Tertarik belajar tentang ilmu kesehatan selain kedokteran? Jika ya, kamu bisa mempertimbangkan untuk kuliah jurusan kesehatan dan nutrisi. Di Indonesia, jurusan ini biasanya dikenal dengan nama “Ilmu Gizi”. Sementara itu, di luar negeri jurusan ini dikenal sebagai Ilmu Kesehatan dan Nutrisi.
Apa saja yang dipelajari di jurusan kesehatan dan nutrisi ini? Lalu apa saja manfaat mengambil kuliah jurusan ini di luar negeri? Yuk simak penjelasan selengkapnya di artikel ini!
Kuliah Kesehatan dan Nutrisi di Luar Negeri
Mengenal Jurusan Ilmu Kesehatan dan Nutrisi
Kamu pasti sudah mengetahui bahwa nutrisi memiliki pengaruh besar terhadap kesehatan manusia. Nah, jurusan ilmu kesehatan dan nutrisi ini mempelajari tentang bagaimana tubuh manusia menggunakan makanan untuk menjaga kesehatan dan mencegah penyakit. Di sini, kamu akan belajar tentang bagaimana tubuh memecah dan menyerap nutrisi makanan, bagaimana nutrisi digunakan untuk mendukung pertumbuhan dan metabolisme, dan bagaimana kelebihan nutrisi disimpan atau dikeluarkan.
Mahasiswa jurusan ilmu kesehatan dan nutrisi juga mempelajari bagaimana pola makan dapat mempengaruhi kesehatan, baik jangka pendek maupun jangka panjang, pada tingkat biologis, biokimia, dan genetik. Di sini mahasiswa akan belajar tentang anatomi dan fisiologi manusia, biokimia, ilmu pangan, dan produksi makanan. Selain itu mahasiswa jurusan ini juga akan mendapat mata kuliah sosial seperti psikologi, sosiologi dan antropologi untuk memahami dinamika masyarakat dalam hal nutrisi dan kesehatan.
Dengan pengetahuan dari berbagai bidang ini, mahasiswa diharapkan dapat menguasai keterampilan membantu masyarakat dalam hal membuat pilihan hidup yang sehat berdasarkan kebutuhan masing-masing, usia, atau kondisi medis masing-masing. Mereka juga diharapkan dapat memberikan edukasi kepada orang lain tentang bagaimana membuat pilihan yang sehat tentang apa yang harus dimakan dan mengembangkan rencana makan yang sesuai dengan kebutuhan spesifik mereka.
Prospek Lulusan Ilmu Kesehatan dan Nutrisi
Tahukah kamu, bahwa jurusan ilmu kesehatan dan nutrisi merupakan salah satu jurusan yang prospeknya cerah di masa depan. Departemen Tenaga Kerja Amerika Serikat memperkirakan bahwa kebutuhan dunia kerja terhadap lulusan ilmu kesehatan dan nutrisi akan tumbuh 15% dibandingkan rata-rata semua pekerjaan hingga tahun 2026. Artinya, permintaan tenaga kerja di bidang ini sedang meningkat.
Untuk bisa bekerja sebagai praktisi di bidang kesehatan dan nutrisi, kamu harus memiliki minimal gelar pendidikan sarjana di bidang tersebut. Gelar sarjana ini akan membuka berbagai macam peluang karir untukmu, mulai dari bidang layanan penyedia makanan bernutrisi hingga bidang edukasi.
Sementara itu, bagi lulusan yang memiliki gelar yang lebih tinggi (seperti Magister atau Doktor) dalam ilmu kesehatan dan nutrisi, peluang karirnya akan semakin luas. Banyak lulusan ilmu kesehatan dan nutrisi yang melanjutkan pendidikan mereka ke jenjang yang lebih tinggi di bidang manajemen makanan, nutrisi olahraga, pendidikan nutrisi, dietetik klinis, atau bidang profesional lainnya.
Berikut ini adalah beberapa jalur karir yang bisa kamu jalani setelah memenuhi kualifikasi pendidikan di bidang ilmu kesehatan dan nutrisi, seperti:
-
Klinis: Bekerja di rumah sakit atau klinik untuk membantu pasien mengelola kondisi kesehatan tertentu melalui pola makan.
-
Manajemen makanan: Mengatur penyediaan makanan di berbagai tempat seperti rumah sakit, sekolah, atau perusahaan.
-
Pendidikan: Mendidik masyarakat tentang pentingnya pola makan sehat.
-
Kesehatan masyarakat: Bekerja di komunitas untuk mempromosikan kesehatan dan mencegah penyakit melalui pola makan yang baik.
