Informasi penting
Australia: Info Jurusan

PROGRAM DESAIN ANTI MAINSTREAM! DESAIN INTERAKSI & SENI ELEKTRONIK DI UNIVERSITY OF SYDNEY

share image
75

Apakah kamu pernah mendengar tentang Desain Interaksi & Seni Elektronik? Pasti masih terdengar asing bukan? Program ini adalah salah satu program antimainstream keren yang ada di University of Sydney loh! Bersiaplah karena kali ini kamu akan diperkenalkan dengan program khusus ini oleh salah satu kontributor Indonesia Mengglobal, Adis Regar.

 

Sisi tersulit yang ada dalam program Desain Interaksi dan Seni Elektronik adalah ketika berusaha menjelaskan kepada orang tua dan kerabat tentang apa saja yang dipelajari. "Saya belajar merancang bagaimana orang berinteraksi dengan teknologi," kata Adis kepada mereka. “Saya tidak terlalu banyak belajar pemrograman, saya lebih banyak belajar mendesain.” lanjutnya.

 

Tahukah kamu? Desain Interaksi mempelajari perilaku dalam sistem interaktif antara pengguna dan produk digital yang mereka gunakan, dan mencari cara untuk membuat interaksi itu lebih efektif dan bermakna. Program ini merupakan program baru. Adis mengatakan bahwa ia tidak benar-benar memahami semua yang ada pada program ini. Namun ia tahu bahwa setelah satu dekade bekerja dan mengajar di industri hiburan, dia siap untuk belajar sesuatu yang baru. Keterangan program di situs web universitas menjanjikan pelatihan keterampilan seperti penelitian pengguna, dan pengkodean kreatif. Program ini cukup fleksibel sehingga dapat disesuaikan dengan kebutuhan aspirasi profesional kamu.

 

 

Untuk program Magister, yang diajarkan di bawah Sekolah Arsitektur, Desain dan Perencanaan, memang sangat bermanfaat bagi para professional. Ketika pertama kali masuk, banyak teman sekelas Adis sudah memiliki pengalaman kerja yang luas dalam desain dan pengembangan digital, desain game, desain grafis, komunikasi, bahkan pemasaran. Sedangkan latar belakang sarjana Adis dalam produksi film dan teater pada awalnya terasa tidak pada tempatnya, tetapi berguna saat tugas di mana ia harus membuat video untuk memasang desainnya. Kelas-kelas sebagian besar diadakan di malam hari dan selama akhir pekan untuk memungkinkan orang-orang yang bekerja dari pagi hingga sore dapat hadir. 

 

 

Untuk semester pertama dalam program ini, siswa mengambil serangkaian kelas inti termasuk Interface Design, Design Programming, and Design Thinking. Orang tua Adis akan lega jika mengetahui bahwa ia  memang belajar cara mendesain antarmuka pengguna untuk aplikasi seluler dalam Interface Design. Untuk Design Programming lebih melibatkan pengkodean kreatif. Adis mempelajari dasar-dasar pemrosesan bahasa berbasis Java untuk memrogram desain dan animasi visual. Sedangkan untuk Design Thinking lebih ke mengajarkan dasar-dasar desain yang berpusat pada manusia, termasuk penelitian pengguna, ideation, prototyping, dan evaluasi pengguna. 

 

Untuk semester kedua bisa dibilang paling intens, terdiri dari Laboratorium IDEA dan Studio IDEA. Di Labolatorium, kamu harus dengan cepat mempelajari perangkat keras open-source Arduino, menerapkan pemikiran desain untuk membuat perangkat yang merespons perubahan dalam lingkungan. Sedangkan di  Studio, kamu akan bekerja sama dengan teman sekelas dan menggunakan perangkat baru kamu. Ada banyak kelompok-kelompok sukses telah memasuki proyek mereka di pameran nasional dan memenangkan pendanaan untuk penelitian lebih lanjut.

 


 

Pada semester akhir, kamu dapat memilih antara tiga opsi, yaitu proyek kelompok studio yang lebih komprehensif, magang profesional, & individual capstone research. Adis tahu ia sedang menuju gelar doktor begitu ia menyelesaikan program, jadi dia memilih opsi terakhir. Selain dari kelas inti, sejumlah pilihan di University of Sydney tersedia untuk dipilih, mulai dari pengembangan perangkat lunak dan komputasi seluler hingga desain objek dan pengeditan video. Spesialisasi opsional dalam Audio & Desain Penerangan menambah satu semester ekstra untuk lama studi kamu.


Ada begitu banyak pilihan yang tersedia karena bimbingan yang sangat baik dari fakultas. Fakultas benar-benar ingin membantu kamu mendapatkan yang terbaik dari pendidikan kamu & mempersiapkan kamu untuk menghadapi yang sebenarnya. Saat Adis memberi tahu fakultasnya sejak awal bahwa tujuannya adalah untuk meneliti penerapan desain interaksi pada pertunjukan teater, fakultas 100% mendukung. Fakultas lalu menghubungkan Adis dengan seorang penasihat dari departemen Teater. Mereka juga memberi tekanan besar pada penempatan kerja, baik sebelum dan sesudah lulus. Adis masih mendapatkan email secara teratur dari departemen dengan peluang magang, posisi paruh waktu dan penuh waktu di bidang desain interaksi. Adis terus menerima email dan posisi yang diiklankan seringkali cukup bergengsi, & menjanjikan karir yang menguntungkan di industri yang sedang berkembang. Kurikulumnya juga terus direvisi untuk mengikuti perubahan cepat di lapangan. 

 

Kesimpulannya, jika kamu menyukai desain tetapi juga menyukai penelitian, lebih suka proyek daripada ujian akhir, dan memiliki ide menjadi yang terdepan dalam kurva teknologi, ini adalah program tepat untuk kamu. Persiapkan diri kamu untuk masuk ke dalam pekerjaan-pekerjaan bergengsi. Sebagian besar siswa dalam program ini telah bekerja di berbagai posisi desain di perusahaan-perusahaan top seperti Atlassian, Telstra dan Commonwealth Bank.

 

 

Baca juga:

INFORMASI LENGKAP SEPUTAR GTE YANG WAJIB DIKETAHUI JIKA INGIN BERKULIAH DI AUSTRALIA

KUMPULAN BEASISWA KULIAH DI AUSTRALIA

FAKTA - FAKTA DALAM MENCARI AKOMODASI DI AUSTRALIA

 

Source:

Artikel asli di publikasikan oleh www.indonesiamengglobal.com,

'a non-profit website for Indonesians aspiring to study and or pursue professional opportunities abroad'.

Study in Australia

GRATIS

Ebook 'Kuliah di Australia'

Suka dengan bacaan ini? Kami telah mengumpulkan topik-topik populer tentang kuliah di Australia dalam satu buku digital praktis

DOWNLOAD

Mencari jurusan

Australia
JenjangPendidikan*
TENTANG PENULIS

author image