Apa Saja Beasiswa Luar Negeri Terbaik untuk WNI pada 2026?
Beasiswa luar negeri terbaik untuk WNI tahun 2026 antara lain LPDP, Chevening Scholarship, Australia Awards Scholarships (AAS), MEXT Jepang, Global Korea Scholarship (GKS), Erasmus Mundus, DAAD Jerman, Manaaki New Zealand Scholarship, dan Stipendium Hungaricum. Sebagian besar menawarkan pendanaan penuh yang mencakup biaya kuliah, biaya hidup, tiket pesawat, dan asuransi kesehatan.
Mau kuliah ke luar negeri tapi ragu karena biaya? Kabar baiknya, ada puluhan beasiswa luar negeri untuk WNI yang aktif setiap tahun, mulai dari beasiswa penuh dari pemerintah Indonesia sendiri hingga beasiswa bergengsi dari pemerintah Inggris, Australia, Jepang, hingga Korea Selatan.
Artikel ini merangkum 15 beasiswa luar negeri terbaik yang paling banyak dicari oleh pelajar Indonesia, lengkap dengan cakupan dana, syarat utama, dan informasi terbaru untuk tahun 2026. Di bagian akhir, kamu juga akan menemukan tabel ringkasan yang bisa langsung kamu bandingkan sebelum memilih.
Ringkasan 15 Beasiswa Luar Negeri Terbaik untuk WNI
Sebelum masuk ke detail masing-masing beasiswa, gunakan tabel berikut sebagai panduan cepat:
|
Nama Beasiswa |
Negara Tujuan |
Jenjang |
Cakupan |
Tipe |
|
LPDP 2026 |
Worldwide (S2/S3) |
S2, S3 |
Penuh (fully funded) |
Pemerintah RI |
|
Chevening |
Inggris |
S2 |
Penuh |
Pemerintah UK |
|
Australia Awards (AAS) |
Australia |
S2, S3 |
Penuh |
Pemerintah Australia |
|
MEXT Jepang |
Jepang |
S2, S3 |
Penuh |
Pemerintah Jepang |
|
GKS Korea Selatan |
Korea Selatan |
S2, S3 |
Penuh |
Pemerintah Korsel |
|
Stipendium Hungaricum |
Hungaria |
S2, S3 |
Penuh |
Pemerintah Hungaria |
|
DAAD Jerman |
Jerman |
S2, S3 |
Penuh / Parsial |
Pemerintah Jerman |
|
Erasmus Mundus |
Eropa (multi-negara) |
S2 |
Penuh |
Uni Eropa |
|
Manaaki New Zealand |
Selandia Baru |
S2, S3 |
Penuh |
Pemerintah NZ |
|
GREAT Scholarship |
Inggris |
S2 |
Parsial (min £10.000) |
Pemerintah UK |
|
MORA-CQUniversity |
Australia |
S3 (HDR) |
Penuh |
Kemenag RI + Uni |
|
Univ. of Sydney Intl Stipend |
Australia |
S3 (HDR) |
Penuh + stipend A$41.753/thn |
Universitas |
|
Rotary Peace Fellowship |
Multi-negara |
S2 |
Penuh |
NGO Internasional |
|
Hatfield Lioness (Durham) |
Inggris |
S2 |
Penuh (khusus perempuan) |
Universitas |
Keterangan: "Penuh" berarti fully funded mencakup biaya kuliah, biaya hidup, dan tiket pesawat. "Parsial" berarti menanggung sebagian komponen, biasanya biaya kuliah saja.
Beasiswa dari Pemerintah Indonesia
1. Beasiswa LPDP 2026
LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan) adalah beasiswa paling bergengsi dari pemerintah Indonesia dan menjadi incaran utama calon mahasiswa S2 dan S3 setiap tahunnya. Di tahun 2026, LPDP mengalami restrukturisasi besar dengan memperkenalkan dua skema utama.
Skema baru LPDP 2026:
-
Beasiswa STEM Industri Strategis: ditujukan untuk bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika yang mendukung 8 sektor prioritas nasional (kesehatan, ketahanan pangan, digitalisasi, hilirisasi, pertahanan, material maju, manufaktur, dan energi). Kuota 80% dari total beasiswa.
