 soal esai. Dalam soal esai pertama, peserta akan diminta menulis esai deskriptif sepanjang 200-300 karakter. Topik esai pertama ini biasanya cukup mudah karena berkaitan dengan kehidupan sehari-hari yang umum. Untuk soal esai kedua, peserta akan diminta menulis esai argumentatif sepanjang 600-700 karakter. Rentang nilai bagian ini adalah 0 -100.

 

Dalam sesi kedua TOPIK II, peserta akan mengerjakan bagian Reading selama 70 menit. Bagian ini memiliki 50 soal pilihan ganda dengan rentang nilai 0 -100.

 

Contoh-contoh soal TOPIK bisa kamu lihat di sini

 

 

Standar Penilaian TOPIK


Skor akhir peserta ditentukan oleh skor total yang dicapai dalam tiap bagian tes. Dari skor akhir ini, kita bisa melihat kompetensi linguisitik peserta. Dalam TOPIK I, para peserta yang lolos akan diklasifikasikan sebagai level 1 atau 2 sesuai dengan skor akhir mereka. Untuk TOPIK II, para peserta yang lolos akan diklasifikasikan sebagai level 3, 4, 5 atau 6 sesuai skor akhir yang mereka dapatkan. Kisaran skor total untuk setiap level adalah sebagai berikut:

 

 

TOPIK I

LEVEL

TIDAK LOLOS

1

2

NILAI

0 - 79

80 - 139

140 - 200

 

TOPIK II

LEVEL

TIDAK LOLOS

3

4

5

6

NILAI

0 - 119

120 - 149

150 - 189

190 - 229

230 - 300

 

Menurut penyelenggara TOPIK, berikut adalah kompetensi linguistik yang diharapkan dari tiap level:

 

KOMPETENSI LINGUISTIK

Level 1

  • Mampu melakukan percakapan dasar yang berkaitan dengan keterampilan bertahan hidup sehari-hari, seperti pengenalan diri serta membeli dan memesan makanan.

  • Mampu memahami topik yang bersifat pribadi dan familier, seperti diri sendiri, keluarga, hobi, cuaca dan sejenisnya.

  • Memiliki kosakata dasar sekitar 800 kata dan pemahaman tata bahasa dasar sehingga bisa  membuat kalimat sederhana.

  • Mampu memahami dan menyusun kalimat-kalimat sederhana yang berguna dalam kehidupan sehari-hari.

Level 2

  • Mampu melakukan percakapan sederhana yang berkaitan dengan rutinitas sehari-hari, seperti melakukan panggilan telepon, meminta bantuan dan menggunakan fasilitas publik.

  • Mampu menggunakan sekitar 1500 hingga 2000 kosakata dalam urutan tertentu (contoh: mampu membuat beberapa paragraf) dan memahami topik yang bersifat pribadi dan familier.

  • Mampu menggunakan ekspresi formal dan informal yang sesuai dengan situasi.

Level 3

  • Mampu melakukan rutinitas sehari-hari, menggunakan fasilitas publik dengan baik dan bersosialisasi tanpa kesulitan yang berarti.

  • Mampu mengungkapkan atau memahami topik sosial yang familier, serta topik-topik spesifik.

  • Mampu memahami dan membedakan bahasa tertulis dan bahasa lisan.

Level 4

  • Mampu menggunakan berbagai fasilitas publik, bersosialisasi dan melakukan pekerjaan umum pada tingkatan tertentu.

  • Mampu memahami topik-topik sederhana dalam siaran berita dan koran.

  • Mampu memahami dan menggunakan ungkapan yang berkaitan dengan topik sosial dan abstrak dengan baik dan lancar.

  • Mampu memahami topik sosial dan budaya, berdasarkan pemahaman budaya Korea dan idiom yang sering digunakan di negara tersebut.

Level 5

  • Mampu melakukan fungsi-fungsi linguistik di tingkat yang diperlukan untuk bisa meneliti dan bekerja di tingkat profesional.

  • Mampu memahami dan menggunakan ungkapan-ungkapan yang terkait dengan aspek politik, ekonomi, masyarakat, dan budaya (termasuk aspek-aspek yang belum dikenal sebelumnya).

