Informasi penting
Study abroad: Before you leave

15+ PERTANYAAN BEASISWA YANG WAJIB KAMU JAWAB

128369

Daftar pertanyaan-pertanyaan ini sangat penting untuk kamu yang sedang mempersiapkan esai atau latihan wawancara beasiswa master (S2)/doktoral, student exchange program (pertukaran pelajar), sampai leadership course (program kepemimpinan).

 

Saya telah mengumpulkan pertanyaan-pertanyaan yang paling sering ditanyakan seputar esai dan wawancara beasiswa. 

 

Secara pribadi, meluangkan waktu untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan ini membantu saya merefleksikan tentang tujuan dan rencana saya, serta bagaimana hal-hal telah saya lakukan memiliki makna dan dampak untuk masyarakat luas. Indah membuat daftar ini berdasarkan pengalaman dan ulasan banyak beasiswa master, program pertukaran pelajar, sampai program penuh master.

 

 

PERTANYAAN-PERTANYAAN PENTING WAWANCARA/ESAI BEASISWA

Untuk menempatkan pertanyaan-pertanyaan ini dalam konteks, khususnya untuk komponen akademik, saya memakai studi kasus lulusan S1 Ilmu Hubungan Internasional UI yang mendaftar beasiswa MSc Development Administration and Planning di University College London (UCL) Inggris, saat ini berada di posisi 7 universitas terbaik QS World University Ranking dan urutan ke 2 untuk jurusan Built Environment di the world in QS University Ranking. Kasus ini menarik karena pendaftar beasiswa mengambil jurusan yang berbeda. Tentu saja ini bisa disesuaikan dengan konteks teman-teman.

 

 

 

Selain itu, catatan penting, pertanyaan di bawah ini paling sering ditemukan di merit-based scholarships, yaitu beasiswa berdasarkan pencapaian akademik. Jadi, bukan latar belakang kebutuhan ekonomi. Untuk beasiswa berdasarkan pencapaian akademik yang sedang kamu daftar, sebaiknya kamu baca sampai selesai.

 

Berikut ini pertanyaan-pertanyaannya, dan contoh jawaban sesuai dengan situasi saya saat mendaftar:

 

  • Mengapa kamu mendaftar program beasiswa ini?

Contoh jawaban: Saya melihat beasiswa ini bertujuan untuk mencetak pemimpin masa depan, melalui pendidikan, leadership development program, dan program pengabdian masyarakat. Sehingga, jika saya diterima beasiswa ini, investasi pendidikannya tidak hanya dapat dinikmati oleh saya pribadi, tetapi juga masyarakat.

 

 

  • Mengapa kamu memilih UCL (sesuaikan dengan universitas yang kamu daftar)?

Contoh Jawaban: UCL berada di peringkat ke-7 universitas dunia berdasarkan QS University Ranking, dan memiliki jurusan multidisipliner yang sangat unik yaitu Development Administration Planning yang tidak dapat ditemukan di universitas lain.

 

 

  • Mengapa program Development Planning, bukan Hubungan Internasional? Apakah latar belakang kamu cukup untuk ekspektasi akademik program tersebut? (atau contoh lain, kenapa memilih program MBA?)

Contoh Jawaban: Pada saat kuliah Ilmu Hubungan Internasional, bidang peminatan saya International Development atau Pembangunan Internasional, yang sejalan dengan program Development Planning yang akan saya geluti. Saya juga memiliki berbagai pengalaman penelitian yang sesuai di bidang tersebut, sehingga latar belakang saya mumpuni untuk jurusan tujuan S2 saya.

 

 

  • Mengapa S2? Bagaimana karir kamu sekarang berkaitan dengan kebutuhan untuk S2?

Contoh Jawaban: Bidang pembangunan Indonesia masih terbatas pada pembangunan infrastruktur dan ekonomi, padahal pembangunan multidisipliner di bidang manusia, keberlanjutan alam, dan sosial merupakan kunci untuk kemajuan terpadu. Hal tersebut hanya bisa saya dapatkan melalui pendidikan S2 multidisipliner yang saya tuju.

 

  • Mengapa riset yang diajukan tentang Jakarta urban development, sementara kota-kota lain di Indonesia juga memerlukan pembangunan? Mengapa urban, bukan rural development, sementara sebagian besar Indonesia masih rural?

Contoh Jawaban: Dalam 50 tahun ke depan, lebih dari 60% masyarakat Indonesia akan tinggal di daerah perkotaan (urban). Daerah pedesaan (rural) juga akan bertransformasi menjadi lebih urban. Ide-ide baru yang muncul dari penelitian saya akan sangat dibutuhkan untuk pembangunan tersebut menjadi lebih tertata, adil, dan berkelanjutan.

