Cookies Kami

Kami menggunakan cookies untuk menawarkan Anda pengalaman pengguna yang lebih baik dengan konten yang terpersonalisasi, iklan yang relevan, dan fungsionalitas yang lebih canggih. Dengan mengizinkan semua cookies, Anda menyetujui penggunaan cookies sesuai kebijakan cookie. Anda dapat mengatur preferensi Anda kapan saja.
Informasi penting
KULIAH DI LUAR NEGERI : Info Jurusan - Wajib dibaca

QS GLOBAL MBA RANKINGS: 10 INSTITUSI DENGAN PROGRAM MBA TERBAIK DI DUNIA

QS Global MBA Rankings: 10 Institusi Dengan Program MBA Terbaik di Dunia

Sedang mencari jurusan S2 yang bisa membawa perubahan karir yang positif untukmu? Mungkin kamu bisa mempertimbangkan kuliah MBA di luar negeri. Program MBA dikenal sebagai salah satu program pascasarjana terpopuler di dunia karena memberikan mahasiswanya kesempatan untuk melakukan 3 hal: naik jabatan, meningkatkan gaji, dan berganti industri. Jurusan MBA juga menyediakan akses ke jejaring alumni yang bisa meningkatkan prospek kerja dan kesempatan kolaborasi.


MBA memang bukan satu-satunya program pascasarjana yang berada di bawah payung ilmu bisnis. Karena itu, kamu mungkin masih merasa ragu apakah MBA adalah program yang tepat untukmu. Sebagai panduan umum, program MBA adalah program yang ideal untuk:

  1. Para pelaku bisnis yang ingin mendapatkan keterampilan tambahan;

  2. Para karyawan level manajer yang ingin naik jabatan ke tingkat eksekutif;

  3. Para eksekutif level atas yang mencari kualifikasi akademis untuk melengkapi pengalaman mereka sebagai pemimpin di dunia kerja.

 

Sementara itu, program magister bisnis lainnya biasanya merupakan program ideal untuk:

  1. Orang-orang yang ingin melatih keterampilan khusus dan berfokus pada 1 bidang tertentu;

  2. Para lulusan baru yang belum memiliki pengalaman bisnis yang ekstensif;

  3. Para mahasiswa yang lebih berorientasi kepada teori dan tertarik untuk menjadi peneliti di bidang pilihan mereka.


Jika kamu merasa jurusan MBA adalah jurusan yang tepat untukmu, maka kamu bisa memulai perencanaan studimu dengan memilih tempat kuliah di luar negeri. Untuk membantu perencanaanmu, tim Hotcourses Indonesia kali ini akan membahas institusi-institusi yang masuk dalam peringkat 10 besar program MBA full-time (purnawaktu) di dunia berdasatrkan daftar QS World University Rankings: Global MBA Rankings 2021. Yuk, simak penjelasannya berikut ini!

 

10. UC Berkeley - Haas School of Business, Amerika Serikat

Durasi Program: 21 Bulan

 

 

  • UC Berkeley Haas adalah sekolah bisnis tertua kedua di Amerika Serikat dan merupakan salah satu anggota Global Network for Advanced Management.

  • Intitusi ini terletak di Silicon Valley, sehingga filosofi pendidikan program MBA-nya mendapat banyak pengaruh dari ekosistem teknologi yang berkembang pesat.

  • Empat jenis industri yang banyak merekrut mahasiswa MBA dari UC Berkeley Haas adalah industri teknologi, konsultasi manajemen, keuangan, dan ritel.

  • Tiga wilayah yang menjadi lokasi kerja pasca kelulusan bagi sebagian besar alumni program MBA UC Berkeley Haas adalah Amerika Utara, Amerika Latin dan Asia.

 

9. IE Business School, Spanyol

Durasi Program: 11 Bulan

 

 

  • Mahasiswa program MBA di IE Business School bisa memilih mengambil jalur bahasa Inggris atau jalur bilingual (bahasa Inggris & Spanyol)

  • Sekitar 45% program MBA ini dapat dipersonalisasi, sehingga tiap mahasiswa bisa mempelajari hal-hal yang sesuai dengan kebutuhan mereka masing-masing.

  • IE Business School memiliki konsep Liquid Learning yang menggunakan metodologi dan teknologi pendidikan terkini untuk memastikan tiap mahasiswa mendapatkan pendidikan berkualitas tinggi.

