Pengalaman Cacar Air Saya & Layanan Kesehatan Gratis Inggris

Transformasi pendidikanmu, pelajari budaya baru, dan mulai dalam 3 langkah sederhana.

Mulai sekarang
Informasi penting

Product of

Sudahkah kamu bergabung dengan komunitas IDP?

Dapatkan cerita langsung dari alumni, gabung grup, dan nikmati fitur komunitas terbaru kami!

Cek komunitasnya sekarang!
cta banner image
Inggris: Info Negara Tujuan

Pengalaman Cacar Air Saya & Layanan Kesehatan Gratis Inggris

Cerita editor Indonesia kami, Nooraini ketika mengidap cacar air dan kepuasannya dengan layanan kesehatan di Inggris

share image

Baca pengalaman Nooraini yang merupakan pelajar Indonesia di London saat ia terkena cacar air di London dan bagaimana bagusnya layanan sistem kesehatan di Inggris (NHS) membantu dirinya saat sakit!

 

Cacar air banyak diketahui orang sebagai 'penyakit anak kecil' dan mengidapnya pada umur 20-an tahun bisa dikatakan sangat jarang. Tapi sayang sekali, itulah lah terjadi pada saya. Sepulang dari liburan satu bulan di Indonesia, saya sakit, pada awalnya saya kira pilek biasa. 3 hari berturut-turut panas turun-naik, pusing datang pergi, keesokan harinya di kelas teman saya menanyakan kenapa ada bercak-bercak di muka saya. Saya kira dia bercanda, tapi saat lihat di kaca, benar juga. Gatal sih tidak, tapi muka terasa amat panas dan memerah.

 

Saya kira alergi, apalagi sekarang lagi musim semi di Inggris, 'jaman'nya pollen (serbuk sari bunga) bertebaran yang saya pikir memberi dampak jelek bagi kulit saya yang memang sensitif... Namun 2-3 jam setelahnya saya kebingungan karena bercak-bercak di muka terlihat semakin merah dan meluas sampai dada dan punggung saya. Akhirnya saya pulang, dan perjalanan ke rumah kali itu benar-benar 'horor' dan memalukan karena banyaknya orang yang melihat dengan aneh muka saya, mungkin mereka pikir seperti 'pizza peperoni', hehehe.

 

Di rumah saya sudah tidak tahan lagi dengan kondisi badan dan akhirnya mencoba untuk menelepon GP (General Practitioner) dokter lokal saya (layanan kesehatan nasional -NHS- di Inggris cukup unik, dokter tersedia untuk masing-masing wilayah, konsultasi gratis tapi sekitar £7.40 untuk obat dengan resep dokter). Klinik dokter saya tidak jauh dari rumah, hanya 2 menit dengan mobil. Namun malang sekali memang nasib saya sore itu, saat ditelepon, klinik sudah tutup. Harapan saya waktu itu hanyalah layanan ekstra yang mungkin dapat disediakan pada saat-saat 'emergency'. Dan ternyata rekaman pesan di telepon tersebut merekomen saya untuk telepon 'out-of-hours services' (layanan luar jam kerja).

 

Segera saya hubungi nomor yang sudah saya catat, dan bahagia rasanya mendengar suara orang, dia menanyakan data informasi pribadi saya untuk memastikan saya telah terdaftar dengan sebuah GP. Ia lalu bilang bahwa akan ada suster yang menelepon balik saya untuk menanyakan kondisi saya yang lalu akan memberikan nasihat perawatan terbaik. "Okay, thank you" saya bilang lalu menutup telepon. 5 menit kemudian suster itu menelepon saya, saya ceritakan apa yang saya rasakan dan temukan pada permukaan kulit, dan setelah 10 menit konsultasi, suster menyuruh saya untuk ke segera ke rumah sakit malam itu juga. Benar juga, tampaknya bercak-bercak di muka dan badan saya harus diobati secepatnya karena semakin parah dan terasa perih. Beranjaklah saya dan teman menuju rumah sakit terdekat. Karena rumah sakit kecil kami tidak menemukan unit gawat darurat, tapi kami mencoba masuk ke gedung 'walk-in-centre' yang untungnya masih menerima pasien pada pukul 8.30 malam itu. --- Kami keluar dari rumah sakit sekitar pukul 9.30, saya pasti pasien terakhir malam itu karena mereka pun tutup setelah kami pergi. 

 

Sedih sekali rasanya kena cacar, saya terpaksa tidak masuk kampus dan tidak diizinkan untuk bepergian keluar. Tapi layanan kesehatan Inggris yang memadai dan cepat sangat memuaskan saya sebagai seorang pasien. Yang paling berkesan bagi saya adalah tidak dipungutnya biaya konsultasi, dan harga obat dari dokter yang relatif rendah. Untuk sekarang saya hanya bisa sabar di rumah sampai cacar saya hilang...

 

--

 

Tentang Penulis: Nooraini Indrana

Penulis merupakan pelajar Indonesia yang merupakan alumni dari The London College UCK.

Study in the UK

GRATIS

Ebook 'Kuliah di Inggris'

Suka dengan bacaan ini? Kami telah mengumpulkan topik-topik populer tentang kuliah di Inggris dalam satu buku digital praktis.

DOWNLOAD

Wajib dibaca

article Img

Budaya Inggris: Panduan Lengkap untuk Calon Mahasiswa Indonesia

Budaya Inggris berbeda jauh dari Indonesia, mulai dari cara komunikasi yang tidak langsung, sistem kampus yang menuntut kemandirian tinggi, hingga etika pergaulan yang ketat. Pahami semuanya di sini agar kamu tidak kaget dan bisa fokus belajar sejak hari pertama tiba di UK.   Kuliah di Inggris adalah impian banyak mahasiswa Indonesia. Tapi jujur saja, memilih universitas dan mengurus berkas pendaftaran hanyalah setengah dari perjalanan.

86.4K
article Img

Alasan Memilih Inggris untuk Kuliah Serta Negara Bagiannya

Ada beberapa hal yang membuat Inggris menjadi destinasi studi idaman bagi para pelajar di dunia, termasuk dengan pelajar dari Indonesia. Apa saja sih yang membuatnya menjadi negara yang populer untuk kuliah? Yuk lihat alasannya dari artikel Hotcourses yang satu ini, begitu juga dengan ulasan mengapa kamu harus memilih untuk kuliah di negara-negara bagian di Inggris Raya yaitu England, Wales, Northern Ireland dan Scotland.     Kenapa

16.1K