Kerja paruh waktu atau part-time di universitas saat kuliah di luar negeri memberikan banyak manfaat. Selain bisa memberikan pemasukan tambahan, kamu juga bisa mendapatkan pengalaman kerja yang bisa di tambahkan di CV nantinya.
Masalahnya, bagaimana cara mendapatkan pekerjaan paruh waktu di kampus? Mari kita simak artikel di bawah ini...
Caranya...
Daftarkan dirimu
Biasanya universitas memberikan laporan berkala (newsletter) kepada para mahasiswa yang mendaftarkan diri untuk layanan ini. Salah satu informasi yang bisa kamu dapatkan adalah informasi mengenai lowongan kerja yang tersedia di kampus.
Bergabung dengan perkumpulan mahasiswa
Perkumpulan mahasiswa sering mengadakan acara dan mengelola berbagai kafe mahasiswa dan toko-toko di kampus. Biasanya mereka memperkerjakan anggota mereka. Dengan bekerja disini, selain mendapatkan penghasilan, Kamu juga bisa mendapatkan lebih banyak kesempatan untuk bersosialisasi. Akan tetapi lowongan kerja sangat terbatas, jadi pastikan kamu mendaftar menjadi anggota sedini mungkin.
Keuntungannya Kerja Paruh Waktu di Kampus
Bayaran kerja paruh waktu di kampus biasanya lebih rendah daripada kerja paruh waktu di luar. Akan tetapi bekerja paruh waktu di kampus adalah waktu kerja yang lebih fleksibel, jadi kamu bisa tetap mendapatkan penghasilan tambahan tanpa mengganggu jadwal kuliahmu.
Selain itu kamu juga bisa mendapatkan pekerjaan yang relevan dengan bidang kuliahmu, misalnya menjadi asissten dosen, asisten penelitian atau pekerjaan yang berbasis akademis lainnya. Akan tetapi biasanya perkerjaan seperti ini ditentukan oleh prestasimu.
Dengan bekerja di kampus, kamu juga jadi lebih berkesempatan untuk bersosialisasi dengan komunitas kampus (misalnya para staf, dosen, rekan-rekan mahasiswa lain).
Baca juga:
KRITERIA-KRITERIA YANG DILIRIK OLEH PERUSAHAAN
PENTINGNYA MENGIKUTI KEGIATAN EKSTRA KURIKULER SAAT KULIAH