Cookies Kami

Kami menggunakan cookies untuk menawarkan Anda pengalaman pengguna yang lebih baik dengan konten yang terpersonalisasi, iklan yang relevan, dan fungsionalitas yang lebih canggih. Dengan mengizinkan semua cookies, Anda menyetujui penggunaan cookies sesuai kebijakan cookie. Anda dapat mengatur preferensi Anda kapan saja.
Informasi penting
Study abroad: Keuangan

Dear Scholarship Hunters

share image

Kawan-kawan pejuang beasiswa,

 

Mimpi-mimpi kita terbang bersama angin yang membawa doa kita kesana. Ke negeri seberang, tempat kita akan menuntut ilmu nantinya. Demi cita-cita yang mulia, bukan prestise semata. Kita semua tahu, akan ada pelajaran yang sangat berharga untuk dibagi ke orang lain sepulang dari luar negeri. Perubahan positif yang akan memberi kontribusi.

 

 

Kawan-kawan pejuang beasiswa,

 

Butuh pengorbanan yang besar untuk sebuah mimpi. Tak hanya berkorban waktu untuk melengkapi seluruh administrasi, belajar agar memenuhi syarat kemampuan bahasa, dan menambah khazanah pengetahuan agar siap menghadapi pewawancara. Kita juga harus meningkatkan kualitas ibadah kita karena semua keputusan ada di tangan-Nya.

 

Begitu banyak orang yang telah menginspirasi kita. Dosen-dosen yang telah membawa kita hingga kita bisa berada di titik ini sekarang. Tanpa mereka semua, mungkin kita tidak akan pernah tergerak untuk meninggikan target kita seperti sekarang. Mereka semua telah mencontohkan betapa bermanfaatnya belajar di luar negeri demi kemajuan mereka. Bagaimana mungkin kita tidak terinspirasi? Bagaimana mungkin kita tidak terdorong untuk bergerak dan memulai perjuangan ketika kita melihat keteladanan yang baik itu pada diri mereka? Dan tentunya mereka akan sangat senang jika ada yang meneruskan jejaknya untuk menempuh studi di luar negeri.

 

 

Kawan-kawan pejuang beasiswa,

 

Keinginan untuk melanjutkan studi haruslah datang dari hati. Bukan karena iri. Bukan mendadak terobsesi ketika melihat teman-teman kita yang berangkat ke luar negeri. Tapi kita memang harus punya niat yang mulia dan misi untuk berkontribusi pada negara. Karenanya, kawan... jangan lagi ada keluhan mengenai beratnya persyaratan administrasi, betapa banyaknya waktu yang kita tempuh untuk pergi mengurus berbagai kelengkapan, bahkan ada yang sampai ijin tak masuk kerja. Belum lagi kita harus mempersiapkan kecakapan bahasa, mungkin bagi sebagian orang terasa sangat berat. Harus mencari cara belajar yang benar-benar efektif Memang pengorbanan itu perlu ada. To show how strong our willing is. Kita memang benar-benar niat.

 

Ketika batu sandungan itu datang, kawan... kadang kita merasa ingin menyerah. Persyaratan yang mungkin kita tidak bisa segera memenuhi. Kisah teman-teman yang mengalami wawancara yang menekan mental. Atau bahkan pandangan negatif rekan-rekan sejawat yang menilai kita terlalu ambisius, tukang berkhayal, atau terobsesi. Atau anggapan orang-orang bahwa, “You are living in the future, meanwhile you should live in the present” Hal yang terbaik adalah kita harus saling menguatkan. Saling menyalakan semangat yang mulai meredup. Ketika merasa tidak sanggup, teman-teman sesama pejuang beasiswa harus selalu ada untuk sharing. Mungkin kita bisa belajar dari pengalaman orang lain.

 

 

Kawan-kawan pejuang beasiswa,

 

Mengapa kita harus tetap bergandengan tangan selain untuk saling menguatkan? Karena kita akan melewati sebuah lompatan yang sangat tinggi. Jika mimpi besar itu terwujud, jangan sampai kita menjadi riya’ dan sombong, terlarut dalam euforia, takabbur dan lupa bahwa sesungguhnya menerima beasiswa adalah amanah besar. Harus dipertanggungjawabkan pada mereka yang mempercayakan kita. Dana yang sebesar itu, jika dipakai untuk menyekolahkan anak tak mampu, bisa jadi akan ada ratusan bahkan ribuan anak yang bisa mengenyam pendidikan hingga setidaknya SMA. Tapi kenapa pemerintah malah memberikan uang itu untuk menyekolahkan kita? Karena mereka percaya bahwa kita bisa membawa masa depan yang lebih baik bagi mereka sekembalinya dari studi. Alih-alih menjadi prestise untuk digembar-gemborkan, ini adalah tanggung jawab besar. Mari kita mengingatkan satu sama lain, dan saling menguatkan saat bersama-sama berkontribusi untuk masyarakat nantinya.

