Siap mendaftar kuliah ke New Zealand dan Australia dengan beasiswa LPDP? Kira-kira universitas apa saja yang menjadi tujuan beasiswa LPDP di dua negara kawasan Oceania itu? Yuk simak daftar serta profil masing-masing universitas tujuan LPDP di New Zealand dan Australia di artikel ini!
Daftar Isi
-
Daftar Universitas Tujuan Beasiswa LPDP di New Zealand dan Australia
-
FastLane: Cara Cepat Melakukan Pendaftaran ke Universitas Tujuan
Beasiswa LPDP ke New Zealand dan Australia
Beasiswa Reguler LPDP ke Luar Negeri merupakan program beasiswa yang ditujukan bagi Warga Negara Indonesia untuk melanjutkan studi S2 (Magister) atau S3 (Doktor) baik di luar negeri. Beasiswa ini merupakan beasiswa prestisius yang banyak diincar oleh calon mahasiswa dari Indonesia, termasuk calon mahasiswa yang ingin kuliah ke New Zealand dan Australia.
Sebagai beasiswa fully funded, beasiswa LPDP menanggung semua biaya yang diperlukan bagi seorang mahasiswa untuk melanjutkan studi ke New Zealand maupun Australia, mulai dari biaya pendaftaran, SPP, tunjangan buku, hingga biaya hidup. Adapun komponen biaya hidup yang diberikan pun cukup besar, sebagai berikut:
|
Negara |
Kota |
Biaya Hidup (LPDP) |
|
New Zealand |
Berlaku di seluruh kota |
2,300 |
|
Australia |
Sydney, Melbourne |
2,800 |
|
Brisbane, Canberra, |
2,700 |
|
|
Kota lain |
2,500 |
Untuk bisa mendapatkan beasiswa ini, para peserta seleksi LPDP harus memenuhi persyaratan seperti memiliki kewarganegaraan Indonesia, telah menyelesaikan studi S1 untuk S2 atau S2 untuk S3, serta memiliki LoA Unconditional dari perguruan tinggi tujuan. Selain itu, para peserta juga wajib untuk lulus seleksi LPDP.
Daftar Universitas Tujuan Beasiswa LPDP di New Zealand dan Australia
Berikut ini adalah universitas yang bekerja sama dengan beasiswa LPDP di New Zealand serta Australia:
|
Negara |
Universitas |
Program Studi |
|
New Zealand |
The University of Auckland |
Semua program studi |
|
Auckland University of Technology |
Semua program studi |
|
|
Massey University |
Semua program studi |
|
|
University of Otago |
Semua program studi |
|
|
University of Waikato |
Semua program studi |
|
|
Victoria University of Wellington |
Semua program studi |
|
|
Australia |
The University of Melbourne |
Semua program studi |
|
The University of Sydney |
Semua program studi |
|
|
Monash University |
Semua program studi |
|
|
The University of Queensland |
Semua program studi |
|
|
The University of New South Wales (UNSW Australia) |
Semua program studi |
|
|
The Australian National University |
Semua program studi |
|
|
The University of Western Australia |
Semua program studi |
|
|
The University of Adelaide |
Semua program studi |
|
|
University of Technology Sydney |
Semua program studi |
|
|
Macquarie University |
Semua program studi |
|
|
University of Wollongong |
Semua program studi |
|
|
Curtin University |
Semua program studi |
|
|
Australian Catholic University |
Theology, Divinity & Religious Studies |
|
|
Blue Mountains International Hotel Management School (BMIHMS) |
Hospitality |
|
|
Deakin University |
Sports-Related Subjects |
|
|
Griffith University |
Hospitality; Nursing |
|
|
Queensland University of Technology (QUT) |
Communication; Nursing |
|
|
RMIT University Australia |
Architecture & Built Environment;Art & Design Library & Information Management |
|
|
The University of Newcastle |
Mining & Mineral Engineering Automation & Control |
|
|
University Of Tasmania |
Oceanography |
Apakah Mendaftar LPDP Perlu Memiliki LoA Unconditional?
Salah satu pertanyaan yang sering diajukan oleh calon peserta seleksi beasiswa LPDP adalah tentang wajib atau tidaknya mereka mengantongi LoA Unconditional saat melakukan pendaftaran di Seleksi Administratif. Sebenarnya, syarat ini bersifat opsional. Kamu tetap bisa ikut seleksi beasiswa LPDP ke luar negeri tanpa LoA. Jika kamu lolos seleksi LPDP, maka proses pendaftaran ke kampus tujuan di luar negeri bisa dilakukan setelah itu.
