Kemudahan Berpuasa Bagi Pelajar Muslim di Melbourne

Transformasi pendidikanmu, pelajari budaya baru, dan mulai dalam 3 langkah sederhana.

Mulai sekarang
Informasi penting

Product of

Sudahkah kamu bergabung dengan komunitas IDP?

Dapatkan cerita langsung dari alumni, gabung grup, dan nikmati fitur komunitas terbaru kami!

Cek komunitasnya sekarang!
cta banner image
Australia: Info Negara Tujuan

Kemudahan Berpuasa Bagi Pelajar Muslim di Melbourne

Menjalani puasa di Australia nampak tidak mudah bagi Fariz Abdillah, namun kota Melbourne ternyata memberikannya berbagai kemudahan di bulan Ramadan. Baca cerita lengkapnya di Hotcourses Indonesia!

share image

Memasuki akhir bulan April ini, kita kembali menyambut datangnya Ramadan. Walau kita tengah dalam situasi yang jauh berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, tentunya kita tidak boleh lupa untuk bersyukur bisa menjalani ibadah puasa. Rasa syukur ini juga diresapi oleh kontributor Indonesia Mengglobal, Fariz Abdillah, saat menjalani bulan Ramadan sebagai mahasiswa S2 di The University of Melbourne. Meski kaum muslim adalah minoritas di Australia, Fariz tetap bisa menjalani ibadah dengan dukungan penuh dari pemerintah setempat dan lingkungan sekitar. Penasaran dengan ceritanya? Langsung saja baca pengalamannya di bawah ini.

 

Hidup di Melbourne telah mengajarkan saya untuk selalu bersyukur. Kota ini adalah kota yang sangat disukai para wisatawan dan pelajar dari mancanegara, termasuk saya sendiri. Bukan tanpa alasan bila kota ini selalu mendapat predikat kota paling layak huni sedunia selama 7 tahun berturut-turut dari 2011 sampai 2017. Kelayakan ini bisa dirasakan dari fasilitas umum, transportasi, pendidikan dan kesehatan yang sangat baik, sehingga membuat semua orang yang pernah tinggal di sana rindu untuk kembali lagi.

 

 

 

Rasa syukur tersebut semakin bertambah ketika saya memperoleh kesempatan untuk melanjutkan studi magister di Melbourne Business School, The University of Melbourne, melalui Beasiswa Pendidikan Indonesia, Lembaga Pengelola Dana Pendidikan Republik Indonesia (BPI LPDP RI). Beasiswa ini membuka kesempatan bagi tiap anak bangsa yang ingin melanjutkan studi magister dan doktor di dalam ataupun luar negeri, dengan tujuan membentuk generasi emas Indonesia yang berkontribusi bagi bangsa dan memberi nilai tambah dalam persaingan global.

 

Saat bulan Ramadan, saya merasa bahwa pelajar muslim Indonesia di kota Melbourne mendapat beberapa kemudahan. Pertama-tama, Melbourne sudah memasuki musim dingin, sehingga lama waktu berpuasa menjadi cukup singkat (sekitar 11 jam 10 menit). Kedua, Ramadan di kota ini selalu dimeriahkan dengan berbagai kegiatan dari beberapa komunitas Indonesia, khususnya tiga Islamic Centre yang dibawahi oleh Indonesian Muslim Community of Victoria (IMCV): Surau Kita di Coburg, Masjid Westall di Clayton dan Masjid Baitul Makmur di Laverton. Selain tiga tempat tersebut, beberapa masjid yang dikoordinir masyarakat imigran dari Turki, Somalia dan Albania juga mengadakan acara iftar (buka puasa) dan tarawih rutin. KJRI Melbourne juga turut menyelenggarakan Ramadan Family Day yang cukup membantu menghilangkan kerinduan pada tanah air.

 

 

Suasana Ramadan Family Day 2016 di KJRI Melbourne (Foto: Dok. Pribadi Fariz Abdillah)

 


Kemudahan ketiga bagi pelajar muslim Indonesia adalah makanan halal. Kota Melbourne tidak kekurangan makanan halal, karena ada restoran-restoran Indonesia dan Turki yang siap melayani masyarakat muslim. Selain itu, penjual daging halal cukup mudah ditemui - seperti Madina dan Macca Halal Meats di Brunswick dan Flemington. Pusat perbelanjaan seperti Coles maupun Woolworths juga menyediakan berbagai makanan dengan label halal. Kemudahan terakhir adalah dukungan dari pemerintah setempat. Saat saya di Melbourne, Perdana Menteri Australia mengeluarkan surat resmi berisi penyambutan bulan Ramadan serta rasa hormat dan dukungan untuk seluruh kaum muslim di Australia yang melaksanakan ibadah puasa. Hal ini merupakan sebuah nilai penghargaan tersendiri terhadap golongan minoritas di sebuah negara.

 

Saya berharap bahwa kemudahan dan kenyamanan yang dirasakan pelajar muslim Indonesia di Australia bisa mendorong mereka untuk semakin giat belajar dan meningkatkan produktivitas secara maksimal. Hal ini akan membantu mereka untuk bisa setara dengan pelajar mancanegara dalam pengembangan ilmu pengetahuan maupun teknologi. Dengan begitu, mereka bisa mempersembahkan yang terbaik bagi bangsa dan negara ketika kembali ke tanah air.

 

Nah, ingin kuliah di Melbourne, Australia setelah membaca pengalaman Fariz? Langsung saja daftar untuk konsultasi GRATIS dengan konselor IDP Education yang siap membantumu untuk mendaftar dan kuliah di berbagai universitas di Melbourne!

  

Sumber:

Artikel asli dipublikasikan oleh IndonesiaMengglobal.com

'A non-profit website for Indonesians aspiring to study and or pursue professional opportunities abroad'.

Study in Australia

GRATIS

Ebook 'Kuliah di Australia'

Suka dengan bacaan ini? Kami telah mengumpulkan topik-topik populer tentang kuliah di Australia dalam satu buku digital praktis

DOWNLOAD

Wajib dibaca

article Img

Panduan Kota di Australia untuk Pelajar Internasional

Kuliah di Australia merupakan pilihan yang sangat populer untuk pelajar internasional, tentunya ini termasuk dengan para pelajar Indonesia karena lokasi geografis yang dekat dengan Indonesia. Tapi di kota mana suasana yang paling enak untuk pelajar internasional? Mana yang paling ideal untukmu dan bisa membuat kamu nyaman sehingga betah untuk kuliah disana?   Bacalah panduan kota untuk pelajar internasional di Australia dari Hotcourses Indonesia

38.2K
article Img

5 Kota Terbaik untuk Kuliah di Australia dengan Pilihan Universitas Terbaiknya

Australia menjadi pilihan utama bagi siswa internasional berkat kualitas pendidikan yang tinggi, kehidupan multikultural, dan kota-kota yang mendukung perkembangan akademik maupun karir. Setiap tahunnya, lebih dari 400.000 siswa internasional dari sekitar 200 negara memilih Australia sebagai destinasi pendidikan mereka. Di antara kota-kota terbaik untuk kuliah di Australia adalah Sydney, Melbourne, Canberra, Brisbane, dan Adelaide. Masing-masing menawarkan keunikan,

10.5K