The University of Waikato

The University of Waikato

Selandia Baru

1 ULASAN

DILIHAT 11702 KALI

PERINGKAT TIMES: 401

informasi dari

Waikato memiliki koneksi global yang luas, profil mahasiswa yang beragam, berbagai kualifikasi yang diakui secara internasional dan masih banyak lagi.

  • Kampus di area seluas 65 hektar di Hamilton, Selandia Baru
  • Memiliki mahasiswa internasional yang berasal dari 70+ negara
  • 10 mata kuliah masuk dalam 200 besar yang terbaik di dunia
  • Menawarkan linkungan belajar yang rileks dan suportif

Seperti yang diinformasikan oleh mahasiswa

  • Tanya jawab mahasiswa
Rini Indonesia

Mengapa saya memilih universitas ini?

‘Awalnya, motivasi saya adalah mempelajari perencanaan lingkungan (environmental planning) dan bagaimana Selandia Baru mengelola lingkungan mereka. Saya melihat Waikato University menawarkan program gelar Environmental Planning yang juga merupakan gelar multidisipliner. Saya merasa “inilah yang saya inginkan”. Saya kemudian mencari tahu lebih lanjut seperti apakah kota-kota di sana, dan menemukan bahwa Hamilton telah membangun perlindungan yang sangat bagus untuk sungai terbesar di North Island, Sungai Waikato, dan University of Waikato adalah salah satu pihak yang berjasa, dimana mereka bekerjasama erat dengan dewan kota Hamilton. Saya kemudian mendaftarkan diri untuk program Master of Environmental Planning di University of Waikato. Akan tetapi saya diterima di program Master of Social Science jurusan Geografi. Begitu saya tiba di Selandia Baru, saya menemui Ketua Geografi, Pariwisata dan Perencanaan Lingkungan untuk mendiskusikan soal pemilihan jurusan. Beliau menjelaskan bahwa jurusan Environmental Planning disusun dengan konteks lokal Selandia Baru, jadi mereka khawatir ilmu yang akan saya dapatkan nanti tidak dapat diterapkan di negara asal saya, Indonesia. Tetapi, beliau sangatlah fleksibel, dan mengijinkan saya untuk mendaftar ke program yang memiliki konteks yang lebih internasional dalam perencanaan lingkungan.

Minggu pertama

‘Saya masih ingat, saya menangis di malam pertama saya tiba di sana. Saya merasa sangat kesepian. Saya sangat merindukan keluarga dan pacar saya. Akan tetapi semuanya berubah setelah saya mengenal teman-teman satu flat, yang berasal dari Malaysia, Selandia Baru dan beberapa negara pasifik lainnya. Bersama-sama, kami menyesuaikan diri dengan lingkungan baru ini. Yang membuat kami terkejut adalah, toko-toko di sini tutup jam 5 sore. Hal ini tidak pernah terjadi di Indonesia. Kemudian saya baru mengetahui bahwa, ternyata di Selandia Baru, semua orang sangat menghargai waktu, dan mereka ingin melewatkan waktu berkualitas bersama keluarga setelah jam 5 sore. Saya rasa ini adalah sesuatu yang sangat baik, bekerja lebih sedikit tetapi menikmati lebih banyak waktu berkualitas, dengan keluarga!’

