Mengenal Aturan Kerja Part-Time dan Pajak di Luar Negeri untuk Mahasiswa

Transformasi pendidikanmu, pelajari budaya baru, dan mulai dalam 3 langkah sederhana.

Mulai sekarang
Informasi penting

Product of

Sudahkah kamu bergabung dengan komunitas IDP?

Dapatkan cerita langsung dari alumni, gabung grup, dan nikmati fitur komunitas terbaru kami!

Cek komunitasnya sekarang!
cta banner image
Study abroad: Before you leave

Mengenal Aturan Kerja Part-Time dan Pajak di Luar Negeri untuk Mahasiswa Internasional

Sebelum mulai bekerja part-time di luar negeri, pastikan kamu memahami aturan terkait jam kerja, jenis pekerjaan yang boleh dilakukan, serta kewajiban pajak di negara tempat studi

3.5K
part-time di luar negeri

Punya rencana untuk bekerja paruh waktu di luar negeri? Jika iya, sangat penting untuk memahami cara kerja dan pajak di negara tempat kamu kuliah nanti. Setiap negara memiliki aturan yang berbeda, jadi jika kamu sudah memahami hak dan kewajibanmu, hidup dan bekerja paruh waktu di sana akan lebih mudah.

 

Yuk pelajari hak, batasan, serta pajak penghasilan jika kamu bekerja part-time di beberapa negara favorit untuk studi, seperti Australia, Irlandia, New Zealand, Kanada, dan Inggris.

 

Isi Artikel

 

 

Kerja Part-Time di Australia

 

 

 

  • Berapa Jam Mahasiswa Internasional Dapat Bekerja di Australia?

 

Mahasiswa internasional di Australia dapat bekerja hingga 48 jam dalam setiap periode 14 hari selama masa kuliah. Namun, selama liburan (termasuk libur semester), tidak ada batasan jam kerja yang berlaku. Jika kamu sedang studi untuk gelar master riset atau doktoral, jam kerja kamu tidak terbatas, baik selama periode kuliah maupun liburan.

 

 

  • Pekerjaan Apa yang Bisa Dilakukan Mahasiswa Internasional di Australia?

 

Tidak ada pembatasan khusus mengenai jenis pekerjaan yang dapat dilakukan oleh mahasiswa internasional di Australia. Beberapa sektor yang sering dijadikan pilihan kerja paruh waktu termasuk ritel, perhotelan, dan administrasi. Selama pekerjaan tersebut paruh waktu atau kasual, mahasiswa dapat bekerja di bidang apa saja. Mahasiswa internasional juga diperbolehkan untuk magang di perusahaan, dan terkadang program magang menjadi bagian dari kurikulum di universitas. Jika jurusan yang kamu pilih mewajibkan magang, jam kerja kamu tidak akan dibatasi. Jika magang di luar kampus, maka kamu wajib mengikuti aturan durasi kerja yang berlaku.

 

Selain itu, kamu juga bisa bekerja secara mandiri (self-employment) seperti mengambil pekerjaan freelance atau remote. Namun, kamu wajib memiliki Australian Business Number (ABN).

 

  • Upah Minimum untuk Mahasiswa Internasional di Australia

 

Upah minimum di Australia berlaku bagi mahasiswa internasional sama seperti warga tetap. Upah minimum nasional saat ini adalah AUD 24,10 per jam atau AUD 915,90 per minggu. Untuk pekerja casual, upah minimum adalah AUD 30,13 per jam, yang mencerminkan kenaikan 25% dari upah minimum nasional.

 

  • Pajak di Australia

 

Mahasiswa internasional wajib membayar pajak penghasilan atas penghasilan yang diterima di Australia. Aturan pajak berbeda tergantung pada status residensi pajak kamu.

 

  • Bagi Residen

 

Jika kamu telah tinggal di Australia selama lebih dari 6 bulan, kamu akan dianggap sebagai residen untuk keperluan pajak. Jika penghasilanmu kurang dari AUD 18.200 maka kamu tidak dikenakan pajak, sedangkan penghasilan antara AUD 18.201 hingga AUD 45.000 dikenakan pajak sebesar 16%. Penghasilan lebih dari itu akan dikenakan tarif pajak yang lebih tinggi.


