Informasi penting
Study abroad: Info Jurusan

KULIAH KEDOKTERAN GRATIS DI LUAR NEGERI

share image
121

Kedokteran adalah jurusan yang populer di berbagai penjuru dunia. Namun karena popularitas ini, persaingan masuk ke jurusan ini menjadi sangat kompetitif. Selain itu, biaya untuk kuliah kedokteran termasuk cukup tinggi. Jika kamu berencana belajar jurusan ini di universitas-universitas terbaik di luar negeri, maka harus bersiap mengeluarkan uang yang jumlahnya tidak sedikit. Untuk kamu yang yakin mau kuliah di mancanegara tetapi kekurangan dana, biasanya akan disarankan untuk mencari beasiswa. Tapi dengan ketatnya persaingan meraih beasiswa, mungkin ada baiknya kamu menambahkan 1 alternatif lain: mencari universitas yang menggratiskan biaya kuliah untuk jurusan kedokteran.

 

Beberapa universitas di luar negeri saat ini telah membebaskan biaya kuliah bagi semua mahasiswa jurusan kedokteran, baik mahasiswa domestik ataupun internasional. Alasan institusi-institusi tersebut melakukan hal ini beragam, mulai dari kebijakan negara sampai ke rasa prihatin melihat banyaknya mahasiswa kedokteran yang terjerat student loans (program kredit pinjaman untuk biaya kuliah). Kalau kamu sudah penasaran ingin tahu universitas apa saja yang memiliki kebijakan ini, langsung saja simak daftar berikut:

 


1. New York University, AS

(Peringkat 29 di Times Higher Education World Rankings 2020)

Biaya kuliah kedokteran di NYU memang dikenal cukup mahal - tiap mahasiswa secara total akan membayar uang kuliah sebesar 250.000 USD. Namun, pada tahun 2018, universitas ini mengumumkan bahwa biaya kuliah kedokteran akan digratiskan bagi semua mahasiswanya. Dewan pengurus NYU mengambil keputusan ini karena masalah student loan yang semakin pelik. Menurut statistik, sebagian besar mahasiswa kedokteran akan memiliki utang sekitar 100.000 USD setelah menyelesaikan pendidikan. Hal ini tentunya akan menjadi rintangan dalam karir mereka.

 

NYU dikabarkan menghabiskan waktu 11 tahun untuk akhirnya bisa menjalankan rencana ini dan telah mengumpulkan dana sebesar 450juta USD. Universitas ini menargetkan pengumpulan dana lebih lanjut sebesar 600juta USD untuk mendukung keberlanjutan penggratisan biaya ini. Kalau kamu tertarik kuliah kedokteran di universitas ini, lakukanlah persiapan yang matang karena persaingannya dijamin pasti sangat ketat. Untuk mendapatkan gambaran suasana kampus NYU, coba saksikan video berikut dari Indonesia Mengglobal:

 

 

 

2. Cornell University, AS

(Peringkat 19 di Times Higher Education World Rankings 2020)


Universitas lain di Amerika Serikat yang membebaskan biaya kuliah kedokteran adalah Cornell University. Berbeda dengan NYU, Cornell hanya menggratiskan biaya kuliah bagi mahasiswa yang benar-benar membutuhkan bantuan dana. Hal ini bisa dicapai dengan pemberian beasiswa penuh yang mencakup biaya hidup, kuliah dan akomodasi. Mahasiswa yang memenuhi syarat dan ketentuan bisa mendapatkan beasiswa ini mulai dari tahun pertama kuliahnya. Program beasiswa ini juga diharapkan bisa membantu para alumni dalam perjalanan karir mereka. Saat ini, Cornell University masih berusaha mengumpulkan dana tambahan  sekitar 50juta USD untuk memastikan program ini bisa tetap berjalan di masa mendatang. 

 

 

3.University of Bergen, Norwegia

(Peringkat 201–250 di Times Higher Education World Rankings 2020)


University of Bergen (UiB) adalah universitas negeri dengan dua kampus di Arstadvollen dan Nygårdshøyden. Walaupun biaya kuliah kedokteran digratiskan, mahasiswa UiB tetap diharuskan membayar biaya sekitar 67 USD kepada Sammen (Organisasi Kesejahteraan Mahasiswa). Biaya ini digunakan untuk mendanai berbagai layanan yang menjaga kesejahteraan mahasiswa selama berkuliah.

 

Karena biaya yang murah ini, UiB berhasil menarik banyak mahasiswa internasional. Saat ini, sekitar 30% mahasiswa di UiB berasal dari negara asing. Sayangnya, biaya hidup di negara ini cukup tinggi - kamu perlu mempersiapkan dana sekitar 1.000 - 1.800 USD per bulan. Jadi meskipun biaya kuliah gratis, kamu tetap harus berhemat untuk bisa menjalani hidup di Norwegia.

 

Kalau kamu penasaran dengan universitas ini, coba saksikan tur kampus  UiB yang dipandu oleh Cahaya Ramadhani:

 

 

 

4. Free University of Berlin, Jerman

(Peringkat 117 di Times Higher Education World Rankings 2020)


Sesuai dengan namanya, Free University of Berlin tidak mengenakan biaya kuliah untuk semua jurusan kuliahnya (kecuali untuk beberapa program pascasarjana). Universitas ini membantu para mahasiswa kedokteran dari berbagai latar belakang untuk bisa menjadi dokter tanpa harus terhalang pendanaan. Meski begitu, mahasiswa tetap harus membayar biaya per semester. Untuk tahun 2020, biaya ini sebesar 311,99 EUR dan sudah mencakup biaya untuk pendaftaran, layanan dukungan mahasiswa dan tiket transportasi khusus mahasiswa. Karena adanya biaya ini, FU Berlin menyediakan jadwal kuliah yang fleksibel untuk mahasiswa yang perlu bekerja untuk bisa membayar biaya tersebut. Selain itu, kamu juga perlu menyiapkan dana sekitar 600 - 700 EUR untuk biaya hidup bulanan.

 

Mau mengintip situasi di universitas ini? Langsung saja tonton tur kampus FU Berlin yang dipandu oleh Gita Savitri:

 


 

 

 

5. Technical University of Munich, Jerman

(Peringkat 43 di Times Higher Education World Rankings 2020)


Pilihan lain yang bisa kamu lirik di Jerman adalah Technical University of Munich. Universitas ini menggratiskan biaya kuliah untuk semua mahasiswanya, termasuk mahasiswa internasional. Seperti Free University of Berlin, kamu juga akan diminta membayar biaya per semester sekitar 130 EUR yang sudah mencakup iuran himpunan mahasiswa dan tiket transportasi untuk pelajar. Berhubung Munich adalah kota yang cukup mahal, kamu harus bersiap mengeluarkan biaya hidup bulanan sekitar 1.000 EUR. Jangan lupa bahwa untuk mendaftar di universitas-universitas Jerman tanpa beasiswa, kamu harus bisa membuktikan bahwa kamu memiliki dana sebesar 10.236 EUR per tahun selama masa belajarmu. Jadi pastikan dana ini sudah terkumpul sebelum kamu mendaftar.

 

Kalau kamu ingin melihat kehidupan perkuliahan di TUM, klik video tur kampus bersama Traca Inderakusuma berikut ini:

 

 

 

6. King Saud University, Arab Saudi

(Peringkat 501-600 di Times Higher Education World Rankings 2020)


Universitas yang terletak di Riyadh ini menawarkan pendidikan gratis dengan kualitas terbaik bagi mahasiswa Arab Saudi dan internasional. Selain itu, para mahasiswa juga akan menerima uang saku secara reguler selama masa pendidikan. Biaya hidup di Riyadh berkisar sekitar 456 - 850 USD per bulan (tergantung gaya hidupmu). Tingkat penerimaan mahasiswa di universitas ini adalah 80% untuk mahasiswa lokal dan internasional.


 

7. Kaiser Permanente School of Medicine, AS


Kaiser Permanente School of Medicine adalah institusi pendidikan di Pasadena, California, yang mulai beroperasi pada tahun 2020. Institusi ini telah mengumumkan bahwa 5 angkatan pertama yang mereka didik tidak akan dikenakan biaya kuliah selama masa 4 tahun perkuliahan. Walau baru berdiri, Kaiser Permanente School of Medicine telah mendapatkan akreditasi dari badan-badan yang berwenang. Jadi kamu tidak perlu khawatir mengenai kualitas pendidikan yang ditawarkan sekolah ini.


Selain 7 universitas di atas, ada 1 universitas lagi yang mungkin bisa kamu pertimbangkan:
 

Medical University of Vienna, Austria

(Peringkat 201-250 di Times Higher Education World Rankings 2020)


Dalam lingkup negara-negara yang menggunakan bahasa Jerman, Medical University of Vienna adalah sekolah kedokteran terbesar dan terbaik. Untuk bisa mendaftar di universitas ini, kamu harus memiliki bukti bahwa kamu telah diterima di sebuah fakultas kedokteran di Indonesia. Sayangnya, biaya kuliah di universitas ini tidak gratis. Tapi kamu hanya diminta membayar sekitar 800 EUR per semester - jauh lebih murah dibanding kuliah di negara maju lainnya.

 

Nah, sudah menemukan sekolah kedokteran yang tepat untukmu dari daftar di atas? Langsung saja daftar untuk konsultasi GRATIS dengan konsuler IDP mengenai cara mendaftar dan kuliah di institusi tersebut.

 

 

Sumber:

uscollegeinternational.com

Mencari jurusan

Pilih negara
Sarjana
TENTANG PENULIS

author image

Wajib dibaca

4 cara menarik untuk memperlancar Bahasa Inggris

Pertama kalinya hidup di luar negeri, mungkin kita merasa asing dengan lingkungan sekitar, terutama bahasa. Anda bisa saja memperoleh nilai tinggi untuk tes IELTS atau TOEFL, tetapi Anda mungkin belum terbiasa untuk terlibat dalam percakapan dalam Bahasa Inggris . Cara terbaik untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris adalah tinggal di luar negeri. Semakin banyak Anda bergaul dengan warga asing, semakin cepat perkembangan berbahasa Inggris Anda.

76068