Kampus saya

‘Saya dapat mengatakan dengan bangga bahwa, kampus saya adalah kampus yang paling indah di Selandia Baru, tanpa ragu sedikit pun. Kampus memiliki tiga danau indah yang dikelilingi oleh pepohonan dan bunga-bunga, dan terletak di dekat kapel dan kafe-kafe, serta restoran-restoran di dalam universitas. Area ini sangatlah menawan pada musim gugur dan musim semi. Selain itu, tempat ini menjadi tempat favorit sepanjang tahun untuk menikmati sinar matahari dan bersantai, atau sekedar memberi makan bebek-bebek di danau. Di kampus juga terdapat trek jogging yang besar, jadi Anda bisa berolahraga sambil menikmati keindahan kampus. Inilah yang selalu saya lakukan, jika sudah jenuh belajar; biasanya saya berjalan santai pada sore hari, dan kembali ke kantor dengan merasa lebih segar. Selain itu juga terdapat gimnasium dan beberapa fasilitas olahraga seperti lapangan tenis, lapangan squash, kolam renang, lapangan luas untuk bermain rugby atau sepak bola bersama teman-teman. Bangunan ikonik di kampus kami adalah bangunan student centre (pusat mahasiswa). Bangunan tersebut terdiri dari lima lantai, dengan konsep berkesinambungan, memiliki panel solar sebagai sumber energi, dan air terjun buatan untuk menjaga kelembaban, serta dilengkapi dengan kantor-kantor layanan mahasiswa dan perpustakaan. Di dalam gedung tersebut, mahasiswa dapat belajar, memesan ruang untuk belajar kelompok, atau tidur siang sambil menunggu kelas berikutnya dimulai. Untuk mahasiswa muslim, kampus juga memiliki LeZaat café. Pemiliknya adalah pasangan Indonesia yang sangat ramah, dan mereka menyajikan makanan Halal yang memang lezat.’

Kota saya

‘Hamilton adalah kota keempat terbesar di Selandia Baru, dengan populasi sekitar 200,000 jiwa. Dibandingkan dengan kota-kota di Indonesia, Hamilton adalah kota yang sangat kecil. Akan tetapi sangatlah nyaman. Tidak ada kemacetan lalu lintas. Udara yang segar, air yang gratis. Bahkan dapat meminum air langsung dari keran, dan tetap higenis. Warga-warga di sini (atau disebut dengan Kiwis) sangatlah santai dan kasual. Biasanya di musim hangat, para Kiwis bahkan pergi ke supermarket tanpa alas kaki. Hamilton adalah kota kecil, tetapi memiliki gaya hidup yang bagus, dengan beragam pilihan hiburan dan aktifitas petualangan seru. Misalnya, Hamilton Garden selain memiliki pemandangan yang menakjubkan juga terdiri dari taman-taman arsitektural seperti Tudor Garden, Chinese Garden, dan Japanese Garden.

Hamilton Garden sangatlah indah waktu musim semi dan musim gugur, sehingga menjadi tempat yang menyenangkan untuk piknik keluarga. Selain itu, seperti yang disebutkan sebelumnya, Waikato River adalah landmark dari Hamilton. Sungai ini sangatlah bersih, dan terdapat tempat berjalan kaki di samping sungai, dimana orang dapat jogging, jalan-jalan sore, atau bersepeda sambil menikmati keindahan sungai. Di setiap bulan September, universitas mengadakan kompetisi dayung perahu nasional. Ini adalah acara besar di Hamilton. Di pusat area distrik bisnis, terdapat beragam restoran, coffee shop, kafe, dan bar dengan harga terjangkau, tetapi dengan pelayanan yang bagus. Beberapa restoran memberikan diskon di akhir pekan. Hamilton juga mengadakan pasar malam setiap Sabtu malam. Di sana Anda dapat menikmati beragam masakan internasional dengan harga yang bersahabat. Bagi Anda yang berjiwa petualang, di pinggiran kota Hamilton, Anda dapat mengemudi sekitar 50 menit ke Raglan, atau 90 menit ke Tauranga untuk menikmati pengalaman surfing yang luar biasa; atau Anda bisa sekedar bushwalk (menjelajahi padang semak) atau hiking di sekitar Waikato.’

