Kamu memiliki keinginan kuat untuk bekerja di luar negeri, namun masih ragu untuk mewujudkannya?
Bagi sebagian orang, bekerja di luar negeri merupakan salah satu impian besar dalam hidup mereka. Namun hanya sedikit dari mereka yang benar-benar memutuskan melakukan upaya untuk mewujudkannya. Masih banyak orang yang berpikir bahwa impian bekerja di luar negeri ini sulit diwujudkan dan membutuhkan banyak sumber daya.
Padahal, di era digital ini peluang untuk bekerja di luar negeri justru semakin besar. Saat ini, kamu bisa mendapat informasi serta kesempatan untuk kerja di luar negeri melalui internet saja. Artinya. kamu bisa dengan mudah mengetahui adanya peluang kerja di negara lain, bahkan melakukan proses recruitment melalui online saja. Sayangnya masih banyak nih yang belum tahu bagaimana cara dapat kerja di luar negeri.
No worries! Untuk bisa mewujudkan cita-cita bekerja di luar negeri, kamu bisa mencontek 10 cara mendapat pekerjaan di luar negeri ini:
- Memanfaatkan Kebijakan Visa Kerja Pascastudi di Luar Negeri
- Mengenali Jurusan yang Banyak dicari di Luar Negeri
- Mengikuti Program Magang ke Luar Negeri
- Aktif Ikut Organisasi Kemahasiswaan Tingkat Dunia
- Jalin Networking dengan Dosen di Luar Negeri
- Kembangkan Kemampuan Bahasa Asingmu
- Kerja di Perusahaan Multinasional
- Mengikuti Holiday-Work di Luar Negeri
- Jalin Koneksi dengan Alumni
- Cari Info Lowongan Kerja Melalui Internet
1. Memanfaatkan Kebijakan Visa Kerja Pascastudi di Luar Negeri
Salah satu cara yang paling efektif untuk mendapat pekerjaan di luar negeri adalah dengan menempuh studi di negara tersebut. Loh, kok bisa? Bisa banget! Beberapa negara maju seperti Australia, Inggris, Kanada, Irlandia, Selandia Baru dan Amerika Serikat, menerapkan kebijakan yang memberikan kemudahan visa kerja bagi mahasiswa internasional yang lulus dari universitas di negara tersebut.
Berikut ini adalah kebijakan visa izin kerja di ke-6 negara tersebut:
|
Negara |
Jenis Visa Pascastudi |
Durasi Tinggal Maksimal |
|
Inggris |
Graduate Route |
|
|
Australia |
485 Post-Study Work Visa |
|
|
Irlandia
|
Third Level Graduate Scheme |
Memungkinkan lulusan institusi pendidikan setingkat universitas untuk tinggal dan mencari pekerjaan dalam jangka waktu tertentu |
|
Critical Skills Employment Permit/ General Employment Permit |
2 tahun |
|
|
Selandia Baru
|
Graduate Job Search Work Visa |
memberikan izin tinggal selama 12 bulan |
|
Graduate Work Experience Visa |
2-3 tahun |
|
|
Kanada |
Post-Graduation Work Permit (PGWP) |
berkisar 8 bulan hingga 3 tahun, tergantung durasi studi di Kanada, dengan syarat minimal kuliah 8 bulan.
|
|
Amerika Serikat |
Temporary Working Visa (H-1B) |
3 tahun dan memperpanjangnya hingga 6 tahun |
Visa pasca-studi ini seperti tiket buat lulusan universitas luar negeri untuk biar mengejar karier internasional. Kamu bisa membangun networking yang luas di dunia kerja, mendapat pengalaman kerja di luar negeri yang seru banget, dan juga merasakan kebudayaan serta bisnis internasional yang tentu seru banget!
2. Kenali Jurusan yang Banyak dicari di Luar Negeri
Untuk memperbesar peluangmu mendapatkan kesempatan kerja di luar negeri, kamu perlu mengetahui demand pekerjaan yang banyak dicari di luar sana. Beberapa jurusan yang banyak dicari di luar negeri:
Beberapa pekerjaan seperti software engineering, digital marketing dan data science bisa dikerjakan secara remote. Jadi kamu bisa bekerja di perusahaan luar negeri dan mendapat gaji dengan mata uang asing hanya dari rumahmu saja!