-
Beasiswa SHARE: mencakup bidang sosial, humaniora, seni, agama, dan ekonomi. Kuota lebih terbatas namun tetap tersedia.
Apa yang ditanggung:
-
Biaya kuliah penuh (skema pendanaan penuh atau parsial tergantung universitas tujuan)
-
Tunjangan hidup bulanan
-
Tiket pesawat pulang pergi
-
Asuransi kesehatan dan biaya penelitian (untuk program riset)
Syarat utama:
-
WNI dengan IPK minimal 3,00 (S2) atau 3,25 (S3)
-
Usia maksimal 35 tahun untuk S2 dan 40 tahun untuk S3 (per 31 Desember 2026)
-
Skor IELTS minimal 7,0 atau TOEFL iBT minimal 94 untuk tujuan luar negeri
-
Memiliki LoA Unconditional dari universitas tujuan (wajib saat seleksi administrasi bagi peserta yang memilih jalur LoA)
-
Bersedia kembali dan mengabdi di Indonesia setelah selesai studi
Info pendaftaran 2026: Tahap 1 dibuka 22 Januari hingga 23 Februari 2026. Cek lpdp.kemenkeu.go.id untuk jadwal Tahap 2 yang biasanya dibuka Juni hingga Juli.
Beasiswa dari Pemerintah Negara Lain
2. Chevening Scholarship
Chevening adalah beasiswa S2 fully funded paling bergengsi dari Pemerintah Inggris, yang didanai oleh Foreign, Commonwealth and Development Office (FCDO). Program ini telah melahirkan lebih dari 60.000 alumni di seluruh dunia, 21 di antaranya menjadi kepala negara atau kepala pemerintahan.
Apa yang ditanggung:
-
Biaya kuliah penuh
-
Tunjangan hidup bulanan
-
Tiket pesawat pulang pergi ke Inggris
-
Biaya visa
-
Dukungan kegiatan akademik dan jejaring global
Syarat utama:
-
WNI atau warga negara dari negara yang masuk daftar Chevening (Indonesia termasuk)
-
Memiliki pengalaman kerja minimal 2 tahun penuh waktu (setara 2.800 jam) setelah lulus S1
-
Gelar S1 yang memenuhi syarat untuk program Master di Inggris
-
Mendaftar ke minimal 3 program Master berbeda di universitas Inggris
-
Memperoleh Unconditional Offer dari salah satu universitas paling lambat 9 Juli 2026
-
Bersedia kembali ke negara asal minimal 2 tahun setelah beasiswa selesai
-
Tidak ada batasan usia, termasuk bagi yang sudah memiliki gelar Master sebelumnya
Info pendaftaran: Pendaftaran biasanya dibuka setiap Agustus hingga Oktober untuk tahun akademik berikutnya. Pantau chevening.org/scholarship/indonesia.
3. Australia Awards Scholarships (AAS)
Australia Awards Scholarships adalah beasiswa penuh dari Pemerintah Australia yang ditujukan untuk mahasiswa dari negara berkembang, termasuk Indonesia. Program ini berfokus pada pengembangan kapasitas pemimpin yang akan berkontribusi pada pembangunan di negara asal.
Apa yang ditanggung:
-
Biaya kuliah penuh, ditanggung pemerintah Australia
-
Tiket pesawat pulang pergi
-
Tunjangan hidup dan biaya akomodasi
-
Asuransi kesehatan OSHC (Overseas Student Health Cover)
-
Biaya penunjang studi dan orientasi kedatangan
Syarat utama:
-
WNI berusia minimal 18 tahun
-
Tidak sedang melamar atau menerima beasiswa lain dari Pemerintah Australia
-
Memenuhi persyaratan akademik dan bahasa Inggris universitas tujuan
-
Berkomitmen kembali ke Indonesia setelah studi selesai
Info pendaftaran: Pendaftaran biasanya dibuka Februari hingga April setiap tahunnya. Cek australiaawardsindonesia.org untuk jadwal resmi.