  • Institusi ini memiliki program Women in Tech - sebuah program mentorship yang yang menghubungkan para mahasiswi MBA dengan mentor-mentor perempuan di industri teknologi.

 

8. Columbia University - Columbia Business School, Amerika Serikat

Durasi Program: 20 Bulan

 


 

  • Columbia Business School adalah salah satu sekolah bisnis Ivy League dengan reputasi yang sangat baik di bidang keuangan.

  • Para mahasiswa jurusan MBA di institusi ini diperbolehkan mengganti mata kuliah inti dengan mata kuliah pilihan. Namun mereka harus terlebih dulu membuktikan bahwa mereka telah memiliki keahlian di mata kuliah inti tersebut.

  • Para mahasiswa MBA di Columbia Business School akan dikelompokkan dalam Learning Team yang berisi sekitar 5 mahasiswa. Mereka akan bekerja kelompok untuk menyelesaikan tugas-tugas dari semua mata kuliah inti.

  • Beberapa alumni ternama dari institusi ini adalah Mitch Albom, Warren Buffett & Noor Pahlavi.

 

7. London Business School, Inggris

Durasi Program: Fleksibel

 

 

  • Program MBA di London Business School memberikan mahasiswanya fleksibilitas untuk memilih satu dari 3 durasi studi: 15, 18 atau 21 bulan.

  • Sekitar 92% mahasiswa MBA di institusi ini adalah mahasiswa internasional.

  • Para Mahasiswa MBA di institusi ini bisa mengikuti London CAP (Core Application Practicum), yaitu mata kuliah yang akan menempatkan 4-5 mahasiswa di sebuah perusahaan / organisasi lokal di mana mereka akan bekerja sebagai konsultan proyek selama 10 minggu.

  • Mayoritas alumni program MBA di London Business School mendapatkan pekerjaan di wilayah Inggris (42%), Asia (16%), dan Amerika Utara (13%).

 

Unduh brosur universitas favoritmu di seluruh dunia!

 

6. INSEAD, Prancis & Singapura

Durasi Program: 10 Bulan

 

 

  • INSEAD memiliki 2 kampus di Paris & Singapura. Institusi ini dikenal akan keahliannya mengenai wilayah Asia dan perusahaan-perusahaan di Asia.

  • Kurikulum institusi ini terbagi dalam 5 periode yang masing-masing berdurasi 8 minggu.

  • Mahasiswa MBA di INSEAD rata-rata berusia 29 tahun dengan pengalaman kerja sekitar 5-6 tahun.

  • Program MBA di INSEAD mewajibkan pendaftar untuk menguasai setidaknya 2 bahasa (bahasa Inggris dan satu bahasa lain). INSEAD juga mewajibkan mahasiswanya untuk menguasai bahasa ketiga sebagai syarat kelulusan.

 

5. HEC Paris, Prancis

Durasi Program: 16 Bulan

 

 

  • Sebagian besar CEO perusahaan Fortune 500 yang mengecap pendidikan MBA di Eropa adalah alumni HEC Paris.

  • Kurikulum program MBA di HEC Paris terbagi dalam dua fase. Para mahasiswa akan mempelajari berbagai keterampilan inti dalam bisnis selama 8 bulan di Fundamental Phase. Setelah itu, mereka diberikan kebebasan untuk merancang program pendidikan mereka di Customized Phase agar mereka bisa mempelajari hal-hal yang sesuai dengan target dan aspirasi pribadi mereka. 

  • HEC Paris memiliki tradisi di mana para mahasiswa MBA akan menyelenggarakan MBA Tournament, sebuah acara kompetisi olahraga yang diikuti para mahasiswa MBA dari 15 institusi di wilayah Eropa.

  • 60% mahasiswa MBA di HEC Paris berhasil mendapatkan pekerjaan saat berpartisipasi dalam aktivitas resmi dari kampus.

4. Harvard University - Harvard Business School, Amerika Serikat 

Durasi Program: 21 Bulan

 

 

  • Harvard Business School dikenal akan metode pendidikannya yang menggunakan studi kasus. Dalam metode ini, para mahasiswa akan membahas berbagai permasalahan nyata yang pernah dihadapi para manajer terbaik di dunia dan mencari solusi untuk permasalahan-permasalahan tersebut.

  • Sekitar 50% mahasiswa di institusi ini menerima beasiswa berdasarkan kebutuhan pribadi mereka.

  • Menurut Pitchbook 2020 Rankings, program MBA di Harvard Business School adalah program yang paling banyak menghasilkan perempuan pendiri start-up.