3. Mengikuti Program Magang ke Luar Negeri
Tahukah kamu, kalau kamu bisa loh ikut program magang di luar negeri meskipun statusnya masih menjadi mahasiswa di universitas yang ada di Indonesia. Mengikuti program magang di luar negeri juga merupakan langkah yang baik untuk membangun fondasi kariri yang kuat, terutama saat mencari pekerjaan di luar negeri.
Berikut ini adalah beberapa manfaat yang bisa kamu peroleh melalui pengalaman magang di luar negeri:
-
Memberikan pengalaman kerja di luar negeri
-
Membuka peluang bagimu untuk mengembangkan karir yang lebih luas di masa depan
-
Kamu bisa mengembangkan keterampilan bekerja di setting budaya yang berbeda
-
Mengasah kemampuan adaptasimu
-
Memperluas networking dengan orang-orang dari berbagai latar belakang budaya dan industry yang berbeda
-
Kesempatan untuk merasakan dan memahami budaya baru sekaligus memperluas wawasanmu
Pengalaman magang di luar negeri bisa memberikan personal growth yang signifikan untukmu loh. Pengalaman ini memeri kesempatan untuk mengasah kemampuan menghadapi tantangan baru, menjalin hubungan interpersonal, adaptasi terhadap perbedaan budaya, serta membuatmu memiliki growth mindset.
Baca Juga: 4 Manfaat dari Magang ke Luar Negeri
4. Aktif Ikut Organisasi Kemahasiswaan Tingkat Dunia
Kalau saat ini kamu masih berstatus sebagai mahasiswa, artinya kamu memiliki kesempatan yang besar nih untuk membangun karir di luar negeri. Salah satu caranya adalah dengan aktif mengikuti lomba, kegiatan maupun organisasi skala internasional.
Salah satu organisasi mahasiswa level internasional yang bisa kamu ikuti adalah AIESEC, yakni organisasi mahasiswa nirlaba terbesar di dunia yang memiliki fokus utama mengembangkan kepemimpinan dan pengalaman internasional bagi generasi muda. Di Indonesia, AIESCE tersebar di 18 kota dan 34 universitas. Adapun jumlah anggota aktifnya diperkirakan sekitar 1.500 orang. Dengan mengikuti organisasi AIESEC Indonesia, kamu berkesempatan untuk terlibat dalam program magang internasional, pertukaran pelajar, dan proyek sosial. Tentunya, hal ini bisa menjadi pertimbangan bagi perusahaan luar negeri tempatmu melamar kerja nantinya.
5. Jalin Networking dengan Dosen di Luar Negeri
Kamu pernah kuliah di luar negeri atau hanya sekadar ikut short course? Ini peluang yang bagus banget buat kamu mengembangkan networking dengan dosen di negara lain. Untuk membangun networking dengan dosen, kamu bisa berinisiatif mengikuti kesempatan proyek yang membutuhkan volunteer dari pihak mahasiswa. Cara lain yang bisa dilakukan adalah aktif berdiskusi dengan dosen tersebut, terutama mengenai topik yang menjadi expertice-nya.
Lalu apa manfaatnya melakukan networking dengan dosen? Jika kamu memiliki relasi yang cukup dekat dengan dosen, mereka bisa memberikan mu letter of reference yang bisa membantumu mencari pekerjaan di negara tersebut. Hal ini tentu saja membuat kualifikasimu lebih tinggi dibandingkan kandidat lainnya saat melalui proses rekrutmen. Selain letter of reference untuk bekerja nanti, relasi dengan dosen ini juga bisa bermanfaat apabila kamu berencana untuk melanjutkan studi di luar negeri. Bermanfaat banget kan ternyata membangun networking sama dosen?
6. Kembangkan Kemampuan Bahasa Asingmu
Ingin bekerja di luar negeri, berarti kamu tidak boleh malas nih mengasah kemampuan bahasa asingmu. Bahasa Inggris yang fasih sudah pasti harus kamu miliki kalau mau berkarir di luar negeri. Bukan hanya sekedar untuk memahami percakapan saja, kamu juga harus mampu menulis dokumen, melakukan presentasi, serta berdiskusi dengan rekan kerja menggunakan bahasa Inggris yang fasih dan lancar.
