Informasi penting
Perancis: Before you leave

PENTING NGGAK SIH IKUTAN PROGRAM PERTUKARAN PELAJAR?

Penting Nggak Sih Ikutan Program Pertukaran Pelajar?

Saat membuat perencanaan studi, masih ada sebagian pelajar yang merasa program pertukaran ke luar negeri kurang penting untuk diikuti. Alasan utamanya adalah mereka merasa manfaat yang akan didapatkan tidak sebanding dengan biaya dan waktu yang dihabiskan untuk mengikuti program tersebut. Namun kontributor Indonesia Mengglobal, Hanryano Yehezkiel, justru merasa program seperti ini akan berdampak positif pada perjalanan karir dan studimu. Mau tahu alasannya? Langsung saja baca di bawah ini.


Halo, pembaca Hotcourses Indonesia. Saya Hanryano, alumnus S1 Manajemen Bisnis ITB. Saat menjalani perkuliahan di tahun 2013, saya berkesempatan mengikuti program pertukaran pelajar ke ESC Rennes, Perancis, dengan pendanaan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Tiap orang yang pernah mengikuti program seperti ini pasti punya cerita masing-masing, tapi saya pribadi merasa pengalaman dan jejaring yang saya dapatkan dari program pertukaran pelajar ini masih berdampak positif sampai hari ini.

 

Setelah mengikuti program tersebut, saya menemukan 5 efek positif dari program ini bagi alur studi dan karir lulusan S1 di Indonesia:


1. Kamu Ditantang Untuk Beradaptasi Dengan Cepat & Belajar Memanfaatkan Waktu Sebaik Mungkin

 

Berhubung program ini biasanya jauh lebih pendek dibanding program kuliah, kamu tentu harus bisa beradaptasi secepat mungkin dengan lingkungan baru. Aspek adaptasi ini adalah salah satu bagian dari pertukaran pelajar yang sangat saya sukai.

 

Di pekerjaan pertama saya, saya harus bisa beradaptasi dengan berbagai macam klien dan menawarkan layanan yang disesuaikan untuk mereka. Saya merasa bahwa kemampuan saya untuk beradaptasi telah terasah di program pertukaran pelajar yang saya ikuti, karena saya harus berinteraksi dengan berbagai macam orang saat mengerjakan proyek-proyek kuliah di Perancis.

 

Temukan kisah inspiratif tentang studi dan berkaris di luar negeri!

 

2. Kemudahan Beradaptasi Kembali Dengan Kehidupan Di Indonesia

 

Karena durasinya yang pendek, program ini mengajarkan keluwesan yang dibutuhkan untuk hidup di dua negara yang berbeda. Di luar negeri, kamu akan bertemu wajah-wajah baru, sistem transportasi baru dan juga adat istiadat asing. Tetapi saat kamu telah terbiasa dengan norma-norma lokal, kemungkinan besar kamu sudah harus kembali ke Indonesia.

 

Saat tiba di kampung halaman, cuaca yang lembap mungkin akan membuatmu rindu iklim di luar negeri dan dinamika lalu lintas di kota-kota besar kita akan membuatmu frustasi. Jangan khawatir, karena ini hanya bersifat sementara dan kamu akan bisa kembali menjalani hidup di Indonesia. Perbedaannya, kini kamu akan memiliki tambahan perspektif, network dan kesadaran diri yang lebih luas berkat pengalamanmu mengikuti program pertukaran pelajar.

 

3. Belajar Menerima Perubahan

 

Perubahan adalah hal yang sangat wajar terjadi dalam program pertukaran pelajar. Misalnya, walau kamu telah terbiasa dengan gaya hidup di luar negeri, kamu harus kembali ke Indonesia. Di mata saya, aspek ini akan mempersiapkan kita untuk terus menerus membawa perubahan dan menyalakan motivasi kita untuk bergerak maju dari zona nyaman.