-
Penelitian: Mengembangkan pengetahuan baru tentang nutrisi dan kesehatan.
Dengan gelar ini, kamu bisa bekerja sebagai:
-
Ahli gizi
-
Jurnalis nutrisi
-
Pelindung konsumen
-
Teknisi gangguan makan
-
Spesialis penurunan berat badan
-
Ahli gizi terdaftar
-
Manajer katering
-
Manajer pelayanan kesehatan
-
Pelatih pribadi
-
Kepala ahli gizi klinis
-
Ahli gizi penelitian
-
Spesialis metabolisme
-
Ahli nutrisi kesehatan masyarakat
-
Ahli gizi klinis
Pekerjaan dengan bayaran tertinggi untuk pemegang gelar nutrisi adalah kepala ahli gizi klinis dan ahli gizi terdaftar dengan gaji mulai dari Rp 844 juta hingga Rp 1,58 miliar per tahun! Tentunya peluang penghasilanmu akan sangat bergantung dengan negara tempat kamu bekerja, pengalaman, serta jenjang pendidika yang kamu miliki ya, HotCrazers!
Mana yang Lebih Baik, Kuliah di Luar Negeri atau di Dalam Negeri?
Dimanakah tempat terbaik untuk belajar ilmu kesehatan dan nutrisi? Sebenarnya, kamu bisa kuliah ilmu itu di universitas-universitas yang ada di dalam maupun luar negeri. Keduanya memiliki keunggulan dan manfaatnya masing-masing terhadap perkembangan karirmu. Berikut ini beberapa pertimbangan untuk kamu memutuskan apakah ingin belajar ilmu tersebut di dalam atau di luar negeri:
Kuliah di dalam negeri
Lebih dari 66 politeknik kesehatan dan universitas di Indonesia menawarkan program studi gizi, mulai dari jenjang diploma hingga S3. Bukan hanya teori, kurikulum gizi di Indonesia menekankan aplikasi praktis, membekali kamu dengan pengalaman dan keterampilan yang dibutuhkan di dunia kerja. Di sini, kamu bisa mendapatkan banyak kesempatan praktik melalui tugas, proyek, dan magang, sehingga kamu siap kerja setelah lulus.
Dengan belajar ilmu nutrisi di Indonesia, kamu akan memiliki pemahaman mendalam tentang masalah kesehatan dan nutrisi di Indonesia secara langsung, dan berkesempatan untuk membuat solusi yang tepat. Kamu juga bisa berkontribusi nyata, khususnya dalam membangun masyarakat yang lebih sehat melalui program dan intervensi gizi. Keuntungan lainnya dari belajar di dalam negeri adalah biaya kuliahnya relatif terjangkau.
Kuliah di luar negeri
Jika universitas di dalam negeri lebih menekankan aplikasi praktis dari ilmu kesehatan dan nutrisi, di luar negeri justru kamu akan banyak mendapat kesempatan dan tugas terkait penelitian dan pengembangan terbaru di bidang tersebut. Selain itu, kamu berkesempatan untuk mendapat askes terhadap berbagai fasilitas dan teknologi canggih di bidang kesehatan dan nutrisi.
Tidak hanya itu, mempelajari jurusan kesehatan dan nutrisi di luar negeri bisa menjadi pengalaman yang sangat bermanfaat secara pribadi, akademis, dan profesional. Mulai dari memperluas pengetahuan hingga mendapatkan pengalaman langsung yang berharga dalam budaya yang berbeda, belajar nutrisi di luar negeri menawarkan banyak keuntungan yang dapat membantu kamu sukses di bidang ini.
Manfaat Kuliah Jurusan Kesehatan dan Nutrisi di Luar Negeri
1. Mendapatkan perspektif global tentang makanan dan nutrisi
Nutrisi adalah masalah global, dan dengan mempelajarinya di negara lain, kamu bisa mendapatkan perspektif baru dan global tentang tantangan yang dihadapi dunia kita terkait makanan dan nutrisi. Kamu akan belajar tentang budaya yang berbeda dan kebiasaan makan mereka, serta cara yang lebih baik untuk memenuhi kebutuhan klien internasional.
2. Mengembangkan keterampilan dan pengetahuan baru
Belajar nutrisi di luar negeri juga akan memungkinkanmu untuk mengembangkan keterampilan dan pengetahuan baru. Kamu akan memiliki kesempatan untuk belajar tentang penelitian dan perkembangan mutakhir di bidang ini.