  • Mayoritas alumni jurusan MBA di Harvard mendapatkan pekerjaan di industri keuangan (34%), konsultasi (24%), & teknologi (19%).

 

3. MIT - MIT Sloan School of Management, Amerika Serikat

Durasi Program: 2 Tahun

 

 

  • Jurusan MBA di MIT Sloan adalah MBA STEM (Science, Technology, Engineering & Mathematics / Sains, Teknologi, Teknik & Matematika), yang berarti programnya dirancang untuk mengajarkan keterampilan bisnis di bidang STEM. Berbeda dengan program MBA lainnya, lulusan program MBA STEM berkesempatan untuk mengikuti OPT selama 36 bulan di AS.

  • Para mahasiswa MBA di institusi ini hanya perlu mengambil mata kuliah inti di semester pertama. Mereka bebas merancang jalur studi mereka sendiri di semester-semester berikutnya.

  • Program MBA di MIT Sloan memiliki 3 jalur spesialisasi: Finance Track, Entrepreneurship & Innovation Track, dan Enterprise Management Track.

  • Pendaftar program MBA di institusi ini tidak diwajibkan memiliki sertifikat nilai TOEFL. Kefasihan bahasa Inggris pendaftar akan dinilai dari hasil verbal section di tes GMAT/GRE dan saat sesi wawancara penerimaan mahasiswa.

 

2. University of Pennsylvania - Wharton School, Amerika Serikat

Durasi Program: 21 Bulan

 

 

  • Program MBA di Wharton dikenal akan kurikulumnya yang menyeluruh di bidang keuangan. Keunikan lain kurikulum institusi ini adalah para mahasiswa MBA diwajibkan untuk mengikuti program pra-perkuliahan sebelum memulai tahun pertama.

  • Beberapa alumni ternama dari institusi ini adalah Sundar Pichai, Ruth Porat & Peter Lynch.

  • Wharton menyediakan 3 program MBA interdisipliner dan 12 program MBA bergelar ganda.

  • 98.5% lulusan program MBA di Wharton menerima tawaran kerja pasca kelulusan. Beberapa perusahaan yang banyak menerima lulusan program MBA dari Wharton antara lain adalah Amazon, Apple, Boston Consulting Group, Credit Suisse, Facebook, Google, Microsoft, McKinsey & Tesla Motors.

    

1. Standford University - Stanford Graduate School of Business, Amerika Serikat

Durasi Program: 21 Bulan

 

 

  • Program MBA di Stanford adalah program MBA dengan proses penerimaan yang paling selektif di dunia. Para staf penerimaan mahasiswa di institusi ini biasanya mencari mahasiswa yang memiliki energi intelektual, kualitas kepemimpinan yang telah terbukti, dan kontribusi yang nyata. 

  • Mata kuliah pilihan terpopuler di jurusan MBA Stanford adalah 'Interpersonal Dynamics', sebiah mata kuliah yang dirancang untuk mengembangkan kemampuan para mahasiswa untuk menjalin hubungan yang kuat dengan orang lain dalam konteks organisasi / perusahaan.

  • Kurikulum Stanford untuk program MBA mewajibkan para mahasiswanya memiliki pengalaman global dengan mengikuti program-program seperti Global Management Immersion Experience (GMIX), Global Explorations, & Stanford-Tsinghua Exchange Program (STEP).

  • Mayoritas alumni jurusan MBA di Stanford bekerja di industri keuangan (33%), teknologi (24%), & konsultasi (18%)

 

Masih ingin mencari info tentang jurusan MBA? Kamu bisa membaca berbagai panduan mengenai kuliah MBA yang telah kami susun. Jangan lupa untuk mencoba alat Pencari Jurusan kami yang bisa menemukan program MBA dan universitas terbaik di luar negeri yang sesuai dengan kriteria pribadimu. Pastikan juga kamu follow semua kanal media sosial Hotcourses Indonesia untuk mendapatkan berita pendidikan internasional terbaru dan informasi terkini mengenai program-program MBA terbaik.  

 

Mau tanya-tanya soal studi MBA di luar negeri? Langsung saja daftar untuk konsultasi GRATIS dengan konselor IDP yang selalu siap membantumu mewujudkan cita-cita kuliah di mancanegara.

 

Daftar sekarang untuk konsultasi GRATIS!

 

BACA JUGA:

 

Sumber:

topmba.com
prodigyfinance.com
e-gmat.com
menlocoaching.com
 

Wajib dibaca