Kamu bercita-cita membangun karir di Jepang? Ingin tahu apa saja keuntungan bekerja di Jepang? Bagaimana sih cara membangun karir di Jepang? Yuk kita bahas lebih lanjut.
Bagi sebagian orang, tinggal dan bekerja di Jepang merupakan salah satu impian besar di dalam hidup mereka. Sampai sekitar sepuluh tahun yang lalu, impian itu mungkin sulit untuk terwujud. Jepang dulunya termasuk salah satu negara yang cukup tertutup dari pekerja asing. Hanya warga negara asing dengan skill di atas rata-rata dan berkemampuan bahasa Jepang sangat baik saja yang dapat bekerja di negara tersebut. Bisa kamu bayangkan, bagaimana sulitnya warga negara asing untuk menembus pasar kerja Jepang pada saat itu.
Untungnya kebijakan tersebut sudah banyak berubah. Jepang saat ini sudah lebih terbuka dan mau menerima lebih banyak warga negara asing untuk bekerja di sana. Hal ini tidak terlepas dari masalah krisis tenaga kerja yang dialami oleh negeri sakura tersebut.
Tidak seimbangnya rasio penduduk usia produktif dibandingkan dengan penduduk usia non-produktif membuat banyak perusahaan di Jepang kekurangan tenaga kerja. Untuk mengatasi hal tersebut, pada tahun 2019 lalu pemerintah Jepang membuat perubahan kebijakan yang membuat warga negara asing untuk lebih mudah mendapat izin untuk tinggal dan bekerja di negara tersebut.
Kabar baiknya lagi, beberapa tahun ke depan Jepang akan semakin membutuhkan tenaga kerja asing. Menurut proyeksi, tahun 2040 nanti Jepang akan membutuhkan sekitar 6,74 juta tenaga kerja asing untuk bekerja di negara tersebut. Angka ini setara dengan empat kali lipat jumlah pekerja asing saat ini. Artinya, peluangmu untuk bisa bekerja di Jepang akan semakin besar.
Kenapa Harus Bekerja di Jepang?
Ada beberapa alasan mengapa Jepang layak dijadikan destinasi negara untuk membangun karir, yaitu:
-
Biaya transportasi ditanggung perusahaan
Kamu tentu sudah tahu kalau salah satu hal positif yang terkenal dari negara Jepang adalah fasilitas transportasinya yang memadai dan sangat tepat waktu. Kalau kamu bekerja di Jepang, kamu pasti akan sering berpergian dengan menggunakan transportasi umum seperti kereta, subway atau bus untuk pergi ke kantor. Asyiknya lagi, biaya transportasi harianmu ini akan dibayarkan oleh perusahaan tempatmu bekerja. Kamu jadi bisa lebih hemat.
-
Asuransi kesehatan
Sama seperti di Indonesia, asuransi kesehatan merupakan salah satu fasilitas yang diberikan perusahaan kepada para pegawainya. Dengan asuransi ini, kamu tidak perlu bingung jika suatu saat harus ke dokter atau mendapat perawatan di rumah sakit.
-
Pekerjaan yang stabil
Perusahaan di Jepang sangat mengedepankan stabilitas. Tidak heran jika kebanyakan pegawai di Jepang hanya bekerja di satu perusahaan saja sejak lulus kuliah hingga pensiun. Menariknya lagi, perusahaan di Jepang juga tidak kalah loyal pada pegawainya. Mereka jarang sekali melakukan pemecatan kepada karyawannya, kecuali jika pegawai tersebut melakukan kesalahan yang sangat fatal. Kalau kamu adalah tipe yang mencari pekerjaan stabil tanpa perlu cemas diberhentikan tiba-tiba, bekerja di Jepang merupakan salah satu opsi yang bagus buatmu.
