Apa sih yang dilakukan para penyanyi, atlit, dan aktor sebelum mereka pentas? Pemanasan. Kenapa perlu pemanasan? Agar pementasan mereka pun bertambah bagus. Untuk mempersiapkan dirimu menghadapi tes IELTS, kamu pun perlu pemanasan.
Kalau seorang pemain sepak bola mulai bermain di lapangan tanpa pemanasan dan berlatih dengan bola sepak, besar kemungkinan mereka akan menghadapi pertandingan dengan buruk dan bahkan mungkin mengalami cedera. Sama halnya dengan para kandidat yang menghadapi tes IELTS tanpa persiapan yang cukup.
Setelah persiapan panjang, akhirnya hari pelaksanaan tes IELTS akan segera datang. Apa ya yang bisa kamu lakukan pada 24 jam sebelum tes IELTS agar persiapan lebih matang namun tidak membuatmu lelah atau stres? Tentunya dengan melakukan pemanasan!
Kamu mungkin merasa bingung, kenapa harus melakukan pemanasan segala sebelum mengikuti tes IELTS? Anggaplah bahwa dirimu adalah seorang pemain bola yang hendak bertanding di babak penentuan. Jika kamu tidak melakukan pemanasan dan berlatih dengan , besar kemungkinan kamu akan menghadapi pertandingan dengan buruk dan bahkan mungkin mengalami cedera.
Sama halnya dengan para kandidat yang menghadapi tes IELTS tanpa persiapan yang cukup. Nyatanya instruktur bahasa Inggris sering menemukan hal tersebut pada peserta tes IELTS. Tanpa pemanasan, pengaturan otakmu cenderung masih menggunakan bahasa ibumu. Padahal, dibutuhkan sekitar 10-15 menit pemanasan agar kemudian dapat ‘pentas’ di dalam Bahasa asing.
Karenanya ada banyak kandidat dengan kualitas yang sebenarnya bagus langsung menghadapi tes speaking dan writing, padahal mereka telah lama tidak menggunakan Bahasa Inggris, dan akhirnya mendapatkan hasil yang kurang memuaskan.
Solusinya adalah dengan berhenti menggunakan Bahasa ibumu setidaknya selama 24 jam sebelum tes. Kamu tak perlu non-stop berlatih mengerjakan simulasi tes, tapi tempatkanlah dirimu di tengah-tengah lingkungan yang menggunakan Bahasa Inggris secara eksklusif. Pastikan keluarga dan teman-temanmu paham akan situasimu, kalau tidak mungkin mereka akan berpikir kamu sedikit gila.
Ada beberapa hal yang dapat kamu lakukan selama setidaknya 24 jam sebelum menghadapi tes:
-
Listening: Untuk mempersiapkan diri pada subtest ini, kamu bisa mendengarkan beberapa podcast dengan beberapa topik berbeda, mendengar percakapan di radio berbahasa Inggris, menonton film tanpa menggunakan subtitle, menonton atau mendengarkan konten berbahasa Inggris di Youtub, serta mendengarkan simulasi tes IELTS.
-
Reading: Selama ini kamu mungkin sudah banyak membaca teks berbahasa Inggris sebagai langkah persiapan menghadapi tes. Jangan terlalu tegang ya! Di 24 jam menjelang tes, kamu bisa melakukan pemanasan ringan misalnya membaca berita-berita, blog, majalah, novel berbahasa Inggris.
-
Speaking: Carilah teman-teman di internet, mengobrol-lah dengan teman-teman sekelasmu, carilah grup IELTS di facebook dan chattinglah dengan mereka; carilah para ekspatriat di kotamu, dan ajaklah mereka membantumu melakukan simulasi dengan menanyakan pertanyaan-pertanyaan yang sering ditanyakan di tes IELTS.
-
Writing: Tulislah artikel di blog, atau mengkomentari isi blog atau berita-berita di internet, berlatihlah dengan simulasi tes IELTS, carilah contoh-contoh jawaban untuk soal-soal writing yang ada dan bandingkanlah dengan jawaban yang telah kamu tulis, atau isilah jurnalmu.
Tips lain yang bisa kamu coba saat sudah berada di test center, adalah mengobrol dengan sesama kandidat atau para staf yang bertugas menggunakan bahasa Inggris. Hal ini bisa membuatmu merasa lebih nyaman dan akan membuat otakmu otomatis mulai berpikir menggunakan Bahasa Inggris. Kamu akan merasakan perbedaannya ketika kamu kemudian mulai mengerjakan tes IELTS di hari H.
Dengan pemanasan yang mencakup berbagai aspek ini, semoga mempermudah dirimu untuk lebih siap mengerjakan tes IELTS ya!
Awali perjalanan menuju sukses studi di luar negeri dengan IELTS! Ikuti tes dan les persiapan IELTS lengkap di IDP Indonesia. Booking sekarang dan siapkan dirimu untuk meraih skor gemilang dengan meng-click tautan ini.
*Artikel ini diedit dan diperbaharui oleh Eky Ilmastuti pada 4 Juli 2023