Informasi penting
Study abroad: Before you leave

7 UNIVERSITAS INTERNASIONAL KHUSUS PEREMPUAN

share image

Di awal bulan Maret ini, kita telah merayakan Hari Perempuan Internasional yang bertemakan #EachforEqual. Dengan tema ini, semua lapisan masyarakat diajak untuk bergerak melawan ketimpangan gender serta menciptakan dunia yang aman dan suportif bagi perempuan. Dalam bidang pendidikan, telah banyak langkah yang diambil untuk memberdayakan perempuan dan memastikan langkah mereka dalam dunia akademis tidak terhambat. Salah satunya adalah pendirian universitas atau institusi pendidikan tinggi khusus perempuan. 


Menurut penelitian firma konsultasi EAB, universitas khusus perempuan memiliki beberapa kelebihan. Jika dibandingkan dengan mahasiswi di universitas umum, para mahasiswi universitas khusus ini merasakan efek positif dari lingkungan kampus yang lebih aman dan mereka lebih mungkin mengambil gelar pascasarjana. Selain itu, mahasiswi yang mempelajari bidang studi STTM (Sains, Teknologi, Teknik dan Matematika) di universitas khusus perempuan cenderung lebih berkembang dibanding mahasiwi di universitas umum dan lebih siap menghadapi industri STTM yang didominasi oleh laki-laki. Sekitar 81% alumni universitas khusus perempuan yang diwawancara EAB merasa pendidikan yang mereka dapatkan benar-benar memberikan mereka keterampilan yang dibutuhkan di dunia kerja.

 

Kalau kamu ingin merasakan kuliah di universitas yang mendukung dan memberdayakan perempuan, maka universitas khusus perempuan mungkin pilihan tepat untukmu. Untuk membantumu menemukan tempat kuliah terbaik, tim Hotcourses Indonesia telah membuat daftar beberapa universitas khusus perempuan yang terkemuka di berbagai negara.

 

 

Mount Holyoke College, Amerika Serikat

  • Mount Holyoke College adalah salah satu institut pendidikan tinggi di AS yang tidak memerlukan nilai SAT sebagai syarat pendaftaran.

  • Institusi ini memiliki reputasi sebagai kolese non-denominasi khusus perempuan yang sangat selektif. Sesuai dengan kebijakannya mengenai gender, Mount Holyoke College juga menerima pelajar transpuan dan nonbiner.

  • Mahasiswi Mount Holyoke yang berminat pada bidang-bidang studi yang tidak memiliki jurusan interdisipliner diperbolehkan merancang jurusannya sendiri yang melibatkan dua departemen atau lebih. Rancangan tersebut harus dibahas dengan para pembimbing akademik untuk menciptakan rencana studi yang menyeluruh secara akademis.

 

 

Ewha Womans University, Korea Selatan

  • Ewha Womans University adalah universitas bergengsi di Korea Selatan dan termasuk salah satu universitas khusus perempuan terbesar di dunia. Meski dikenal sebagai universitas khusus perempuan, Ewha telah mulai menerima mahasiswa laki-laki khusus untuk program pertukaran pelajar atau program studi yang tidak bergelar.

  • Ewha adalah satu-satunya universitas Korea yang berpartisipasi sebagai rekanan di Harvard College in Asia Program (HCAP) dan Ewha-Harvard Summer School Program

  • Jurusan Hubungan Internasional dan Studi Korea pada tingkat sarjana di universitas ini diajarkan menggunakan bahasa Inggris. Untuk tingkat pascasarjana, Hubungan Internasional adalah satu-satunya jurusan yang diajarkan dalam bahasa Inggris.

 

 

Princess Nourah bint Abdul Rahman University, Arab Saudi

  • Dengan sekitar 50.000  mahasiswi, institusi yang didirikan tahun 1970 ini adalah universitas khusus perempuan terbesar di dunia.

  • Karena ukuran kampusnya yang mencapai 8 juta m2, maka universitas ini menyediakan LRT sebagai moda transportasi dalam kampus. 

  • Para pelajar yang mendaftar di Princess Nourah bint Abdul Rahman University diwajibkan untuk mengambil Preparatory Year Program yang berdurasi 2 tahun. Dalam program ini, mereka akan mengembangkan keterampilan belajar, komunikasi, komputer dan bahasa Inggris.

 

 

 

Kobe College, Jepang

  • Kobe College adalah universitas khusus perempuan pertama di Jepang bagian barat. 

  • Kobe College memiliki 5 departemen: Sastra Inggris, Budaya Umum, Musik, Psikologi dan Ilmu Biosfer. Para mahasiswi  S1 diberikan kebebasan untuk mempelajari berbagai macam mata kuliah di 2 tahun pertama. Hal ini dilakukan agar mereka bisa menemukan minat mereka untuk menentukan bidang studi yang akan mereka pelajari di dua tahun berikutnya. 

  • Universitas ini memiliki sistem partner untuk pelajar asing. Mahasiswi internasional akan dipasangkan dengan mahasiswi Jepang yang akan membantu mereka membiasakan diri dengan lingkungan pendidikan baru dan kebudayaan Jepang.

 

 

Simmons University, Amerika Serikat

  • Seluruh program studi S1 di universitas yang berdiri di tahun 1899 ini hanya terbuka untuk perempuan. Sementara itu, program studi pascasarjananya bisa diambil oleh laki-laki dan perempuan.

  • Program MBA di Simmons University adalah program MBA pertama di dunia yang dirancang khusus untuk perempuan.

  • Universitas ini memiliki program akademik yang secara khusus mempelajari sastra anak: Simmons College Center for the Study of Children's Literature. Program yang didirikan pada tahun 1977 ini adalah program akademik pertama di AS yang menawarkan gelar S2 untuk bidang sastra anak.

 

(Baca juga: WANITA - WANITA DARI INDONESIA YANG SUKSES SETELAH KULIAH DI LUAR NEGERI)

 

 

SNDT Women's University, India

  • SNDT Women's University adalah universitas khusus perempuan pertama yang berdiri di India.

  • Universitas ini telah berkolaborasi dengan berbagai organisasi dan institusi untuk mengembangkan program akademik, menjalankan penelitian dan bekerjasama dengan komunitas setempat. Rekanan kolaborasi SNDT antara lain adalah UNICEF, British Council, Association of Commonwealth Universities dan Swedish International Development Agency.

  • Sonakshi Sinha, Rani Mukerji dan Chitra Mudgal adalah beberapa alumni ternama dari SNDT Women's University.

 

 

China Women's University, China

  • China Women’s University adalah satu-satunya universitas khusus perempuan milik Pemerintah China. Universitas ini terafiliasi dengan All-China Women’s Federation

  • Sekitar 80% kepala sekolah TK Negeri di China merupakan lulusan Fakultas Perkembangan dan Pendidikan Anak di China Women’s University.

  • Lebih dari 80% lulusan Fakultas Pengajaran Bahasa China Bagi Penutur Asing dari universitas ini bekerja di berbagai belahan dunia sebagai pengajar bahasa China.

 

 

Sudah menemukan universitas khusus perempuan yang ideal untukmu? Kalau belum, kamu bisa daftar untuk konsultasi GRATIS dengan konselor IDP Education yang akan membantumu mendaftar dan kuliah di universitas luar negeri terbaik untukmu.

 

 

Sumber:

Wikipedia.org

Baypath.edu

Bestvalueschools.com

Mencari jurusan

Pilih negara
Sarjana

Wajib dibaca