 

 

  • Mengapa memilih Inggris? Bukan Australia, Singapura (sebut negara relevan lainnya) yang lebih bagus untuk bidang yang kamu geluti?

Contoh Jawaban: Jurusan dan universitas yang saya tuju berada di Inggris, selain itu Inggris memiliki sistem pendukung yang baik untuk berkuliah di bidang saya, seperti jaringan perpustakaan, kerjasama dengan negara-negara lain untuk penelitian atau praktek lapangan/industri, serta dampak penelitian yang tinggi. Selain itu, banyak teoris terdepan di bidang saya berada di Inggris.

 

 

  • Bagaimana rencana perkuliahan kamu?

Contoh Jawaban: Saya akan mengambil 6 mata kuliah: 4 mata kuliah masing-masing di semester 1 dan semester 2, dan 1 tesis di semester musim panas. Mata kuliah wajib yang akan saya ambil, antara lain Development in Practice, Society and Market: Private Agency for Development, dan Contemporary Approaches to Development Management. Sementara, mata kuliah pilihan yang akan saya ambil adalah Housing Policies: Practical Dimensions and Alternative Options

 

  • Bagaimana rencana karir kamu? Dan mengapa memilih hal tersebut? padahal kan…dll..

Contoh Jawaban: Saya ingin bekerja di Bappenas/Bappeda, agar saya dapat menerapkan ilmu yang saya geluti sebagai perencana pembangunan.

 

 

  • Bagaimana rencana karir/akademik/personal kamu untuk 10 tahun ke depan? Bagaimana kaitannya dengan peran kamu saat ini?

Contoh Jawaban: Saya akan berkontribusi di Bappenas/Bappeda atau instansi yang relevan, di mana konsep dan praktek-praktek terbaik pembangunan dapat saya terapkan untuk pembangunan Indonesia.

 

 

  • Bagaimana latar belakang/pengalaman/keahlian/network kamu relevan dengan misi beasiswa ini? 

Contoh Jawaban: Saya bekerja sebagai asisten dosen dan peneliti bidang Pembangunan Internasional. Saya juga terlibat dalam aktivisme anak muda untuk pemberdayaan masyarakat. Hal tersebut sangat relevan dengan misi beasiswa ini untuk mencerdaskan anak bangsa dan mengabdi pada tanah air.

 

 

  • Mengapa kami harus memilih kamu? 

Contoh Jawaban: Saya memiliki latar pendidikan yang kuat, jaringan yang luas, rekam jejak pengabdian masyarakat, serta kemampuan beradaptasi di pendidikan luar negeri yang terbukti di CV saya. Saya yakin jika beasiswa ini berinvestasi pada saya, saya dapat memaksimalkan ilmu yang saya dapat dari S2 di luar negeri ke Indonesia dengan kapasitas, keterampilan, dan jaringan yang saya miliki.

 

 

  • Bagaimana jika kamu gagal dalam program ini? 

Contoh Jawaban: Saya akan coba lagi di tahap berikutnya. Kesuksesan hanya terjadi bila kita berusaha keras sampai tidak ada lagi cara yang bisa dilakukan. 

 

 

  • Apa dampak yang bisa kamu berikan setelah program ini? Bagaimana tolak ukurnya? 

Contoh Jawaban: Dampak bisa dilihat dari short-term, medium-term, atau long-term. Untuk short-term, saya akan menginisiasi gerakan pemberdayaan masyarakat bersama teman-teman beasiswa di suatu daerah terpilih…dst..

 

 

  • Apa kegagalan dan kesuksesan terbesar bagi kamu? Bagaimana kamu mengatasinya? 

Contoh JawabanKegagalan terbesar saya adalah saat berkali-kali gagal beasiswa pertukaran pelajar karena saya tidak cukup persiapan untuk seleksi tersebut. Saya terus berusaha dan memperbaiki diri, sehingga akhirnya saya mendapat kehormatan untuk diterima beasiswa tersebut.

 

Kesuksesan terbesar saya adalah saat saya menerima penghargaan Diplomacy Award, di mana saya mewakili negara saya di simulasi diplomasi tingkat dunia dan mendapat anugrah peserta terbaik. Perjuangan saya bukan hanya untuk prestasi pribadi, tetapi juga untuk memperjuangkan kepentingan bangsa di tingkat konferensi internasional.

