Kamu tertarik untuk bekerja sebagai pengacara (lawyer) di luar negeri? Menjadi lawyer di luar negeri bisa menjadi pilihan karir yang menarik, terutama bagi kamu yang ingin menangani kasus dalam skala global. Selain itu, bekerja di luar negeri sebagai lawyer juga bisa memberikan penghasilan yang tinggi.
Namun, tidak semua orang bisa bekerja sebagai lawyer di luar negeri. Untuk bisa berkarir di luar negeri, kamu perlu memahami hukum yang berlaku di negara tersebut. Kuliah hukum di luar negeri dapat membuka peluang besar bagi kamu untuk memulai karir internasional.
Simak panduan lengkap tentang bagaimana membangun karir sebagai lawyer berlisensi di negara-negara maju seperti Inggris (UK), Australia, Kanada, New Zealand, dan Irlandia dalam artikel ini!
Kenapa Harus Menjadi Lawyer di Luar Negeri?
Membangun karir sebagai lawyer di luar negeri membutuhkan usaha dan waktu yang tidak sebentar. Untuk mencapai karir ini, kamu perlu kuliah di luar negeri lalu mengikuti ujian di negara tujuan karirmu sebelum akhirnya bisa mendapat izin sebagai lawyer. Hal ini mungkin menimbulkan pertanyaan pada dirimu, apakah memang menjadi lawyer di luar negeri merupakan keputusan yang tepat?
Berikut ini adalah beberapa manfaat menjadi lawyer di luar negeri:
1. Mengasah Pengetahuan Hukum Internasional
Setiap negara punya sistem hukum yang berbeda, dan kalau kamu kerja di luar negeri, artinya kamu harus mempelajari sistem hukum yang berlaku di negara tersebut. Pengalaman mempelajari sistem hukum negara lain ini bisa memperluas cara pandang ketika menghadapi berbagai kasus dan masalah hukum di masa depan.
Selain itu, dunia hukum sekarang juga semakin bersifat global. Artinya, memiliki perspektif global sangat penting untuk membantumu memecahkan berbagai masalah hukum yang besar, apalagi kalau kamu berencana bekerja di firma hukum besar yang menangani kasus internasional.
2. Pengalaman Kerja di Firma Hukum Internasional
Kerja di firma hukum luar negeri, meskipun cuma di posisi junior, memberi kamu kesempatan buat merasakan langsung gimana sih cara kerja di firma internasional. Hal-hal kecil seperti menyiapkan dokumen hukum atau cara membuat persidangan itu bisa berbeda banget dengan di tempatmu, dan pengalaman ini akan memberi kamu keunggulan kompetitif, apalagi kalau kamu mau kerja di firma besar dengan klien dari berbagai negara.
3. Melatih Keterampilan Bahasa Asing
Kalau kamu bekerja di luar negeri, ini jadi kesempatan buat meningkatkan kemampuan bahasa asing kamu. Selain itu, bekerja di lingkungan multibahasa juga bikin kamu jadi lebih jelas dan efektif dalam menjelaskan argumen hukum. Hal ini bisa jadi skill penting dalam profesi hukum.
4. Lebih Peka Terhadap Budaya Lain
Hukum itu sebenarnya tidak cuma membahas soal aturan, tapi juga soal memahami orang dan budaya yang ada di dalamnya. Dengan menjadi lawyer di luar negeri, kamu bakal belajar banyak tentang cara orang di negara tersebut melihat dan menerapkan hukum. Hal ini Ini bisa membuatmu lebih fleksibel dalam menyesuaikan pendekatan hukum dengan kebutuhan klien dari latar belakang yang berbeda, yang tentu saja jadi nilai tambah di dunia hukum internasional.
5. Pengembangan Pribadi
Selain karir, kerja di luar negeri juga bikin kamu tumbuh secara pribadi. Kamu bakal lebih mandiri dan beradaptasi dengan budaya baru, yang tentunya bakal bikin kamu lebih kuat menghadapi tantangan dalam hidup, tidak hanya di dunia kerja. Keterampilan ini bakal sangat membantu dalam menghadapi perubahan yang ada, baik dalam kehidupan profesional maupun pribadi.
