Prospek Kerja dan Gaji Awal Setelah Lulus Kuliah di Korea Selatan

Transformasi pendidikanmu, pelajari budaya baru, dan mulai dalam 3 langkah sederhana.

Mulai sekarang
Informasi penting

Product of

Sudahkah kamu bergabung dengan komunitas IDP?

Dapatkan cerita langsung dari alumni, gabung grup, dan nikmati fitur komunitas terbaru kami!

Cek komunitasnya sekarang!
cta banner image
Korea Selatan: Prospek Karir

Prospek Kerja dan Gaji Awal Setelah Lulus Kuliah di Korea Selatan

Kerja di Korea pascastudi ternyata bisa dilakukan jika kamu memenuhi persyaratan dan kualifikasi. Cek informasi kisaran gaji bekerja di Korea dalam artikel berikut.

25.6K
Prospek Kerja dan Gaji Awal Setelah Lulus Kuliah di Korea Selatan

Bisa kerja di Korea Selatan setelah lulus kuliah adalah impian banyak orang. Tidak hanya dari musik dan dramanya, Korea Selatan juga terkenal dengan sektor pariwisata, kebudayaan, dan industri bisnis yang maju. Hal ini karena Korea Selatan adalah salah satu negara di Asia yang memiliki pengaruh besar terhadap perekonomian dunia. Jadi jangan heran kalau gaji yang ditawarkan disini cukup besar dan menjanjikan. Bagaimana peluang kerja di Korea Selatan setelah lulus kuliah? Temukan informasi lengkapnya dalam artikel berikut ini.

 

Apa yang dibahas dalam artikel ini?

  • Prospek kerja pasca studi di Korea Selatan

  • Syarat dan tahapan untuk bisa bekerja di Korea Selatan

  • Gaji rata-rata saat bekerja di Korea Selatan

  • Budaya kerja yang perlu kamu tahu di Korea Selatan

 

Prospek kerja pasca studi di Korea Selatan

 

Pemerintah Korea Selatan menerima mahasiswa internasional yang ingin berkarir disana dalam sektor tertentu. Ada beberapa peluang untuk bisa mengajukan visa kerja di Korea Selatan setelah menyelesaikan studi disana:

  • Mengajukan visa untuk profesor

  • Memiliki gelar Bachelor / S1 dalam Ilmu Alam dan Teknik

  • Memiliki gelar Master / S2 dalam bidang sastra dari universitas di Korea

 

Kalau kamu bukan salah satu diantaranya, memang agak susah untuk bisa langsung bekerja. Walau peluang kerja yang cukup ketat dengan persaingan, namun kamu bisa mengajukan jenis visa berikut:

 

  • Visa Tenaga Kerja Asing melalui program G to G (E-9)

Untuk bisa bekerja di Korea Selatan, kamu bisa mengikuti program G to G atau Government to Government. Ini adalah kesempatan kerja di Korea Selatan karena kerjasama antara Kementerian Tenaga Kerja Korea Selatan bekerja sama dengan BP2MI (Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia). Ada lima sektor pekerjaan yang ditawarkan, yaitu manufaktur, perikanan, pertanian, jasa, dan konstruksi. Dari lima sektor tersebut, saat ini pemerintah Korea Selatan baru membuka dua sektor untuk pekerja Indonesia, yaitu manufaktur dan perikanan.

 

Jika memilih kerja di korea bidang manufaktur, kamu ditempatkan di pabrik seperti pabrik makanan, tekstil, elektronik, baja, besi, dan onderdil mobil. Sedangkan untuk kerja di korea bidang perikanan, kamu akan bekerja di tempat perikanan bagian pengepakan ikan.


