Bagi sebagian orang, edukasi merupakan jalur yang mereka pilih untuk bisa berkontribusi kepada masyarakat. Hal ini juga menjadi pilihan Wa Selni Imran, awardee LPDP yang kuliah di jurusan Master of TESOL (Teaching English to Speakers of Other Languages) Monash University Australia.
Seperti apa perjalanan Selni sampai akhirnya bisa meneruskan studi ke Australia dengan beasiswa LPDP?
Awal Perjalanan Selni Menuju Studi ke Australia
Selni berasal dari Maluku Utara, sebuah daerah yang cenderung masih memiliki akses informasi dan internet yang terbatas. Di daerah ini, akses pendidikan yang memadai juga belum tersedia secara merata. Kondisi ini membuat banyak anak muda di daerah ini yang merasa pendidikan tinggi bukanlah hal yang penting.
“Di tempat saya, banyak yang memilih langsung bekerja setelah lulus sekolah, karena mereka berpikir itu lebih menguntungkan daripada melanjutkan kuliah,” kenang Selni.
Namun, Selni punya visi yang berbeda. Ia percaya bahwa pendidikan adalah kunci untuk membuka peluang lebih besar. Ia bertekad mengubah pandangan itu, tidak hanya untuk dirinya sendiri, tetapi juga untuk anak-anak muda di daerahnya. Dengan tekad kuat, Selni memulai langkah pertamanya untuk mencari peluang lebih besar.
Perjalanannya dimulai pada tahun 2021, di mana Selni mengikuti kompetisi National Youth Exchange Ambassador yang merupakan program Pertukaran Pelajar Indonesia dengan Korea. Meskipun hanya berhasil meraih juara dua dan tak bisa berangkat ke Korea, pengalaman ini membuka mata Selni bahwa masih banyak peluang di luar sana.
Pengalaman mengikuti National Youth Exchange ini membuat kesempatan pertukaran pelajar kembali datang kepadanya. Di tahun 2022, Kemenpora membuka program Pertukaran Pelajar Antar Provinsi, dan berkat pencapaiannya di Youth Exchange, Selni terpilih untuk mewakili Maluku Utara.
Lika-liku Seleksi LPDP yang Menantang
Ia sempat mengalami dilema, karena ketika ditunjuk sebagai Perwakilan dari Maluku Utara di ajang Pertukaran Pelajar Antar Provinsi tersebut, ia juga sedang mengikuti rangkaian seleksi beasiswa LPDP. Namun, untungnya ia mampu menjalankan kedua rangkaian kegiatan tersebut dengan baik hingga akhirnya bisa lolos beasiswa LPDP hanya dalam satu kali tes saja.
Seleksi beasiswa LPDP bukanlah hal yang mudah. Proses dimulai dengan pendaftaran administrasi pada Februari, disusul wawancara pada bulan Juni. Wawancara ini dihadapi oleh tiga pewawancara, dua akademisi dan satu psikolog, yang bertanya mengenai berbagai aspek kehidupan dan rencana masa depan Selni.
Menurut Selni, tahapan seleksi LPDP yang paling sulit dan menantang adalah Seleksi Substansi atau Wawancara. "Kita tidak tahu pertanyaan apa yang akan muncul. Saya sempat mempersiapkan 100 pertanyaan yang mungkin keluar, tapi ternyata hanya sekitar 20-30% yang relevan."
Salah satu pertanyaan yang cukup mengejutkan adalah tentang bagaimana ia akan beradaptasi dengan cuaca dingin di Australia yang sangat berbeda dengan iklim panas Maluku.
“Saya bilang saya akan menggunakan heater dan jaket yang cukup untuk bertahan di musim dingin. Intinya, saya akan beradaptasi dengan cara apapun yang saya bisa,” jawabnya dengan yakin.
Setelah menunggu beberapa bulan, pada Juli 2022, Selni akhirnya menerima kabar gembira—ia diterima sebagai penerima beasiswa LPDP.
Di Melbourne: Pendidikan yang Membuka Perspektif Baru
Setelah tiba di Melbourne untuk melanjutkan kuliah di Monash University, Selni langsung merasakan betapa berbeda dan menantangnya sistem pendidikan di sana. "Awalnya saya terkejut dengan pendekatannya. Dosen di sini benar-benar mendorong mahasiswa untuk berpikir kritis," kata Selni.
Menurut Selni, dosen di Monash University selalu menekankan agar mahasiswa tidak hanya menerima informasi begitu saja, tetapi juga menganalisis dan mengkritisi apa yang mereka pelajari. “Di sini, dosen selalu bilang, ‘Jangan hanya terima ilmu, tapi kritisi.’ Itu membuat saya mulai berpikir lebih dalam tentang apa yang saya pelajari,” ceritanya.
Meskipun awalnya merasa kesulitan, Selni berusaha keras untuk mengimbangi. Ia membaca lebih banyak buku, mencari berbagai sumber, dan aktif berdiskusi di kelas. Proses belajar yang menantang ini membuka pikirannya tentang pentingnya berpikir kritis, bukan hanya menerima tanpa pertanyaan.