Ruang studi saya

‘Di tahun pertama, sewaktu saya menjalani program graduate diploma, kebanyakan kelas dilangsungkan di balai kuliah besar berkapasitas lebih dari 300 mahasiswa, atau di ruang kuliah medium, lab GIS, atau lab sains. Di tahun kedua, sewaktu menjalankan program postgraduate diploma, kelas menjadi lebih kecil. Jadi saya lebih sering berada di kelas kuliah kecil atau di lab GIS. Di tahun ketiga, karena saya menyelesaikan thesis master 120 poin, saya tidak perlu menghadiri kelas lagi; sebagian besar waktu saya digunakan untuk belajar dan mengerjakan thesis di ruang kantor. Departemen saya menyediakan ruang kantor bagi mahasiswa postgraduate diploma dan master. Fasilitas ini sangatlah nyaman karena saya jadi bisa berfokus pada pembelajaran dan memiliki ruang sendiri. Ada banyak layanan yang disediakan bagi universitas untuk memberikan dukungan bagi mahasiswa yang sedang menyelesaikan tugas. Layanan yang paling sering saya gunakan adalah FASS International Tutors dan Student Learning. Kedua layanan ini membantu mahasiswa untuk berdiskusi, membahas ide-ide, membuat simulasi presentasi, dan bahkan essai atau tugas kita diperiksa sebelum dikumpulkan. Dengan bantuan-bantuan tersebut, saya mendapatkan rata-rata nilai A di tahun pertama dan tahun kedua. Selain itu, perpustakaan juga mengadakan banyak workshop untuk membantu pembelajaran mahasiswa. Kampus juga memiliki kantor pengembangan karir (office of career development) untuk membantu mahasiswa menyiapkan diri untuk melamar kerja sebelum mereka wisuda. Saya sering ke kantor tersebut karena saya akan lulus dalam masa satu tahun. Layanan tersebut sangatlah bermanfaat dalam membantu saya menyiapkan CV dan cover letter untuk melamar kerja dan magang.’

Kehidupan sosial saya

‘Saya bergabung dengan klub mahasiswa Waikato  University Board Gaming Club. Aktivitas utamanya adalah bermain board game setiap Selasa malam. Saya sangat menyukai aktifitas ini. Sangatlah menyenangkan dan relax, dan juga merupakan cara terbaik untuk bergaul dengan mahasiswa-mahasiswa lain. Setiap Senin malam, saya menghadiri kelas Yoga Pilates yang diadakan di dekat flat, tanpa biaya. Saya selalu bergaul dengan rekan-rekan di departemen saya. Terkadang kami makan bersama di rumah saya, piknik bersama, atau berbelanja bersama.’

Rumah saya

‘Di tahun pertama, saya tinggal di kampus di Orchard Park Residence of Hall. Itu adalah pengalaman yang menyenangkan. Saya tinggal bersama teman-teman satu flat yang berasal dari Malaysia, Swedia, Meksiko, Tonga dan Afganistan. Saya rasa, ini adalah kelebihan dari tinggal di dalam kampus, dimana kita dapat mengenal lebih banyak teman dari negara-negara yang berbeda. Terlebih lagi, asrama biasanya mengadakan banyak aktifitas menarik, seperti pertandingan bola voli, pesta dansa, piknik, pesta pizza, potluck dinner dan lain sebagainya. Sejak tahun kedua hingga sekarang, saya tinggal di luar kampus. Saya tinggal di sebuah rumah bersama satu pasangan yang sudah berumur dan seorang mahasiswa PhD. Hidup sekarang ini tentu lebih sepi jika dibandingkan dengan kehidupan di Orchard Park. Tetapi juga ada baiknya, karena di tahun kedua lebih sibuk dengan banyak tugas. Jadi tinggal di lingkungan yang lebih tenang, dan memiliki seorang teman satu flat yang merupakan mahasiswa PhD cukup memotivasi saya, terutama pada saat deadline tugas sudah dekat. Kedua akomodasi saya dilengkapi dengan perabotan (fully furnished). Saya memilih yang demikian, karena tidak ingin repot membeli barang-barang dan perlengkapan masak. Jadi, dapur sudah lengkap dengan oven, kompor, peralatan masak, piring, panci dan wajan penggorengan. Sangat praktis bukan? Akan tetapi jika Anda ingin ditemani keluarga pada saat berkuliah di Hamilton, Anda dapat membeli perlengkapan kasur, perlengkapan dapur dan perabotan lain dengan harga terjangkau di toko-toko barang bekas seperti Salvation Army store atau Waikato hospices. Di flat tempat saya tinggal sekarang terdapat ruang keluarga dengan TV layar besar, ruang belajar dan bahkan sebuah piano (sayangnya saya tidak bisa memainkannya). Juga terdapat garasi untuk dua mobil, dan sebuah taman besar di belakang rumah, dimana tuan rumah menanam sayuran dan pohon-pohon lemon. Saya rasa rumah tempat saya tinggal sekarang sangatlah menyenangkan, karena tuan rumahnya juga sangat ramah dan rumsh ini memiliki semua yang saya perlukan. Dan juga, hanya berjarak 7 menit jalan kaki dari University of Waikato.’