 


 

Syarat dan tahapan untuk bisa bekerja di Korea Selatan

 

Ada beberapa syarat yang perlu kamu penuhi sebelum kerja di Korea Selatan. Syarat-syarat yang harus kamu penuhi dapat berupa berkas, syarat kemampuan, dan kesehatan sebagai berikut:

1. Penuhi syarat dan kriteria:

Syarat dan kriteria yang diberikan oleh perusahaan terkadang berbeda-beda. Namun secara garis besar yang perlu kamu perhatikan adalah,

  • Pria dan wanita usia minimal 18 tahun dan maksimal 39 tahun saat mendaftar

  • Tidak sedang dicekal untuk berpergian ke luar negeri oleh pemerintah Indonesia

  • Sehat jasmani dan rohani

  • Tidak buta warna total atau parsial

  • Tidak mengidap penyakit hepatitis, TBC, penyakit kelamin, HIV, dan lain-lain

 

2. Melakukan Pendaftaran Secara Online

Kamu bisa mendaftar di website resmi BP2MI. Terdapat 2 pilihan yang akan ditawarkan ketika kamu ingin bekerja di Korea Selatan.

  • CBT Umum. Pilihan ini untuk kamu yang belum pernah kerja di Korea, dan baru pertama kali mendaftar

  • CBT Khusus. Pilihan ini bisa dipilih untuk kamu yang sudah pernah ke Korea dan ingin berkarir kembali di Korea, namun syaratnya adalah masa kerja di Korea belum ada 5 tahun, bila sudah lebih dari 5 tahun, dilarang mengajukan diri lagi

 

3. Mempersiapkan berkas dan dokumen

Sama seperti melamar kerja ditempat lain, untuk bisa bekerja di Korea Selatan kamu pun perlu mempersiapkan beberapa berkas dan dokumen. 

  • KTP Elektronik

  • Kartu Keluarga

  • Ijazah terakhir

  • Akte kelahiran

  • Kartu pencari kerja (AK-1) atau Kartu Kuning

  • SKCK

  • Paspor yang masih berlaku

  • Surat izin dari keluarga (orang tua/wali/suami/istri) yang diketahui lurah dan diberi stempel atau cap basah.

  • Surat keterangan tidak buta warna dari dokter dalam waktu 6 bulan terakhir

  • Buku rekening tabungan pribadi

  • Email pribadi yang masih aktif.

 

 

4. Ujian dengan sistem poin

 Tahapan ujian yang harus dilalui diantaranya:

 

  • Ujian tertulis EPS-TOPIK  (Employment Permit System – Test Of Proficiency In Korean), yaitu ujian bahasa Korea yang berisi ujian membaca (pilihan ganda) dan ujian mendengar masing-masing 20 soal.

  • Ujian Keterampilan (Skill Test) berupa Kekuatan Fisik, Wawancara, dan Kemampuan Dasar

 

Nilai yang kamu dapatkan akan digabung setelah tes kedua. Yang berhak lulus di tahap ini adalah peserta yang mendapatkan nilai tinggi. Jika kamu dinyatakan lulus, cetaklah sertifikat dengan masuk ke laman resmi BP2MI.

 

5. Penerbitan Standard Labour Contract (SLC)

Ini adalah tahapan kamu akan menerima surat kontrak dari perusahaan yang menerima lamaranmu di Korea. Dalam surat ini kamu bisa melihat detail lokasi kantor, kontrak, dan lainnya. Para pekerja migrant yang bekerja di Korea Selatan menggunakan visa Korea berjenis E9 dengan kontrak kerja tiga tahun dan bisa diperpanjang 1 tahun 10 bulan.

 

6. Pelatihan sebelum keberangkatan

Pelatihan ini dilakukan 1 - 2 minggu sebelum keberangkatan dengan pelatihan yang cukup intensif agar calon pekerja memiliki persiapan untuk bersaing di dunia kerja Korea. Latihan ini berupa baris berbaris, kedisiplinan, bahasa Korea, dan cek kesehatan.

 

Gaji rata-rata saat bekerja di Korea Selatan

 

Gaji yang bisa diterima saat bekerja di Korea tergantung dari jenis pekerjaan, tingkat pendidikan, dan pengalaman kerja. Namun, secara umum gaji di Korea Selatan cukup tinggi dibanding negara lain di Asia Tenggara walaupun terhitung lulusan baru.