Untukmu yang ingin berkarir di negara dengan bahasa resmi non-Inggris, kamu perlu mempelajari dulu bahasa yang digunakan di negara tersebut. Misalnya, kamu ingin bekerja di Jepang. Pastikan bahwa kamu telah memiliki kemampuan bahasa Jepang minimal JLPT N2 sebelum melamar di suatu perusahaan. Tentunya peluangmu untuk bisa berkarir di negara tersebut akan meningkat jika berhasil memenuhi standar kualifikasi kemampuan bahasa yang dipersyaratkan.
7. Kerja di Perusahaan Multinasional
Kamu sudah lulus kuliah tapi masih berniat mewujudkan cita-citamu untuk berkarir di luar negeri? Salah satu cara yang bisa kamu lakukan adalah dengan melamar kerja di perusahaan multinasional. Ada banyak perusahaan multinasional raksasa yang membuka cabang di Indonesia, misalnya Google, Unilever, Samsung, Nestle, dan lain sebagainya. Beberapa perusahaan ini memiliki kebijakan untuk memberikan kesempatan kepada karyawannya mutasi ke kantor cabang di negara lain.
Mengejar pekerjaan di perusahaan multinasional bisa menjadi jalan yang relatif mudah untuk mewujudkan impianmu bekerja di luar negeri. Namun, perlu diingat bahwa peluangmu untuk terpilih sebagai pegawai yang dipindahkan ke luar negeri mungkin terbatas. Bersaing dengan rekan kerja yang hebat dan berkualifikasi tinggi adalah tantangan yang harus dihadapi.
8. Mengikuti Holiday-Work di Luar Negeri
Kamu punya jiwa petualang, ingin berlibur sekaligus merasakan pengalaman kerja di luar negeri? Kalau ya, kamu mungkin cocok untuk ikut holiday-work di Australia nih!
Australia membuka kesempatan bagi warga usia 18-30 tahun dari negara lain, termasuk Indonesia. Untuk mengikuti kegiatan ini, kamu perlu mengajukan visa jenis holiday-working visa ke Kedutaan Besar Australia yang ada di Indonesia. Jika visamu disetujui, kamu bisa tinggal sekaligus mencari pekerjaan part time dengan durasi maksimal 12 bulan. Selama berada di sana, kamu hanya akan diizinkan untuk bekerja di satu tempat selama 6 bulan. Jika kamu masih ingin bekerja di sana, kamu perlu mencari tempat kerja lagi.
Holiday-working ini bisa membantumu mengenal dan merasakan sendiri budaya kerja yang berlaku di Australia. Selain itu, kamu juga bisa menjalin networking yang bisa memperbesar peluangmu untuk bekerja di Indonesia. Siapa tahu kan kamu bisa menemukan perusahaan yang bersedia merekrutmu untuk pekerjaan tetap?
9. Jalin Koneksi dengan Alumni
Salah satu cara yang bisa kamu lakukan untuk mengetahui adanya peluang kerja di luar negeri adalah melalui koneksi alumni. Bukan tidak mungkin jika alumni di universitasmu saat ini sudah belajar atau bekerja di luar negeri. Dengan menjalin koneksi dengan mereka, kamu bisa mendapat wawasan serta bukan hal mustahil mendapat informasi tentang peluang kerja di luar negeri. Untuk membangun koneksi, kamu bisa mulai dengan follow akun sosial media komunitas alumni universitasmu lalu menghubungi salah satu alumni yang tergabung di sana.
10. Cari Info Lowongan Kerja Melalui Internet
Cara lain yang bisa kamu lakukan adalah dengan aktif mencari informasi tentang peluang kerja di luar negeri melalui internet. Saat ini sudah ada banyak sekali situs, platform, maupun sosial media profesional seperti LinkedIn yang bisa kamu jadikan sarana untuk mencari lowongan kerja di luar negeri. Kamu bisa melakukan lamaran kerja secara mandiri, apabila menemukan lowongan yang sesuai dengan kualifikasimu. Jangan minder untuk mencoba ya!
Jadi bagaimana Sobat Hotcourses Indonesia, sudah tahu mau coba cara yang mana nih untuk mendapat kerja di luar negeri? Semoga kamu sukses meraih mimpimu untuk kerja di luar negeri ya!
Tertarik untuk studi di luar negeri tapi bingung gimana mulainya? Yuk konsultasi langsung ke konselor kami!
BACA JUGA:
6 Biaya Penunjang Saat Kuliah di Luar Negeri di Luar Biaya Hidup dan Kuliah
10 Tips Mengajukan Visa Pelajar Luar Negeri
Proses Pengajuan Visa Pelajar di Luar Negeri