Pajak akan dipotong langsung dari gajimu oleh pemberi kerja menggunakan sistem pay-as-you-go (PAYG). 

 

Kamu juga harus mengajukan pengembalian pajak tahunan paling lambat 31 Oktober untuk mungkin mengklaim pengembalian pajak.


Sebagai residen, kamu mungkin berhak mendapatkan superannuation (dana pensiun), di mana pemberi kerja akan menyumbangkan setidaknya 11,5% dari gajimu ke dalam dana superannuation.

 

  • Bagi Non-Residen

 

Jika kamu tinggal di Australia kurang dari 6 bulan, kamu akan dianggap sebagai non-residen untuk keperluan pajak. Non-residen dikenakan pajak tetap sebesar 30% atas penghasilan yang diterima, tanpa ada ambang bebas pajak. Non-residen juga tidak berhak mendapatkan superannuation.


Kamu harus mengajukan Tax File Number (TFN) untuk bekerja secara legal di Australia, karena ini diperlukan agar pekerjaanmu tercatat secara resmi di Australian Taxation Office (ATO). Jika kamu tidak memiliki TFN dalam waktu 28 hari sejak mulai bekerja, pajak tambahan bisa dikenakan.

 

 

Kerja Part-Time di Irlandia

 

 

 

Irlandia juga merupakan pilihan populer bagi banyak pelajar internasional, terutama karena peluang kerja yang baik dan pajaknya yang relatif ringan. Mahasiswa internasional dapat bekerja hingga 20 jam per minggu selama masa kuliah. Namun, saat musim liburan kuliah (antara 15 Desember-15 Januari dan 1 Juni-30 September), kamu bisa bekerja hingga 40 jam per minggu.

 

  • Pekerjaan Apa yang Bisa Dilakukan Mahasiswa Internasional di Irlandia?

 

Mahasiswa internasional di Irlandia tidak dibatasi dalam jenis pekerjaan yang dapat dilakukan, baik di lingkungan kampus maupun di luar kampus. Penempatan kerja dan magang diperbolehkan jika itu bagian dari kurikulum jurusan. Namun, magang tersebut tidak boleh berlangsung lebih dari setengah durasi kursusmu. Mahasiswa non-EEA (European Economic Area) tidak diperbolehkan bekerja sebagai pekerja mandiri (self-employment).

 

  • Upah Minimum di Irlandia

 

Upah minimum di Irlandia adalah EUR 11,30 per jam. Namun, pekerjaan tertentu seperti pengasuh anak dan satpam memiliki upah yang lebih tinggi. Pengasuh anak berhak memperoleh upah minimum EUR 13,65 per jam, sementara satpam bisa mendapatkan hingga EUR 14,50 per jam.

 

  • Pajak di Irlandia

 

Jika penghasilanmu di bawah EUR 16.500 per tahun, kamu akan dikenakan pajak. Penghasilan di atas jumlah tersebut dikenakan pajak 20% untuk penghasilan antara EUR 16.501 hingga EUR 35.300. Pajaknya cukup adil, bukan?

 

 

Kerja Part-Time di New Zealand

 

 

 

Jika kamu suka alam dan ingin merasakan hidup di negara yang tenang,  New Zealand bisa menjadi pilihan yang tepat. Kamu bisa bekerja paruh waktu hingga 20 jam per minggu selama semester, dan hingga 40 jam per minggu saat liburan. Banyak mahasiswa yang bekerja di sektor pariwisata, restoran, atau ritel.

 

  • Upah Minimum di New Zealand

 

Upah minimum untuk orang dewasa di  New Zealand adalah NZD 23,15 per jam, berlaku sama untuk mahasiswa internasional. Jika kamu berusia antara 16 hingga 19 tahun, upah mulai (starting-out wage) sebesar NZD 18,52 per jam berlaku. Untuk pelatihan, upah minimum ditetapkan NZD 18,52 per jam.