 

Juga, kawan.... apabila mimpi ini gagal,  jangan sampai ada diantara kita yang jatuh terlalu dalam. Menangis berhari-hari, mencari-cari pihak untuk disalahkan, membenci diri sendiri atau bahkan menjadi apriori terhadap beasiswa-beasiswa lainnya. Mari kita saling memberikan bahu untuk bersandar dan tangan yang tetap terbuka untuk saling menguatkan. Siapapun yang gagal, ia tak sendirian. Pastinya diluar sana ada penerima beasiswa lain yang gagal berkali-kali hingga akhirnya berhasil mendapat beasiswa. Ingat Thomas Alva Edison kan? Berapa ribu kali beliau mencoba bereksperimen membuat bola lampu, dan selalu gagal lagi? Jika saja dulu beliau menyerah, mungkin baru berapa ratus tahun kemudian akan ada penemu bola lampu dan perkembangan industri lampu tidak sebagus sekarang.

 

 

Kawan-kawan pejuang beasiswa,

 

Mari kita bergandeng tangan dan mengatur strategi bersama-sama. Saling berbagi kiat-kiat menembus beasiswa. Latihan dan belajar bersama hingga mencapai target yang diinginkan. Kita semua pasti bisa! Usaha keras itu tidak akan mengkhianati. Sampai bertemu di titik keberhasilan!

 

Untuk Semua Scholarship Fighters, Mari Kita Satukan Tangan Kita!

 

 

Surat ini ditulis oleh:

Angie Pritha, lulusan Sastra Inggris Universitas negeri Malang. Saat ini menjadi guru di sebuah SD swasta di kota Malang. Selain mengajar, Angie juga mencoba menjadi seorang peneliti dan saat ini sedang memperjuangkan beasiswa

Wajib dibaca

article Img

6 BIAYA PENUNJANG SAAT KULIAH DI LUAR NEGERI DI LUAR BIAYA HIDUP DAN KULIAH

Saat merencanakan kuliah di luar negeri, biaya kuliah dah hidup di destinasi studimu tentu adalah salah satu faktor yang penting untuk diperhatikan. Namun di luar biaya hidup dan kuliah, ternyata  ada banyak biaya penunjang lainnya yang juga perlu kamu perhitungkan saat kuliah di luar negeri.   Agar kamu bisa menyusun anggaran kuliah di luar negeri dengan lebih akurat, coba intip 6 biaya penunjang saat kuliah di luar negeri di bawah ini.

29K
article Img

CARA EFEKTIF MENCARI INFO BEASISWA LUAR NEGERI

Meneruskan pendidikan ke jenjang lebih tinggi adalah mimpi sebagian orang. Alasan utamanya bisa karena ingin menambah ilmu atau untuk meningkatkan karir. Sayangnya, pendidikan membutuhkan biaya yang tidak sedikit, apalagi bila ingin melanjutkan di luar negeri. Salah satu cara untuk mensiasatinya adalah dengan mendapatkan beasiswa luar negeri . Banyak lembaga dan institusi pendidikan di luar negeri yang memberikan beasiswa kepada mahasiswa Indonesia setiap tahunnya.

28K
article Img

BEASISWA, DERMASISWA DAN BANTUAN FINANSIAL LAINNYA UNTUK KULIAH DI LUAR NEGERI

Mau kuliah gratis ke luar negeri? Beasiswa bisa menjadi solusi tepat untukmu. Tapi apa kamu tahu kalau ternyata ada banyak jenis bantuan keuangan lain bagi pelajar internasional yang ingin kuliah ke luar negeri?  Yuk , baca pembahasan berikut mengenai jenis-jenis bantuan keuangan untuk kuliah di luar negeri.   Beasiswa Berdasarkan Prestasi   Beasiswa bisa menanggung sebagian biaya kuliah atau bahkan seluruh biaya

27.9K
article Img

TIPS MENGHEMAT PENGELUARAN DAN MENCARI PENGHASILAN TAMBAHAN SEWAKTU KULIAH

Biaya hidup semasa kuliah tidaklah kecil. Banyak sekali pengeluaran yang tidak bisa dihindari. Misalnya biaya transportasi, berbelanja keperluan sehari-hari di supermarket, hiburan dan lain-lain. Akan tetapi Anda bisa menghemat pengeluaran Anda dengan mengatur anggaran Anda sebaik mungkin. Ikuti tips-tips yang kami berikan di bawah ini...   Milikilah kartu transportasi mahasiswa Kartu diskon untuk transportasi bisa membantu Anda

10.6K