6. Potensi Penghasilan Besar
Potensi penghasilan tentunya merupakan hal penting untuk diperhatikan ketika merencanakan karir sebagai lawyer. Hal ini bisa jadi salah satu daya tarik profesi lawyer: yakni gajinya yang besar.
Di Inggris (UK), seorang lawyer yang baru lulus dari firma kecil atau berasal di luar London bisa mendapat penghasilan tahunan antara £40,000 hingga £70,000. Bahkan, untuk lawyer yang sedang menempuh status magang (trainee), rata-rata penghasilannya juga menarik yakni £27,418 untuk trainee di London dan £24,320 untuk trainee di luar London.
Sementara itu, di Australia umumnya lawyer memperoleh gaji yang cukup tinggi, dengan rata-rata berkisar antara $100,000 hingga $185,000 per tahun. Namun, gaji ini bisa bervariasi tergantung pada jenis hukum yang dipraktikkan dan tingkat pengalaman pengacara tersebut.
Mengenal Solicitors dan Barristers
Di negara-negara Persemakmuran Inggris (Commonwealth), profesi lawyer terbagi ke dalam dua jenis yakni solicitors dan barristers. Keduanya memiliki lingkup tugas yang berbeda.
-
Solicitor
Solicitor adalah pengacara yang memberikan saran hukum dan layanan kepada klien. Mereka bekerja di berbagai tempat seperti firma hukum swasta, pemerintahan, atau perusahaan.
Tugas utama mereka mencakup menyiapkan dokumen hukum, memberikan saran, bernegosiasi, dan mempersiapkan kasus untuk dibawa ke pengadilan. Mereka dapat mengkhususkan diri dalam berbagai bidang hukum, seperti hukum properti, hukum keluarga, atau hukum finansial.
-
Barristers
Sementara itu, barristers lebih fokus pada perwakilan klien di pengadilan. Mereka dikenal sebagai advokat yang memberikan pendapat hukum dan mengemukakan argumen di pengadilan.
Barristers sering bekerja secara mandiri di kamar hukum (chambers) atau dapat juga bekerja untuk instansi pemerintah. Mereka sering kali bekerja sama dengan solicitor untuk mewakili klien di pengadilan dan melakukan penelitian hukum.
Cara Berkarir di Luar Negeri sebagai Lawyer
1. Kanada
Untuk menjadi lawyer di Kanada, kamu harus menempuh perjalanan studi seperti ini:
-
Menyelesaikan Gelar Sarjana
- Untuk masuk ke sekolah hukum di Kanada, kamu perlu menyelesaikan minimal tiga tahun gelar sarjana. Namun, jika kamu menyelesaikan gelar empat tahun, itu akan memberimu keunggulan dalam aplikasi.
- Meskipun kamu bisa memilih berbagai bidang studi, beberapa jurusan yang sering dianggap baik untuk mempersiapkan karir hukum adalah Ilmu Politik, Sosiologi, Filsafat, Komunikasi, atau Sastra Inggris.
- Beberapa Rekomendasi Universitas untuk Kuliah Jurusan Hukum di Kanada
-
Ikuti Ujian LSAT
- Setelah gelar sarjana, kamu harus mengikuti LSAT untuk menguji kemampuan analitis dan pemahaman bacaan. Persiapkan dengan kursus atau latihan soal untuk hasil terbaik.
-
Lamar ke Sekolah Hukum
-
Pilih sekolah hukum di Kanada yang menawarkan spesialisasi sesuai minatmu, seperti hukum bisnis atau internasional. Beberapa sekolah juga mempertimbangkan pengalaman kerja atau kehidupan selain nilai akademik.
-
-
Articling (Magang)
- Setelah lulus dari sekolah hukum, kamu harus menjalani program magang yang berlangsung 9 bulan hingga 1 tahun di firma hukum atau lembaga terkait. Setiap provinsi memiliki persyaratan sedikit berbeda untuk program ini.
-
Ikut Ujian Bar
- Terakhir, kamu harus lulus ujian bar yang diadakan oleh provincial law societies di wilayah tempat kamu bekerja. Ujian ini memastikan kamu memenuhi syarat untuk berpraktik sebagai pengacara di Kanada.
2. Inggris (UK)
Baik kamu bercita-cita ingin jadi solicitor maupun barrister, kamu perlu untuk menempuh studi S1 jurusan hukum di Inggris. Berikut ini adalah beberapa universitas yang bisa jadi rekomendasi untukmu kuliah S1 jurusan hukum di Inggris (UK).