Skor Bahasa Inggris diperlukan

skor IELTS minimum

S2/S3

6.5

S1

6.0

TOEFL IBT minimum

S2/S3

90

S1

79

Temukan lokasi tes IELTS terdekat dan jadwal pelaksanaannya

Mungkin ada beberapa persyaratan IELTS yang berbeda, tergantung jurusan yang kamu ambil

Fakta penting The University of Waikato

Peringkat

Hotcourses Diversity Index (Apa ini?)

DIVERSITY INDEX

78 kewarganegaraan mahasiswa internasional di universitas ini

INDEKS "MERASA DI RUMAH"

0.62% Mahasiswa internasional dari Indonesia

Times Higher Education World University Rankings 2016-2017
Sumber: THE

401

PENGAJARAN

20.9%

PERSPEKTIF INTENASIONAL

87.8%

PENDAPATAN DARI PENELITIAN DAN INDUSTRI

34.7%

PENELITIAN

23.2%

PENGARUH PENELITIAN (JUMLAH KUTIPAN)

49.5%
QS World University Rankings 2016-2017
Sumber: QS

324

Kehidupan mahasiswa dalam angka

BIAYA PER TAHUN*
BIAYA HIDUP KESELURUHAN

NZ$18000

AKOMODASI KAMPUS

NZ$11160

BIAYA KULIAH RATA-RATA PER TAHUN*

S1

NZ$26110

S2/S3

NZ$29810

*Biaya yang ditunjukkan di sini bersifat indikatif, mohon periksa biaya selengkapnya di universitas yang bersangkutan

Ulasan mahasiswa

Pengalaman secara keseluruhan

100% penulis ulasan merekomendasikan The University of Waikato

Proses penerimaan

Pembiayaan dan beasiswa

Pengalaman studi

Pengalaman hidup

Prospek pekerjaan

Tulis ulasan

Jika saat ini Anda sedang ataupun telah menyelesaikan kuliah Anda, bagi pengalaman kuliah Anda dengan menulis ulasan di situs kami.

Semua ulasan

(1 ulasan)

1 BINTANG

0

2 BINTANG

0

3 BINTANG

0

4 BINTANG

0
Rini, Indonesia 5

University of Waikato: A great place to study

Universitas Waikato terletak di kota Hamilton, kota kecil yang tenang. Universitas ini menyediakan banyak layanan dukungan bagi mahasiswa selama menjalani perkuliahan hingga persiapan lulus, seperti layanan review CV, simulasi wawancara, dan konsultasi profiling di LinkedIn. Dosen di kampus ini bisa dik Baca ulasan lengkap

Universitas Waikato terletak di kota Hamilton, kota kecil yang tenang. Universitas ini menyediakan banyak layanan dukungan bagi mahasiswa selama menjalani perkuliahan hingga persiapan lulus, seperti layanan review CV, simulasi wawancara, dan konsultasi profiling di LinkedIn. Dosen di kampus ini bisa dikatakan sangat mudah ditemui dan sangat membantu jika teman-teman mungkin mengalami permasalahan dalam perkuliahan. Biaya hidup di Hamilton juga tergolong murah jika dibandingkan dengan Auckland ataupun Wellington. Highly recommended! less full review

Lihat jurusan apa saja yang bisa kamu ambil The University of Waikato

Mencari jurusan

Pilih jenjang*
Pilih jurusan*

Jurusan yang paling dicari di The University of Waikato

1
Pendidikan dan Pelatihan
Pendidikan dan Pelatihan
559 views LIHAT 49 jurusan
2
Humaniora
Humaniora
539 views LIHAT 96 jurusan
3
Bisnis dan Manajemen
Bisnis dan Manajemen
508 views LIHAT 91 jurusan
4
Ilmu Sosial dan Media
Ilmu Sosial dan Media
482 views LIHAT 123 jurusan
5
Ilmu Pengetahuan Murni dan Terapan
Ilmu Pengetahuan Murni dan Terapan
372 views LIHAT 104 jurusan
6
Kesehatan dan Kedokteran
Kesehatan dan Kedokteran
243 views LIHAT 19 jurusan