Informasi penting
Australia: Berita Terbaru

DUKUNGAN AUSTRALIA BAGI PELAJAR INTERNASIONAL TERDAMPAK COVID-19

share image

Australia adalah salah satu negara tujuan terpopuler bagi pelajar internasional asal Indonesia. Karena itu, tak mengherankan bahwa Persatuan Pelajar Indonesia di Australia sempat menjadi salah satu cabang PPI dengan anggota terbanyak di dunia. Namun hal ini juga berarti ada banyak pelajar asal Indonesia yang kini terdampak COVID-19 di negeri kangguru tersebut. Untuk membantu menghadapi masalah ini, tim Hotcourses Indonesia telah mengumpulkan beberapa jenis program dukungan yang tersedia bagi pelajar asal Indonesia di Australia.

 

 

1. International Students Support Network (ISSN)

 

Program ISSN diluncurkan oleh Australian Homestay Network (AHN) dengan tujuan menyediakan homestay jangka pendek berbiaya murah untuk pelajar internasional yang terdampak COVID-19. Sebelum mendaftar ke program ini, para pelajar internasional harus berkonsultasi terlebih dahulu dengan institusi tempat mereka belajar untuk mengetahui apakah mereka memenuhi syarat.  

 

Kriteria pelajar internasional yang memenuhi syarat untuk program ini adalah sebagai berikut:

  • Telah dirujuk ke program ISSN karena mereka membutuhkan perumahan di masa krisis atau dianggap berisiko membutuhkan akomodasi di masa krisis oleh institusi tempat mereka belajar atau badan resmi lainnya;

  • Tidak dapat membayar sewa akomodasi karena kesulitan keuangan akibat krisis ekonomi saat ini;

  • Sedang menganggur atau tidak dapat bekerja dan tidak memenuhi syarat untuk menerima bantuan dalam kategori JobSeeker atau JobKeeper;

  • Tidak bisa mendapatkan dukungan dari keluarga karena kesulitan keuangan akibat dampak COVID-19;

  • Saat ini tidak menempati akomodasi homestay di bawah naungan AHN (catatan: pelajar internasional yang tengah menempati akomodasi homestay di bawah naungan AHN bisa dipertimbangkan jika penyedia pendidikan mereka mendukung transfer ke program ISSN karena situasi kesulitan finansial yang ekstrem);

  • Tidak menunjukkan gejala COVID-19 saat tiba di lokasi homestay dan tidak ada riwayat kontak dengan penderita COVID-19 dalam waktu 14 hari sebelum pindah ke homestay AHN.

 

Pelajar internasional di program ini diminta untuk tetap mengikuti kebijakan social distancing di dalam homestay dan hanya meninggalkan rumah untuk urusan penting. Mereka juga harus mematuhi peraturan tuan rumah, seperti tidak menerima tamu dari luar.

 

Para pelajar internasional hanya perlu membayar AUD 160/minggu untuk menempati homestay yang disediakan oleh ISSN dan mereka akan mendapatkan:

  • Akomodasi yang nyaman dengan keluarga lokal;

  • Kesempatan untuk berinteraksi sehari-hari dengan keluarga di homestay;

  • Kamar tidur pribadi;

  • Makan 3 kali sehari selama seminggu;

  • Akses ke fasilitas binatu, dapur dan kamar mandi bersama;

  • Fasilitas gas, listrik dan air.

Selain biaya homestay, ISSN juga akan mengenakan biaya sebesar AUD 150 untuk proses pencarian homestay yang cocok dengan tiap pelajar.

 

Informasi lebih lanjut mengenai ISSN dan tata cara pendaftaran program ini bisa kamu akses di situs web AHN.

 

 

 

2. Jobs for Canberrans

 

Jobs for Canberrans adalah program yang diprakarsai oleh Pemerintah Wilayah Ibu Kota Australia. Program yang dijalankan di Canberra ini menyediakan dukungan dana untuk menciptakan lapangan kerja bagi para tenaga kerja tidak terdidik dan semi-terdidik yang terdampak COVID-19. Pekerjaan yang tersedia lewat program ini terbuka untuk para individu yang penghasilannya tergantung dari casual work (kerja lepas/kontrak) dan tidak memenuhi syarat untuk mendapatkan dukungan ataupun subsidi dari Pemerintah Australia.

