Informasi penting
Inggris: Pendaftaran Universitas

4 HAL YANG PERLU KAMU KETAHUI JIKA INGIN MENDAFTAR KULIAH KE INGGRIS

share image
549

Tiga tahun yang lalu, sektor pendidikan tinggi Inggris sempat mengkhawatirkan keputusan Brexit akan berakibat negatif terhadap jumlah mahasiswa yang mendaftar ke universitas-universitas di Inggris. Sebagian pihak bahkan mengeluarkan prediksi bahwa posisi Inggris sebagai destinasi kuliah favorit di dunia mungkin akan digantikan oleh Jerman.

 

Akan tetapi di tahun 2019 ini, sektor pendidikan tinggi di Inggris boleh lega melihat peningkatan jumlah pendaftaran yang baru saja ditutup 15 Januari yang lalu. Secara keseluruhan, terdapat 561,420 orang mahasiswa yang mendaftar ke universitas-universitas di Inggris. Jumlah ini meningkat 2.500 orang dari tahun sebelumnya, dengan persentase mahasiswa internasional non-Uni Eropa naik 9% dari tahun 2018.

 

Jika kamu juga tertarik untuk kuliah ke Inggris, disarankan kamu melakukan setidaknya 4 persiapan berikut supaya dapat bersaing dengan banyaknya jumlah calon mahasiswa lain yang juga mendaftar ke universitas-universitas Inggris.

 

 

1. Cari Informasi Seteliti Mungkin

 

Pendaftaran ke universitas Inggris, khususnya program S1 hanya dapat dilakukan melalui Universities and Colleges Admission Service (UCAS). Baik kamu mendaftar sendiri atau melalui perwakilan/agen, tetap harus mendaftar lewat UCAS. Melalui UCAS, kamu dapat mencari beragam universitas yang berbeda yang menawarkan program yang kamu inginkan serta mencari tahu tentang persyaratan masuknya. Untuk memulai sangat gampang, kamu hanya perlu melengkapi formulir registrasi secara online. (Tips: isilah informasi dengan teliti dan akurat supaya proses pendaftaran berjalan lancar.)

 

Jika institusi pilihan kamu tidak muncul di daftar pilihan UCAS, itu berarti institusi tersebut belum diakui oleh UCAS. Jadi, sebaiknya kamu menghubungi mereka secara langsung untuk menanyakan informasi lebih lengkap.

 

UCAS mengijinkan calon mahasiswa membuat 5 pendaftaran. Kamu bisa mendaftar ke 5 jurusan berbeda di universitas yang sama, atau kamu bisa mendaftar ke 5 universitas yang berbeda untuk 1 jurusan yang sama, atau kombinasi lainnya.

 

Ada sekitar 100,000 program studi yang tersedia di UCAS. Maka biasanya memilih jurusan dan universitas ini lah yang membutuhkan waktu lebih. Maka disarankan kamu memulai sedini mungkin. (Tips: Begitu kamu menemukan program yang kamu minati, catatlah kode UCAS dari program/universitas tersebut supaya bisa kamu isi di  formulir.)

 

Klik gambar di bawah ini untuk panduan lengkap mendaftar via UCAS:

 

 

 

 

2. Catat Tanggal Penting

 

Untuk mahasiswa internasional non-Uni Eropa, pendaftaran dimulai tanggal 1 September hingga 30 Juni, 1 tahun sebelum program kuliah dimulai. (Tips: jangan mendaftar di dekat batas akhir pendaftaran, karena selain khawatir pendaftaran penuh, kamu juga membutuhkan waktu ekstra untuk mengurus hal-hal lain seperti akomodasi, visa, tiket perjalanan dan persiapan keberangkatan lainnya.)

 

Bagaimana jika kamu melewatkan batas akhir pendaftaran? Jangan khawatir, beberapa universitas tetap bisa mempertimbangkan pendaftaran kamu jika kuota belum penuh. Menurut sistem UCAS, semua pendaftaran yang masuk di atas 30 Juni akan diikutsertakan dalam Clearing. Klik gambar di bawah ini untuk membaca penjelasan tentang Clearing:

 

 

 

 

 

3. Dokumen

 

Untuk mendaftar melalui UCAS, sediakanlah data-data sebagai berikut::

  • Data-data pribadi
  • Data keuangan: sumber pendanaan kuliah kamu
  • Jurusan-jurusan yang dipilih: Kamu bisa memilih lebih dari 5 jurusan (kecuali untuk bidang studi kedokteran, kedokteran gigi dan ilmu kedokteran hewan, kamu hanya diijinkan untuk memilih 4 jurusan).
  • Transkrip nilai pendidikan terakhir dan sertifikat-sertifikat pendukung jika ada
  • Sertifikat IETLS atau ujian bahasa Inggris yang setara dan diterima universitas. Untuk ILETS, Biasanya diperlukan nilai minimal 4.0 hingga 5.0 untuk program foundation, 5.5 untuk 6.0 untuk program sarjana dan 6.5 atau 7.0 untuk program pascasarjana.
  • Pengalaman kerja (jika ada)
  • Personal Statement. (Baca lebih lanjut disini tentang cara menulis personal statement)
  • Referensi akademis:bisa ditulis oleh guru.
  • Deklarasi Final

 

 

4. Persiapan Tambahan

 

Seperti yang dijelaskan di poin pertama, bahwa kamu harus mencari informasi sedetil mungkin. Termasuk apakah kamu harus menghadiri wawancara, atau perlu menyertakan portofolio, apakah kamu butuh mengikuti tes kemampuan lainnya, atau apakah perlu ikut tes penempatan dan lain sebagainya, sehingga kamu bisa membuat persiapan ekstra.

 

Salah satu cara untuk mempersiapkan diri untuk proses wawancara adalah memikirkan semua jawaban atas semua pertanyaan yang mungkin akan ditanyakan oleh pewawancara sehingga kamu akan lebih siap nantinya. Jika memungkinkan, bawalah contoh hasil pekerjaan kamu untuk menunjukkan bakat kamu.

 

Klik gambar di bawah ini untuk membaca tentang tips seputar wawancara masuk universitas:

 

 

 

 

 

 

 

Sumber:
Ucas.com
Thecompleteuniversityguide.co.uk
Studyinternational.com

 

 

Study in the UK

GRATIS

Ebook 'Kuliah di Inggris'

Suka dengan bacaan ini? Kami telah mengumpulkan topik-topik populer tentang kuliah di Inggris dalam satu buku digital praktis.

DOWNLOAD

Mencari jurusan

Inggris
JenjangPendidikan*
TENTANG PENULIS

author image

Wajib dibaca

IELTS - Tes Kemahiran Berbahasa Inggris

Jika ingin belajar di negara berbahasa Inggris, Anda perlu membuktikan kemampuan dalam memahami dan berkomunikasi dengan bahasa Inggris sebelum memulai kuliah. Hotcourses sadar akan kepentingan tes IELTS dan TOEFL, dan kali ini memberitakan semua informasi yang perlu Anda ketahui... Ada banyak institusi yang mengisyaratkan Anda untuk membuktikan tingkat kompetensi tertentu dalam berbahasa Inggris, dan tes IELTS atau TOEFL adalah cara untuk menunjukkan

19290