 

  • Pajak di New Zealand

 

Pajak di New Zealand bersifat progresif. Jika penghasilanmu sedikit, pajaknya juga sedikit. Pajak mulai dikenakan sebesar 10,5% untuk penghasilan hingga NZD 14.000 per tahun, dan meningkat hingga 33% jika penghasilanmu lebih dari itu.

 

 

Kerja Part-Time di Kanada

 

 

 

Kanada adalah negara yang ramah bagi pelajar internasional. Kamu bisa bekerja hingga 20 jam per minggu selama masa studi dan hingga 40 jam per minggu saat liburan. Banyak peluang kerja di sektor restoran, ritel, dan magang di berbagai bidang. Upah minimum di Kanada berkisar antara CAD 13 hingga CAD 15 per jam, tergantung provinsinya. Upah minimum federal, yang berlaku di banyak industri, adalah CAD 17,30 per jam (sejak April 2024).

 

  • Pajak di Kanada

 

Mahasiswa internasional di Kanada dikenakan pajak penghasilan baik di tingkat federal maupun provinsi atau wilayah. Pajak penghasilan federal dikenakan sebesar 15% untuk pendapatan hingga CAD 55.867, dan meningkat seiring dengan penghasilan yang lebih tinggi.

 

Mahasiswa internasional yang non-residen atau dianggap sebagai penduduk pajak tidak perlu membayar pajak provinsi atau wilayah, tetapi mereka akan dikenakan federal surtax (pajak tambahan) sebesar 48% dari pajak penghasilan federal yang harus dibayar.

 

 

Kerja Part-Time di Inggris

 

 

 

Mahasiswa internasional di Inggris diizinkan bekerja hingga 20 jam per minggu selama kuliah dan penuh waktu saat liburan. Beberapa jenis pekerjaan yang tidak boleh dilakukan oleh mahasiswa internasional adalah pekerja mandiri, pengusaha, atlet profesional, dan entertainer.

 

  • Upah Minimum di UK

 

Gaji minimum untuk mahasiswa internasional di UK mengikuti aturan yang sama dengan warga lokal. Mulai April 2025, gaji minimum per jam akan disesuaikan berdasarkan usia:

 

  1. 21 tahun ke atas: GBP 12,21 per jam
  2. 18 hingga 20 tahun: GBP 10,00 per jam
  3. Di bawah 18 tahun: GBP 7,55 per jam

 

 

  • Pajak di Inggris (UK)

 

Mahasiswa internasional di UK dapat memperoleh penghasilan hingga GBP 12.570 tanpa dikenakan pajak (personal allowance). Penghasilan yang melebihi batas ini akan dikenakan pajak, mulai 20% untuk penghasilan hingga GBP 50.270, 40% untuk penghasilan di atas itu, dan 45% untuk penghasilan lebih dari GBP 125.140.

 

Pajak yang dibayar atas penghasilan dari pekerjaan akan ditangani oleh majikan melalui sistem PAYE (pay as you earn). Jika penghasilanmu lebih dari GBP 242 per minggu, kamu juga akan membayar kontribusi National Insurance sebesar 8%.

 

Dengan memahami berbagai aturan kerja part-time dan pajak di negara-negara ini, kamu bisa mempersiapkan dirimu untuk bekerja paruh waktu dengan lebih baik dan tidak bingung menghadapi sistem pajak di tempat studi.

 

 

Penutup

 

Memahami aturan kerja dan pajak di negara tujuan studi adalah langkah penting untuk memaksimalkan pengalaman kerja part-time selama kuliah. Setiap negara memiliki peraturan yang berbeda, dan mengetahui hak serta kewajibanmu akan membuat perjalanan belajarmu lebih mudah dan menyenangkan. Selain itu, informasi tentang pajak dan upah juga akan membantu kamu merencanakan keuangan selama di luar negeri.

 

Jika kamu masih bingung tentang pilihan universitas atau negara yang tepat untuk studi, atau membutuhkan panduan lebih lanjut terkait kuliah di luar negeri, IDP Hotcourses Indonesia hadir untuk membantu! Temukan informasi terbaru, tips, dan panduan lengkap untuk memilih program studi yang sesuai dengan impianmu. 



 

Wajib dibaca