Setelah itu, kamu perlu mengikuti ujian dan magang sesuai dengan pilihan profesi lawyer yang kamu minati.
Cara Menjadi Lawyer di UK:
-
Menjadi Solicitor:
-
Pendidikan: Diperlukan gelar hukum (LLB) atau jika kamu memiliki gelar di bidang lain, kamu harus mengikuti kursus konversi hukum.
-
SQE: Setelah mendapatkan gelar hukum, kamu harus lulus Solicitors Qualifying Examination (SQE) yang terdiri dari dua ujian.
-
Pengalaman Kerja: Kamu harus menyelesaikan dua tahun pengalaman kerja hukum yang memenuhi syarat, yang bisa berupa magang di firma hukum.
-
Setelah semua langkah selesai, kamu dapat mengajukan pendaftaran untuk menjadi solicitor yang terdaftar.
-
-
Menjadi Barrister:
-
Pendidikan: Sama seperti solicitor, kamu memerlukan gelar hukum atau mengikuti kursus konversi jika gelarmu bukan di bidang hukum.
-
Bar Course: Setelah gelar, kamu harus mengikuti Bar Course, yang merupakan pelatihan khusus untuk menjadi barrister.
-
Pupillage: Setelah itu, kamu harus menjalani pupillage, yaitu magang di chambers selama satu tahun untuk mendapatkan pengalaman praktik langsung.
-
Setelah menyelesaikan pupillage dan memenuhi syarat lainnya, kamu bisa mengajukan untuk mendapatkan tenancy di chambers atau menjadi barrister yang bekerja di lembaga pemerintah atau organisasi lainnya.
-
3. Australia
Berikut ini adalah langkah-langkah membangun karir sebagai lawyer di Australia:
-
Selesaikan Kualifikasi Hukum yang Diakui
- Langkah pertama adalah memiliki gelar hukum dari universitas yang diakui. Kamu punya dua pilihan:
-
Bachelor of Laws (LLB): Gelar sarjana hukum.
-
Juris Doctor (JD): Gelar pascasarjana hukum bagi kamu yang sudah memiliki gelar di bidang lain.
-
- Langkah pertama adalah memiliki gelar hukum dari universitas yang diakui. Kamu punya dua pilihan:
-
Selesaikan Pelatihan Hukum Praktis (PLT)
-
Setelah kamu mendapatkan gelar hukum, kamu perlu menyelesaikan Practical Law Training (PLT). Program ini memakan waktu sekitar enam bulan, yang mencakup pembelajaran teoretis dan sekitar 15 minggu pengalaman kerja yang diawasi. Program ini wajib untuk memenuhi syarat sebagai pengacara.
-
-
Dapatkan Penerimaan untuk Praktik Hukum
-
Setelah menyelesaikan PLT, kamu perlu mengajukan permohonan ke Legal Profession Admission Board untuk mendapatkan Sertifikat Kepatuhan. Setelah diterima, kamu akan menghadiri Upacara Penerimaan di Pengadilan Tinggi NSW, mengucapkan sumpah, dan secara resmi diterima sebagai praktisi hukum.
-
-
Ajukan Sertifikat Praktik atau Ikuti Ujian Bar
- Setelah diterima, kamu bisa memilih untuk:
-
Mengajukan Sertifikat Praktik untuk mulai bekerja sebagai solicitor. Kamu akan mendapatkan Sertifikat Praktik Terbatas untuk bekerja di bawah pengawasan selama dua tahun, dan setelah itu kamu bisa mengajukan permohonan untuk mendapatkan Sertifikat Praktik Tanpa Pembatasan dan bekerja secara mandiri.
-
Atau, jika kamu ingin menjadi barrister, kamu bisa melanjutkan untuk mengikuti Ujian Bar dan mewakili klien di pengadilan.
-
- Setelah diterima, kamu bisa memilih untuk:
4. New Zealand
Berikut adalah langkah-langkah yang perlu diikuti untuk menjadi pengacara di New Zealand:
-
Dapatkan Gelar Hukum (LLB
- Langkah pertama adalah memperoleh gelar Bachelor of Laws (LLB) atau Bachelor of Laws with Honours (LLB (Hons)) dari universitas yang diakui. Gelar ini biasanya memakan waktu sekitar empat tahun untuk studi penuh waktu.