-
Skill-mu akan terus diasah
Perusahaan-perusahaan di Jepang menganggap bahwa karyawan merupakan adalah aset penting bagi keberlangsungan bisnis mereka. Itu sebabnya, mereka tidak akan ragu mengeluarkan biaya banyak untuk training dan pengembangan karyawan. Kalau kamu kerja di Jepang, kamu bisa mendapat berbagai program pengembangan secara gratis dari perusahaanmu. Bahkan, sebagai karyawan asing kamu juga bisa mendapat bantuan biaya untuk belajar bahasa Jepang dari perusahaan tempatmu bekerja. Jadi jangan khawatir, skill-mu pasti akan terus berkembang jika bekerja di Jepang.
-
Tempat terbaik untuk berkarir di bidang teknologi dan sains.
Sebagai negara yang unggul di bidang teknologi dan sains, Jepang merupakan destinasi kerja terbaik bagi kamu yang ingin membangun karir di bidang-bidang tersebut. Negara ini juga sangat mendukung riset dan inovasi di bidang sains dan teknologi, sehingga kamu bisa mendapat pengetahuan dan pengalaman yang berharga untuk perkembangan karirmu di masa yang akan datang.
-
Jepang merupakan salah satu negara yang paling nyaman untuk menjadi tempat tinggal.
Rendahnya angka kriminalitas, kondisi transportasi umum yang bisa diandalkan, serta akses kesehatan berkualitas dengan biaya terjangkau juga merupakan faktor-faktor yang membuat Jepang sangat layak dijadikan negara tempat bekerja
Pasar Kerja di Jepang
Ada dua jenis pasar kerja di Jepang yakni mid-career dan fresh graduate. Perbedaan antara kedua jenis pasar kerja terlihat dari persyaratan dan kualifikasi kandidat yang dibutuhkan untuk suatu pekerjaan. Pada pasar kerja mid-career, calon pegawai yang dibutuhkan harus memiliki pengalaman kerja di atas 3 tahun serta memiliki sejumlah skill spesifik di bidang kerjanya.
Sementara itu, pada pasar kerja fresh-graduate, tidak ada persyaratan pengalaman kerja ataupun skill yang terlalu rumit. Perusahaan di Jepang lebih menekankan kualitas personal kandidat seperti kemampuan komunikasi, kemampuan untuk bekerja tim, serta keinginan untuk belajar. Pasar kerja fresh graduate ini sangat kompetitif, sehingga kamu harus mempersiapkan diri sebaik mungkin. Terutama jika kamu adalah fresh graduate yang berasal dari universitas di luar Jepang.
Pekerjaan yang Banyak Dibutuhkan di Jepang
Meskipun saat ini semakin banyak industri di Jepang yang membutuhkan pekerja asal negara lain, namun ada beberapa jenis pekerjaan yang populer untuk warga negara asing, yaitu:
-
Guru bahasa asing
Sebagian besar warga negara asing, terutama yang berasal dari Inggris atau Amerika, bekerja di Jepang sebagai guru bahasa Inggris. Pekerjaan ini cukup banyak dicari, baik itu di sekolah maupun berbagai lembaga bahasa di Jepang. Kamu juga bisa menjadi guru bahasa Inggris di sana. Jika kamu memiliki latar belakang pendidikan bahasa atau sastra Inggris serta memiliki kemampuan bahasa Inggris setara native speaker, kamu memiliki kesempatan mengajar di sana. Penghasilan yang kamu bisa peroleh juga menarik, yakni mencapai 2,4 juta Yen hingga 7,2 juta Yen. Artinya, kamu bisa menghasilkan sekitar Rp. 283 juta hingga Rp. 708 juta pertahun. Menarik sekali, kan?
-
Pekerjaan di bidang IT
Banyak sekali perusahaan IT di Jepang yang membutuhkan pekerja asing untuk mengisi posisi sebagai network enginner, software development, cyber security dan lain sebagainya. Selain banyak dibutuhkan, bidang pekerjaan ini biasanya tidak mempertimbangkan level kemampuan bahasa Jepang ketika menerima pegawai dari negara lain. Tidak heran kalau industri IT merupakan salah satu industri yang paling favorit bagi tenaga kerja asing di Jepang.
