ULASAN PELAJAR

University of Cambridge

Inggris

DILIHAT 21780 KALI

PERINGKAT TIMES: 3

Pengalaman secara keseluruhan

Proses penerimaan

Pembiayaan dan beasiswa

Pengalaman studi

Pengalaman hidup

Prospek pekerjaan

100% pelajar internasional merekomendasikan University of Cambridge

Apakah Anda pernah atau sedang kuliah di universitas ini?

Jika saat ini Anda sedang ataupun telah menyelesaikan kuliah Anda, bagi pengalaman kuliah Anda dengan menulis ulasan di situs kami.
Tulis ulasan

Ulasan pelajar

Urutkan menurut
Noor Titan

Noor Titan

Undergraduate Degree

Tahun kelulusan: 2015

Engineering Tripos

Pengalaman secara keseluruhan

5
Tahun kelulusan: 7 FEB 2015

Exchange di Cambridge: Seberapa Berbedanyakah dengan Sistem Pendidikan di Amerika Serikat?

*Disclaimer: Saya kuliah di universitas di Amerika Serikat, dan berada di Cambridge selama setahun, mungkin ada hal yang berbeda karena persepsi saya yang berbeda.

Inggris dan Amerika Serikat memiliki peminatnya masing-masing. Sistem berbeda, total waktu belajar untuk mendapatkan gelar, serta kelas yang ditawarkan memang berbeda. Cambridge yang berumur lebih dari 800 tahun, adalah salah satu primadona tempat menuntut ilmu di dunia.

Sistem term-nya berbeda, ada tiga terms, dengan panjang tiap termnya sekitar 8 minggu. Di antara term ke-1 dan ke-2, panjang liburannya sekitar 5 minggu. Liburan, adalah saatnya belajar dan catching up untuk mahasiswa Cambridge, karena rata-rata ujian untuk tiap kelas dilaksanakan di tahun ajaran. Selain itu, pace belajar yang sangat cepat, membuat 8 minggu term tidak cukup untuk menyerap semua materi yang harus dikuasai. Metode belajar mahasiswa Cambridge juga cenderung lebih individualis dibandingkan dengan mahasiswa di universitas saya di AS. Selain itu, para mahasiswa membuat clear distinction antara waktunya belajar dengan having fun.

Di bidang engineering sendiri, Cambridge menekankan penguasaan teori sebagai basisnya. Banyak materi yang dikorek lebih dalam dari mata kuliah yang sama di universitas saya di AS. Selain itu, jika mata kuliah di AS cenderung 'terpisah-pisah' tiap bidangnya (semester tiga ambil Mekanika, semester empat ambil Dinamika dan Termodinamika, dst.), engineering di Cambridge lebih 'berjenjang' (tingkat satu ambil Mekanika, Dinamika, Termodinamika I, tingkat dua ambil Mekanika, Dinamika, Termodinamika II).  Pilihan mata kuliah pun terbatas, dibandingkan dengan universitas saya di AS. Tetapi, tiap mata kuliah benar-benar spesifik dan mendalam. 

Waktu tempuh pendidikan pun lebih singkat: di Cambridge, untuk engineering, S1 diselesaikan dalam waktu tiga tahun, dan S1 + S2 dalam waktu empat tahun.

Cambridge, selain Oxford, juga memiliki sistem college. College-college inilah yang menentukan kehidupan mahasiswa di luar kelas secara umumnya. Beberapa college, lebih terkenal dibandingkan yang lain, karena Isaac Newton pernah menuntut ilmu di sana, misalkan. Selain itu, karena umur universitas yang sangat tua, banyak tradisi menarik di Cambridge, seperti formal hall, May Ball, dan lain-lain.

Bagi saya, Cambridge tak hanya indah dengan bangunan-bangunan tuanya, juga menempa saya untuk menjadi pencari ilmu sejati, sesuai dengan motto Cambridge: Hinc lucem et pocula sacra (literal: From here, light and sacred draughts, non-literal: From this place, we gain enlightenment and precious knowledge).

*Disclaimer: Saya kuliah di universitas di Amerika Serikat, dan berada di Cambridge selama setahun, mungkin ada hal yang berbeda karena persepsi saya yang berbeda. Inggris dan Amerika Serikat memiliki peminatnya masing-masing. Sistem berbeda, total waktu belajar untuk mendapatkan gelar, serta kelas yang ditawarkan memang berbeda. Cambridge yang berumur lebih dari 800 tahun, adalah salah satu primadona tempat menuntut ilmu di dunia. Sistem term-nya berbeda, ada tiga terms, dengan panjang tiap termnya sekitar 8 minggu. Di antara term ke-1 dan ke-2, panjang liburannya sekitar 5 minggu. Liburan, adalah saatnya belajar dan catching up untuk mahasiswa Cambridge, karena rata-rata ujian untuk tiap kelas dilaksanakan di tahun ajaran. Selain itu, pace belajar yang sangat cepat, membuat 8 minggu term tidak cukup untuk menyerap semua materi yang harus dikuasai. Metode belajar mahasiswa Cambridge juga cenderung lebih individualis dibandingkan dengan mahasiswa di universitas saya di AS. Selain itu, para mahasiswa membuat clear distinction antara waktunya belajar dengan having fun. Di bidang engineering sendiri, Cambridge menekankan penguasaan teori sebagai basisnya. Banyak materi yang dikorek lebih dalam dari mata kuliah yang sama di universitas saya di AS. Selain itu, jika mata kuliah di AS cenderung 'terpisah-pisah' tiap bidangnya (semester tiga ambil Mekanika, semester empat ambil Dinamika dan Termodinamika, dst.), engineering di Cambridge lebih 'berjenjang' (tingkat satu ambil Mekanika, Dinamika, Termodinamika I, tingkat dua ambil Mekanika, Dinamika, Termodinamika II). Pilihan mata kuliah pun terbatas, dibandingkan dengan universitas saya di AS. Tetapi, tiap mata kuliah benar-benar spesifik dan mendalam. Waktu tempuh pendidikan pun lebih singkat: di Cambridge, untuk engineering, S1 diselesaikan dalam waktu tiga tahun, dan S1 + S2 dalam waktu empat tahun. Cambridge, selain Oxford, juga memiliki sistem college. College-college inilah yang menentukan kehidupan mahasiswa di luar kelas secara umumnya. Beberapa college, lebih terkenal dibandingkan yang lain, karena Isaac Newton pernah menuntut ilmu di sana, misalkan. Selain itu, karena umur universitas yang sangat tua, banyak tradisi menarik di Cambridge, seperti formal hall, May Ball, dan lain-lain. Bagi saya, Cambridge tak hanya indah dengan bangunan-bangunan tuanya, juga menempa saya untuk menjadi pencari ilmu sejati, sesuai dengan motto Cambridge: Hinc lucem et pocula sacra (literal: From here, light and sacred draughts, non-literal: From this place, we gain enlightenment and precious knowledge).

Proses penerimaan
Pembiayaan dan beasiswa
Pengalaman studi
Pengalaman hidup
Prospek pekerjaan