Kegiatan Magang Pelajar: Ketahuilah Hak-hak Anda!

Transformasi pendidikanmu, pelajari budaya baru, dan mulai dalam 3 langkah sederhana.

Mulai sekarang
Informasi penting

Product of

Sudahkah kamu bergabung dengan komunitas IDP?

Dapatkan cerita langsung dari alumni, gabung grup, dan nikmati fitur komunitas terbaru kami!

Cek komunitasnya sekarang!
cta banner image
Study abroad: Prospek Karir

Kegiatan Magang Pelajar: Ketahuilah Hak-hak Anda!

Apa saja hak-hak dari mahasiswa internasional yang mengambil pekerjaan magang?

share image

Suatu pekerjaan magang dapat memberi kesempatan besar bagi pelajar untuk mendapatkan pengalaman dalam standar dan praktek industri. Magang dapat meningkatkan kualitas CV Anda, selain mengembangkan keahlian Anda dan membuat Anda lebih mampu berkompetisi di dunia kerja yang ketat. Namun terlepas dari kelebihannya, terdapat juga perdebatan sengit mengenai magang, karena tidak ada peraturan khusus tentang apa yang diperbolehkan dan apa yang tidak.

 

Selama Anda mengikuti program magang pada suatu perusahaan, penting bagi Anda untuk mengetahui hak-hak Anda. Situs lowongan kerja pelajar e4s.co.uk menyarankan bahwa jika suatu pekerjaan magang tidak mendapat bayaran, maka seharusnya terdapat setidaknya salah satu dari kriteria berikut.

 

Kegiatan magang termasuk bekerja sukarela untuk kegiatan sosial resmi. Kegiatan magang dapat dikatakan sebagai “bayangan bekerja” (murni bersifat observasi dan pekerjaan tidak produktif). Magang merupakan bagian dari perkuliahan Anda.

 

Pada wawancara terkini dengan BBC, Kate Lawton – peneliti senior pada Institute for Public Policy Research – menyatakan bahwa para pekerja magang mendapat bayaran minimal sesuai dengan upah minimum, kecuali peran mereka melibatkan ‘bayangan’ karyawan lainnya. Pengecualian diberlakukan terhadap para pekerja sukarela dan magang. Untuk artikel lebih lengkap, klik di sini.

 

Isu ini didukung oleh banyak badan organisasi dan perkumpulan yang berjuang atas hak-hak pelajar, salah satu organisasinya bernama ‘Intern Aware’, dimana Anda dapat mencari informasi terkini baik mengenai kebijakan perusahaan maupun pemerintahan.

 

Pada program dokumentasi BBC, Richard Bilton mengulas beberapa kisah mengenai pengalaman pelajar magang di Inggris. Khususnya di industri fashion dan PR (hubungan publik), mahasiswa  magang tanpa bayaran sudah menjadi hal yang cukup umum, dan terkadang terus berlanjut sampai dengan 1 tahun. Tingkat komitmen tanpa bayaran yang pantas, terasa dapat diterima karena tingkat persaingan industri yang ketat. Slogannya sederhana: ‘Jika Anda tidak mau melakukannya, orang lain akan melakukannya.’ Fakta ini dianggap banyak pihak sebagai tindakan eksploitasi. Semenjak rilisnya program dokumentasi ini, perdebatan mengenai apakah pelajar magang seharusnya mendapat bayaran minimal setara dengan upah minimum regional telah menjadi topik hangat pada sejumlah forum pelajar online.

 

Pada industri hiburan, jumlah pelajar magang tanpa bayaran juga tersebar. University of the Arts London menyarankan pelajarnya bahwa kegiatan magang tanpa bayaran seharusnya tidak lebih dari 4 minggu dengan biaya perjalanan yang ditanggung perusahaan. Universitas juga mengarahkan para mahasiswanya untuk melakukan perpanjangan periode magangnya, hanya jika mendapat bayaran yang sesuai dengan upah minimum regional per jam. Untuk membaca saran mereka mengenai pekerjaan, cek situs Directgov.

 

Sekali lagi, akan selalu bermanfaat untuk mengetahui hak-hak Anda sebelum terlibat dalam segala jenis pekerjaan tanpa bayaran. Diskusikanlah dengan penasihat karir di universitas Anda, atau lakukan investigasi Anda sendiri melalui sumber online yang dapat membantu Anda menemukan pekerjaan magang tepat yang dapat membantu karir Anda. 

 

 

Tertarik melanjutkan studi ke luar negeri dan magang di luar negeri? Segera cari jurusan yang sesuai denganmu dengan mesin pencari milik Hotcourses Indonesia dan mendaftar konsultasi kuliah gratis.

 

 

Wajib dibaca

article Img

Masihkah Kuliah di Luar Negeri Menguntungkan? Ini 10 Alasan Kenapa Jawabannya Masih: IYA!

Di tengah mahalnya biaya hidup dan makin ketatnya aturan imigrasi di beberapa negara, banyak orang mulai bertanya-tanya: “Masih relevan tidak, sih, kuliah di luar negeri?” Mungkin kamu juga termasuk yang sedang galau soal ini. Wajar kok, mempertimbangkan ulang mimpi itu di tengah situasi dunia yang penuh ketidakpastian.   Tapi coba tahan dulu keraguanmu. Sebab kalau kamu lihat lebih dalam, kuliah di luar negeri itu bukan sekadar mengejar

61.6K