 

 

  • Bagaimana kamu menghadapi culture shock? Atau misalnya, mahasiswa/dosen luar negeri yang bersikap tidak acuh dengan mahasiswa Indonesia? Atau makanan dan iklim yang sangat berbeda? 

Contoh Jawaban: Saya akan meminta pertemuan dengan dosen/tutor/mentor untuk berkomunikasi dan membantu mencari solusi dalam hal masalah akademis atau non-akademis yang saya hadapi. Jaringan teman-teman saya juga akan menjadi sistem pendukung selama saya merasa kesulitan secara emosional.

 

 

  • Bagaimana kamu bisa bersaing kalau Bahasa Inggris (dan bahasa lokal negara tersebut) skornya masih rendah? 

Contoh Jawaban: Saya telah mengikuti pelatihan Bahasa dalam proses mendaftar beasiswa ini. Skor terbaru saya telah meningkat, yang membuktikan saya dapat terus beradaptasi, belajar, dan bersaing di negara tujuan kuliah saya.

 

Dan masih banyak lagi……

 

Daftar ini tidak eksklusif, juga belum lengkap. Artinya, tidak semua pertanyaan akan ditanyakan serta merta pada suatu esai ataupun wawancara, juga pertanyaan ini masih terus berkembang sesuai dengan latar belakang pendaftar dan sponsor (pemberi beasiswa). Pikirkan beberapa pertanyaan contohnya:

  • “Sepertinya kamu ambisius, apakah tidak khawatir dilarang bekerja oleh suami/orang tua setelah lulus S2/S3?”
  • “Bagaimana rencana keuangan kamu membawa pasangan dan anak sementara kami tidak memberikan tunjangan tersebut?”

 

Bila kamu telah memikirkan pertanyaan-pertanyaan ini, berlatihlah dan minta feedback dari teman-teman yang kamu percaya, colega, dan bahkan professor yang berkenan untuk membantu kamu. Bagikan artikel ini ke teman-teman kamu untuk memeriksa kembali dan memberi feedback.

 

KESALAHAN PALING SERING SAAT SELEKSI BEASISWA

Kebanyakan kesalahan dari esai/wawancara/pendaftaran secara umum adalah kita hanya mendeskripsikan prestasi kita, program sukarela/magang/posisi kepemimpinan apa yang telah kita capai di masa lalu. Coba sekarang ganti dengan:

  • Mengapa prestasi/pencapaian tersebut bermakna?
  • Apa dampaknya terhadap masyarakat
  • Apa pengaruh prestasi/pencapaian tersebut terhadap dirimu sendiri dan keputusan kamu saat ini dan masa depan

 

MENGAPA PERTANYAAN DI ATAS PENTING?

Karena dari situlah reviewer (panitia penyeleksi beasiswa) akan melihat karakter, pencapaian, dan memutuskan apakah kita layak untuk mendapat investasi dari program mereka. Mereka adalah pihak yang memiliki anggaran dan mereka membiayai program tersebut atas dasar tujuan atau misi tertentu yang lebih besar. Kalau teman-teman ada komentar atau pertanyaan, silahkan bertanya langsung pada Indah Gilang. 

 

VIDEO TANYA JAWAB SEPUTAR KULIAH DI INGGRIS DAN BEASISWA LPDP

Mencari jurusan

Pilih negara
JenjangPendidikan*
TENTANG PENULIS

Indah Gilang Pusparani adalah penulis tamu di Hotcourses Indonesia. Dia telah menyelesaikan program S2 di Inggris. Selain telah menyelesaikan S2, Indah juga memiliki pengalaman pertukaran pelajar, konferensi, dan menjadi sukarelawan di luar negeri (Amerika Serikat, Eropa, Afrika dan Asia Pasifik). Ia juga gemar menulis, terutama topik-topik seputar kuliah di luar negeri dan panduan beasiswa dengan wawasan pribadi. Jangan lupa kunjungi blog Indah di www.indahgilang.com.

Wajib dibaca

8 KEAHLIAN YANG PERLU DIMILIKI SEORANG MAHASISWA

Kuliah itu seperti apa ya? Yang pasti kehidupan perkuliahan tentu saja jauh berbeda dengan kehidupan sewaktu SMU. Mulai dari gaya dosen menyampaikan pelajaran, menyelesaikan tugas, berpartisipasi dalam kelas dan mencari teman baru, semua adalah pengalaman baru bagi seorang pelajar yang baru memulai langkahnya sebagai seorang mahasiswa. Steven Schwartz dari  The Guardian  menjelaskan beberapa keahliah yang perlu dimiliki mahasiswa untuk menyesuaikan

68635