Informasi penting
Study abroad: Before you leave

5 PANDUAN UNTUK MERAIH BEASISWA DOKTOR

share image
83

Tak ada kata terlambat untuk kembali menimba ilmu. Sesungguhnya, dalam pendidikan, umur hanyalah sebuah angka. 

Kontributor Indonesia Mengglobal, Muhammad Masyhuri, membuktikan bahwa tak ada kata terlambat untuk kembali ke sekolah. Ini adalah bagian kedua dari seri ini. Ini adalah bagian kedua dari seri ini. Baca bagian pertama di sini.

Berikut 5 Tips dan Strategi untuk meraih gelar doktor:

 

Buatlah surat pernyataan pribadi yang unik.

 

Salah satu persyaratan beasiswa Doktor adalah IPK yang relatif tinggi. Pelamar yang memiliki IPK tinggi adalah salah satu nilai plus. Namun, IPK yang tinggi bukanlah hal wajib yang harus dipenuhi karena IPK ini hanya salah satu dari banyak persyaratan yang akan diperiksa oleh penguji. Surat pernyataan atau personal statement adalah salah satu persyaratan yang paling penting dan wajib dibuat dan dirancang dengan matang. Butuh waktu dalam membuatnya namun kamu harus membuat surat pernyataan yang unik, dan bisa membuat pembacanya tertarik. Surat pernyataan juga harus mengandung tujuan jangka panjangmu. Surat pernyataan yang kuat dan unik dapat meningkatkan profil kamu meskipun nilai akademik kamu kurang bagus. Last but not least, jangan pernah menjadi plagiat dari karya orang lain. 

 

 

 

Sediakan surat rekomendasi terbaik.

 

Pada umumnya, sebagian besar pemberi beasiswa PhD mensyaratkan minimal dua surat rekomendasi dari mantan pembimbing akademik atau atasan tempat kamu bekerja. Beberapa penyedia beasiswa, seperti Endeavors Australian Award, Fulbright USA dan Stipendium Hungaricum bahkan mensyaratkan tiga surat rekomendasi dimana salah  satunya berasal dari calon supervisor/professor di universitas yang akan kamu tuju. Setiap surat rekomendasi harus yang terbaik dan dirancang untuk satu lamaran beasiswa saja. Jika kamu ingin melamar untuk beberapa beasiswa, maka kamu sebaiknya tidak menggunakan surat rekomendasi dengan format yang sama. Kamu harus berkomunikasi secara intens dengan pemberi rekomendasi sehingga memudahkan mereka dalam memberikan penilaian yang objektif & supportif dalam rekomendasi mereka. Tips agar kamu mendapatkan surat rekomendasi dari calon professor dari universitas yang kamu tuju, jagalah komunikasi mu dengan pemberi surat rekomendasi & cobalah untuk membaca curriculum vitae mereka. Jangan lupa bacalah salah satu surat rekomendasi yang pernah mereka buat, untuk kamu jadikan bahan diskusi selama berkomunikasi via email atau Skype.  Kamu juga harus menunjukkan ketertarikan mu atas riset yang telah mereka lakukan yang sesuai dengan rencana penelitian mu juga.

 

 

Siapkan beberapa jurnal publikasi.

 

Taukah kamu? Beberapa universitas di luar negeri mensyaratkan tesis S2 atau mempunyai pengalaman riset sebelumnya merupakan persyaratan wajib untuk diterima sebagai mahasiswa PhD. Solusi dari  permasalahan ini adalah lampirkanlah beberapa jurnal publikasi internasional yang kamu miliki. Ada baiknya, minimal 2-4 jurnal publikasi yang dilampirkan pada lembar aplikasi mu. Ikutilah jurnal atau konferensi internasional yang berindeks Thomson Reuters atau Scopus yang diselenggarakan baik di Indonesia atau di negara-negara ASEAN lainnya agar tidak menghabiskan banyak biaya. Aktiflah dalam kegiatan riset dalam bentuk kerjasama ataupun kolaborasi dengan institusi internasional. Upaya tersebut adalah suatu nilai tambah bagi kamu.

 

 

 

Siapkan proposal penelitian.

 

Seperti yang kita ketahui, proposal penelitian adalah hal yang wajib dan paling penting bagi setiap pelamar beasiswa program PhD.  Oleh karena itu, buatlah proposal penelitian yang sesuai dengan fokus dan sektor keahlian universitas dan sesuai dengan rencana penelitianmu. Setelah itu, carilah calon professor & supervisor yang memiliki minat dengan rencana penelitianmu dengan cara melihat publikasi ilmiah berupa jurnal, atau buku yang mereka buat. Selain itu proposalmu juga harus sesuai dengan kriteria pemberi beasiswa. Periksalah dengan cermat setiap persyaratan tema penelitian yang diminta oleh pemberi beasiswa dan masing-masing universitas. Jangan lupa kalau rencana penelitianmu harus dapat diselesaikan dalam waktu rata-rata 3 sampai 4 tahun.

 

 

Berdoa.

 

Berusaha adalah hal penting, lebih sempurna lagi jika dibarengi dengan berdoa. Jangan lupa berdoa sebelum kamu melakukan apapun. Perbanyaklah  memanjatkan doa kepada Yang Maha Kuasa, karena hanya Tuhan yang tahu apa yang terbaik bagi hambanya. Jangan lupa, mintalah Ibu kamu untuk mendoakan mu dalam setiap langkah yang kamu ambil. Ada baiknya juga jika kamu meminta doa dari guru, dosen, murid/mahasiswa dan orang-orang kurang mampu, siapa tahu diantara doa mereka, ada yang dikabulkan doanya oleh Tuhan Yang Maha Esa.

 

 

 

Source:

Article originally published in www.indonesiamengglobal.com

'You’re Never Too Old For A Ph.D.: 9 Tips & Strategies To Land A Doctorate Scholarship (Part 2)'.

Mencari jurusan

Pilih negara
JenjangPendidikan*
TENTANG PENULIS

author image

Wajib dibaca