Mimpi Besar untuk Maluku Utara: Menginspirasi Generasi Muda
Selni tidak hanya berfokus pada studi, tetapi juga memiliki misi untuk memberi dampak positif bagi anak-anak di daerahnya. “Saya ingin menunjukkan bahwa pendidikan itu bisa mengubah hidup mereka, seperti yang saya rasakan. Di Maluku, banyak anak yang kurang ekspos dengan dunia luar karena keterbatasan akses informasi,” ungkapnya.
Ia berencana untuk kembali ke Maluku setelah lulus dan memberikan inspirasi kepada anak-anak muda di sana agar mereka melihat pendidikan sebagai jalan untuk meraih masa depan yang lebih baik. “Pendidikan adalah investasi jangka panjang, bukan hanya cara untuk mendapatkan pekerjaan,” tambah Selni.
Rencana Setelah Lulus: Berkontribusi di Masyarakat
Setelah selesai kuliah, Selni tidak berencana langsung menjadi dosen di kota besar. Sebaliknya, ia ingin memberi kontribusi nyata kepada masyarakat di Maluku. “Saya merasa pendidikan saya dibiayai oleh pajak rakyat, jadi sudah seharusnya saya kembali dan berkontribusi langsung di masyarakat. Itu tanggung jawab saya,” tegas Selni.
Selni berencana bekerja di bidang pendidikan di Maluku, memberikan pelatihan, dan membantu anak-anak muda di daerahnya untuk mengakses pendidikan yang lebih baik.
Peran Hotcourses Indonesia dalam Perjalanan Selni
Selni juga merasa sangat terbantu dengan berbagai informasi dan panduan yang dia dapatkan selama merencanakan studinya ke luar negeri. Salah satu platform yang sangat membantu dalam proses tersebut adalah IDP Hotcourses Indonesia.
“ IDP Hotcourses Indonesia memberikan banyak informasi penting dan membantu saya memahami langkah-langkah yang perlu diambil untuk melanjutkan pendidikan di luar negeri. Banyak pertanyaan yang saya miliki mengenai pendaftaran dan studi di Australia terjawab dengan sangat baik,” jelas Selni.
Dengan dukungan yang diberikan, Selni bisa dengan lebih percaya diri menentukan pilihan universitas dan mempersiapkan segala sesuatunya. Platform ini membuat proses yang semula tampak rumit menjadi lebih jelas dan terstruktur, memberi kemudahan dalam perjalanan studinya ke Monash University.
“Saya merasa lebih siap dan terarah setelah mendapatkan informasi lengkap yang sangat membantu dalam mempersiapkan rencana studi saya ke Australia,” ungkapnya.
Tips dari Selni untuk Mereka yang Bermimpi Meraih Beasiswa LPDP
Bagi teman-teman yang juga bermimpi untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri dengan beasiswa LPDP, Selni memiliki tiga tips yang sangat berguna:
- Persiapan yang Matang
Jika kamu berencana untuk mendaftar beasiswa LPDP, pastikan untuk memulai persiapan jauh-jauh hari, seperti yang dilakukan Selni yang mulai mempersiapkan sejak 2019. Dengan meluangkan waktu untuk belajar dan memahami seluruh proses seleksi, kamu akan lebih siap dan percaya diri saat menghadapi tahap seleksi.
- Esai yang Jelas dan Berfokus pada Kontribusi
Dalam menulis esai untuk aplikasi LPDP, pastikan untuk menunjukkan pemahaman yang mendalam tentang masalah yang ada dan bagaimana kamu dapat memberikan kontribusi untuk mengatasinya. Esai yang jelas dan terfokus pada kontribusi kamu akan memberikan gambaran yang kuat mengenai komitmen dan visi kamu.
- Jangan Lupakan Doa:
Jangan lupa untuk selalu berdoa dalam setiap langkah yang kamu ambil. Doa memberikan kekuatan ekstra untuk tetap yakin dan tegar menghadapi berbagai tantangan, seperti yang dirasakan Selni. Berdoa bisa menjadi sumber kekuatan mental dan motivasi dalam mencapai tujuan besar.
Penutup:
Perjalanan Wa Selni Imran menunjukkan bahwa dengan tekad yang kuat, persiapan yang matang, dan dukungan yang tepat, impian untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri bisa tercapai, bahkan bagi mereka yang berasal dari daerah dengan keterbatasan. Dari perjuangannya mendapatkan beasiswa LPDP hingga meraih kesempatan belajar di Monash University, Selni kini berfokus untuk memberi kontribusi positif bagi masyarakat di daerahnya.
Kisahnya menjadi inspirasi bahwa pendidikan adalah investasi yang berharga, yang dapat membuka pintu masa depan yang lebih cerah.
Kamu tertarik untuk mengikuti jejak Selni kuliah di Australia? Dapatkan bimbingan lengkap persiapan studi ke luar negeri melalui IDP Hotcourses Indonesia!