4. MEXT Scholarship
MEXT adalah beasiswa fully funded dari Kementerian Pendidikan, Budaya, Olahraga, Sains, dan Teknologi Jepang. Beasiswa ini terbuka untuk program S2 dan S3 di universitas-universitas terbaik Jepang seperti University of Tokyo, Kyoto University, Osaka University, dan Tohoku University.
Apa yang ditanggung:
-
Biaya kuliah penuh
-
Tunjangan hidup bulanan
-
Tiket pesawat pulang pergi
Syarat utama:
-
WNI berusia di bawah 35 tahun (bervariasi tergantung jalur)
-
Memiliki ijazah S1 dengan prestasi akademik baik
-
Kemampuan bahasa Inggris atau Jepang sesuai program tujuan
-
Tidak pernah menerima MEXT sebelumnya
Info pendaftaran: Tersedia dua jalur pendaftaran, yaitu melalui Kedubes Jepang di Indonesia (dibuka sekitar April hingga Mei) dan melalui universitas tujuan langsung. Cek id.emb-japan.go.jp.
5. Global Korea Scholarship / GKS
GKS adalah beasiswa penuh dari Pemerintah Korea Selatan untuk mahasiswa internasional yang ingin menempuh S2 atau S3 di Korea. Program ini dikelola oleh NIIED (National Institute for International Education) dan terbuka untuk berbagai bidang studi.
Apa yang ditanggung:
-
Biaya kuliah penuh
-
Tunjangan hidup bulanan
-
Tiket pesawat pulang pergi
-
Biaya kursus bahasa Korea (1 tahun sebelum kuliah dimulai)
-
Asuransi kesehatan
Syarat utama:
-
WNI dengan IPK minimal 2,64 dari skala 4,00
-
Tidak pernah menempuh studi di Korea sebelumnya (kecuali alumni GKS dengan nilai di atas 90% dan sertifikat TOPIK level 5+)
-
Berusia di bawah 40 tahun saat mendaftar
Info pendaftaran: Pendaftaran dibuka sekitar Februari hingga Maret setiap tahunnya melalui Kedubes Korea di Jakarta atau langsung ke universitas tujuan.
6. Stipendium Hungaricum
Stipendium Hungaricum adalah beasiswa penuh dari Pemerintah Hungaria yang tersedia bagi mahasiswa internasional termasuk Indonesia, dengan kuota 110 mahasiswa per tahun. Beasiswa ini menawarkan akses ke universitas-universitas seperti University of Debrecen dan Corvinus University.
Apa yang ditanggung:
-
Biaya kuliah 100%
-
Tempat tinggal di asrama universitas
-
Tunjangan hidup bulanan
-
Akses ke program studi berbahasa Inggris
Syarat utama:
-
WNI dengan prestasi akademik yang baik
-
Mendaftar melalui portal Stipendium Hungaricum resmi
-
Memenuhi persyaratan bahasa Inggris masing-masing program
Info pendaftaran: Pendaftaran biasanya dibuka Oktober hingga Januari setiap tahunnya melalui stipendiumhungaricum.hu.
7. DAAD Scholarship (Pemerintah Jerman)
DAAD (Deutscher Akademischer Austauschdienst) adalah lembaga beasiswa terbesar Jerman yang menawarkan berbagai program untuk mahasiswa internasional termasuk Indonesia. Jerman menjadi pilihan menarik karena banyak program S2 dan S3 di universitas Jerman tidak memungut biaya kuliah, bahkan untuk mahasiswa internasional.
Program populer untuk WNI:
-
DAAD Development-Related Postgraduate Courses: untuk kandidat dari negara berkembang di bidang pembangunan berkelanjutan
-
Helmholtz-DAAD Fellowship: untuk riset di pusat riset nasional Jerman
-
DAAD Research Grants: untuk penelitian jangka pendek di Jerman
Cakupan umum:
-
Tunjangan hidup bulanan
-
Asuransi kesehatan dan kecelakaan
-
Biaya perjalanan (tergantung program)
Info pendaftaran: Tersedia banyak jalur dan deadline berbeda-beda per program. Cek daad.de/en untuk daftar lengkap program yang tersedia.
