Menjalani hubungan LDR (long distance relationship) bisa jadi merupakan pengalaman yang sulit, terutama jika salah satu pasangan sedang berada di luar negeri. Situasi ini banyak dialami oleh mahasiswa internasional, baik yang sedang menempuh studi di luar negeri maupun pihak yang ditinggalkan ke luar negeri. Tapi, bukan berarti tidak ada cara untuk menjaga agar hubungan spesialmu bisa bertahan meskipun terpisah jarak ribuan mil.
Di artikel ini, kami akan memberikan gambaran tentang tantangan yang mungkin kamu alami dalam menjaga hubungan LDR serta tips untuk mempertahankan hubungan tersebut agar tetap harmonis.
LDR Saat Kuliah Ke Luar Negeri
Tantangan yang Muncul pada Hubungan LDR
Setiap pasangan seringkali memiliki tantangan tersendiri ketika menjalin hubungan romantis. Hal ini semakin terasa ketika salah satu pasangan berada di negara lain. Adanya perbedaan jarak yang jauh serta zona waktu sering kali menyebabkan munculnya rasa stres dan ketidaknyamanan bagi kedua belah pihak untuk mempertahankan hubungan.
Jika kamu akan atau sedang menjalani hubungan LDR karena kuliah di luar negeri, kamu perlu mewaspadai 7 potensi masalah yang sering dialami oleh pasangan LDR:
1. Sulit untuk menjaga komunikasi yang konsisten
Ketika memutuskan untuk berkomitmen menjalani hubungan LDR, kamu dan pasangan harus menyadari dan sepakat bahwa komunikasi adalah kunci utama kesuksesan hubungan kalian. Namun pada prakteknya, tidak jarang pasangan LDR kesulitan untuk berkomitmen menjaga komunikasi secara konsisten dengan pasangannya. Faktor penyebabnya beragam, mulai dari kesibukan masing-masing hingga perbedaan waktu yang membuat keduanya sulit untuk saling berkomunikasi secara teratur dapat menyebabkan kesalahpahaman dan jarak emosional antara kedua belah pihak.
2. Mudah untuk saling cemburu
Ketika menjalin hubungan jarak jauh, rasa cemburu seringkali dialami salah satu atau kedua belah pihak. Rasa cemburu seringkali lebih intens karena kurangnya kehadiran fisik dan ketidakmampuan untuk mengawasi pasangan secara langsung. Hal ini bisa membuat munculnya rasa tidak percaya terhadap pasangan, dan berujung pada kesalahpahaman yang berlebihan dalam hubungan tersebut.
3. Sulit menahan rasa kangen
Ketika kamu atau pasanganmu kuliah di luar negeri, kalian mungkin akan terpisah dalam waktu yang lama, bisa berbulan-bulan maupun bertahun-tahun. Hal ini bisa menyebabkan perasaan rindu atau kangen yang sangat intens. Pada beberapa kasus, rasa kangen yang berlebihan kepada pasangan membuat seseorang menjadi pemurung, kurang fokus, serta kesulitan untuk produktif dalam kegiatan sehari-hari.
4. Kesulitan untuk mengatasi konflik
Pasangan yang menjalani LDR sering kali menghadapi kesulitan saat harus mengatasi konflik. Pada pasangan yang tidak menjalani LDR, mereka bisa bisa bertemu kapan saja bisa langsung bertemu dan diskusi langsung untuk menyelesaikan permasalahan. Kondisi ini sulit didapatkan oleh pasangan yang menjalin hubungan LDR, sehingga tidak jarang masalah yang ada bisa menjadi semakin membesar dan sulit dipecahkan.
5. Keterbatasan untuk merayakan momen penting bersama
Dalam hubungan LDR, kamu mungkin tidak bisa merayakan momen penting bersama seperti ulang tahun, anniversary, atau hari-hari besar lainnya bersama pasangan. Hal ini dapat menimbulkan perasaan sedih dan kehilangan momen berharga bersama.
6. Muncul keraguan tentang masa depan hubungan ini
Studi ke luar negeri biasanya memiliki waktu yang cukup lama, sehingga membuat pasangan LDR menjadi tidak yakin tentang masa depan hubungan mereka. Kehadiran jarak dan perbedaan kehidupan yang mereka jalani dapat membuat pasangan menjadi tidak yakin dan ragu apakah hubungan mereka akan bertahan atau tidak.
7. Tidak adanya dukungan sosial dari lingkungan sekitar
Ketika sedang menjalani hubungan LDR, seringkali tidak ada dukungan sosial dari lingkungan sekitar yang memahami situasi yang sedang dihadapi. Hal ini dapat membuat seseorang menjadi merasa terisolasi dan sulit untuk mencari dukungan saat menghadapi masalah dalam hubungan.
Tips Menjaga Hubungan LDR
Dengan adanya masalah-masalah tersebut, tidak bisa disangkal bahwa menjalin hubungan LDR ketika sedang studi ke luar negeri memang memiliki tantangan yang berat. Namun, perlu diingat bahwa sebuah hubungan membutuhkan kerja sama dan komitmen yang kuat dari kedua belah pihak untuk bisa bertahan dan tetap bahagia meskipun dalam kondisi yang sulit.