  • Mampu menggunakan ungkapan dengan benar, tergantung pada konteks (formal, informal, lisan/ tulisan).

Level 6

  • Mampu melakukan fungsi-fungsi linguistik yang diperlukan untuk meneliti dan bekerja di tingkat profesional dengan baik dan lancar.

  • Mampu memahami dan menggunakan ungkapan yang berkaitan dengan topik politik, ekonomi, masyarakat, dan budaya (termasuk aspek-aspek yang belum dikenal sebelumnya).

  • Tidak mengalami kesulitan dalam melakukan fungsi-fungsi linguistik atau menyampaikan makna, meskipun tingkat kefasihan belum sepenuhnya mendekati penutur asli.

 

Sertifikat hasil tes bisa diambil di tempat kamu mengikuti tes atau dicetak langsung dari situs resmi TOPIK.

 

 

Lokasi Ujian TOPIK

Saat ini, TOPIK di Indonesia hanya diselenggarakan di 4 lokasi berikut:

 

Wilayah

Lokasi

Nomor Kontak

Jakarta

Jakarta International Korean School (JIKS)

Jln. Bina Marga No.24, RT.2/RW.4, Ceger, Kec. Cipayung, Kota Jakarta Timur, DKI Jakarta

 

Pendaftaran bisa dilakukan hari Senin – Jumat, jam 08.00- 15.00

(021) 8444958

Yogyakarta

Universitas Gadjah Mada

Bulaksumur, Caturtunggal, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta

(027) 4513096

Bali

SD Imanuel

Jln. Raya Dalung No.1, Dalung, Kec. Kuta Utara, Kab. Badung, Bali

 

Pendaftaran bisa dilakukan hari Senin – Jumat, jam 08.00- 15.00

(0361) 464333

Bandung

Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Lt. 5 Gedung FPBS UPI (Kantor Prodi Pendidikan Bahasa Korea), Jl. Dr. Setiabudi No.229, Isola, Kec. Sukasari, Kota Bandung

 

Pendaftaran bisa dilakukan hari Senin – Jumat 09.00 – 17.30

0821 1566 6969

 

 

Syarat Pendaftaran TOPIK

Untuk mendaftar TOPIK, kamu perlu mempersiapkan hal-hal berikut:

  • 3 lembar pasfoto 3x4

  • 1 lembar fotokopi Kartu Identitas/KTP/Paspor (bagi orang Korea)

  • Biaya ujian. Kamu perlu membayar Rp200.000 untuk mengikuti TOPIK I dan Rp300.000 untuk mengikuti TOPIK II. Kalau kamu batal mengikuti TOPIK, biaya ujian ini hanya bisa dikembalikan jika pendaftaran masih belum ditutup.

Beberapa lokasi ujian mewajibkan peserta untuk datang langsung saat pendaftaran. Karena itu, langsung hubungi lokasi ujian pilihanmu untuk memastikan apakah kamu perlu datang ke sana untuk mendaftar. 

 

 

Hal-Hal Yang Perlu Diperhatikan 

Agar ujianmu berjalan lancar, kamu perlu memperhatikan hal-hal berikut:

  • Pastikan kamu membawa Kartu Identitas/KTP/Paspor terbaru dan Kartu Tes. Kartu Tes akan dibagikan di lokasi ujian dengan memperlihatkan bukti pembayaran.

  • Peserta wajib hadir 30 menit sebelum ujian dimulai.

  • Peserta wajib menggunakan pulpen khusus yang akan dibagikan di lokasi tes untuk menjawab soal Reading dan Listening. Untuk soal Writing, peserta wajib menggunakan pulpen khusus berujung kecil yang akan dibagikan pengawas.

  • Peserta wajib mematikan HP dan semua jenis alat elektronik lainnya sebelum menitipkan kepada pengawas. 

Untuk informasi tambahan, kamu bisa mengakses situs resmi TOPIK di sini.

 

Butuh informasi mengenai beasiswa-beasiswa lain untuk kuliah di mancanegara? Langsung saja daftar untuk konsultasi GRATIS dengan konselor IDP Education yang selalu siap membantumu untuk mendaftar dan kuliah di universitas-universitas terbaik di luar negeri!

 

Sumber:

TOPIK.go.kr

TOPIKGuide.com

Korea.UPI.edu