8. Erasmus Mundus Joint Master Degree
Erasmus Mundus adalah beasiswa dari Uni Eropa yang memungkinkan kamu kuliah S2 di dua atau lebih universitas di negara-negara Eropa berbeda. Program ini sangat kompetitif dan menawarkan pengalaman studi lintas budaya yang unik.
Apa yang ditanggung:
-
Biaya kuliah penuh di semua universitas mitra
-
Tunjangan hidup bulanan
-
Biaya perjalanan antar negara Eropa
-
Tiket pesawat internasional
-
Asuransi kesehatan
Syarat utama:
-
Gelar S1 yang diakui secara internasional
-
Kemampuan bahasa Inggris (atau bahasa pengantar program yang dipilih)
-
Tidak boleh tinggal atau bekerja di negara program selama lebih dari 12 bulan dalam 5 tahun terakhir
Info pendaftaran: Setiap program Erasmus Mundus memiliki deadline sendiri, biasanya Desember hingga Januari. Cek erasmus-mundus.eu untuk daftar program.
9. Manaaki New Zealand Scholarship
Manaaki New Zealand adalah beasiswa penuh dari Pemerintah Selandia Baru yang dikelola oleh Education New Zealand. Program ini terbuka untuk mahasiswa dari negara-negara mitra termasuk Indonesia, dengan fokus pada pengembangan kapasitas kepemimpinan.
Apa yang ditanggung:
-
Biaya kuliah penuh
-
Uang saku bulanan untuk kebutuhan hidup
-
Tunjangan awal untuk akomodasi dan perlengkapan studi
-
Asuransi kesehatan dan perjalanan
-
Tiket pesawat pulang pergi
Syarat utama:
-
WNI dengan rekam jejak akademik dan profesional yang kuat
-
Berkomitmen kembali ke Indonesia setelah studi
-
Memenuhi syarat bahasa Inggris program tujuan
Info pendaftaran: Pendaftaran biasanya dibuka sekitar Maret hingga Juni. Cek nzscholarships.govt.nz.
Beasiswa dari Universitas dan Lembaga Internasional
10. GREAT Scholarship
GREAT Scholarship adalah kerja sama antara Pemerintah Inggris dan universitas-universitas di Inggris, yang menawarkan 13 beasiswa khusus untuk mahasiswa Indonesia yang ingin melanjutkan S2. Masing-masing beasiswa bernilai minimal £10.000 (sekitar Rp200 juta) untuk biaya kuliah S2 selama 1 tahun.
Beberapa universitas peserta:
Syarat utama:
-
WNI yang sudah lulus S1
-
Sudah diterima di universitas peserta GREAT
-
Memenuhi syarat bahasa Inggris universitas tujuan
-
Bersedia berpartisipasi dalam kegiatan networking dan menjadi duta beasiswa
Info pendaftaran: Setiap universitas memiliki deadline berbeda. Pendaftaran dilakukan langsung melalui situs resmi masing-masing universitas.
11. Beasiswa MORA-CQUniversity Australia
Kerja sama antara Kementerian Agama RI (MORA) dan CQUniversity Australia membuka peluang beasiswa penuh untuk mahasiswa Indonesia yang ingin menempuh program Higher Degree by Research (HDR) di CQUniversity, salah satu universitas terbesar di Queensland. Program ini mencakup 100% biaya kuliah selama maksimal 4 tahun.
Apa yang ditanggung:
-
100% biaya kuliah
-
Dukungan finansial untuk kehidupan di Australia
Syarat utama:
-
WNI yang sudah diterima di program HDR (Higher Degree by Research) CQUniversity
-
Memenuhi standar akademik yang ditetapkan
-
Pelamar harus mengisi Expression of Interest (EOI) terlebih dahulu
12. University of Sydney International Stipend Scholarship
Bagi kamu yang berencana kuliah riset S3 di Australia, University of Sydney menawarkan International Stipend Scholarship untuk program pascasarjana riset (HDR). Beasiswa ini memberikan tunjangan hidup sebesar A$41.753 per tahun (sekitar Rp430 juta) ditambah biaya kuliah penuh.