Namun bukan berarti tidak ada cara untuk mempertahankan hubungan spesial tersebut. Berikut ini adalah beberapa strategi yang bisa kamu coba ketika menjalani hubungan LDR saat kuliah di luar negeri:
1. Rencanakan komitmen bersama sebelum berangkat
Sebelum berangkat sebaiknya dibicarakan terlebih dahulu kira-kira enaknya bagaimana cara untuk berkomunikasi. Bisa mencari informasi di internet di negara tujuan kuliah biasanya lebih enak untuk pakai aplikasi apa. Misalnya di Cina lebih gampang menggunakan WeChat, maka sebelum kamu berangkat, kalian berdua telah meng-install aplikasi tersebut. Ada baiknya juga bikin komitmen seperti seberapa sering kalian akan menelpon, atau apa yang kalian harapkan dari satu sama lain.
2. Jaga komunikasi
Komunikasi adalah kunci utama dalam hubungan LDR. Jarak yang jauh tidak menjadi penghalang untuk tetap berkomunikasi dengan pasanganmu. Sebisa mungkin, buatlah jadwal yang tetap untuk berkomunikasi secara teratur, misalnya melalui telepon, video call, atau pesan singkat. Dengan begitu, kamu dan pasangan dapat terus mengikuti perkembangan satu sama lain dan tidak merasa terlalu jauh.
3. Bersikap saling pengertian dan saling percaya
Komunikasi itu memang penting tetapi sebaiknya tidak menuntut untuk menerima laporan tentang apa yang dilakukan masing-masing setiap saat. Apalagi jika ada perbedaan waktu yang cukup lama antara tempat kuliah dan kampung halaman. Misalnya seperti di Inggris dan di Indonesia terdapat perbedaan waktu 6 jam. Tentunya harus mencari waktu yang pas supaya tidak mengganggu rutinitas masing-masing.
4. Bersikap fleksibel
Ketika menjalani hubungan LDR, tidak ada yang bisa dipastikan, termasuk jadwal komunikasi atau rencana bertemu. Terkadang hal-hal tak terduga dapat terjadi, seperti perbedaan zona waktu atau kesibukan masing-masing. Jadilah fleksibel dan bisa memahami jika pasangan kamu tidak bisa memenuhi janji yang sudah dibuat. Yang terpenting adalah tetap berkomunikasi dan saling memahami situasi masing-masing.
5. Rayakan setiap momen spesial
Kamu juga bisa tetap memberikan kejutan manis walau terpisah oleh jarak. Dengan begitu banyak online marketplace, kamu tetap bisa memilih kado dan mengirimkannya kepada si dia. Hari Valentine, ulang tahun atau hari jadian tetap bisa kalian rayakan via videocall, dan sebenarnya ini suatu pengalaman yang unik yang bisa kalian kenang nantinya.
6. Tukar barang kesayangan
Sebelum berangkat kalian bisa saling menukar barang kesayangan, misalnya baju favorit, parfum atau boneka, yang bisa dijadikan ‘pengganti’. Kalian juga bisa membuat album foto berisi momen-momen spesial yang pernah dilalui bersama.
7. Tetap terlibat dalam kehidupan pasangan
Walaupun berjauhan, bukan berarti kamu tidak bisa terlibat dalam kehidupan pasanganmu. Kamu bisa saling terlibat dalam kehidupan pasangan dengan cara bertanya mengenai kegiatan atau hal-hal yang sedang dilakukan oleh pasangan. Berikan dukungan dan dorongan sehingga kalian bisa mencapai tujuan masing-masing. Selain itu, jangan lupa untuk berbagi pengalaman dan cerita selama menjalani studi di luar negeri. Hal-hal seperti ini dapat mempererat hubunganmu dan pasangan.
8. Buat rencana untuk bertemu
Jika proses LDR memakan waktu lebih dari satu tahun, pertimbangkan untuk mengatur jadwal pertemuan secara langsung. Hal ini bisa membuat kalian memiliki sesuatu yang dapat dinantikan dan membuat hubunganmu dan pasangan tetap segar. Supaya tidak hanya sekedar wacana, buatlah rencana yang realistis dan dapat dijalankan oleh kedua belah pihak.
9. Manfaatkan teknologi
Teknologi dapat menjadi kunci untuk menjaga hubungan LDR tetap terjalin dengan baik. Selain berkomunikasi secara langsung melalui telepon atau video call, manfaatkan juga media sosial dan aplikasi chatting untuk berbagi cerita dan melakukan hal-hal bersama secara virtual. Misalnya menonton film atau mendengarkan musik bersama-sama melalui aplikasi yang disediakan.
10. Tetap fokus pada tujuan
Terakhir, tetap fokus pada tujuanmu yaitu menyelesaikan studi dan mendapatkan gelar yang diinginkan. Jangan biarkan hubungan LDR mengganggu konsentrasi dan membuat kamu jadi kurang fokus pada studi. Ingatlah bahwa hubungan dapat bertahan jika kedua belah pihak mempunyai tujuan yang sama, yaitu membangun masa depan yang lebih baik.
Penutup
Menjalani hubungan LDR saat studi ke luar negeri mungkin tidak mudah, namun dengan komitmen dan usaha bersama, hubungan tersebut dapat tetap berjalan dengan baik. Percayalah bahwa jarak bukanlah penghalang untuk tetap mencintai dan menjaga hubungan dengan pasangan. Semoga tips di atas dapat membantu kamu dan pasangan menjalani hubungan LDR dengan sukses dan tetap mempererat hubungan kalian. Semoga sukses!
Baca juga:
Komunikasi dengan keluarga di rumah sewaktu kuliah di luar negeri
Sedang mempertimbangkan untuk studi keluar negeri? Yuk awali perjalanan study abroad-mu dengan konsultasi secara GRATIS ke konselor kami!