 

Pekerjaan yang tersedia akan memiliki persyaratan seminimal mungkin dan bisa dilakukan sesuai dengan arahan badan-badan kesehatan. Contoh bidang pekerjaan yang tersedia lewat program ini adalah: jasa kebersihan, administrasi, layanan pelanggan, restorasi pasca-kebakaran, serta perawatan kebun dan bangunan. Lowongan yang tersedia akan diberikan kepada para individu yang dinilai sangat membutuhkan pekerjaan secepat mungkin.

 

Saat ini, pelajar internasional di Australia diperbolehkan bekerja hingga 40 jam setiap 2 minggu dan mereka dianjurkan untuk mengikuti program ini jika mereka menghadapi masalah finansial karena dampak COVID-19. 


Informasi lebih lengkap mengenai program ini bisa diakses di situs resmi Jobs for Canberrans

 


3. Program Dukungan Untuk Pemegang Visa Sementara Di Negara Bagian Tasmania

 

Pemerintah negara bagian Tasmania menyediakan paket bantuan sebesar AUD 3 juta bagi sekitar 26 ribu pemegang visa sementara di sana. Hal ini dilakukan karena para pemegang visa sementara (termasuk para pelajar internasional) saat ini tidak memenuhi syarat untuk mendapatkan bantuan dari Pemerintah Australia.

 

Tahap pertama dari program ini adalah bantuan langsung senilai AUD 250 per individu atau AUD 1000 per keluarga bagi para pemegang visa sementara yang terdampak COVID-19. Tahap kedua akan berupa bantuan dana darurat bagi LSM yang berfokus untuk membantu para pemegang visa sementara. Tahap ketiga meliputi bantuan keuangan dan saran perjalanan bagi para pemegang visa sementara yang ingin kembali ke negara mereka masing-masing dan tahap keempat adalah pemberian bantuan bagi bisnis yang ingin mempertahankan semua tenaga kerja terdidik mereka yang memegang visa sementara.


Informasi pendaftaran program ini bisa diakses di situs resmi Pemerintah negara bagian Tasmania

 

(Baca juga: TANYA JAWAB SEPUTAR VIRUS CORONA DAN RENCANA STUDIMU)

 

 

4. International Student Support Package (ISSP) Dari Pemerintah Australia Selatan

 

Program paket bantuan senilai AUD 13,8 juta ini akan didistribusikan via skema-skema khusus yang dijalankan oleh 3 universitas negeri: University of Adelaide, Flinders University dan University of South Australia. Program ini akan memiliki beberapa kriteria yang disusun khusus untuk menentukan prioritas distribusi. 

 

Bantuan dari program ini akan meliputi:

  • Dana AUD 10 juta untuk mahasiswa internasional yang terdampak COVID-19 di University of Adelaide, Flinders University dan University of South Australia. Dana ini juga akan dibagikan bagi para mahasiswa internasional yang tengah mengikuti program pathway.

  • Bantuan tunai darurat senilai AUD 500 untuk mahasiswa internasional lainnya yang tinggal di Australia Selatan dan tengah menjalani studi (tidak perlu terdaftar di 3 universitas negeri yang telah disebutkan sebelumnya). Ada beberapa kriteria untuk mendapatkan hibah ini dan salah satunya adalah pendaftar harus bisa membuktikan bahwa dirinya terdampak COVID-19.

  • Pembayaran bantuan senilai AUD 200 untuk tiap mahasiswa internasional yang tengah tinggal bersama keluarga homestay di Australia Selatan. Bantuan ini hanya diberikan 1 kali saja dan akan dibayarkan kepada keluarga homestay.

Informasi tambahan mengenai program ini dan tata cara pendaftaran bisa kamu akses di situs resmi ISSP

 

Punya pertanyaan mengenai cara mendaftar dan kuliah di universitas-universitas terbaik di Australia saat ini? Langsung saja daftar untuk konsultasi GRATIS dengan konselor IDP Education yang selalu siap membantumu di berbagai macam situasi.

 

 

Sumber:

Detik.com

ThePIENews.com

Study in Australia

GRATIS

Ebook 'Kuliah di Australia'

Suka dengan bacaan ini? Kami telah mengumpulkan topik-topik populer tentang kuliah di Australia dalam satu buku digital praktis

DOWNLOAD