3. Meningkatkan prospek karir
Terakhir, mengambil jurusan nutrisi di luar negeri juga dapat membantu meningkatkan prospek karirmu. Di dunia yang semakin global saat ini, pemberi kerja mencari karyawan yang memiliki pengalaman internasional dan keterampilan lintas budaya. Dengan belajar nutrisi di luar negeri, kamu bisa menunjukkan kepada calon pemberi kerja bahwa kamu memiliki kemampuan untuk sukses di pasar global.
4. Meningkatkan prospek karir
Terakhir, mengambil jurusan nutrisi di luar negeri juga dapat membantu meningkatkan prospek karirmu. Di dunia yang semakin global saat ini, pemberi kerja mencari karyawan yang memiliki pengalaman internasional dan keterampilan lintas budaya. Dengan belajar nutrisi di luar negeri, kamu bisa menunjukkan kepada calon pemberi kerja bahwa kamu memiliki kemampuan untuk sukses di pasar global.
Negara Terbaik untuk Belajar Nutrisi
Kalau kamu mau belajar ilmu kesehatan dan nutrisi di negara yang memang terkenal unggul di bidang tersebut, Inggris, Australia dan Kanada bisa jadi pilihan yang tepat untukmu.
Inggris (UK)
Inggris kerap menjadi pilihan utama bagi kamu yang tertarik dengan penelitian mutakhir di bidang nutrisi. Kurikulum yang diterapkan di negara ini memungkinkanmu untuk banyak terlibat dalam riset dan penelitian di bidang kesehatan serta nutrisi. Dengan pengetahuan riset ini, kamu akan mampu menangani berbagai tantangan masyarakat dan mengembangkan kebijakan publik di bidang kesehatan yang berdasarkan bukti ilmiah.
Biaya kuliah untuk mahasiswa internasional di Inggris untuk kuliah jurusan kesehatan dan nutrisi berkisar antara €9.000 hingga €30.000 (sekitar Rp 135 juta hingga Rp 447 juta) per tahun, belum termasuk biaya lainnya. Namun tenang saja, di Inggris ada banyak kesempatan beasiswa yang bisa kamu coba untuk membantu pembiayaan kuliahmu loh!
Beberapa Universitas yang Menawarkan Program Nutrisi di Inggris:
Australia
Australia dikenal dengan penekanan kuat pada nutrisi kesehatan masyarakat. Program nutrisi di negara ini menekankan pemahaman nutrisi dalam konteks kesehatan masyarakat, kesehatan populasi, dan nutrisi komunitas.
Melalui institusi berkelas dunia seperti University of Sydney, University of Queensland, dan Monash University, mahasiswa dapat memperoleh wawasan tentang kebijakan kesehatan masyarakat, epidemiologi, dan determinan sosial kesehatan. Program-program ini membekali lulusan untuk mengatasi tantangan kesehatan masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan komunitas.
Biaya kuliah untuk program nutrisi berkisar antara AU$15,000 hingga AU$27,000 per tahun (sekitar Rp 214 juta hingga Rp 388 juta per tahun). Beberapa universitas menawarkan program cicilan pembayaran dan peluang beasiswa. Rata-rata biaya tempat tinggal adalah Rp 14 juta per bulan. Selama semester berjalan, mahasiswa internasional dapat bekerja paruh waktu maksimal 24 jam per minggu.
Beberapa Universitas yang Menawarkan Program Nutrisi di Australia
Kanada
Di Kanada, program kesehatan dan nutrisi ini akan mempelajari tentang seluk beluk diet serta ilmu nutrisi. Kedua bidang ini memungkinkan mahasiswa untuk mendapat pemahaman menyeluruh tentang aspek klinis dan aspek nutrisi yang lebih luas. Asyiknya lagi, biaya kuliah di Kanada juga relatif lebih terjangkau dibandingkan negara-negara maju lainnya. Untuk kuliah di program sarjana jurusan kesehatan dan nutrisi di Kanada, biaya yang dibutuhkan berkisar antara CAD 13.000 hingga CAD 45.000 per tahun.
Beberapa Universitas yang Menawarkan Program Nutrisi di Kanada
Penutup
Jadi bagaimana HotCrazers? Sudah punya bayangan tentang jurusan kesehatan dan ilmu nutrisi? Dengan segala manfaat dan kesempatan beasiswa yang ada, kuliah jurusan kesehatan dan ilmu nutrisi sangat worth it untuk kamu perjuangkan. Semangat terus ya!
Buat kamu yang masih ingin tanya-tanya tentang study abroad, bisa langsung konsultasi ke konselor kami secara GRATIS!