Opsi lain adalah, kamu melampirkan berkas LoA Unconditional dari universitas tujuan di luar negeri. Terkait hal ini, dalam beberapa tahun terakhir, LPDP membuka kebijakan yang mempermudah proses seleksimu. Para peserta tes yang sudah memiliki LoA Unconditional diperbolehkan ikut Seleksi Substansi atau wawancara tanpa perlu ikut Seleksi Bakat Skolastik. Jadi, hasil di tahap Seleksi Substansi-lah yang nantinya akan menentukan apakah kamu berhak mendapatkan beasiswa LPDP atau tidak.
Bagaimana Cara Mendapat LoA Unconditional?
Pada dasarnya, LoA baru akan bisa diperoleh calon mahasiswa setelah melakukan pendaftaran ke universitas tujuan. Jika calon mahasiswa dianggap telah memenuhi persyaratan dan kriteria yang ditetapkan oleh universitas, maka mereka akan mendapatkan LoA yang membuktikan bahwa pendaftar sudah diterima di universitas tersebut.
Untuk mengurus pendaftaran agar bisa mendapat LoA, kamu perlu mengumpulkan semua dokumen yang diminta oleh universitas tersebut dan mengirimkannya. Secara umum begini langkah melakukan pendaftaran ke universitas di luar negeri:
-
Cari tahu persyaratannya: Setiap universitas punya syarat yang berbeda-beda. Kamu harus mencari tahu terlebih dahulu, dokumen apa saja yang diminta oleh pihak universitas. Biasanya, informasi ini bisa kamu temukan di website resmi universitas tersebut.
-
Siapkan dokumen: Setelah tahu persyaratannya, siapkan semua dokumen yang diminta. Pastikan bahwa tidak ada dokumen yang ketinggalan ya!
-
Kirim dokumen: Kalau semua dokumen sudah lengkap, kirimkan ke universitas sesuai petunjuk yang ada. Saat ini, sebagian besar universitas di luar negeri menerima berkas pendaftaran secara online.
-
Tunggu kabar: Setelah kamu kirim dokumen, tinggal tunggu kabar dari universitas. Kalau kamu diterima, mereka akan kirim LoA ke kamu melalui email atau surat.
FastLane: Cara Cepat Melakukan Pendaftaran ke Universitas Tujuan
Meskipun proses mendaftar ke universitas di luar negeri terkesan sederhana, sebenarnya ada biaya dan waktu yang diperlukan selama proses pendaftaran tersebut. Sebenarnya, jika kamu adalah calon pendaftar beasiswa LPDP, biaya pendaftaran ke universitas tujuan akan di reimburse oleh pihak penyelenggara saat kamu sudah resmi jadi awardee LPDP. Namun perlu diingat bahwa LPDP hanya akan me-reimburse biaya pendaftaran untuk satu universitas saja.
Pada kenyataannya, tidak jarang seorang calon mahasiswa internasional harus mendaftar ke beberapa universitas sekaligus karena mereka tidak diterima di universitas tujuan. Bisa dibayangkan berapa biaya yang harus kamu keluarkan untuk mendaftar ketiga pilihan universitas di New Zealand maupun Australia untuk mendapat LoA Unconditional?
Untuk menghindari hal ini, kamu bisa menggunakan layanan FastLane dari Hotcourses Indonesia.
Apa itu FastLane?
FastLane adalah layanan yang bisa memberitahumu dengan cepat apakah kamu mungkin diterima di universitas impianmu. Kamu hanya perlu mengisi beberapa informasi tentang dirimu, seperti nilai akademik dan pengalaman, dan FastLane akan memberi tahu kamu apakah kamu memenuhi syarat awal untuk diterima di universitas tersebut.
Apa itu In-Principle Offer?
In-Principle Offer adalah semacam "penawaran sementara" dari universitas. Ini berarti bahwa jika kamu memenuhi syarat awal dan mengirimkan semua dokumen yang diperlukan, kemungkinan besar kamu akan diterima di universitas tersebut. Dengan In-Principle Offer, proses pendaftaran bisa lebih cepat, biasanya 2-3 kali lebih cepat!
Universitas Tujuan LPDP yang Bekerjasama dengan FastLane
Berikut ini adalah universitas di New Zealand dan Australia tujuan beasiswa LPDP luar negeri yang bekerja sama dengan FastLane:
-
New Zealand
-
Australia
Siap Mendaftar Beasiswa LPDP ke New Zealand dan Australia?
Jangan lewatkan kesempatan untuk kuliah di universitas terbaik di dua negara ini dengan beasiswa LPDP yang fully funded! Dapatkan informasi lengkap tentang universitas tujuan, syarat, dan cara mendapatkan LoA Unconditional. Segera daftar dan raih impianmu kuliah di luar negeri!
Jika kamu ingin proses pendaftaran yang lebih cepat dan mudah, manfaatkan layanan FastLane untuk mengetahui universitas mana yang menerima aplikasi kamu dengan cepat. Yuk kontak Hotcourses Indonesia untuk memulai langkah awalmu