Asyiknya lagi, penghasilan bagi pekerja asing di sektor ini sangat kompetitif. Misalnya, gaji untuk seorang konsultan IT di Jepang bisa mencapai 4,44 juta Yen pertahun, atau setara dengan Rp. 524 juta pertahun. Tentunya penghasilan pegawai asing di bidang itu ditentukan juga oleh pengalaman kerja yang dimiliki.
-
Interpreter dan Translator
Cukup banyak perusahaan di Jepang yang menjalin kerjasama dengan berbagai perusahaan di Indonesia. Artinya mereka butuh pekerja yang dapat menerjemahkan bahasa Jepang ke Indonesia maupun sebaliknya. Pekerjaan ini cocok untuk kamu yang punya kemampuan bahasa Jepang sangat baik. Penghasilan yang kamu dapat jika berkarir sebagai translator atau interpreter pun cukup menarik, yakni mencapai 3 juta Yen per tahun atau setara dengan Rp. 345 juta.
-
Engineer
Sebagai negara dengan kemajuan teknologi paling pesat di dunia, Jepang tentu membutuhkan banyak sumber daya manusia agar industri ini dapat terus berkembang. Jika kamu memiliki latar belakang teknik, misalnya teknik aeronautika, teknik elektro, manufakturing maupun mesin, kamu bisa belajar serta berinovasi di tempat yang tepat. Gaji yang bisa kamu terima pun sangat menarik, yakni sekitar 4 juta Yen pertahun, atau sekitar Rp. 472 juta per tahunnya.
Bagaimana Cara Membangun Karir di Jepang?
Banyak jalan menuju Roma. Begitu juga dalam konteks membangun karir di Jepang. Ada beberapa cara yang bisa kamu tempuh untuk membangun karir di Jepang.
-
Lulus dari Universitas di Jepang
Cara ini merupakan cara yang efektif untuk mendapat pekerjaan di Jepang. Banyak perusahaan di Jepang yang merekrut warga negara asing dengan latar belakang pendidikan universitas di Jepang. Jika membahas tentang probabilitas, peluangmu untuk bisa bekerja di Jepang akan jauh lebih besar jika kamu menempuh studi di sana.
Jika kamu menempuh studi di Jepang, kamu akan lebih disukai perusahaan rekruter karena dianggap mempunyai kemampuan bahasa Jepang yang baik. Nilai positif lainnya, perusahaan juga akan menilai bahwa kamu sudah paham dan mampu beradaptasi dengan budaya di negara tersebut.
Selain itu, cara ini dianggap paling efisien untuk perusahaan karena mereka tidak perlu mengeluarkan biaya yang banyak untuk menjadi sponsor visa bagi calon pegawai asing. Jika saat ini kamu sedang menempuh studi di Jepang dan berencana berkarir di sana, kamu perlu mempersiapkan dirimu sedini mungkin agar bisa bersaing di pasar kerja Jepang yang terkenal sangat kompetitif. Jika kamu nantinya sudah diterima kerja, jangan lupa juga mengurus perubahan visamu, dari “student visa” menjadi “working visa”.
-
Pegawai Transfer di Perusahaan Multinasional
Jika kamu merupakan pegawai di sebuah multinational company, kamu memiliki kesempatan untuk pindah tugas ke cabang di Jepang. Keunggulan dari cara ini, kamu tidak perlu memiliki kemampuan bahasa Jepang yang mahir. Sebagai pegawai transfer, kamu biasanya akan menggunakan bahasa Inggris dalam berinteraksi dengan pegawai lain di Jepang. Selain itu, proses pengurusan visa kerja pun akan relatif lebih mudah.
-
Lulusan dari Universitas di Luar Jepang
Cara ini merupakan yang paling sulit untuk menembus pasar kerja Jepang. Namun, di mana ada keinginan disitu akan ada jalan. Jika kamu berada pada kategori ini,hal pertama yang harus kamu lakukan adalah mencari dan menandatangani kontrak dengan perusahaan yang berlokasi di Jepang. Kamu harus memiliki rencana dan strategi matang agar dapat menembus pasar kerja Jepang. Kamu bisa memulai dengan mempelajari pasar kerja dan bidang kerja yang banyak dibutuhkan di Jepang.