-
Pelajari Kursus Praktis Hukum (Profs)
- Setelah menyelesaikan gelar LLB, kamu perlu mengikuti Professional Legal Studies (Profs), kursus yang mengajarkan keterampilan praktis yang diperlukan untuk menjadi pengacara.
- Kursus ini biasanya diambil di College of Law atau Institute of Professional Legal Studies (IPLS). Profs akan memberikan keterampilan praktis yang membantumu beralih ke dunia kerja. Beberapa perusahaan bahkan bisa membayar biaya kursus ini untuk karyawan mereka.
-
Sertifikat Penyelesaian & Karakter
- Setelah menyelesaikan kursus Profs, kamu harus mendapatkan sertifikat penyelesaian dari New Zealand Council of Legal Education. Sertifikat ini mengonfirmasi bahwa kamu telah menyelesaikan gelar hukum dan kursus Profs.
- Kamu juga perlu mendapatkan sertifikat karakter dari New Zealand Law Society, yang memastikan bahwa kamu adalah orang yang "layak dan tepat" untuk diakui sebagai barrister dan solicitor. Kamu akan diminta untuk menyediakan tiga referensi, salah satunya adalah dari atasanmu.
-
Pengakuan di Pengadilan (Admission to the Bar)
- Langkah terakhir adalah menghadiri upacara pengakuan di High Court of New Zealand. Di upacara ini, kamu akan diminta untuk mengenakan pakaian pengadilan tradisional dan menandatangani namamu di Roll of Barristers and Solicitors.
- Setelah itu, kamu akan mendapatkan practising certificate dari New Zealand Law Society yang memungkinkan kamu untuk berpraktik secara sah sebagai pengacara di New Zealand.
5. Irlandia
Jika kamu adalah mahasiswa sarjana di universitas atau perguruan tinggi di Irlandia yang menyelesaikan kualifikasi di Level 7 atau lebih tinggi pada Irish National Framework of Qualifications (INFQ), berikut adalah langkah-langkah yang perlu diambil untuk menjadi solicitor:
-
Ujian Final – Bagian Pertama (FE-1)
-
FE-1 adalah ujian masuk untuk mengikuti Professional Practice Course (PPC) di Law Society of Ireland, yang merupakan pelatihan untuk menjadi solicitor.
-
-
Kontrak Pelatihan
- Setelah menyelesaikan FE-1, kamu harus mencari solicitor untuk melatih dan membuat Training Contract (kontrak pelatihan).
-
Professional Practice Course (PPC)
- PPC adalah kursus yang dirancang untuk mempersiapkan kamu bekerja sebagai solicitor. Kursus ini tersedia dalam format penuh waktu atau paruh waktu hybrid.
-
Magang
- Setelah menyelesaikan PPC, trainee solicitor harus menyelesaikan dua tahun pelatihan di kantor untuk mendapatkan pengalaman praktis.
-
Pendaftaran ke Roll of Solicitors
- Setelah berhasil menyelesaikan ujian PPC dan pelatihan di kantor, kamu bisa mengajukan permohonan untuk memasukkan namamu ke dalam Roll of Solicitors (Daftar Solicitor).
-
Sertifikat Praktik
- Setelah diterima dalam Roll of Solicitors, kamu bisa mengajukan permohonan untuk mendapatkan Practising Certificate (PC) yang diperlukan untuk memberikan layanan hukum secara sah.
Penutup
Jika kamu tertarik untuk mengejar karir sebagai pengacara yang berkompetisi di dunia internasional, kuliah di luar negeri bisa menjadi langkah besar yang menguntungkan. Selain membuka kesempatan untuk mendapatkan pengetahuan hukum dari perspektif global, kuliah di luar negeri juga memberikan pengalaman berharga dalam menangani kasus dan klien dari berbagai latar belakang budaya.
Jangan ragu untuk melangkah ke dunia yang lebih luas dan mengembangkan keterampilan hukummu di negara-negara maju seperti Inggris, Australia, Kanada, New Zealand, atau Irlandia. Dengan pendidikan yang berkualitas dan pengalaman internasional, kamu akan siap menghadapi tantangan hukum di tingkat global.