Apa yang ditanggung:
-
Tunjangan hidup sebesar A$41.753 per tahun
-
Biaya kuliah penuh
-
Biaya perjalanan dan dukungan studi
Syarat utama:
-
Mahasiswa internasional yang sudah diterima di program HDR University of Sydney
-
Mengajukan permohonan Research Training Program (RTP) Scholarships bersamaan dengan pendaftaran
13. Rotary Peace Fellowship
Rotary Peace Fellowship adalah beasiswa untuk mahasiswa internasional yang ingin mengejar gelar S2 di bidang perdamaian, pencegahan, dan penyelesaian konflik. Program ini melibatkan universitas-universitas terkemuka di seluruh dunia.
Universitas peserta:
-
Duke University, Amerika Serikat
-
University of North Carolina at Chapel Hill, Amerika Serikat
-
International Christian University, Jepang
-
University of Bradford, Inggris
-
University of Queensland, Australia
-
Uppsala University, Swedia
Apa yang ditanggung:
-
Biaya kuliah penuh
-
Biaya akomodasi
-
Biaya perjalanan
14. Hatfield Lioness Postgraduate Scholarship (Durham University)
Hatfield Lioness adalah beasiswa penuh yang diperuntukkan khusus bagi mahasiswa perempuan dari negara berkembang yang ingin melanjutkan S2 di Durham University, Inggris. Kuotanya terbatas, hanya 1 penerima per tahun, sehingga sangat kompetitif.
Apa yang ditanggung:
-
Biaya kuliah penuh
-
Tunjangan hidup
-
Tiket pesawat
-
Akomodasi
Syarat utama:
-
Perempuan dari negara berkembang
-
Sudah diterima di program Master Durham University
-
Tidak sedang menerima beasiswa lain
-
Memiliki keunggulan akademik dan kebutuhan finansial
15. Eira Francis Davies Scholarship (Swansea University)
Swansea University menawarkan beasiswa penuh ini khusus untuk perempuan dari negara berkembang yang ingin melanjutkan S2 di bidang kesehatan dan ilmu terapan. Beasiswa ini sangat relevan bagi kamu yang ingin berkarir di sektor kesehatan publik.
Program studi yang didanai:
-
Biomedical Science
-
Clinical Psychology and Mental Health
-
Genomic Medicine
-
Healthcare Management
-
Medical Neuroscience
-
Public Health and Health Promotion
Syarat utama:
-
Perempuan dari negara berkembang
-
Memiliki prestasi akademik yang baik
-
Berencana kembali ke negara asal setelah studi
Bagaimana Memilih Beasiswa yang Tepat?
Dengan banyaknya pilihan yang tersedia, kamu perlu strategi yang tepat supaya energi dan waktu persiapan tidak terbuang sia-sia. Ini beberapa panduan praktisnya:
1. Sesuaikan dengan bidang studi.
Jika kamu masuk rumpun STEM, LPDP 2026 membuka kuota sangat besar. Jika kamu di bidang sosial atau humaniora, Chevening, LPDP SHARE, atau Erasmus Mundus bisa menjadi pilihan yang lebih pas.
2. Perhatikan persyaratan pengalaman kerja.
Chevening mensyaratkan minimal 2 tahun pengalaman kerja, sementara MEXT dan GKS bisa dilamar segera setelah lulus S1.
3. Cek persyaratan bahasa Inggris dari awal.
LPDP membutuhkan IELTS 7,0 untuk tujuan luar negeri, Chevening mengikuti standar masing-masing universitas. Pastikan kamu menyiapkan sertifikat bahasa Inggris jauh sebelum deadline pendaftaran.
4. Siapkan LoA lebih awal.
Banyak beasiswa, termasuk LPDP dan Chevening, mensyaratkan Letter of Acceptance (LoA) dari universitas tujuan. Proses mendapatkan LoA bisa memakan waktu 3 hingga 6 bulan, jadi mulailah lebih awal.
5. Jangan lamar hanya satu beasiswa.
Tingkat penerimaan beasiswa bergengsi seperti Chevening dan LPDP sangat kompetitif. Lamar beberapa sekaligus selama memenuhi syarat.