 

Beberapa tahun setelah saya kembali ke Indonesia, semangat untuk mengerjakan berbagai proyek baru dan mempelajari hal-hal baru telah menjadi bagian karakter saya. Saya merasa sebagian alasan hal tersebut bisa terjadi adalah karena saya mengikuti program pertukaran pelajar. Karena dunia kita terus berubah dengan cepat, kamu perlu merangkul perubahan dan hal ini akan lebih mudah dilakukan bila kamu telah terbiasa menghadapi perubahan sejak dini.

 

Hanryano Yehezkiel di depan Château de Chambord saat mengikuti program pertukaran pelajar di ESC Rennes - Hotcourses Indonesia

Hanryano di depan Château de Chambord saat mengikuti program tamasya yang diprakarsai para mahasiswa ESC Rennes

(Foto: Dok. pribadi Hanryano)

 

Unduh brosur universitas favoritmu di Eropa

 

4. Bisa Memperluas Jejaring Di Luar Negeri Tanpa Kehilangan Jejaring Di Indonesia

 

Beberapa orang menghabiskan waktu bertahun-tahun di luar negeri untuk menjalani studi dan kemudian bekerja di sana. Saat kembali ke Indonesia, mereka mungkin akan perlu membangun lagi kehidupan dan karir mereka dari awal. Tentunya penyesuaian seperti ini cukup sulit dilakukan.

 

Karena program pertukaran saya berlangsung pada masa kuliah, saya kembali menjalani perkuliahan di ITB setelah pulang dari Perancis. Karena itu, saya dapat bertemu kembali dengan teman-teman kuliah saya dan - yang terpenting - juga terhubung kembali dengan semua kegiatan, klub, pekerjaan paruh waktu dan proyek nirlaba yang saya tinggalkan saat ke luar negeri. Selain itu, hal ini membantu saya menelusuri peluang kerja dan prospek pasca kelulusan lainnya, seperti melanjutkan pendidikan ke jenjang S2.

 

5. Membantu Prospek Kerja Pasca Kelulusan

 

Banyak perusahaan lokal biasanya memberi nilai lebih untuk pelamar kerja yang memiliki pengalaman di luar negeri, baik itu untuk proyek, kuliah, atau pekerjaan nirlaba. Namun saat melamar pekerjaan di organisasi sektor publik, pelamar yang lulus dari institusi luar negeri bisa menghadapi kesulitan tersendiri. Beberapa organisasi biasanya meminta agar sertifikat kelulusan dari luar negeri disetarakan dengan standar nasional. Hal ini tentunya akan menambah waktu yang dihabiskan untuk proses lamaran kerja.

 

Kalau kamu lulus dari sebuah universitas di Indonesia, proses melamar pekerjaan menjadi lebih mudah dan program pertukaran bisa memberi nilai tambah di mata staf rekrutmen. Beberapa kolega saya bahkan memilih untuk menggunakan gelar S1 mereka dari Indonesia saat melamar kerja di sini, padahal mereka telah memiliki gelar S2 dari universitas ternama di luar negeri.

 

Memang akan selalu ada pro dan kontra tentang program pertukaran pelajaran di luar negeri. Pada akhirnya, keputusan mengambil program ini akan tergantung pada tujuanmu dan bagaimana kamu ingin mencapainya.

 

Bagi saya, program pertukaran ini telah membuka kesempatan untuk merasakan hidup mandiri, berteman dengan mahasiswa dari berbagai belahan dunia dan bepergian ke berbagai tempat. Pengalaman tersebut juga meningkatkan peluang saya untuk bertahan di bursa kerja yang penuh persaingan. Selain itu, tinggal di Perancis membantu saya melatih kemampuan bahasa Perancis. Kini saya merasa percaya diri saat berbicara dengan para penutur asli, meskipun terkadang masih ada kesalahan tata bahasa.

 

Sudah menemukan inspirasi untuk kuliah di luar negeri? Langsung saja daftar untuk konsultasi GRATIS dengan konselor IDP Education yang selalu siap membantumu mendaftar dan kuliah di berbagai universitas terbaik di mancanegara!

 

Sign up sekarang untuk konsultasi GRATIS!

 

Sumber:

Artikel asli dipublikasikan oleh IndonesiaMengglobal.com

'A non-profit website for Indonesians aspiring to study and or pursue professional opportunities abroad'.