Informasi penting
Swiss: Info Negara Tujuan - Wajib dibaca

Mengapa kuliah di Swiss?

164

Terletak di antara Jerman, Perancis dan Italia, Swiss adalah tempat yang terbaik untuk menjelajahi Eropa. Swiss memiliki dua universitas berperingkat tinggi di dunia, dan  selalu masuk dalam daftar negara yang paling nyaman untuk ditempati di dunia. Berikut adalah beberapa alasan mengapa mahasiswa internasional memilih untuk berkuliah di Swiss:

 

Universitas-universitas berperingkat atas

Swiss memiliki universitas-universitas bereputasi tinggi di dunia, dan dua institusi unggulan mereka (EPFL dan ETH Zurich) selalu menempati jajaran 30 besar terbaik dunia dari Times Higher Education (THE) World University Rankings. Untuk peringkat 2016-17, Swiss memiliki 7 institusi yang menempati jajaran 150 besar terbaik, ini adalah hasil yang luar biasa dari negara yang hanya memiliki populasi 8.3 juta jiwa, yang lebih sedikit dari London. Mahasiswa juga selalu merasa puas dengan fasilitas-fasilitas berkualitas dan dengan mutu pengajaran dalam kampus.  

 

Petr Jiskra, Marketing Manager dan alumni dari Hotel and Tourism Management Institute (HTMi) di Swiss berkata lulus dari universitas Swiss akan membekali kamu dengan baik untuk menemukan pekerjaan yang bagus.  

 

“Secara umum, universitas-universitas Swiss memiliki reputasi yang bagus akan kualitas pengajaran mereka. Jadi, walaupun kamu adalah mahasiswa internasional, kamu tetap akan diterima dengan baik oleh perusahaan-perusahaan.”

 

Biaya kuliah:

Biaya kuliah di Swiss adalah salah satu yang termurah di seluruh Eropa. Banyak universitas negeri yang hanya memungut  sekitar €1,000 per tahun akademik! Tentu saja biaya kuliah di tiap universitas bisa saja berbeda.

 

Biaya kuliah yang lebih murah berarti kamu memiliki anggaran lebih untuk jalan-jalan dengan teman atau menjelajahi Eropa.

 

Geografi

Swiss dikelilingi oleh Perancis, Jerman dan Italia. Oleh sebab itulah, Swiss memiliki 4 bahasa nasional. Dengan kuliah setidaknya 3 tahun, kamu berkesempatan untuk menguasai bahasa-bahasa tersebut dengan baik.

 

Banyak mahasiswa yang lebih lancar dalam bahasa Jerman, Perancis atau Italia setelah pulang dari Swiss. Petr Jiskra berkata bahwa ini adalah keahlian yang sangat dihargai oleh para pemberi kerja. Sehingga akan meningkatkan prospek kerja kamu, terutama dalam skala internasional.

 

Kesempatan karir/potensi penghasilan

Gaji di Swiss lebih tinggi dari negara Eropa lainnya, dan banyak perusahaan besar yang memiliki kantor pusat di Swiss. Walau agak susah untuk mahasiswa non Uni Eropa untuk mendapatkan visa kerja setelah lulus, jika kamu dapat menunjukkan bahwa kamu adalah kandidat yang pantas, perusahaan dapat membantu mendapatkan visa kerja untukmu. Bingung dengan pilihan yang bisa kamu pilih setelah lulus kuliah di Swiss? Cek panduan menemukan karir setelah lulus di Swiss. (hyperlink to finding a graduate career in Switzerland)

 

Jika kamu berhasil diterima bekerja di perusahaan berkaliber, biaya hidup Swiss yang tinggi tidak akan menjadi masalah. Sebagai gambaran, gaji per tahun dari guru di Swiss adalah 87,500 Swiss francs (yaitu sekitar Rp. 1.213.154.026per tahun, atau 101 juta rupiah per bulan). Lumayan banget kan?!

 

 

Kualitas hidup

Kota-kota Swiss senantiasa diperingkatkan sebagai kota terbaik untuk kualitas hidup di dunia. Walau biaya hidupnya tinggi, penghasilannya juga tinggi dan tingkat kriminalnya rendah – sehingga menjadikannya kota paling bahagia di Eropa. Swiss memiliki fasilitas transportasi yang luar biasa, sehingga sangat praktis untuk berpergian sambil  mengagumi pemandangan-pemandangan indah! 

 

Jika kamu menyukai kegiatan outdoor, ada banyak rerumputan, danau dan pegunungan Alpen yang patut dikunjungi. Swiss juga merupakan eksportir terbesar untuk keju dan cokelat. Untuk melihat hal seru apa saja yang bisa kamu lakukan di Swiss, klik di sini. (hyperlink to 5 things to do in Switzerland article)

 

Semakin bersemangat untuk kuliah ke Swiss? Lihat daftar universitas-universitas di Swiss!

Mencari jurusan

Swiss
JenjangPendidikan*
TENTANG PENULIS