Highlight
-
Ada banyak beasiswa luar negeri untuk WNI yang tersedia setiap tahun, baik fully funded maupun parsial.
-
LPDP, Chevening, Australia Awards, MEXT, GKS, dan Erasmus Mundus termasuk program yang paling populer.
-
Sebagian besar beasiswa menanggung biaya kuliah, biaya hidup, tiket pesawat, dan asuransi kesehatan.
-
Beberapa program mensyaratkan pengalaman kerja, sementara lainnya dapat dilamar langsung setelah lulus S1.
-
Persiapan IELTS, LoA universitas, dan dokumen aplikasi sejak dini dapat meningkatkan peluang diterima.
-
Jika masih bingung memilih universitas atau beasiswa yang sesuai, konsultasi dengan konselor IDP Hotcourses dapat membantu memperjelas pilihan studi dan jalur pendanaan.
FAQ
Apa saja beasiswa luar negeri yang paling populer untuk mahasiswa Indonesia?
Beberapa beasiswa luar negeri yang paling banyak diminati oleh mahasiswa Indonesia adalah LPDP, Chevening Scholarship, Australia Awards Scholarships (AAS), MEXT Jepang, Global Korea Scholarship (GKS), dan Erasmus Mundus.
Apakah ada beasiswa luar negeri yang fully funded?
Ya. Banyak program beasiswa fully funded menanggung biaya kuliah, biaya hidup, tiket pesawat, asuransi kesehatan, hingga biaya penelitian. Contohnya LPDP, Chevening, Australia Awards, MEXT, GKS, Erasmus Mundus, dan Manaaki New Zealand Scholarship.
Bisakah fresh graduate mendaftar beasiswa luar negeri?
Bisa. Beasiswa seperti MEXT Jepang, GKS Korea Selatan, Erasmus Mundus, dan sebagian program LPDP dapat dilamar oleh fresh graduate. Namun, beberapa beasiswa seperti Chevening mensyaratkan pengalaman kerja minimal dua tahun.
Berapa skor IELTS yang dibutuhkan untuk beasiswa luar negeri?
Persyaratan IELTS berbeda pada setiap program dan universitas. Umumnya skor IELTS yang dibutuhkan berada di rentang 6.5–7.0 untuk program S2 dan S3 di negara berbahasa Inggris.
Kapan waktu terbaik mempersiapkan beasiswa luar negeri?
Idealnya 12–18 bulan sebelum keberangkatan. Waktu tersebut dapat digunakan untuk mempersiapkan IELTS, memilih universitas, mendapatkan Letter of Acceptance (LoA), menyusun esai, serta mengurus dokumen pendukung lainnya.
Apakah harus memiliki LoA untuk mendaftar beasiswa luar negeri?
Tidak selalu. Beberapa beasiswa mengizinkan pendaftaran tanpa LoA pada tahap awal. Namun, program seperti LPDP jalur LoA dan sebagian beasiswa universitas biasanya memberikan keuntungan atau mensyaratkan LoA dari universitas tujuan.
Bagaimana cara memilih beasiswa luar negeri yang tepat?
Pilih berdasarkan jenjang studi, bidang akademik, negara tujuan, pengalaman kerja yang dimiliki, serta tingkat pendanaan yang ditawarkan. Membandingkan syarat dan manfaat setiap beasiswa dapat membantu menentukan pilihan yang paling sesuai.
Siap Mulai Perjalanan Kuliahmu ke Luar Negeri?
Mencari beasiswa yang tepat adalah langkah pertama, tapi mempersiapkan dokumen, memilih universitas yang sesuai, dan memahami proses pendaftaran bisa terasa membingungkan jika dilakukan sendiri.
Konselor IDP Hotcourses Indonesia siap membantumu, mulai dari memilih program dan universitas yang paling sesuai dengan profil akademikmu, mempersiapkan dokumen aplikasi, hingga memandu proses pendaftaran ke universitas tujuan. Layanan konsultasi ini gratis dan dapat dilakukan online maupun tatap muka.
Konsultasikan rencana kuliahmu sekarang di hotcourses.co.id dan temukan program studi terbaik yang sesuai dengan tujuanmu.