CQUniversity Australia

Australia Australia

1 ULASAN

DILIHAT 2948 KALI

PERINGKAT TIMES: 801

Ringkasan

Ringkasan

Central Queensland University awalnya bernama Queensland Institute of Technology, didirikan pada 1967. Universitas ini menawarkan sejumlah jurusan untuk program sarjana dan pascasarjana, antara lain jurusan Seni, Humaniora & Pendidikan, Bisnis & Informatika, Sains, Teknik & Kesehatan. Universitas memiliki 5 kampus. Kampus utama berlokasi di North Rockhampton, Queensland, dua kampus di Queensland, Gold Coast dan Brisbane dan satu lagi di Sydney dan Melbourne. Kampus Rockhampton adalah lokasi Capricornia College.

GRATIS

Ebook 'Kuliah di Australia'!

Tertarik kuliah di Australia? Temukan panduan terlengkapnya sekarang!

Mungkin ada beberapa persyaratan IELTS yang berbeda, tergantung jurusan yang kamu ambil

Cari jurusan yang kamu suka

Mencari jurusan

Pilih jenjang*

Fakta penting CQUniversity Australia

Peringkat

Indeks Keanekaragaman Hotcourses (Apa ini?)

84 kewarganegaraan mahasiswa internasional di universitas ini

0.75% Mahasiswa internasional dari Indonesia

Times Higher Education World University Rankings 2022
Sumber: THE

801

SKOR KESELURUHAN

27.2%

PENGAJARAN

17.1%

PERSPEKTIF INTENASIONAL

63.1%

PENDAPATAN DARI PENELITIAN DAN INDUSTRI

37.9%

PENELITIAN

15.4%

PENGARUH PENELITIAN (JUMLAH KUTIPAN)

52%
QS World University Rankings 2022
Sumber: QS

601

Kehidupan mahasiswa dalam angka

BIAYA PER TAHUN
BIAYA HIDUP

A$21.041

AKOMODASI KAMPUS

A$8.710

BIAYA KULIAH RATA-RATA PER TAHUN

S1

A$32.800

S2/S3

A$26.470

KEJURUAN

A$28.520

CRICOS

Kode universitas:00219C

Ulasan mahasiswa

Pengalaman secara keseluruhan

100% penulis ulasan merekomendasikan CQUniversity Australia

Proses penerimaan

Pembiayaan dan beasiswa

Pengalaman studi

Pengalaman hidup

Prospek pekerjaan

Tulis ulasan

Jika saat ini Anda sedang ataupun telah menyelesaikan kuliah Anda, bagi pengalaman kuliah Anda dengan menulis ulasan di situs kami.

Semua ulasan

(1 ulasan)

1 BINTANG

0

2 BINTANG

0

3 BINTANG

0

5 BINTANG

0
image Fadlan, Indonesia 4

Less diversity, best facilities

Saya adalah mahasiswa CQU kampus Melbourne program postgraduate (S2) intake Term 2 2018 (Juni 2018). Sudah hampir 2 tahun (sampai dengan April 2020) saya menjadi satu-satunya mahasiswa dari Indonesia (dilihat dari seluruh program di kampus Melbourne). Sebagai negara yang menjunjung tinggi nilai diversit Baca ulasan lengkap

Saya adalah mahasiswa CQU kampus Melbourne program postgraduate (S2) intake Term 2 2018 (Juni 2018). Sudah hampir 2 tahun (sampai dengan April 2020) saya menjadi satu-satunya mahasiswa dari Indonesia (dilihat dari seluruh program di kampus Melbourne). Sebagai negara yang menjunjung tinggi nilai diversity (keragaman), CQU kampus Melbourne belum berhasil mencapai katagori ini. Dikarenakan, dalam proses penerimaannya, mahasiswa didominasi oleh WN India dan sub-continentnya (Pakistan, Srilanka, Nepal, Bangladesh). Saya juga salah satu awardee ISS (International Student Scholarship). Beasiswa ini sangat membantu dalam meng-cover biaya kuliah. Hanya saja, belum mendukung biaya hidup. Jadi, saya masih harus bekerja paruh waktu yang tak jarang mengganggu konsentrasi belajar. Salah satu hal yang bisa dibanggakan adalah CQU memiliki sistem online (Moodle) dengan interface yang sangat ramah, memudahkan mahasiswa untuk mengakses seluruh fasilitas belajar, materi kuliah, rekaman kuliah, sistem pembayaran, sistem pendaftaran mata-kuliah, dll. Materi pembelajaran disusun dengan sangat rapih dan aktual (terbarui setiap tahunnya untuk menyesuaikan kebutuhan perkembangan zaman). Tenaga pengajarnya berkualifikasi internasional (hampir semua yang pernah mengajar saya, juga merupakan pengajar di beberapa Universitas terbaik di negara lain) Namun, harapan berada di negara berbahasa inggris untuk sekaligus bisa melatih kecakapan bahasa inggris tidak terpenuhi di lingkungan kampus. Karena, bisa dikatakan tidak adanya pelajar lokal. Sedangkan, komunikasi aktif dengan pengajar dengan bahasa inggris sebagai bahasa pertamanya sangat terbatas di kelas (on-campus / online). Komunikasi non-kelas dipenuhi oleh mahasiswa dari negara dominan dengan bahasa non-inggris. Hal inipun disebabkan kurangnya “engagement” dari pelajar-pelajar tersebut untuk memprioritaskan komunikasi dalam bahasa inggris meskipun sesama mereka. Saya harap, CQU (Melbourn khususnya), dapat lebih mempertimbangkan persentase komposisi etnikal dalam penerimaan mahasiswanya untuk secara penuh mewujudkan nilai “diversity” dan menciptakan atmosfir bahasa inggris. Overall, “merantau” dan belajar di Melbourne, Australia telah membuka mata saya kepada dunia yang lebih luas! less full review

Hubungi kami