Ada beberapa situs yang bisa kamu kunjungi jika ingin mencari informasi lowongan kerja di Jepang, yakni seperti Daijob, GaijinPot, Jobs in Japan, tokyodev maupun japandev. Selain itu, kamu juga bisa mencari informasi di berbagai campus job fair. Sebelum melamar pekerjaan, pastikan kamu telah memenuhi semua persyaratan dan kualifikasi yang diminta oleh perusahaan, terutama terkait skill bahasa Jepang.
Mengenal Visa Bekerja di Jepang
Sebenarnya, ada banyak jenis visa untuk warga negara asing, mulai dari visa specific skilled worker, intern training, working visa hingga highly skilled profesional visa. Namun, mayoritas warga negara asing yang bekerja di Jepang setelah lulus kuliah akan mendapat visa jenis working visa. Ada 16 macam working visa yang dibedakan berdasarkan jenis pekerjaan profesional yang dimiliki oleh applicant. Satu catatan penting, pemerintah Jepang hanya akan memperbolehkan warga negara asing untuk bekerja di bidang yang sesuai dengan data di working visa-nya. Artinya, kamu tidak boleh pindah jenis industri saat kamu sudah memiliki working visa.
Jika kamu sudah memiliki perusahaan yang dapat menjadi sponsor pengurusan visa kerja, kamu bisa mulai mengurus visamu ke Kedutaan Besar Jepang. Berikut ini adalah gambaran prosedur yang harus kamu lalui untuk mengurus visa kerja setelah diterima di salah satu perusahaan Jepang:
-
Kamu harus mengurus Certificate of Eligibility (COE) terlebih dahulu. Salah satu persyaratan visa adalah memiliki COE, jadi pastikan kamu mengurus dokumen ini dulu. Untuk mengurus COE, kamu perlu menyertakan berkas-berkas berikut ini:
-
Formulir pengajuan COE yang telah diisi
-
Melampirkan pasfoto terbaru ukuran 3x4 cm
-
Memberikan dokumen berisi kontrak kerjamu dengan salah satu perusahaan di Jepang, yang mencantumkan nilai gajimu, waktu kontrak kerja, serta jabatanmu di perusahaan, dan
-
Melampirkan dokumen terkait perusahaan sponsor yang mewakili anda membuat CoE
Setelah kamu memiliki COE, kamu bisa melanjutkan proses selanjutnya yakni mengurus visa ke Kedutaan Besar Jepang. Untuk mengurus visa khusus untuk bekerja, kamu perlu melengkapi berkas dokumen sebagai berikut:
-
Paspor.
-
Formulir permohonan visa dan Pasfoto terbaru (ukuran 4,5 X 3,5 cm, diambil 6 bulan terakhir dan tanpa latar, bukan hasil editing, dan jelas/tidak buram) pastikan untuk menggunakan Adobe Acrobat Reader untuk mengisi dan print-out formulir dengan QR Code (PDF)
-
Foto kopi KTP, dan
-
Dokumen CoE (Asli & fotokopinya)
Setelah itu, tinggal tunggu visamu selesai dan kamu sudah siap untuk pergi ke Jepang membangun karir impianmu di sana.
Jadi apa kamu semakin yakin untuk bekerja di Jepang? Cek dulu info lengkap mengenai prospek karir bekerja di Jepang dan tata krama di Jepang supaya kamu makin siap membangun karirmu di negeri sakura.
BACA JUGA:
10 UNIVERSITAS TERBAIK DI JEPANG
3 BEASISWA JEPANG UNTUK MAHASISWA INDONESIA
5 Alasan untuk Kuliah di Jepang
3 BIDANG YANG PATUT DIPELAJARI DI JEPANG