 

Berikut adalah gambaran gaji yang mungkin bisa didapat selama kerja di Korea Selatan:

  • Karyawan kantoran: berkisar antara 1.5 juta won (sekitar Rp 17 juta) hingga 4 juta won (sekitar Rp 46 juta) per bulan.

  • Dokter: berkisar antara 3 juta won (sekitar Rp 34 juta) hingga 10 juta won (sekitar Rp 115 juta) per bulan.

  • Guru: berkisar antara 1.5 juta won (sekitar Rp 17 juta) hingga 3 juta won (sekitar Rp 34 juta) per bulan.

  • Teknisi: berkisar antara 1.5 juta won (sekitar Rp 17 juta) hingga 3 juta won (sekitar Rp 34 juta) per bulan.

  • Koki: berkisar antara 1.5 juta won (sekitar Rp 17 juta) hingga 3 juta won (sekitar Rp 34 juta) per bulan.

 

Untuk jam kerja, di Korea Selatan terkenal dengan masyarakat yang pekerja keras. Sebelum tahun 2018, jam kerja di Korea Selatan cukup panjang yakni 68 jam per minggu. Namun jam kerja tersebut dilonggarkan menjadi 40 - 50 jam per minggu. Hal ini dilakukan demi meningkatkan kualitas sumber daya manusia, dan mendukung pertumbuhan populasi di Korea.

 

 

Budaya kerja yang perlu kamu tahu di Korea Selatan

 

Sebelum terjun ke dunia kerja di Korea, ada baiknya kamu mempelajari dulu bagaimana budaya kerja disana, seperti berikut:

 

  • Bekerja dengan ritme cepat

Sejak kecil, masyarakat Korea sudah terbiasa untuk memenuhi banyak target dalam waktu singkat. Dengan cara membuat list kerja jangka pendek, lalu menentukan target waktu kapan semua pekerjaan itu harus selesai. Dengan cara ini, pekerja di Korea Selatan terbiasa bekerja dibawah deadline.

 

  • Sikap tegas dan keras

Jika kamu sering menonton drama Korea, maka akan sering terlihat adegan atasan yang memarahi karyawan dengan nada tinggi. Ternyata hal ini benar-benar terjadi di dunia kerja Korea. Dari pengalaman beberapa WNI yang bekerja di Korea, atasan yang bersikap tegas dan keras setiap kali memberikan peringatan dianggap agar karyawan lain melihat itu sebagai pelajaran dan tidak melakukan kesalahan yang sama.

 

  • Disiplin waktu

Apapun yang terjadi, perusahaan akan memberlakukan aturan waktu yang cukup ketat. Tidak ada waktu bagi karyawan untuk main-main di jam kantor. Bahkan ada beberapa perusahaan yang memilih untuk mengadakan rapat sebelum jam kantor agar tidak mengganggu efektifitas jam kerja. Keterlambatan dalam menghadiri pertemuan akan dinilai tidak profesional.

 

  • Orang yang multitasking lebih dipertimbangkan

Di Korea Selatan, jika karyawan bisa mengerjakan beberapa job desc sekaligus akan dianggap memiliki nilai lebih dan etos kerja yang tinggi. Hal ini berbeda dengan busaya kerja di Eropa yang lebih suka mendelegasikan pekerjaan tertentu ke ahlinya agar lebih profesional.

 

  • Tidak menunda pekerjaan

Budaya di Korea Selatan adalah, “jika bisa dikerjakan hari ini kenapa harus tunggu besok?”. Inilah yang membuat produktivitas kerja di Korea sangat tinggi dan orang-orang terlihat sibuk. Karena mereka lebih suka membereskan pekerjaan sekaligus daripada membaginya untuk esok hari.

 

Nah, jadi apakah kamu tertarik untuk mulai bekerja di Korea Selatan? Yuk, rencanakan pendidikan dan bekerja pascastudi di Korea Selatan bersama Hotcourses Indonesia. Layanan kami bisa kamu akses gratis lho!

 

 

Baca juga: